Senin, 21 September 2026

Selasa, 22-09-2026 Bahasa Indonesia

  KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG




Identitas: 

Nama guru : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S.Pd.
Hari / Tanggal : Selasa, 22 September 2026
Fase / Kelas : A/1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Materi : Memeriksa dan memperbaiki tulisan huruf, suku kata, kata sederhana, dan nama sendiri
Pertemuan Ke : 10 (2 JP)


💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenali, membaca, memeriksa, dan memperbaiki tulisan huruf, suku kata, kata sederhana, dan nama sendiri. Peserta didik mampu mengamati tulisan, menemukan kesalahan sederhana, kemudian memperbaikinya melalui kegiatan menebalkan, menyalin, mencocokkan, dan menulis kembali dengan benar.

💗 TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat memeriksa dan memperbaiki tulisan huruf, suku kata, kata sederhana, dan nama sendiri dengan tepat melalui kegiatan mengamati tulisan, menemukan kesalahan, mencocokkan tulisan, menyalin, dan menulis kembali.

🌷 Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik dapat memperhatikan tulisan dengan teliti dan menyadari bahwa tulisan harus dibuat dengan bentuk dan urutan yang benar.

Peserta didik mengamati:

✏️ Bentuk huruf.

✏️ Urutan huruf.

✏️ Susunan suku kata.

✏️ Penulisan kata.

✏️ Penulisan nama sendiri.

Contoh:

Tulisan salah:

BUDI → BUDl

Tulisan yang benar:

BUDI

Peserta didik belajar melihat perbedaan tulisan dengan teliti.

🌷 Meaningful (Bermakna)

Peserta didik memahami bahwa tulisan yang benar membantu orang lain membaca dan memahami apa yang kita tulis.

Peserta didik dapat menghubungkan kegiatan memeriksa tulisan dengan kehidupan sehari-hari, seperti:

  • Menulis nama di buku.

  • Menulis nama pada tugas.

  • Menulis suku kata.

  • Menyalin kata dari papan tulis.

  • Memeriksa kembali tulisan setelah selesai menulis.

🌷 Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar memeriksa dan memperbaiki tulisan melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:

  • Bermain “Cari Huruf yang Salah”.

  • Mencocokkan tulisan.

  • Menyusun kartu huruf.

  • Menyusun kartu suku kata.

  • Bermain “Benar atau Perbaiki?”.

  • Menebalkan tulisan.

  • Menulis nama sendiri.

  • Bermain “Detektif Tulisan”.

💗 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengenal bentuk huruf yang benar.

  2. Mengamati dan membedakan tulisan huruf yang benar dan salah.

  3. Memeriksa urutan huruf dalam tulisan.

  4. Memperbaiki tulisan huruf yang kurang tepat.

  5. Mengenal suku kata sederhana.

  6. Memeriksa susunan huruf dalam suku kata.

  7. Memperbaiki tulisan suku kata sederhana.

  8. Membaca dan memeriksa kata sederhana.

  9. Memperbaiki tulisan kata sederhana yang belum tepat.

  10. Memeriksa penulisan nama sendiri.

  11. Menulis kembali nama sendiri dengan benar dan rapi.

  12. Menunjukkan sikap teliti, percaya diri, dan bertanggung jawab terhadap hasil tulisan.

💗 MODEL/METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran:

Discovery Learning

Metode Pembelajaran:

  • Tanya jawab

  • Menyimak

  • Mengamati

  • Membaca

  • Menebalkan

  • Menyusun kartu huruf

  • Menulis

  • Penugasan

💗 MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA

  • Kartu huruf

  • Kartu nama peserta didik

  • LKPD

  • Gambar sederhana

Yuk kita simak:



📌 APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! 💗

Apa kabar hari ini?

Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar.

Sebelum belajar, mari kita berdoa agar Allah SWT memberikan kita kemudahan dalam belajar dan ilmu yang bermanfaat. 🤲✨

Anak-anak, coba perhatikan tulisan berikut:

BUDI

Sekarang lihat tulisan ini:

BUDl

Apakah kedua tulisan tersebut sama?

Coba perhatikan dengan teliti.

Huruf terakhir pada tulisan kedua berbeda.

Tulisan yang benar adalah:

BUDI

Sekarang coba perhatikan:

ba – bi – bu

Apakah susunan hurufnya sudah benar?

Hari ini kita akan belajar menjadi “Detektif Tulisan”. 🔎✏️

Kita akan mencari tulisan yang belum tepat dan memperbaikinya.

Hari ini kita akan belajar:

💗 Memeriksa dan Memperbaiki Tulisan Huruf

💗 Memeriksa dan Memperbaiki Suku Kata, Kata Sederhana, dan Nama Sendiri

💗 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Sholih dan sholihah, Allah SWT memberikan kita mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, tangan untuk menulis, dan akal untuk belajar.

