Profil/Biodata Guru
Nama HESTI WINDARI
Unit kerja : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung.
Kelas yang di ajar : Kelas 3A
Jenis Kelamin : Perempuan
Medsos : Instagram (@hesti_unikpernik) youtube (hesti windari)
Nama guru :Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S. Pd.
Hari / Tanggal : Rabu, 16 September 2026
Fase / Kelas : A/1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila
Materi : Mengenal aturan dilingkungan keluarga
Pertemuan Ke : 1 (2 JP)
💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengenal dan memahami aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari, khususnya aturan di lingkungan keluarga. Peserta didik mampu mengenali contoh aturan sederhana di rumah, memahami manfaat mematuhi aturan, serta menunjukkan perilaku disiplin, bertanggung jawab, dan menghormati anggota keluarga.
💗 TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat mengenal aturan di lingkungan keluarga melalui kegiatan mengamati, menyebutkan, memilih, mencocokkan, menceritakan, dan mempraktikkan perilaku yang sesuai dengan aturan di rumah.
🌷 Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik menyadari bahwa aturan dibuat untuk membantu kehidupan keluarga menjadi tertib, aman, nyaman, dan rukun. Peserta didik mampu memperhatikan aturan yang berlaku di rumah serta memahami pentingnya mematuhi aturan tersebut.
🌷 Meaningful (Bermakna)
Peserta didik dapat menghubungkan aturan keluarga dengan kegiatan sehari-hari, seperti bangun pagi, merapikan tempat tidur, berdoa, makan bersama, membantu orang tua, belajar, bermain, dan tidur tepat waktu.
🌷 Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik belajar mengenal aturan keluarga melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti mengamati gambar, bermain kartu aturan, mencocokkan gambar dengan aturan, bermain peran, bercerita tentang kegiatan di rumah, dan memilih perilaku yang sesuai dengan aturan.
💗 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Mengenal pengertian aturan sederhana.
Mengenal aturan yang berlaku di lingkungan keluarga.
Menyebutkan contoh aturan di rumah.
Mengenal manfaat mematuhi aturan keluarga.
Membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan aturan.
Menunjukkan sikap disiplin dalam melaksanakan aturan di rumah.
Menunjukkan sikap bertanggung jawab terhadap tugas di rumah.
Menceritakan pengalaman mematuhi aturan keluarga.
Mempraktikkan contoh perilaku mematuhi aturan di rumah.
Membiasakan diri mematuhi aturan agar kehidupan keluarga menjadi tertib, aman, dan nyaman.
💗 MODEL/METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran:
Discovery Learning
Metode Pembelajaran:
Tanya jawab
Mengamati gambar
Bercerita
Bermain peran
Mencocokkan
Penugasan
💗 MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA
Kartu gambar aturan di rumah
Kartu perilaku baik dan tidak baik
Gambar kegiatan keluarga
LKPD
Video pembelajaran
Papan tulis
Gambar lingkungan keluarga
📌 APERSEPSI
Bismillahirrahmanirrahim.
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! 💗
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar. Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲✨
Alhamdulillah, hari ini kita dapat belajar bersama lagi.
Anak-anak, coba ingat kegiatan kalian ketika berada di rumah.
🌷 Apakah kalian bangun pada waktu yang sudah ditentukan?
🌷 Apakah kalian merapikan tempat tidur?
🌷 Apakah kalian berdoa sebelum makan?
🌷 Apakah kalian meminta izin kepada orang tua ketika ingin bermain?
🌷 Apakah kalian belajar sesuai waktu yang ditentukan?
🌷 Apakah kalian membantu ayah dan ibu?
🌷 Apakah kalian merapikan mainan setelah bermain?
Nah, anak-anak, kegiatan tersebut berkaitan dengan aturan di lingkungan keluarga. 🏠💗
Aturan membantu kita mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Dengan mematuhi aturan, rumah menjadi lebih tertib, aman, nyaman, dan rukun.
Hari ini kita akan belajar mengenal “Aturan di Lingkungan Keluarga”. Yuk, kita belajar bersama dengan semangat! 😊
💗 KETERKAITAN ASMAUL HUSNA
🌷 Ar-Raqib (Maha Mengawasi)
Allah SWT adalah Ar-Raqib, yaitu Allah Yang Maha Mengawasi.
Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, baik ketika ada orang lain maupun ketika kita sedang sendirian.
Oleh karena itu, kita harus selalu berusaha melakukan perbuatan yang baik dan mematuhi aturan di rumah.
🌷 Al-'Adl (Maha Adil)
Allah SWT adalah Al-'Adl, yaitu Maha Adil.
Allah mengajarkan kita untuk bersikap adil dan melaksanakan kewajiban dengan baik.
Di rumah, kita harus melaksanakan tugas sesuai dengan kemampuan kita dan menghargai hak anggota keluarga lainnya.
🌷 Ar-Rahman (Maha Pengasih)
Allah SWT adalah Ar-Rahman, yaitu Maha Pengasih.
Keluarga merupakan tempat kita mendapatkan kasih sayang.
Karena itu, kita harus menyayangi ayah, ibu, kakak, adik, dan seluruh anggota keluarga dengan menaati aturan dan saling membantu.
📖 AYAT AL-QUR'AN
“Wahai orang-orang yang beriman! Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”
(QS. At-Tahrim: 6)
Ayat tersebut mengajarkan kita untuk menjaga diri dan keluarga.
