Kamis, 24 September 2026

Jumat, 25-09-2026 Bahasa Indonesia

 KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG







Identitas: 
Nama guru : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S. Pd. 
Hari / Tanggal : Jumat, 25 September 2026
Fase / Kelas : A/1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Materi : Mengamati dan memperbaiki hasil tulisan sendiri dan teman
Pertemuan Ke : 10 (2 JP)

💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengamati, mengenali, dan memperbaiki hasil tulisan sederhana sendiri dan teman. Peserta didik mampu memperhatikan bentuk huruf, urutan huruf, suku kata, kata sederhana, kerapian, serta kelengkapan tulisan melalui kegiatan mengamati, mencocokkan, menemukan kesalahan, memperbaiki, dan menulis kembali dengan benar.

💗 TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat mengamati dan memperbaiki hasil tulisan sendiri dan teman dengan tepat melalui kegiatan melihat, membandingkan, menemukan kesalahan sederhana, memberikan saran dengan sopan, dan menulis kembali tulisan yang benar dan rapi.

🌷 Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik belajar mengamati tulisan dengan teliti dan tidak terburu-buru.

Peserta didik memperhatikan:

✏️ Bentuk huruf.

✏️ Urutan huruf.

✏️ Kelengkapan huruf.

✏️ Susunan suku kata.

✏️ Penulisan kata.

✏️ Kerapian tulisan.

Contoh:

Tulisan:

❌ BOKO

Peserta didik mengamati dan membandingkan dengan kata yang benar:

✅ BUKU

Peserta didik belajar menemukan kesalahan tanpa mengejek tulisan teman.

🌷 Meaningful (Bermakna)
Peserta didik memahami bahwa memeriksa tulisan membantu kita menghasilkan tulisan yang benar, jelas, dan mudah dibaca.

Peserta didik dapat menghubungkan kegiatan dengan kehidupan sehari-hari, seperti:

Memeriksa nama sendiri.

Memeriksa tugas sebelum dikumpulkan.

Memeriksa huruf yang ditulis.

Membantu teman menemukan kesalahan.

Memperbaiki tulisan yang belum tepat.

Menulis kembali dengan rapi.

Peserta didik juga belajar bahwa ketika melihat kesalahan teman, kita harus membantu dengan bahasa yang baik dan sopan.

🌷 Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik belajar melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:

Bermain “Detektif Tulisan” 🔎

Mencari huruf yang salah.

Bermain “Benar atau Perbaiki?”

Membandingkan dua tulisan.

Bertukar hasil tulisan dengan teman.

Bermain “Temukan Kesalahannya”.

Menulis kembali kata yang benar.

Memberikan apresiasi kepada tulisan teman.

💗 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Mengenal tulisan yang benar dan rapi.

Mengamati bentuk huruf pada tulisan sendiri.

Memeriksa urutan huruf dalam tulisan.

Menemukan huruf yang kurang atau tertukar.

Memeriksa penulisan suku kata sederhana.

Memeriksa penulisan kata sederhana.

Mengamati kerapian tulisan sendiri.

Menemukan kesalahan sederhana pada tulisan sendiri.

Memperbaiki tulisan sendiri.

Mengamati hasil tulisan teman.

Menemukan kesalahan sederhana pada tulisan teman.

Memberikan saran perbaikan dengan bahasa yang sopan.

Membantu teman memperbaiki tulisan.

Menulis kembali tulisan dengan benar dan rapi.

Menunjukkan sikap teliti, percaya diri, saling membantu, dan menghargai hasil tulisan sendiri dan teman.

💗 MODEL/METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran:
Discovery Learning

Metode Pembelajaran:
Tanya jawab

Mengamati

Membandingkan

Menyimak

Diskusi sederhana

Berpasangan

Penugasan

Refleksi

💗 MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA
Kartu huruf

Kartu kata

Contoh tulisan benar dan kurang tepat

LKPD

📌 APERSEPSI
Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! 💗

Apa kabar hari ini?

Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. 😊

Sebelum belajar, mari kita berdoa agar Allah SWT memberikan kita kemudahan dalam belajar dan ilmu yang bermanfaat. 🤲✨

Anak-anak, coba perhatikan tulisan berikut:

BUDI
Sekarang perhatikan tulisan ini:

BUDl
Apakah kedua tulisan tersebut sama?

