KELAS 1C SD AL AZHAR 2
BANDAR LAMPUNG
π IDENTITAS
Nama Guru: Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S.Pd.
Hari/Tanggal: Senin, 02 November 2026
Fase/Kelas: A / 1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran: Matematika
Materi : Soal Cerita Pengurangan
Pertemuan Ke: 4 (2 JP)
π CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu memahami makna pengurangan sebagai proses mengambil atau mengurangi sebagian dari sejumlah benda. Peserta didik dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan pengurangan melalui soal cerita sederhana, menggunakan benda konkret, gambar, dan kalimat matematika dengan bilangan sampai 20.
π TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat:
Memahami pengurangan melalui cerita sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Menentukan jumlah benda mula-mula dalam sebuah cerita.
Menentukan jumlah benda yang diambil, diberikan, atau berkurang.
Menuliskan kalimat matematika menggunakan simbol pengurangan (−).
Menyelesaikan soal cerita pengurangan dengan tepat.
Belajar bersyukur dan membiasakan diri berbagi dengan sesama.
π· 1. Mindful (Berkesadaran)
Sholeh dan sholehah, sebelum belajar, mari kita duduk dengan tertib dan memusatkan perhatian.
Hari ini kita akan belajar menyelesaikan soal cerita pengurangan.
Saat mendengarkan cerita, kita perlu memperhatikan beberapa hal.
✏️ Siapa yang ada dalam cerita?
✏️ Berapa jumlah benda mula-mula?
✏️ Berapa benda yang diambil atau diberikan?
✏️ Apakah jumlah benda bertambah atau berkurang?
✏️ Berapa jumlah benda yang masih tersisa?
Ayo, simak cerita berikut!
Cerita 1: Apel Rani π
<image> </image>
Rani memiliki 5 buah apel.
Ibu mengambil 2 apel untuk adik.
Berapa apel Rani yang masih tersisa?
Ayo, kita pahami ceritanya!
Siapa yang memiliki apel? Rani.
Berapa apel Rani semula? 5 apel.
Berapa apel yang diambil ibu? 2 apel.
Apakah jumlah apel bertambah atau berkurang? Berkurang.
Berapa apel yang tersisa? 3 apel.
Mari kita hitung!
5 − 2 = 3
Jadi, apel Rani yang tersisa ada 3 buah.
Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar memahami informasi dalam cerita, menentukan jumlah benda yang berkurang, dan menghitung jumlah benda yang tersisa.
π· 2. Meaningful (Bermakna)
Sholeh dan sholehah, soal cerita pengurangan dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.
Misalnya, ketika memberikan makanan kepada teman, berbagi mainan dengan adik, menggunakan alat tulis, atau memakan buah.
Dengan belajar soal cerita, kita dapat memahami bahwa pengurangan adalah kegiatan mengurangi sebagian dari jumlah benda yang kita miliki.
Cerita 2: Kue Beni πͺ
<image> </image>
Beni memiliki 7 kue.
Ia memberikan 3 kue kepada adiknya.
Berapa kue yang masih dimiliki Beni?
Mari kita hitung!
7 − 3 = 4
Jadi, Beni masih memiliki 4 kue.
Cerita 3: Pensil Siti ✏️
<image> </image>
Siti memiliki 8 pensil.
Ia memberikan 2 pensil kepada temannya.
Berapa pensil yang masih dimiliki Siti?
Mari kita hitung!
8 − 2 = 6
Jadi, Siti masih memiliki 6 pensil.
Dari cerita tersebut, kita belajar bahwa pengurangan dapat terjadi ketika sebagian benda diberikan kepada orang lain. Kita juga belajar membiasakan diri berbagi dan menyayangi sesama.
π 3. Mengenal Soal Cerita Pengurangan
Soal cerita pengurangan adalah soal matematika yang disajikan dalam bentuk cerita tentang jumlah benda yang berkurang karena diambil, diberikan, dimakan, digunakan, atau terbang.
Dalam soal cerita pengurangan, kita mencari tahu berapa jumlah benda yang masih tersisa.
Kata-Kata yang Menunjukkan Pengurangan
Kata Makna
Diambil Sebagian benda diambil
Diberikan Benda diberikan kepada orang lain
Dimakan Sebagian makanan dimakan
Terbang Sebagian benda atau hewan pergi
Hilang Jumlah benda menjadi berkurang
Tersisa Jumlah benda yang masih ada
Cara Menyelesaikan Soal Cerita Pengurangan
Agar mudah menyelesaikan soal cerita, ikuti langkah-langkah berikut.
Langkah 1: Membaca cerita
Bacalah atau dengarkan cerita dengan teliti.
Langkah 2: Menentukan jumlah awal
Cari tahu berapa jumlah benda yang dimiliki mula-mula.
Langkah 3: Menentukan jumlah yang berkurang
Cari tahu berapa benda yang diambil, diberikan, atau digunakan.
Langkah 4: Menuliskan kalimat matematika
Gunakan simbol pengurangan (−).
Langkah 5: Menghitung hasilnya
Hitung berapa jumlah benda yang masih tersisa.
Contoh:
Dina memiliki 9 permen. Ia memberikan 4 permen kepada temannya.
Berapa permen Dina yang tersisa?
Diketahui:
Permen mula-mula = 9.
Permen yang diberikan = 4.