Salah satu cara menjaga keluarga adalah dengan melakukan kebaikan, melaksanakan kewajiban, serta menaati aturan yang baik di rumah.
📌 MATERI PEMBELAJARAN
Mari kita simak video berikut ini:
💗 1. Apa Itu Aturan?
Aturan adalah ketentuan yang harus kita patuhi agar kehidupan menjadi tertib dan teratur.
Aturan dapat kita temukan di berbagai tempat, termasuk di rumah.
Contohnya:
🏠 Aturan di rumah.
🏫 Aturan di sekolah.
🌷 Aturan di lingkungan sekitar.
Hari ini kita akan belajar tentang aturan di lingkungan keluarga.
💗 2. Mengenal Aturan di Lingkungan Keluarga
Keluarga memiliki aturan yang harus dipatuhi oleh setiap anggota keluarga.
Aturan dibuat agar semua anggota keluarga dapat hidup dengan tertib, aman, nyaman, dan rukun.
Contoh aturan di rumah:
🌷 Bangun tidur tepat waktu.
🌷 Merapikan tempat tidur.
🌷 Berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan.
🌷 Menghormati ayah dan ibu.
🌷 Berbicara dengan sopan kepada anggota keluarga.
🌷 Meminta izin ketika hendak bermain.
🌷 Belajar pada waktu yang telah ditentukan.
🌷 Merapikan mainan setelah bermain.
🌷 Membantu pekerjaan sederhana di rumah.
🌷 Tidur tepat waktu.
💗 3. Contoh Aturan Sebelum Beraktivitas
Sebelum melakukan kegiatan, kita perlu mengikuti aturan yang ada.
Contohnya:
🌷 Bangun tidur tepat waktu.
🌷 Merapikan tempat tidur.
🌷 Mandi dan menggosok gigi.
🌷 Memakai pakaian dengan rapi.
🌷 Sarapan dengan tertib.
🌷 Berdoa sebelum beraktivitas.
Dengan melakukan kegiatan tersebut, kita belajar menjadi anak yang disiplin dan bertanggung jawab.
💗 4. Contoh Aturan Saat Bermain
Bermain adalah kegiatan yang menyenangkan.
Namun, saat bermain kita tetap harus mematuhi aturan.
Contohnya:
🎈 Meminta izin kepada orang tua sebelum bermain.
🎈 Bermain dengan tertib.
🎈 Tidak mengganggu anggota keluarga.
🎈 Tidak merusak barang di rumah.
🎈 Berbagi dengan saudara.
🎈 Merapikan mainan setelah selesai bermain.
Contoh:
👧 Siti selesai bermain boneka. Siti kemudian merapikan semua bonekanya dan menyimpannya kembali.
➡️ Siti telah mematuhi aturan di rumah.
💗 5. Contoh Aturan Saat Belajar
Belajar merupakan salah satu kewajiban anak.
Saat belajar, kita harus mengikuti aturan agar dapat belajar dengan baik.
Contohnya:
📚 Belajar sesuai jadwal.
📚 Duduk dengan tertib.
📚 Menyiapkan alat belajar.
📚 Mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh.
📚 Tidak bermain ketika sedang belajar.
📚 Bertanya kepada orang tua jika mengalami kesulitan.
Contoh:
👦 Budi belajar setelah selesai makan malam sesuai jadwal yang diberikan orang tuanya.
➡️ Budi telah mematuhi aturan belajar di rumah.
💗 6. Contoh Aturan Membantu Orang Tua
Anak juga dapat membantu pekerjaan sederhana di rumah sesuai dengan kemampuannya.
Contohnya:
🤝 Merapikan mainan.
🤝 Menyimpan sepatu pada tempatnya.
🤝 Merapikan buku.
🤝 Membantu membereskan meja makan.
🤝 Menjaga kebersihan kamar.
🤝 Membantu orang tua dengan senang hati.
Membantu orang tua merupakan bentuk kasih sayang dan tanggung jawab kepada keluarga.
💗 7. Mengapa Kita Harus Mematuhi Aturan?
Kita harus mematuhi aturan karena aturan memiliki banyak manfaat.
🌷 Rumah menjadi lebih tertib.
🌷 Kegiatan menjadi lebih teratur.
🌷 Rumah menjadi aman dan nyaman.
🌷 Kita belajar disiplin.
🌷 Kita belajar bertanggung jawab.
🌷 Hubungan keluarga menjadi lebih rukun.
🌷 Orang tua merasa senang.
💗 8. Perilaku Mematuhi Aturan
✅ Perilaku yang Sesuai Aturan
✅ Bangun tepat waktu.
✅ Merapikan tempat tidur.
✅ Berdoa sebelum makan.
✅ Meminta izin kepada orang tua.
✅ Belajar sesuai jadwal.
✅ Merapikan mainan.
✅ Membantu orang tua.
✅ Berbicara dengan sopan.
❌ Perilaku yang Tidak Sesuai Aturan
❌ Bangun kesiangan setiap hari.
❌ Membiarkan tempat tidur berantakan.
❌ Bermain tanpa meminta izin.
❌ Tidak mau belajar.
❌ Membiarkan mainan berserakan.
❌ Membantah orang tua.
❌ Berbicara kasar.
❌ Mengganggu anggota keluarga.
💗 9. Aku Anak yang Disiplin
Anak yang disiplin adalah anak yang mau mematuhi aturan dan melakukan kewajibannya dengan baik.
Contohnya:
🌷 Bangun pagi tepat waktu.