Coba perhatikan dengan teliti.

Ada bagian yang berbeda.

Hari ini kita akan belajar menjadi “Detektif Tulisan”. 🔎✏️

Kita akan mengamati tulisan sendiri dan tulisan teman.

Jika menemukan kesalahan, kita akan memperbaikinya dengan baik.

Guru bertanya:

“Apakah kita boleh menertawakan tulisan teman?”

Tidak.

“Bagaimana jika tulisan teman masih salah?”

Kita membantu dengan sopan.

Yuk simak video pembelajaran dibawah ini:


Hari ini kita akan belajar:
💗 Mengamati Hasil Tulisan Sendiri

💗 Mengamati dan Memperbaiki Hasil Tulisan Teman

💗 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT
Sholih dan sholehah, Allah SWT memberikan kita mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, tangan untuk menulis, dan akal untuk berpikir.

Kita dapat menggunakan semua kemampuan tersebut untuk belajar.

Saat mengamati tulisan, kita belajar menjadi anak yang teliti.

Saat menemukan kesalahan, kita belajar untuk memperbaikinya.

Saat membantu teman, kita belajar untuk peduli dan menyayangi.

Jika tulisan kita belum benar, kita tidak perlu malu.

Kita dapat:

Periksa → Temukan → Perbaiki → Coba lagi.
Mari kita bersyukur kepada Allah SWT dengan mengucapkan:

Alhamdulillah. 🤲💗
💗 KETERKAITAN ASMAUL HUSNA
🌷 1. Al-Khaliq — Maha Pencipta
Allah SWT adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.

Allah menciptakan manusia dengan kemampuan untuk melihat, berpikir, berbicara, dan belajar.

Kita menggunakan kemampuan tersebut untuk mengamati dan memperbaiki tulisan.

Contoh:

“Aku bersyukur kepada Allah karena dapat melihat dan belajar menulis.”

🌷 2. Al-Malik — Maha Merajai
Allah SWT adalah Al-Malik, yaitu Maha Merajai dan Maha Menguasai.

Allah menciptakan segala sesuatu dengan teratur.

Kita juga belajar menulis dengan tertib dan teratur.

Huruf harus memiliki bentuk dan urutan yang benar.

Contoh:

B – U – K – U

menjadi:

BUKU
Bukan:

B – O – K – O

Dengan belajar tertib, tulisan menjadi lebih mudah dibaca.

🌷 3. Ar-Razzaq — Maha Pemberi Rezeki
Allah SWT adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki.

Allah memberikan kita kesempatan untuk belajar dan mendapatkan ilmu.

Guru dan teman juga membantu kita dalam belajar.

Kita dapat bersyukur dengan belajar sungguh-sungguh dan saling membantu.

Contoh:

“Aku membantu teman memperbaiki tulisannya dengan sopan.”

Alhamdulillah. 🤲💗
Menemukan huruf yang kurang atau tertukar.

Memeriksa penulisan suku kata sederhana.

Memeriksa penulisan kata sederhana.

Mengamati kerapian tulisan sendiri.

Menemukan kesalahan sederhana pada tulisan sendiri.

Memperbaiki tulisan sendiri.

Mengamati hasil tulisan teman.

Menemukan kesalahan sederhana pada tulisan teman.

Memberikan saran perbaikan dengan bahasa yang sopan.

Membantu teman memperbaiki tulisan.

Menulis kembali tulisan dengan benar dan rapi.

Menunjukkan sikap teliti, percaya diri, saling membantu, dan menghargai hasil tulisan sendiri dan teman.

Huruf harus memiliki bentuk dan urutan yang benar.

Contoh:

B – U – K – U

menjadi:

BUKU
Bukan:

B – O – K – O

Dengan belajar tertib, tulisan menjadi lebih mudah dibaca.

🌷 3. Ar-Razzaq — Maha Pemberi Rezeki
Allah SWT adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki.

Allah memberikan kita kesempatan untuk belajar dan mendapatkan ilmu.

Guru dan teman juga membantu kita dalam belajar.

Kita dapat bersyukur dengan belajar sungguh-sungguh dan saling membantu.

Contoh:

“Aku membantu teman memperbaiki tulisannya dengan sopan.”