Kita dapat menggunakan semua kemampuan tersebut untuk belajar menulis dengan baik.

Ketika tulisan kita belum tepat, kita tidak perlu takut.

Kita dapat memeriksa, memperbaiki, dan mencoba kembali.

Dengan belajar dengan teliti, kita menjadi anak yang sabar, tekun, dan bertanggung jawab.

Mari kita bersyukur kepada Allah SWT dengan mengucapkan:

Alhamdulillah. 🤲💗

💗 KETERKAITAN ASMAUL HUSNA

🌷 1. Al-Khaliq — Maha Pencipta

Allah SWT adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.

Allah menciptakan kita dengan kemampuan untuk melihat, berpikir, berbicara, dan belajar.

Allah juga memberikan tangan yang dapat kita gunakan untuk menulis.

Contoh:

“Aku bersyukur kepada Allah karena dapat belajar menulis.”

Mari kita gunakan kemampuan yang Allah berikan untuk belajar dengan baik. 💗

🌷 2. Al-Malik — Maha Merajai

Allah SWT adalah Al-Malik, yaitu Maha Merajai dan Maha Menguasai.

Allah menciptakan segala sesuatu dengan teratur.

Kita juga belajar menulis dengan tertib dan teratur.

Huruf harus ditulis dengan bentuk dan urutan yang benar.

Contoh:

B – U – D – I

menjadi:

BUDI

Bukan:

B – D – U – I

Dengan belajar tertib, tulisan kita menjadi lebih mudah dibaca.

🌷 3. Ar-Razzaq — Maha Pemberi Rezeki

Allah SWT adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki.

Allah memberikan kita kesempatan untuk belajar dan mendapatkan ilmu.

Buku, pensil, guru, dan teman juga merupakan nikmat yang membantu kita belajar.

Kita bersyukur dengan belajar sungguh-sungguh.

Contoh:

“Aku menggunakan pensil dan buku dengan baik untuk belajar menulis.”

Alhamdulillah. 🤲💗

💗 MATERI PEMBELAJARAN

💗 1. Memeriksa Tulisan Huruf

Kita perlu melihat kembali huruf yang sudah ditulis.

Perhatikan bentuk hurufnya.

Contoh:

b

jika yang dimaksud adalah huruf kapital B, maka diperbaiki menjadi:

B

Kita juga harus memperhatikan agar tidak ada huruf yang tertukar atau terlewat.

💗 2. Memeriksa Suku Kata

Suku kata terdiri dari beberapa huruf yang disusun dengan benar.

Contoh:

ba – bi – bu – be – bo

Perhatikan:

ab

ba

Huruf harus disusun sesuai dengan suku kata yang akan ditulis.

💗 3. Memeriksa Kata Sederhana

Kata terdiri dari beberapa huruf atau suku kata.

Contoh:

BUKU

B – U – K – U

Jika ada huruf yang salah, kita perlu memperbaikinya.

Contoh:

BOKO

BUKU

💗 4. Memeriksa Nama Sendiri

Nama sendiri harus ditulis dengan huruf yang benar.

Contoh:

SILVA

S – I – L – V – A

Periksa kembali:

🌷 Apakah semua huruf sudah benar?

🌷 Apakah urutannya sudah benar?

🌷 Apakah ada huruf yang kurang?

💗 5. Memperbaiki Tulisan

Jika menemukan kesalahan, kita dapat menulis kembali dengan benar.

Contoh:

BUDI → BUDI

Jika tulisan sudah benar, kita tetap memeriksa kembali agar tidak ada kesalahan.

Periksa → Temukan → Perbaiki → Tulis kembali.

🌷 KEGIATAN PEMBELAJARAN

💗 Kegiatan 1 — “Cari Huruf yang Salah”

Guru menuliskan beberapa huruf di papan.

Contoh:

A – B – D – C

Guru bertanya:

“Apakah ada huruf yang berbeda?”

Peserta didik mengamati dan menyebutkan jawabannya.

💗 Kegiatan 2 — “Perbaiki Suku Kataku”

Guru menunjukkan tulisan:

ab

Guru bertanya:

“Bagaimana agar menjadi ba?”

Peserta didik menyusun kartu huruf:

B – A

Kemudian membaca:

BA

💗 Kegiatan 3 — “Benar atau Perbaiki?”

Guru menunjukkan dua tulisan:

BUKU

BOKO

Peserta didik memilih tulisan yang benar.

Kemudian memperbaiki tulisan yang salah.

💗 Kegiatan 4 — “Periksa Namaku”

Peserta didik melihat nama masing-masing.

Contoh:

SITI

Peserta didik memeriksa:

S – I – T – I

Guru bertanya:

“Apakah semua huruf pada namamu sudah benar?”