🌷 Mandi dan bersiap dengan tertib.
🌷 Belajar sesuai jadwal.
🌷 Merapikan barang setelah digunakan.
🌷 Membantu orang tua.
🌷 Tidur tepat waktu.
Ingat!
💗 Disiplin dimulai dari rumah.
💗 10. Aku Anak yang Bertanggung Jawab
Tanggung jawab berarti melaksanakan tugas dan kewajiban dengan baik.
Contohnya:
👧 Setelah bermain, Rani merapikan mainannya.
👦 Setelah membaca buku, Beni menyimpan bukunya kembali.
👧 Setelah makan, Siti membantu merapikan tempat makan.
➡️ Mereka menunjukkan sikap bertanggung jawab.
💗 11. Aturan Membuat Keluarga Rukun
Aturan membantu setiap anggota keluarga hidup bersama dengan baik.
Jika semua anggota keluarga mau mematuhi aturan:
🏠 Rumah menjadi nyaman.
❤️ Keluarga saling menyayangi.
🤝 Anggota keluarga saling membantu.
😊 Tidak mudah terjadi pertengkaran.
🌷 Semua dapat melakukan kegiatan dengan tertib.
Karena itu, mari kita mematuhi aturan di rumah dengan penuh tanggung jawab.
💗 12. Ayo Menjadi Anak yang Taat Aturan!
Mulai hari ini, mari kita biasakan:
🌷 Aku bangun tepat waktu.
🌷 Aku merapikan tempat tidur.
🌷 Aku berdoa sebelum melakukan kegiatan.
🌷 Aku menghormati ayah dan ibu.
🌷 Aku meminta izin sebelum bermain.
🌷 Aku belajar sesuai jadwal.
🌷 Aku merapikan mainan.
🌷 Aku membantu orang tua.
🌷 Aku menjaga kebersihan rumah.
🌷 Aku tidur tepat waktu.
Aku anak yang disiplin.
Aku anak yang bertanggung jawab.
Aku sayang keluargaku. ❤️
Aku selalu mematuhi aturan di rumah! 🏠💗
🌷 KESIMPULAN
Aturan adalah ketentuan yang harus kita patuhi agar kehidupan menjadi tertib dan teratur.
Di lingkungan keluarga terdapat berbagai aturan sederhana yang harus kita lakukan.
Contohnya:
🏠 Bangun tepat waktu.
🛏️ Merapikan tempat tidur.
🤲 Berdoa sebelum melakukan kegiatan.
❤️ Menghormati orang tua.
📚 Belajar sesuai jadwal.
🎈 Meminta izin sebelum bermain.
🧸 Merapikan mainan.
🤝 Membantu orang tua.
🌷 Menjaga kebersihan rumah.
😴 Tidur tepat waktu.
Mematuhi aturan membuat kehidupan keluarga menjadi tertib, aman, nyaman, dan rukun.
Mari kita menjadi anak yang disiplin, bertanggung jawab, sopan, dan taat aturan.
Aku sayang keluargaku. ❤️
Aku anak yang taat aturan! 🏠💗
🌷 YUK BERLATIH!
Berilah tanda ✅ pada perilaku yang sesuai dengan aturan dan tanda ❌ pada perilaku yang tidak sesuai.
Merapikan tempat tidur. ☐
Bermain tanpa meminta izin. ☐
Membantu ibu. ☐
Membiarkan mainan berserakan. ☐
Belajar sesuai jadwal. ☐
Berbicara sopan kepada ayah dan ibu. ☐
Tidur sangat larut malam. ☐
Menyimpan buku setelah belajar. ☐
LKPD :
💗 PESAN UNTUK ANANDA
Alhamdulillah, semangat sholih dan sholihah! 🌷
Mematuhi aturan tidak hanya membuat kita menjadi anak yang disiplin, tetapi juga menunjukkan bahwa kita menyayangi keluarga.
Mari kita mulai dari hal-hal kecil.
💗 Taat aturan.
💗 Rajin membantu.
💗 Bertanggung jawab.
💗 Menghormati orang tua.
💗 Menjadi anak yang baik dan menyenangkan bagi keluarga.
Semoga Allah SWT selalu membimbing kita menjadi anak yang sholeh dan sholehah, disiplin, bertanggung jawab, serta sayang kepada keluarga. Aamiin. 🤲💗
Nama guru : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih
Hari / Tanggal : Rabu, 16 September 2026
Fase / Kelas : A/1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran : Matematika
Materi : Menyusun Bilangan
Pertemuan Ke : 2 (2 JP)
💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengenal, membaca, menulis, dan menyusun bilangan cacah sampai dengan 20. Peserta didik mampu memahami bahwa dua kelompok benda atau bilangan dapat digabungkan menjadi satu jumlah keseluruhan melalui kegiatan menghitung benda konkret, mengamati gambar, menggunakan kartu angka, dan menuliskan kalimat matematika sederhana.
💗 TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat menyusun dua kelompok benda atau angka menjadi satu jumlah bilangan sampai 20 dengan tepat melalui kegiatan mengamati, menghitung, menggabungkan benda, menggunakan kartu bilangan, dan menuliskan kalimat matematika sederhana.
🌷 Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik dapat memperhatikan jumlah benda pada dua kelompok dan menyadari bahwa ketika kedua kelompok digabungkan, jumlah keseluruhannya menjadi lebih banyak. Peserta didik mampu menghitung dengan teliti agar mendapatkan jumlah yang tepat.