Alhamdulillah. 🤲💗

memperbaikinya. Aku juga dapat membantu teman dengan sopan dan menghargai hasil tulisannya.”

Yuk berlatih :




💗 PENUTUP
Alhamdulillah, anak-anak hebat, hari ini kita sudah belajar mengamati dan memperbaiki hasil tulisan sendiri dan teman. 💗✏️

Kita belajar bahwa tulisan perlu diperiksa agar menjadi:

🌷 Benar.

🌷 Lengkap.

🌷 Mudah dibaca.

🌷 Rapi.

Jika menemukan kesalahan, kita tidak perlu takut.

Kita dapat memperbaikinya.

Jika melihat tulisan teman yang belum tepat, kita harus membantu dengan sopan dan baik hati.

Ingat ya, sholeh dan sholehah:

🌷 Aku teliti saat menulis.
🌷 Aku memeriksa tulisanku kembali.
🌷 Aku berani memperbaiki kesalahan.
🌷 Aku membantu teman dengan sopan.
🌷 Aku tidak mengejek tulisan teman.
🌷 Aku menghargai hasil tulisan sendiri dan teman.

Periksa → Temukan → Perbaiki → Tulis Kembali → Hargai. 💗
Mari kita menjadi anak yang teliti, percaya diri, suka membantu, dan menghargai teman.

Alhamdulillah. 🤲💗

Wassalamualaikum wr. wb. 🙏🏻🥰

Jumat, 25-09-2026 ADAB

 KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG



Identitas: 

Nama guru : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih

Hari / Tanggal : Jumat, 25 September 2026

Fase / Kelas : A/1C Ustman Bin Affan

Mata Pelajaran : Adab

Materi : Bermain bersama teman dengan rukun

Pertemuan Ke : 10 (1 JP)


CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal dan menerapkan adab dalam bermain bersama teman, seperti berbagi, bergiliran, tidak berebut, saling membantu, berbicara sopan, menghargai teman, dan menyelesaikan masalah dengan cara yang baik.

Peserta didik menunjukkan sikap rukun, peduli, sabar, sopan, dan menyayangi teman dalam kehidupan sehari-hari.

💗 TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

Menjelaskan arti bermain bersama dengan rukun.

Menyebutkan contoh sikap rukun saat bermain.

Membedakan perilaku rukun dan tidak rukun saat bermain.

Mempraktikkan sikap berbagi dan bergiliran saat bermain.

Berbicara dengan sopan kepada teman.

Menunjukkan sikap menyayangi, membantu, dan menghargai teman.

🌷 MINDFUL (BERKESADARAN)

Peserta didik diajak menyadari bahwa ketika bermain bersama teman, setiap orang ingin merasa senang, dihargai, dan diperlakukan dengan baik.

Peserta didik memperhatikan:

Tidak berebut mainan.

Mau bergiliran.

Mau berbagi.

Tidak mengejek teman.

Berbicara dengan sopan.

Mau meminta maaf dan memaafkan.

Mau membantu teman.

Kalimat penguatan:

“Aku bermain dengan baik. Aku menyayangi teman. Aku mau berbagi dan bergiliran.”

🌷 MEANINGFUL (BERMAKNA)

Bermain bersama teman akan menjadi lebih menyenangkan jika dilakukan dengan rukun.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

Bermain bola bersama.

Bermain puzzle bersama.

Bermain peran bersama.

Bergantian menggunakan mainan.

Berbagi alat bermain.

Membantu teman yang kesulitan.

Mengajak teman yang sedang sendirian.

Peserta didik memahami bahwa rukun membuat permainan menjadi menyenangkan dan tidak menimbulkan pertengkaran.

🌷 JOYFUL (MENYENANGKAN)

Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan:

🎲 “Rukun atau Tidak?”

Peserta didik melihat gambar dan menentukan apakah perilakunya rukun atau tidak.

🎭 “Ayo Bermain Peran!”

Peserta didik mempraktikkan cara meminta giliran dan berbagi mainan.

🤝 “Temanku Sahabatku”

Peserta didik menyebutkan satu kebaikan yang dapat dilakukan kepada teman.

🎯 “Giliran Siapa?”

Peserta didik belajar menunggu dan menghargai giliran teman.