Kalimat matematika:
9 − 4 = 5
Jadi, permen Dina yang tersisa ada 5 buah.
π 4. Ayo Belajar Menghitung!
Perhatikan contoh soal berikut!
Contoh 1
Ada 10 burung di atas pohon. Sebanyak 3 burung terbang.
Berapa burung yang masih ada di pohon?
10 − 3 = 7
Jadi, burung yang masih ada di pohon berjumlah 7 ekor.
Contoh 2
Ibu memiliki 12 buah jeruk. Sebanyak 5 jeruk diberikan kepada tetangga.
Berapa jeruk yang masih dimiliki ibu?
12 − 5 = 7
Jadi, jeruk ibu yang tersisa ada 7 buah.
Contoh 3
Di taman terdapat 15 bunga. Sebanyak 4 bunga dipetik.
Berapa bunga yang masih ada di taman?
15 − 4 = 11
Jadi, bunga yang masih ada di taman berjumlah 11 bunga.
π 5. Keterkaitan dengan Kebesaran Allah SWT
Sholeh dan sholehah, Allah SWT menciptakan berbagai macam tumbuhan, hewan, buah-buahan, dan seluruh alam semesta untuk memberikan manfaat bagi kehidupan kita.
Kita dapat belajar matematika melalui benda-benda ciptaan Allah SWT, seperti buah apel, jeruk, bunga, dan hewan.
Melalui pembelajaran ini, kita belajar:
π· Bersyukur atas nikmat yang Allah berikan.
π· Menggunakan akal untuk belajar dan berhitung.
π· Berbagi makanan kepada teman dan keluarga.
π· Menyayangi tumbuhan dan hewan ciptaan Allah.
π· Tidak boros dan menggunakan sesuatu sesuai kebutuhan.
Mari kita selalu bersyukur atas semua nikmat yang diberikan Allah SWT.
Alhamdulillah. π€²π
π 6. Keterkaitan dengan Asmaul Husna
π· 1. Ar-Razzaq — Maha Pemberi Rezeki
Allah SWT adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki.
Allah memberikan berbagai rezeki kepada kita, seperti makanan, buah-buahan, dan minuman.
Contoh cerita:
Ibu memiliki 8 buah jeruk. Ibu memberikan 3 jeruk kepada tetangga.
Berapa jeruk yang masih dimiliki ibu?
8 − 3 = 5
Jadi, jeruk yang masih dimiliki ibu ada 5 buah.
Melalui cerita ini, peserta didik belajar berhitung sekaligus meneladani perilaku berbagi kepada sesama.
π· 2. Al-Khaliq — Maha Pencipta
Allah SWT adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta. Allah menciptakan berbagai macam hewan dan tumbuhan.
Contoh cerita:
Di taman ada 7 kupu-kupu. Sebanyak 2 kupu-kupu terbang ke taman lain.
Berapa kupu-kupu yang masih ada di taman?
7 − 2 = 5
Jadi, kupu-kupu yang masih ada di taman berjumlah 5 ekor.
Melalui cerita ini, peserta didik belajar berhitung dan menyayangi seluruh makhluk ciptaan Allah SWT.
Yuk simak video pembelajaran berikut:
π· 7. Kegiatan Pembelajaran
Yuk, simak cerita yang dibacakan oleh guru!
Adi memiliki 6 balon. Sebanyak 2 balon terlepas dan terbang.
Berapa balon yang masih dipegang Adi?
Mari kita hitung!
6 − 2 = 4
Jadi, Adi masih memegang 4 balon.
Cerita 2: Pensil Maya ✏️
Maya memiliki 10 pensil. Ia memberikan 3 pensil kepada temannya.
Berapa pensil Maya yang tersisa?
Mari kita hitung!
10 − 3 = 7
Jadi, pensil Maya yang tersisa ada 7 buah.
Ayo Berdiskusi!
Guru mengajak peserta didik menjawab pertanyaan berikut:
Apa yang dimiliki Adi dalam cerita pertama?
Berapa jumlah balon Adi mula-mula?
Berapa balon yang terlepas?
Berapa balon yang masih dipegang Adi?
Apa yang dilakukan Maya terhadap pensilnya?
Berapa pensil Maya yang tersisa?
Peserta didik dapat menggunakan jari tangan, benda konkret, atau gambar untuk membantu menghitung.
π Latihan Mandiri
π PENUTUP
Alhamdulillah, anak-anak hebat! Hari ini kita telah belajar tentang soal cerita pengurangan. π
Kita telah belajar memahami cerita, menentukan jumlah benda mula-mula, mengetahui jumlah benda yang berkurang, dan menghitung jumlah benda yang tersisa.
Ingat ya, sholeh dan sholehah!
π· Pengurangan berarti mengurangi atau mengambil sebagian benda.
π· Pengurangan menggunakan simbol (−).
π· Kita harus membaca soal cerita dengan teliti.
π· Kita harus mengetahui jumlah awal dan jumlah yang berkurang.
π· Kita dapat menggunakan pengurangan dalam kehidupan sehari-hari.
π· Jangan lupa bersyukur dan berbagi kepada sesama.
Semoga kita menjadi anak yang cerdas, teliti, rajin belajar, dan selalu bersyukur kepada Allah SWT.
Alhamdulillahirabbil'alamin.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. π·


Tidak ada komentar:
Posting Komentar