🌷 Meaningful (Bermakna)
Peserta didik dapat menghubungkan kegiatan menyusun dua kelompok benda dengan kehidupan sehari-hari, seperti menggabungkan buah, mainan, pensil, buku, atau benda lainnya. Peserta didik memahami bahwa dua kelompok benda dapat digabungkan menjadi satu jumlah keseluruhan.
🌷 Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik belajar menyusun dua kelompok benda melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti menghitung benda, bermain kartu angka, menggabungkan gambar, bermain “Gabungkan Kelompokku”, melengkapi jumlah benda, dan menemukan jumlah keseluruhan.
💗 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Mengenal bilangan cacah 1–20.
Menghitung banyak benda dalam satu kelompok.
Menghitung banyak benda dalam dua kelompok.
Mengenal konsep menggabungkan dua kelompok benda.
Menentukan jumlah keseluruhan setelah dua kelompok digabungkan.
Menyusun dua kelompok benda menjadi satu jumlah bilangan.
Menuliskan penjumlahan berdasarkan dua kelompok benda.
Mengenal simbol + sebagai tanda menggabungkan atau menjumlahkan.
Mengenal simbol = sebagai tanda hasil atau jumlah keseluruhan.
Menyusun dua angka menjadi satu jumlah bilangan sampai 20.
Menentukan angka yang tepat untuk melengkapi penjumlahan sampai 20.
Menunjukkan sikap teliti, percaya diri, dan bersyukur atas kemampuan berhitung yang diberikan Allah SWT.
💗 MODEL/METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran:
Discovery Learning
Metode Pembelajaran:
Tanya jawab
Mengamati
Demonstrasi
Menghitung benda
Bermain kartu bilangan
Diskusi sederhana
Penugasan
💗 MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA
Kartu angka 1–20
Benda konkret seperti pensil, stik es krim, kancing, atau balok
Gambar benda
Papan tulis
LKPD
Video pembelajaran
📌 APERSEPSI
Bismillahirrahmanirrahim.
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! 💗
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah SWT memberikan kita kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲✨
Mari kita simak Video berikut :
Anak-anak, coba perhatikan benda di sekitar kalian. 👀
Ibu mempunyai:
🍎🍎🍎 3 apel
Kemudian Ibu mempunyai lagi:
🍎🍎 2 apel
Kalau kedua kelompok apel tersebut kita gabungkan, ada berapa semuanya?
Mari kita hitung bersama!
3 + 2 = 5
Jadi, 3 apel dan 2 apel jika digabungkan menjadi 5 apel.
Wah, hebat! 👏
Kita baru saja menyusun dua kelompok benda menjadi satu jumlah keseluruhan.
Sekarang perhatikan:
🍎🍎🍎 + 🍎🍎 = 🍎🍎🍎🍎🍎
3 + 2 = 5
Hari ini kita akan belajar:
💗 Menyusun Dua Kelompok Benda atau Angka Menjadi Satu Jumlah Bilangan sampai 20
💗 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT
Sholih dan sholihah, Allah SWT menciptakan banyak sekali benda di sekitar kita.
Ada buah-buahan, tumbuhan, hewan, mainan, buku, pensil, dan berbagai benda lainnya.
Allah SWT juga memberikan kita mata untuk melihat, tangan untuk menghitung dan mengelompokkan, serta akal untuk berpikir dan belajar.
Ketika kita belajar menggabungkan dua kelompok benda, kita sedang belajar memahami jumlah dan keteraturan yang ada di sekitar kita.
Mari kita gunakan kemampuan berhitung yang Allah berikan dengan baik dan selalu mengucapkan Alhamdulillah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. 💗
💗 KETERKAITAN ASMAUL HUSNA
🌷 Al-Khaliq (Maha Pencipta)
Allah SWT adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.
Allah menciptakan berbagai macam benda, tumbuhan, hewan, dan manusia.
Kita dapat menghitung benda-benda ciptaan Allah yang ada di sekitar kita.
Melalui kegiatan berhitung, kita dapat belajar mengenal keteraturan jumlah ciptaan Allah SWT.
🌷 Al-'Alim (Maha Mengetahui)
Allah SWT adalah Al-'Alim, yaitu Maha Mengetahui.
Allah mengetahui segala sesuatu.
Kita diberikan kemampuan untuk belajar dan berpikir. Oleh karena itu, kita harus rajin belajar dan menggunakan ilmu dengan baik.
🌷 Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
Allah SWT adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki.
Allah memberikan berbagai rezeki kepada kita, seperti makanan, buah-buahan, keluarga, kesehatan, dan kesempatan untuk belajar.
Kita dapat menggunakan buah-buahan atau benda lainnya sebagai contoh untuk belajar berhitung.
Mari kita selalu bersyukur atas rezeki yang Allah berikan. 🤲💗
📌 MATERI PEMBELAJARAN
💗 1. Mengenal Dua Kelompok Benda
Anak-anak, sebelum menyusun dua kelompok benda, kita harus mengetahui jumlah benda pada setiap kelompok.
Perhatikan:
🍎🍎🍎
Kelompok pertama memiliki 3 apel.
Kelompok kedua:
🍎🍎🍎🍎
Kelompok kedua memiliki 4 apel.
Jadi:
🌷 Kelompok pertama = 3
🌷 Kelompok kedua = 4
💗 2. Menggabungkan Dua Kelompok Benda
Jika dua kelompok benda digabungkan, kita menghitung semua benda dari kedua kelompok.