💗 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Peserta didik mengenal arti bermain bersama teman.

Peserta didik mengenal pentingnya hidup rukun.

Peserta didik mengenal contoh bermain bersama dengan rukun.

Peserta didik mengenal sikap mau berbagi dengan teman.

Peserta didik mengenal sikap mau bergiliran saat bermain.

Peserta didik mengenal sikap tidak berebut mainan.

Peserta didik mengenal cara berbicara sopan kepada teman.

Peserta didik mengenal sikap menghargai teman.

Peserta didik mengenal sikap membantu teman.

Peserta didik membedakan perilaku rukun dan tidak rukun.

Peserta didik mempraktikkan cara berbagi dan bergiliran.

Peserta didik mempraktikkan cara menyelesaikan masalah dengan baik.

Peserta didik membiasakan bermain dengan rukun, sabar, sopan, dan saling menyayangi.

💗 MODEL/METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran:

Discovery Learning

Metode:

Tanya jawab

Mengamati gambar

Bercerita

Penugasan

Refleksi

💗 MEDIA PEMBELAJARAN / ALAT PERAGA

Gambar anak bermain bersama.

Kartu perilaku rukun dan tidak rukun.

LKPD.

📌 APERSEPSI

Guru menunjukkan gambar dua anak yang sedang bermain bersama.

Guru bertanya:

“Anak-anak, apakah kalian suka bermain bersama teman?”

“Bagaimana perasaanmu jika teman mau berbagi mainan?”

“Bagaimana jika teman merebut mainanmu?”

Guru kemudian berkata:

“Bermain bersama teman harus dilakukan dengan rukun. Kita harus mau berbagi, bergiliran, dan tidak berebut.”

Guru mengajak peserta didik mengucapkan:

🤝 “Aku mau bermain rukun dengan teman!”

💗 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Allah SWT menciptakan manusia berbeda-beda dan mengajarkan kita untuk saling menyayangi.

Teman adalah salah satu nikmat dari Allah SWT. Dengan memiliki teman, kita dapat bermain, belajar, saling membantu, dan saling menyayangi.

Karena itu, kita harus menjaga hubungan dengan teman dengan cara:

Tidak bertengkar.

Tidak mengejek.

Tidak menyakiti.

Mau berbagi.

Mau membantu.

Saling memaafkan.

Pesan:

“Anak yang baik menyayangi teman dan bermain dengan rukun.”

💗 KETERKAITAN DENGAN ASMAUL HUSNA

🌷 Al-Khaliq — Maha Pencipta

Allah SWT adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.

Allah menciptakan setiap anak dengan keunikan masing-masing. Karena itu, kita harus menghargai teman dan tidak mengejek perbedaan teman.

Contoh:

“Aku menghargai teman walaupun berbeda kesukaan

🌷 Al-Malik — Maha Merajai

Allah SWT adalah Al-Malik, yaitu Maha Menguasai.

Kita belajar mengikuti aturan yang baik saat bermain, seperti bergiliran, tidak berebut, dan menaati aturan permainan.

Contoh:

“Aku menunggu giliranku dengan sabar.”

🌷 Ar-Razzaq — Maha Pemberi Rezeki

Allah SWT adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki.

Kita belajar bersyukur atas apa yang kita miliki dan mau berbagi dengan teman.

Contoh:

“Aku mau berbagi mainan dengan teman.”

Yuk simak video pembelajaran dibawah ini:

💗 MATERI PEMBELAJARAN

1. Apa arti bermain dengan rukun?

Bermain dengan rukun artinya bermain bersama dengan damai, saling menyayangi, dan tidak bertengkar.

2. Contoh bermain dengan rukun

Saat bermain bersama teman, kita:

✅ Mau berbagi.

✅ Mau bergiliran.

✅ Tidak berebut.

✅ Tidak mengejek.

✅ Berbicara dengan sopan.

✅ Mau membantu teman.

✅ Mau meminta maaf.

✅ Mau memaafkan.

3. Contoh perilaku tidak rukun

❌ Merebut mainan teman.

❌ Mendorong teman.

❌ Mengejek teman.

❌ Marah ketika kalah.

❌ Tidak mau berbagi.

❌ Tidak mau menunggu giliran.