Peserta didik kemudian menulis kembali nama dengan rapi.

💗 Kegiatan 5 — “Detektif Tulisan” 🔎

Guru memberikan beberapa tulisan sederhana.

Peserta didik mencari tulisan yang belum tepat.

Contoh:

BIA

BA

BOKO

BUKU

Peserta didik memperbaiki tulisan tersebut.


💗 YUK BERLATIH

Materi: Memeriksa dan Memperbaiki Tulisan

  1. Manakah tulisan huruf yang benar?

    a. B
    b. D
    c. P

  2. Susunan huruf yang benar menjadi suku kata adalah ....

    A – B = ....

    a. AB
    b. BA
    c. BB

  3. Perbaiki tulisan berikut:

    BOKO → __________

  4. Periksa nama berikut:

    SILVA

    Apakah penulisannya sudah benar?

    Jawab: __________

  5. Tuliskan nama kamu dengan benar dan rapi!

    Nama saya: __________________________




💗 REFLEKSI

Guru mengajak peserta didik menjawab:

🌷 Mengapa kita perlu memeriksa tulisan?

🌷 Apa yang harus diperiksa saat menulis huruf?

🌷 Bagaimana cara memperbaiki tulisan yang salah?

🌷 Apakah nama sendiri harus ditulis dengan benar?

🌷 Apa yang kamu lakukan jika menemukan kesalahan tulisan?

🌷 Asmaul Husna apa yang berarti Maha Pencipta?

Peserta didik menyimpulkan:

“Aku harus memeriksa tulisanku dengan teliti. Jika ada kesalahan, aku dapat memperbaikinya dan menulis kembali dengan benar dan rapi.”


💗 PENUTUP

Alhamdulillah, anak-anak hebat, hari ini kita sudah belajar memeriksa dan memperbaiki tulisan huruf, suku kata, kata sederhana, dan nama sendiri. 💗

Kita belajar bahwa menulis harus dilakukan dengan teliti, rapi, dan benar.

Jika menemukan kesalahan, jangan takut untuk memperbaikinya.

Ingat ya, sholeh dan sholehah:

🌷 Aku teliti saat menulis.
🌷 Aku memeriksa tulisanku kembali.
🌷 Aku memperbaiki tulisan yang salah.
🌷 Aku menulis nama sendiri dengan benar dan rapi.
🌷 Aku bersyukur kepada Allah atas kemampuan untuk belajar.

Alhamdulillah.

Wassalamualaikum wr. wb. 🙏🏻🥰

Selasa, 22-09-2026 Seni Rupa

 KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG




Identitas: 

Nama guru : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S.Pd.
Hari / Tanggal : Selasa, 22 September 2026
Fase / Kelas : A/1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Materi : Merefleksikan karya unsur rupa yang telah dibuat
Pertemuan Ke : 7 (2 JP)


💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal, mengamati, dan merefleksikan karya seni rupa yang telah dibuat dengan memperhatikan unsur rupa seperti titik, garis, warna, bentuk, dan tekstur. Peserta didik mampu menceritakan pengalaman sederhana tentang karya yang dibuat serta menunjukkan sikap menghargai karya sendiri dan karya teman.

💗 TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat mengamati dan menceritakan kembali karya seni rupa yang telah dibuat dengan menyebutkan unsur rupa yang digunakan, seperti titik, garis, warna, bentuk, dan tekstur melalui kegiatan mengamati karya, menjawab pertanyaan sederhana, bercerita, dan melakukan refleksi.

🌷 Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik dapat mengamati karya sendiri dengan teliti dan menyadari unsur rupa yang telah digunakan dalam karya.

Peserta didik memperhatikan:

🎨 Warna yang digunakan.

〰️ Garis yang dibuat.

🔵 Bentuk yang digunakan.

🖐️ Tekstur yang terdapat pada karya.

Contoh:

“Saya menggunakan warna hijau dan garis lengkung pada karya saya.”

🌷 Meaningful (Bermakna)

Peserta didik memahami bahwa setiap karya memiliki unsur rupa yang dapat diamati dan diceritakan.

Peserta didik menghubungkan kegiatan merefleksikan karya dengan pengalaman sehari-hari, seperti melihat warna daun, bentuk bunga, garis pada jalan, atau tekstur benda di sekitar.

Peserta didik juga belajar menghargai hasil karya sendiri dan karya teman.

🌷 Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar merefleksikan karya melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:

  • Mengamati karya sendiri.

  • Bermain “Cari Unsur Rupaku”.

  • Menunjukkan warna pada karya.

  • Menunjukkan garis dan bentuk pada karya.

  • Meraba tekstur karya.

  • Bercerita tentang karya.

  • Bermain “Aku Suka Karyaku”.