Perhatikan:
🍎🍎🍎 + 🍎🍎🍎🍎
Kelompok pertama = 3 apel
Kelompok kedua = 4 apel
Jika digabungkan:
🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎
Jumlah seluruhnya = 7 apel
Jadi:
3 + 4 = 7
Artinya, 3 benda digabungkan dengan 4 benda menjadi 7 benda.
💗 3. Mengenal Tanda + dan =
Dalam matematika kita menggunakan tanda:
+
Tanda + dibaca ditambah.
Tanda + dapat digunakan ketika kita menggabungkan dua kelompok benda.
Contoh:
3 + 4
Artinya 3 ditambah 4.
Kemudian kita menggunakan tanda:
=
Tanda = dibaca sama dengan.
Tanda = menunjukkan hasil atau jumlah keseluruhan.
Contoh:
3 + 4 = 7
Dibaca:
Tiga ditambah empat sama dengan tujuh.
💗 4. Menyusun Dua Kelompok dengan Benda Konkret
Kita dapat menggunakan benda yang ada di sekitar kita untuk belajar.
Contoh:
✏️✏️ + ✏️✏️✏️
Kelompok pertama = 2 pensil
Kelompok kedua = 3 pensil
Jika digabungkan:
✏️✏️✏️✏️✏️
Jumlah keseluruhan = 5 pensil
Jadi:
2 + 3 = 5
Contoh lainnya:
🟡🟡🟡🟡 + 🟡🟡
4 + 2 = 6
Jadi, 4 benda dan 2 benda jika digabungkan menjadi 6 benda.
💗 5. Menyusun Dua Kelompok dengan Gambar
Perhatikan gambar berikut:
🍓🍓🍓🍓🍓 + 🍓🍓🍓
Kelompok pertama = 5
Kelompok kedua = 3
Jika digabungkan:
🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓
Jumlah keseluruhan = 8
Jadi:
5 + 3 = 8
💗 6. Menyusun Dua Angka Menjadi Satu Jumlah
Selain menggunakan benda, kita juga dapat menggunakan angka.
Contoh:
6 + 2 = 8
Artinya:
🌷 Angka pertama = 6
🌷 Angka kedua = 2
🌷 Jumlah keseluruhan = 8
Jadi, 6 dan 2 disusun menjadi 8.
Contoh lain:
7 + 3 = 10
5 + 4 = 9
8 + 2 = 10
9 + 1 = 10
💗 7. Menyusun Bilangan sampai 20
Sekarang kita belajar menyusun dua kelompok menjadi bilangan sampai 20.
🌷 Bilangan 10
5 + 5 = 10
6 + 4 = 10
7 + 3 = 10
8 + 2 = 10
9 + 1 = 10
🌷 Bilangan 12
6 + 6 = 12
7 + 5 = 12
8 + 4 = 12
9 + 3 = 12
10 + 2 = 12
🌷 Bilangan 15
10 + 5 = 15
8 + 7 = 15
9 + 6 = 15
12 + 3 = 15
🌷 Bilangan 20
10 + 10 = 20
12 + 8 = 20
15 + 5 = 20
17 + 3 = 20
18 + 2 = 20
💗 8. Contoh Menyusun Dua Kelompok Menjadi 20
Perhatikan:
🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡
Kelompok pertama = 10
Kemudian:
🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡
Kelompok kedua = 10
Jika digabungkan:
🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡🟡
Jumlah seluruhnya = 20
Jadi:
10 + 10 = 20
💗 9. Menentukan Jumlah Keseluruhan
Jika ada dua kelompok benda, kita dapat menentukan jumlah keseluruhannya dengan cara:
🌷 Langkah 1
Hitung kelompok pertama.
🌷 Langkah 2
Hitung kelompok kedua.
🌷 Langkah 3
Gabungkan kedua kelompok.
🌷 Langkah 4
Hitung semua benda.
🌷 Langkah 5
Tuliskan dalam bentuk penjumlahan.
Contoh:
🍊🍊🍊🍊 + 🍊🍊🍊
Kelompok pertama = 4
Kelompok kedua = 3
Maka:
4 + 3 = 7
Jadi jumlah keseluruhannya adalah 7 buah jeruk.
💗 10. Menentukan Angka yang Hilang
Sekarang kita belajar menentukan angka yang belum diketahui.
Contoh 1
3 + ___ = 7
Kita dapat menghitung:
3 + 4 = 7
Jadi:
3 + 4 = 7
Angka yang hilang adalah 4.
Contoh 2
___ + 5 = 9
Kita tahu:
4 + 5 = 9
Jadi angka yang hilang adalah 4.
Contoh 3
8 + ___ = 10
Kita tahu:
8 + 2 = 10
Jadi angka yang hilang adalah 2.
💗 11. Menyusun Dua Kelompok dengan Kartu Angka
Ayo bermain dengan kartu angka! 🎉
Guru menyediakan kartu angka 1–20.
Contoh:
Kartu pertama: 6
Kartu kedua: 4
Gabungkan kedua angka tersebut.
6 + 4 = 10
Contoh lain:
Kartu pertama: 8
Kartu kedua: 7
8 + 7 = 15
Ayo cari pasangan angka lainnya yang jumlahnya tidak lebih dari 20!
💗 12. Menyusun Bilangan dalam Kehidupan Sehari-hari
Menyusun dua kelompok benda dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.
🍎 Contoh buah
Ibu mempunyai 5 apel.