4. Cara bermain dengan rukun

🌷 Ingat 5 hal:

BERBAGI – BERGILIR – SABAR – SOPAN – SAYANG

💗 KEGIATAN PEMBELAJARAN

🌷 Kegiatan 1 — Ayo Mengamati

Guru menunjukkan dua gambar:

Gambar 1: Dua anak bermain bersama dan bergantian menggunakan bola.

Gambar 2: Dua anak berebut mainan.

Guru bertanya:

“Mana yang bermain dengan rukun?”

“Mengapa mereka disebut rukun?”

Peserta didik menjawab secara sederhana.

🌷 Kegiatan 2 — Rukun atau Tidak?

Guru menunjukkan beberapa perilaku.

Peserta didik menjawab:

👍 RUKUN

atau

👎 TIDAK RUKUN

Contoh:

Berbagi mainan dengan teman. → Rukun

🌷 Kegiatan 3 — Ayo Bermain Peran

Peserta didik bermain peran secara berpasangan.

Situasi:

“Ada satu bola dan dua anak ingin bermain.”

Peserta didik mempraktikkan:

“Boleh aku bermain setelah kamu?”

Teman menjawab:

“Boleh.”

Guru memberikan penguatan:

“Hebat! Kalian sudah belajar bergiliran.”

🌷 Kegiatan 4 — Ayo Berbagi

Guru memberikan beberapa benda/mainan.

Peserta didik belajar menggunakan benda tersebut secara bergantian.

Guru mengingatkan:

“Kita tidak perlu berebut. Kita bisa bergiliran.”

Peserta didik mempraktikkan sikap sabar menunggu giliran.

🌷 Kegiatan 5 — Aku Anak Rukun

Peserta didik menyebutkan satu sikap baik yang akan dilakukan saat bermain bersama teman.

Contoh:

“Saya mau berbagi.”

“Saya mau bergiliran.”

“Saya tidak mau mengejek teman.”

“Saya mau membantu teman.”

Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik.


💗 YUK BERLATIH

Jawablah dengan mudah!

1. Saat bermain bersama teman, kita harus hidup ....

a. rukun

b. bertengkar

c. berebut

2. Jika teman sedang bermain, kita harus mau ....

a. merebut

b. bergiliran

c. marah

3. Berbagi mainan dengan teman adalah perbuatan ....

a. baik

b. nakal

c. buruk

4. Jika tidak sengaja menyakiti teman, kita sebaiknya ....

a. mengejek

b. meminta maaf

c. berlari

5. Saat bermain bersama, kita harus berbicara dengan ....

a. sopan

b. kasar

c. marah


💗 REFLEKSI

Guru mengajak peserta didik menjawab:

🌷 Hari ini aku belajar:

☐ Berbagi dengan teman.

☐ Bergiliran saat bermain.

☐ Tidak berebut.

☐ Berbicara sopan.

💗 Aku ingin menjadi anak yang...

“Rukun, sabar, sopan, dan sayang kepada teman.”

💗 PENUTUP

Guru bersama peserta didik menyimpulkan:

“Bermain bersama teman harus dilakukan dengan rukun. Kita harus mau berbagi, bergiliran, sabar, berbicara sopan, dan saling menyayangi.”

Guru memberikan penguatan:

“Anak yang baik tidak suka bertengkar. Anak yang baik senang bermain dengan rukun.”

Pembelajaran ditutup dengan doa bersama.

🌷 Pesan untuk peserta didik:

“Aku sayang teman. Aku mau berbagi. Aku mau bergiliran. Aku bermain dengan rukun.”

Merebut mainan teman. → Tidak rukun

Menunggu giliran. → Rukun

Mengejek teman. → Tidak rukun

Rabu, 23 September 2026

Kamis, 24-09-2026 Seni Rupa

   KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG




Identitas: 
Nama guru : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S.Pd.
Hari / Tanggal : Kamis, 24 September 2026
Fase / Kelas : A/1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Materi : Merefleksikan unsur rupa dan membuat karya kolase
Pertemuan Ke : 8  (2 JP)


💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengenal, mengamati, dan merefleksikan unsur-unsur rupa seperti titik, garis, warna, bentuk, dan tekstur yang terdapat pada benda di sekitar maupun karya seni.