Ayah memberikan 3 apel lagi.
Jadi:
5 + 3 = 8
Ada 8 apel semuanya.
✏️ Contoh alat tulis
Rani mempunyai 7 pensil.
Kemudian ia mendapat 2 pensil lagi.
Jadi:
7 + 2 = 9
Rani mempunyai 9 pensil.
🧸 Contoh mainan
Beni mempunyai 6 mobil-mobilan.
Kakaknya memberikan 4 mobil-mobilan.
Jadi:
6 + 4 = 10
Beni mempunyai 10 mobil-mobilan.
💗 13. Permainan “Gabungkan Kelompokku” 🎉
Ayo bermain bersama!
Guru menyiapkan beberapa benda.
Misalnya:
🟢🟢🟢🟢🟢
Kelompok pertama = 5 benda
Kemudian:
🔵🔵🔵
Kelompok kedua = 3 benda
Gabungkan kedua kelompok.
🟢🟢🟢🟢🟢🔵🔵🔵
Hitung semuanya.
5 + 3 = 8
Jadi jumlah keseluruhannya adalah 8 benda.
Hebat! 👏💗
💗 14. Yuk, Berlatih Bersama!
✏️ A. Hitung dan jumlahkan!
🍎🍎 + 🍎🍎🍎 = ___
⭐⭐⭐ + ⭐⭐ = ___
🟡🟡🟡🟡 + 🟡🟡 = ___
🐟🐟🐟🐟 + 🐟🐟🐟 = ___
🌸🌸🌸🌸🌸 + 🌸🌸🌸🌸 = ___
✏️ B. Lengkapi penjumlahan berikut!
2 + 3 = ___
4 + 5 = ___
6 + 3 = ___
7 + 2 = ___
8 + 4 = ___
9 + 5 = ___
10 + 3 = ___
11 + 4 = ___
12 + 5 = ___
15 + 5 = ___
✏️ C. Tentukan angka yang hilang!
3 + ___ = 8
___ + 4 = 10
7 + ___ = 12
___ + 6 = 15
10 + ___ = 20
✏️ D. Ayo Susun!
Gabungkan dua kelompok angka berikut menjadi satu jumlah.
4 dan 3 → ___ + ___ = ___
5 dan 4 → ___ + ___ = ___
6 dan 5 → ___ + ___ = ___
8 dan 4 → ___ + ___ = ___
10 dan 7 → ___ + ___ = ___
💗 Yuk, Kita Ingat Bersama!
🌷 Dua kelompok benda dapat digabungkan menjadi satu kelompok.
🌷 Untuk menggabungkan dua kelompok, kita dapat menggunakan operasi penjumlahan.
🌷 Tanda + berarti ditambah.
🌷 Tanda = berarti sama dengan atau menunjukkan hasil.
Contoh:
3 + 4 = 7
Artinya:
3 benda digabungkan dengan 4 benda menjadi 7 benda.
Bilangan sampai 20 juga dapat disusun dari dua bilangan.
Contoh:
8 + 7 = 15
10 + 5 = 15
12 + 8 = 20
Jadi, dua kelompok benda atau angka dapat disusun menjadi satu jumlah bilangan sampai 20.
🌷 KESIMPULAN
Hari ini kita sudah belajar tentang menyusun dua kelompok benda atau angka menjadi satu jumlah bilangan sampai 20.
Kita dapat menyusun bilangan dengan cara:
Menghitung kelompok pertama.
Menghitung kelompok kedua.
Menggabungkan kedua kelompok.
Menghitung jumlah keseluruhan.
Menuliskannya dalam bentuk penjumlahan.
Contohnya:
🍎🍎🍎 + 🍎🍎 = 🍎🍎🍎🍎🍎
3 + 2 = 5
Contoh sampai 20:
8 + 7 = 15
12 + 8 = 20
Dengan belajar berhitung, kita belajar menjadi anak yang teliti, sabar, percaya diri, dan tidak mudah menyerah.
Allah SWT telah memberikan kita akal dan kemampuan untuk belajar.
Oleh karena itu, mari kita selalu mengucapkan Alhamdulillah, rajin belajar, dan menggunakan ilmu yang kita miliki dengan baik.
LKPD :
💗 PENUTUP
Alhamdulillah, kita telah belajar bahwa dua kelompok benda atau angka dapat digabungkan menjadi satu jumlah keseluruhan.
Ingat ya, ananda:
🌷 Menggabungkan dua kelompok berarti menjumlahkan.
🌷 Tanda + berarti ditambah.
🌷 Tanda = menunjukkan hasil.
🌷 Jumlah benda dapat dihitung sampai 20.
Mari kita terus berlatih agar semakin pandai berhitung.
Semangat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! 💗🌷
Nama guru :Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S. Pd.
Hari / Tanggal : Rabu, 16 September 2026
Fase / Kelas : A/1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran : PAK
Materi : Sumatif Harian 1 (Jujur dan Mandiri)
Pertemuan Ke : 9 (2 JP)
💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengenal dan memahami sikap jujur dan mandiri sebagai nilai penting dalam Pendidikan Anti Korupsi. Peserta didik mampu menunjukkan contoh sikap jujur dan mandiri dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan di sekolah.
💗 TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat:
Menjelaskan arti jujur dengan bahasa sederhana.
Menyebutkan contoh sikap jujur.
Menjelaskan arti mandiri dengan bahasa sederhana.
Menyebutkan contoh sikap mandiri.
Membiasakan diri bersikap jujur dan mandiri.