Peserta didik mampu membuat karya seni sederhana berupa kolase dari kertas origami dengan memanfaatkan unsur titik, garis, warna, bentuk, dan tekstur melalui kegiatan menggunting atau merobek, menyusun, menempel, serta merefleksikan hasil karya sendiri dengan percaya diri.

💗 TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat merefleksikan kembali pembelajaran tentang unsur rupa serta membuat karya kolase sederhana dari kertas origami dengan memperhatikan unsur titik, garis, warna, bentuk, dan tekstur melalui kegiatan mengamati, memilih warna, merobek atau menggunting, menyusun, menempel, dan menceritakan hasil karya.

🌷 Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik mengamati unsur-unsur rupa yang terdapat pada karya kolase dengan teliti.

Peserta didik memperhatikan:

✏️ Titik pada bagian-bagian kecil karya.

✏️ Garis pada bentuk atau pola.

✏️ Warna pada kertas origami.

✏️ Bentuk yang dibuat dari potongan kertas.

✏️ Tekstur yang terasa pada permukaan kertas.

Contoh:

Kertas origami merah digunakan untuk membuat bunga. 🌷

Kertas hijau digunakan untuk membuat daun. 🍃

Potongan-potongan kecil kertas dapat disusun dan ditempel menjadi sebuah karya.

Peserta didik belajar mengamati karya dengan teliti dan menyadari bahwa berbagai unsur rupa dapat digunakan untuk membuat karya seni.

🌷 Meaningful (Bermakna)
Peserta didik memahami bahwa unsur rupa terdapat di berbagai benda dan karya seni di sekitar mereka.

Peserta didik menghubungkan pembelajaran dengan kegiatan sehari-hari, seperti:

Melihat warna pakaian.

Mengamati bentuk benda.

Melihat garis pada gambar.

Merasakan tekstur kertas.

Mengamati titik pada gambar.

Menggunakan warna untuk membuat karya.

Mengubah potongan kertas menjadi karya seni.

Peserta didik memahami bahwa kertas origami yang sederhana dapat menjadi karya seni yang indah jika disusun dan ditempel dengan kreatif.

🌷 Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik belajar melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:
Bermain “Cari Unsur Rupa”.
Mencari warna pada kertas origami.
Bermain “Tebak Bentuk”.
Merobek atau menggunting kertas.
Menyusun potongan origami.
Membuat kolase.
Bermain “Tempel dan Susun”.
Menceritakan karya sendiri.
Memberikan apresiasi kepada karya teman.

💗 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Mengingat kembali unsur-unsur rupa yang telah dipelajari.

Mengenali titik pada benda dan karya seni.

Mengenali berbagai jenis garis.

Mengenali warna pada benda dan karya seni.

Mengenali bentuk sederhana.

Mengenali tekstur pada benda dan karya seni.

Mengamati unsur rupa yang terdapat dalam contoh karya kolase.

Mengenal bahan dan alat untuk membuat kolase.

Mengenal kertas origami sebagai bahan membuat kolase.

Memilih warna origami sesuai dengan karya yang akan dibuat.

Merobek atau menggunting kertas origami menjadi bagian-bagian sederhana.

Menyusun potongan origami menjadi bentuk tertentu.

Menempel potongan origami hingga menjadi karya kolase.

Menunjukkan unsur titik, garis, warna, bentuk, dan tekstur pada karya.

Merefleksikan proses dan hasil karya sendiri.

Menunjukkan sikap kreatif, percaya diri, teliti, dan menghargai karya sendiri maupun karya teman.

💗 MODEL/METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran:
Project Based Learning (PjBL)

Metode Pembelajaran:
Tanya jawab

Mengamati

Praktik

Refleksi

Apresiasi karya

💗 MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT DAN BAHAN
Kertas origami

Lem

Gunting

Pensil

Penghapus

LKPD


📌 APERSEPSI
Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! 💗

Apa kabar hari ini?

Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap membuat karya seni. 😊🎨

Sebelum belajar, mari kita berdoa agar Allah SWT memberikan kita kemudahan dalam belajar dan menjadi anak yang kreatif. 🤲✨

Anak-anak, coba perhatikan benda-benda di sekitar kita.

👀 Apa warna benda yang kamu lihat?

Apakah ada garis?

Apakah ada bentuk lingkaran?

Apakah ada bentuk persegi?

Apakah ada permukaan yang halus atau kasar?

Semua itu berkaitan dengan unsur rupa.

Kita sudah belajar bahwa dalam karya seni terdapat beberapa unsur rupa, yaitu:

🔵 Titik
➖ Garis
🌈 Warna
🔺 Bentuk
🖐️ Tekstur
Sekarang Ibu mempunyai beberapa kertas origami.

Ada warna:

❤️ Merah
💛 Kuning
💙 Biru
💚 Hijau

Menurut kalian, apakah kertas origami ini dapat dibuat menjadi karya seni?


Bisa!

Hari ini kita akan menggunakan kertas origami untuk membuat karya kolase. 🎨✨

Hari ini kita akan belajar:
💗 Merefleksikan Pembelajaran Unsur Rupa

💗 Membuat Karya Kolase dari Origami

💗 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT
Sholih dan sholihah, Allah SWT adalah pencipta segala sesuatu.

Allah menciptakan dunia dengan berbagai warna, bentuk, garis, dan tekstur yang indah.

🌷 Bunga memiliki warna yang indah.

🍃 Daun memiliki bentuk dan warna.

🌈 Pelangi memiliki banyak warna.

🪨 Batu memiliki tekstur.

Kita dapat mengamati keindahan ciptaan Allah dan menuangkannya dalam karya seni.

Ketika membuat karya kolase, kita belajar menjadi anak yang:

🌷 Kreatif.

🌷 Teliti.

🌷 Sabar.

🌷 Bersyukur.

Mari kita bersyukur kepada Allah SWT dengan mengucapkan:

Alhamdulillah. 🤲💗
💗 KETERKAITAN ASMAUL HUSNA
🌷 1. Al-Khaliq — Maha Pencipta
Allah SWT adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.

Allah menciptakan berbagai macam bentuk, warna, dan tekstur di alam.

Kita dapat meniru keindahan ciptaan Allah melalui karya seni.

Contoh:

🌷 Bunga memiliki warna dan bentuk yang indah.

Kita dapat membuat gambar bunga menggunakan potongan kertas origami.

“Aku bersyukur kepada Allah karena dapat melihat dan membuat karya yang indah.”

🌷 2. Al-Malik — Maha Merajai
Allah SWT adalah Al-Malik, yaitu Maha Merajai dan Maha Menguasai.

Allah menciptakan segala sesuatu dengan teratur.

Saat membuat kolase, kita juga belajar bekerja dengan tertib dan teratur.

Contohnya:

Menyiapkan alat dan bahan.

Membuat pola.

Memilih warna.

Memotong atau merobek kertas.

Menyusun.

Menempel.

Merapikan alat.

Dengan bekerja secara teratur, karya menjadi lebih rapi.

🌷 3. Ar-Razzaq — Maha Pemberi Rezeki
Allah SWT adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki.

Kertas, alat gambar, lem, dan bahan yang kita gunakan merupakan nikmat dari Allah.

Kita harus menggunakannya dengan baik dan tidak membuang-buang bahan.

Contoh:

“Aku menggunakan kertas origami dengan hemat dan menjaga alat-alat seni.”

Alhamdulillah. 🤲💗

Yuk kita simak video dibawah ini:


💗 5. Langkah-Langkah Membuat Kolase dari Origami
🌷 Langkah 1 — Menyiapkan alat
Siapkan:

📄 Kertas gambar.

🌈 Kertas origami.

✏️ Pensil.

🧴 Lem.

✂️ Gunting jika diperlukan.

🌷 Langkah 2 — Membuat pola
Gambarlah pola sederhana.

Contoh:

🌷 Bunga.

Buat gambar bunga menggunakan pensil.

🌷 Langkah 3 — Memilih warna
Pilih warna origami yang sesuai.

Contoh:

🌷 Merah untuk bunga.

💚 Hijau untuk daun.

💛 Kuning untuk bagian tengah bunga

💗 Kegiatan 5 — “Ceritakan Karyaku”
Setelah selesai, beberapa peserta didik menunjukkan karya.

Peserta didik dapat mengatakan:

“Aku membuat bunga.”

“Aku menggunakan warna merah dan hijau.”

“Aku senang membuat kolase.”