🌷 Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik menyadari bahwa berkata benar dan berusaha melakukan kegiatan sendiri merupakan kebiasaan yang baik. Peserta didik belajar bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri.
🌷 Meaningful (Bermakna)
Peserta didik menghubungkan sikap jujur dan mandiri dengan kegiatan sehari-hari, seperti berkata benar, mengakui kesalahan, menyiapkan perlengkapan sekolah, merapikan barang, dan mengerjakan tugas sendiri.
🌷 Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik belajar melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti melihat gambar, mendengarkan cerita, bermain peran, dan memilih perilaku yang termasuk jujur dan mandiri.
💗 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Mengenal arti sikap jujur.
Mengenal contoh sikap jujur di rumah dan sekolah.
Mengenal arti sikap mandiri.
Mengenal contoh sikap mandiri di rumah dan sekolah.
Membedakan perilaku jujur dan tidak jujur.
Membedakan perilaku mandiri dan tidak mandiri.
Membiasakan diri menjadi anak yang jujur dan mandiri.
💗 MODEL / METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran: Discovery Learning
Metode Pembelajaran:
Tanya jawab
Mengamati gambar
Bercerita
Bermain peran
Penugasan
Pembiasaan
💗 MEDIA PEMBELAJARAN / ALAT PERAGA
Kartu gambar
LKPD Pendidikan Anti Korupsi
Video pembelajaran
Papan tulis
Kartu perilaku jujur dan mandiri
📌 APERSEPSI
Bismillahirrahmanirrahim.
Selamat pagi, anak-anak sholeh dan sholehah kelas 1C! 💗🌷
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kita kesehatan dan ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲✨
Anak-anak, coba ingat kegiatan kalian tadi pagi.
😊 Apakah kalian berkata jujur kepada Ayah dan Ibu?
🎒 Apakah kalian menyiapkan buku dan alat tulis sendiri?
🧸 Apakah kalian merapikan mainan setelah bermain?
📚 Apakah kalian mengerjakan tugas sendiri?
Nah, anak-anak, berkata sesuai kenyataan disebut JUJUR.
Sedangkan berusaha melakukan pekerjaan sendiri disebut MANDIRI.
Jujur dan mandiri adalah sikap baik yang harus kita biasakan sejak kecil.
Hari ini kita akan belajar menjadi Anak Jujur dan Mandiri, yaitu anak yang berkata benar, mau berusaha sendiri, dan tidak selalu bergantung kepada orang lain. 💗🌟
💗 KETERKAITAN ASMAUL HUSNA
🌷 Al-'Alim
Al-'Alim artinya Allah Maha Mengetahui.
Allah mengetahui semua yang kita lakukan. Allah mengetahui ketika kita berkata benar maupun ketika kita berbohong.
Karena itu, kita harus selalu berkata jujur, walaupun tidak ada orang yang melihat.
🌷 Al-Matin
Al-Matin artinya Allah Maha Kokoh.
Kita dapat belajar menjadi anak yang kuat dan tidak mudah menyerah. Kita berusaha melakukan pekerjaan sendiri sesuai kemampuan kita.
Contohnya, memakai sepatu sendiri, merapikan buku, dan mengerjakan tugas sendiri.
📖 AYAT AL-QUR'AN
QS. At-Taubah: 119
“Bertakwalah kepada Allah dan bersamalah dengan orang-orang yang benar.”
Ayat tersebut mengajarkan kita untuk menjadi anak yang berkata benar dan jujur.
🌷 Pesan untuk anak-anak:
“Aku akan berkata jujur dan berusaha melakukan kebaikan sendiri.”
📌 MATERI PEMBELAJARAN
🌷 AKU ANAK JUJUR DAN MANDIRI
💗 1. Jujur
Jujur adalah berkata sesuai dengan kenyataan.
Anak yang jujur tidak suka berbohong dan berani mengatakan yang sebenarnya.
Contoh sikap jujur:
✅ Berkata benar.
✅ Mengakui kesalahan.
✅ Mengembalikan barang teman.
✅ Tidak menyontek.
✅ Tidak mengambil barang orang lain.
✅ Mengatakan jika belum mengerjakan tugas.
🌷 Contoh:
👧 Siti tidak sengaja menjatuhkan pensil temannya. Siti berkata, “Maaf, aku yang menjatuhkan pensilmu.”
Siti menunjukkan sikap jujur karena berani mengatakan yang sebenarnya.
💗 2. Mengapa Harus Jujur?
Kita harus jujur karena:
🌷 Allah menyukai anak yang jujur.
🌷 Orang tua dan guru percaya kepada kita.
🌷 Teman senang berteman dengan kita.
🌷 Hati menjadi tenang.
🌷 Kita terbiasa melakukan kebaikan.
🌟 Ingat!
Anak jujur selalu berkata benar.
💗 3. Mandiri
Mandiri adalah berusaha melakukan sesuatu sendiri sesuai kemampuan kita.
Anak yang mandiri mau mencoba dan tidak selalu meminta bantuan orang lain.
Contoh sikap mandiri:
✅ Memakai sepatu sendiri.
✅ Memakai dan merapikan pakaian sendiri.
✅ Menyiapkan buku dan alat tulis sendiri.
✅ Merapikan mainan sendiri.
✅ Makan sendiri dengan tertib.
✅ Mengerjakan tugas sendiri.
✅ Menyimpan barang pada tempatnya.