Guru memberikan apresiasi:

🌟 “Hebat! Setiap karya memiliki keunikan.” 🌟

💗 YUK BERLATIH
🌷 A. Ingat Kembali!
Sebutkan satu unsur rupa yang kamu ingat!

Jawab: __________

Sebutkan satu warna yang kamu gunakan!

Jawab: __________

Apa bahan utama yang digunakan untuk membuat kolase hari ini?

Jawab: __________

🌷 B. Refleksi Karyaku
Aku membuat karya tentang:

__________________

Aku merasa:

☐ 😊 Senang

☐ 🥰 Bangga

☐ 🤩 Gembira

☐ 😟 Masih kesulitan

💗 REFLEKSI
Guru mengajak peserta didik menjawab:

🌷 Apa saja unsur rupa yang sudah kita pelajari?

🌷 Apa yang dimaksud dengan kolase?

🌷 Bahan apa yang digunakan untuk membuat kolase?

🌷 Warna apa yang kamu gunakan?

🌷 Bentuk apa yang kamu buat?

🌷 Bagian mana dari karyamu yang paling kamu sukai?

🌷 Apakah kamu merasa senang membuat kolase?

🌷 Asmaul Husna apa yang berarti Maha Pencipta?

Peserta didik menyimpulkan:

“Aku sudah belajar mengenal dan mengingat unsur rupa. Aku dapat membuat karya kolase menggunakan kertas origami. Aku dapat memilih warna, menyusun, menempel, dan menghargai hasil karyaku.”

💗 PENUTUP
Alhamdulillah, anak-anak hebat, hari ini kita sudah belajar merefleksikan unsur rupa dan membuat karya kolase dari kertas origami. 💗🎨

Kita sudah mengingat kembali:

🔵 Titik
➖ Garis
🌈 Warna
🔺 Bentuk
🖐️ Tekstur

Kita juga sudah belajar bahwa kertas origami dapat diubah menjadi karya seni yang indah.

Ingat ya, sholeh dan sholehah:

🌷 Aku berani berkreasi.
🌷 Aku memilih warna dengan percaya diri.
🌷 Aku bekerja dengan teliti.
🌷 Aku menggunakan alat dengan hati-hati.
🌷 Aku menjaga kebersihan setelah berkarya.
🌷 Aku menghargai karyaku sendiri.
🌷 Aku menghargai karya teman.

Tidak harus semua karya sama.

Setiap karya memiliki keunikan dan kreativitasnya masing-masing. 💗🎨

Mari kita bersyukur kepada Allah SWT atas kemampuan untuk melihat keindahan dan membuat karya seni.

Alhamdulillah. 🤲💗

Wassalamualaikum wr. wb. 🙏🏻🥰

Kunci jawaban/pembahasan

1. titik, garis, bentuk, warna, tekstur
2. jawaban bebas, misal warna biru dan kuning
3.kertas origami
4. aku membuat karya kolase gambar kupu-kupu
5. perasaan disesuaikan dengan peserta didik

Kesimpulan/Refleksi Pelajaran

Hari ini murid melaksanakan kegiatan pembelajaran secara tatap muka di kelas dengan baik. Murid belajar mengenai merefleksikan karya pada unsur rupa dan membuat kolase dari kertas origami dengan penuh semangat. Murid dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik dan antusias. Murid dapat mengerjakan tugas latihan dengan baik.

Kendala

Dalam pembelajaran hari ini mengenai mengenal arti tanggung jawab kendalanya terdapat pada murid yang masih butuh bantuan dalam membedakan beberapa unsur rupa.

Tindak Lanjut

Murid yang masih mengalami kesulitan akan diberikan pendampingan belajar dengan mengulas kembali materi. Murid yang sudah memahami materi akan diberikan latihan tambahan agar semakin terampil.

Capaian Tujuan Pembelajaran

Murid sudah mampu memahami unsur pada karya seni rupa dan membuat kolase dengan baik

Jumlah murid yang hadir : 27
Jumlah murid yang tidak hadir : 1

Jumlah murid yang paham : 25
Jumlah murid yang belum paham : 2

Jumat, 25-09-2026 Bahasa Indonesia

  KELAS 1C SD AL AZHAR 2 BANDAR  LAMPUNG Identitas:  Nama guru : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S. Pd.  Hari / Tanggal : Jumat, ...