🌷 Contoh:
👦 Budi selesai belajar. Ia memasukkan buku dan alat tulisnya ke dalam tas sendiri.
Budi menunjukkan sikap mandiri.
🌟 Ingat!
Anak mandiri mau mencoba dan berusaha sendiri.
💗 4. Mengapa Harus Mandiri?
Kita harus belajar mandiri karena:
🌷 Kita menjadi lebih percaya diri.
🌷 Kita belajar bertanggung jawab.
🌷 Kita tidak selalu bergantung kepada orang lain.
🌷 Kita dapat menyelesaikan tugas sendiri.
🌷 Orang tua dan guru merasa bangga.
💗 5. Jujur dan Mandiri di Rumah
Contoh sikap baik di rumah:
🏠 Berkata jujur kepada Ayah dan Ibu.
🏠 Mengakui kesalahan.
🏠 Merapikan tempat tidur sendiri.
🏠 Merapikan mainan sendiri.
🏠 Menyiapkan perlengkapan sekolah sendiri.
🏠 Makan dan minum dengan tertib.
🏠 Mencoba menyelesaikan tugas sendiri.
🌷 Contoh:
👧 Lani selesai bermain. Ia merapikan mainannya sendiri tanpa menunggu Ibu menyuruhnya.
Lani menunjukkan sikap mandiri.
💗 6. Jujur dan Mandiri di Sekolah
Contoh sikap baik di sekolah:
🏫 Berkata jujur kepada guru.
🏫 Mengakui kesalahan.
🏫 Mengerjakan tugas sendiri.
🏫 Tidak menyontek.
🏫 Menyiapkan alat tulis sendiri.
🏫 Merapikan meja setelah belajar.
🏫 Menyimpan buku pada tempatnya.
🌷 Contoh:
👦 Rafi belum selesai mengerjakan tugas. Ketika ditanya guru, Rafi berkata jujur bahwa tugasnya belum selesai.
Rafi menunjukkan sikap jujur.
💗 7. Perilaku yang Tidak Jujur
Perilaku yang tidak boleh kita lakukan:
❌ Berbohong.
❌ Menyontek.
❌ Mengambil barang teman.
❌ Curang saat bermain.
❌ Menyembunyikan kesalahan.
Mari kita biasakan berkata jujur. 🌷
💗 8. Perilaku yang Tidak Mandiri
Perilaku yang sebaiknya tidak kita biasakan:
❌ Selalu meminta orang lain mengerjakan tugas kita.
❌ Tidak mau mencoba sendiri.
❌ Selalu meminta bantuan untuk hal yang bisa dilakukan sendiri.
❌ Tidak mau merapikan barang sendiri.
❌ Mudah menyerah sebelum mencoba.
Mari kita belajar melakukan sesuatu sendiri sesuai kemampuan kita. 💪🌷
💡 INGAT!
💗 JUJUR
Berkata benar dan tidak berbohong.
💗 MANDIRI
Mau mencoba dan melakukan sesuatu sendiri.
🌟 ANAK ANTI KORUPSI
Anak yang jujur, mandiri, dan dapat dipercaya.
🌷 REFLEKSI
Hari ini aku belajar:
💗 Jujur berarti berkata benar.
💗 Mandiri berarti mau mencoba dan melakukan sesuatu sendiri.
Mulai hari ini aku akan:
☐ Berkata jujur.
☐ Tidak berbohong.
☐ Mengakui kesalahan.
☐ Mencoba melakukan tugas sendiri.
☐ Merapikan barang sendiri.
🌟 AKU ANAK JUJUR DAN MANDIRI!
📌 LATIHAN SOAL
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
Berkata sesuai kenyataan disebut ....
a. jujur
b. malas
c. curang
Jika melakukan kesalahan, kita sebaiknya ....
a. berbohong
b. mengakuinya
c. menyalahkan teman
Contoh sikap jujur adalah ....
a. menyontek
b. berkata benar
c. mengambil barang teman
Mandiri berarti ....
a. mau mencoba sendiri
b. selalu meminta bantuan
c. tidak mau belajar
Merapikan mainan sendiri adalah sikap ....
a. malas
b. mandiri
c. curang
Sebelum belajar, Rani menyiapkan buku sendiri. Rani bersikap ....
a. mandiri
b. tidak jujur
c. malas
Saat menemukan pensil teman, sebaiknya kita ....
a. mengambilnya
b. menyimpannya
c. mengembalikannya
Mengerjakan tugas sendiri merupakan contoh sikap ....
a. mandiri
b. curang
c. malas
Anak yang jujur akan ....
a. dipercaya orang lain
b. suka berbohong
c. dijauhi teman
Sikap yang baik adalah ....
a. berbohong dan malas
b. jujur dan mandiri
c. menyontek dan curang
🌷 PENUTUP
Alhamdulillah, anak-anak hebat, hari ini kita sudah belajar tentang jujur dan mandiri. 💗
Jujur berarti berkata benar dan tidak berbohong. Mandiri berarti mau mencoba dan melakukan sesuatu sendiri sesuai kemampuan kita.
Mari kita biasakan menjadi anak yang jujur dan mandiri setiap hari, baik di rumah maupun di sekolah.
Semoga Allah Swt. menjadikan kita anak yang jujur, mandiri, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya. Aamiin. 🤲💗
Jika ada yang belum dipahami, silakan tanyakan kepada Ibu Guru yaa. 😊
Mari kita tutup pembelajaran dengan mengucapkan hamdalah bersama.