  • Memberikan apresiasi kepada karya teman.

💗 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengamati kembali karya seni rupa yang telah dibuat.

  2. Mengenali titik, garis, warna, bentuk, dan tekstur pada karya.

  3. Menyebutkan warna yang digunakan dalam karya.

  4. Menunjukkan garis yang terdapat pada karya.

  5. Mengenali bentuk yang digunakan dalam karya.

  6. Mengidentifikasi tekstur sederhana pada karya.

  7. Menceritakan bagian karya yang paling disukai.

  8. Menyebutkan pengalaman saat membuat karya.

  9. Menyampaikan perasaan setelah menyelesaikan karya.

  10. Menunjukkan sikap percaya diri dan menghargai karya sendiri serta karya teman.

  11. Bersyukur kepada Allah SWT atas kemampuan untuk membuat karya seni.

💗 MODEL/METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran:

Discovery Learning

Metode Pembelajaran:

  • Tanya jawab

  • Mengamati

  • Apresiasi karya

  • Refleksi

  • Penugasan

💗 MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA

  • Karya seni rupa peserta didik

  • Kartu unsur rupa

  • Gambar titik, garis, warna, bentuk, dan tekstur

  • LKPD

Yuk kita simak:



📌 APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! 💗

Apa kabar hari ini?

Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar.

Sebelum belajar, mari kita berdoa agar Allah SWT memberikan kita kemudahan dalam belajar dan ilmu yang bermanfaat. 🤲✨

Anak-anak, coba keluarkan karya yang sudah kalian buat.

Ayo kita lihat bersama! 🎨

Coba perhatikan karya kalian.

Ibu bertanya:

“Apa yang kamu buat?”

“Warna apa yang kamu gunakan?”

“Apakah ada garis pada karyamu?”

“Bentuk apa yang kamu gunakan?”

“Bagaimana tekstur karyamu?”

Setiap karya tentu bisa berbeda.

Ada yang menggunakan warna merah, kuning, biru, hijau, dan warna lainnya.

Ada garis lurus dan garis lengkung.

Ada bentuk lingkaran, segitiga, persegi, dan bentuk lainnya.

Hari ini kita akan belajar:

💗 Merefleksikan Karya Unsur Rupa yang Telah Dibuat

Kita akan melihat kembali karya kita dan menceritakan apa yang ada di dalam karya tersebut.

💗 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Sholih dan sholihah, Allah SWT menciptakan alam dengan berbagai macam warna, bentuk, garis, dan tekstur.

Kita dapat melihat:

🌿 Daun berwarna hijau.

🌸 Bunga memiliki berbagai warna.

☀️ Matahari berbentuk bulat.

🌳 Batang pohon memiliki tekstur tertentu.

Semua keindahan tersebut adalah ciptaan Allah SWT.

Ketika kita membuat karya seni, kita belajar mengamati keindahan ciptaan Allah dan menuangkannya dalam sebuah karya.

Mari kita bersyukur kepada Allah SWT atas kemampuan melihat, merasakan, berpikir, dan berkarya.

Alhamdulillah. 🤲💗

💗 KETERKAITAN ASMAUL HUSNA

🌷 1. Al-Khaliq — Maha Pencipta

Allah SWT adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.

Allah menciptakan alam dengan berbagai warna, bentuk, garis, dan tekstur yang indah.

Kita dapat mengamati ciptaan Allah dan menjadikannya inspirasi dalam berkarya.

Contoh:

🌿 Daun memiliki warna hijau.

🌸 Bunga memiliki berbagai warna dan bentuk.

Mari kita bersyukur atas keindahan ciptaan Allah SWT. 💗

🌷 2. Al-Malik — Maha Merajai

Allah SWT adalah Al-Malik, yaitu Maha Merajai dan Maha Menguasai.

Allah mengatur seluruh ciptaan-Nya dengan teratur.

Kita juga belajar menjaga dan menghargai karya yang telah dibuat.

Contoh:

“Aku merapikan alat setelah membuat karya.”

“Aku menjaga karya agar tidak rusak.”

Dengan tertib dan bertanggung jawab, kita dapat menghargai hasil karya.

🌷 3. Ar-Razzaq — Maha Pemberi Rezeki

Allah SWT adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki.

Allah memberikan kita banyak nikmat, seperti kesehatan, tangan untuk berkarya, mata untuk melihat, dan bahan untuk membuat karya.

Kita bersyukur dengan menggunakan kemampuan tersebut untuk melakukan kegiatan yang baik.

Contoh:

“Aku bersyukur karena dapat membuat karya seni.”

Alhamdulillah. 🤲💗

💗 MATERI PEMBELAJARAN

💗 1. Mengamati Kembali Karya

Setelah selesai membuat karya, kita dapat melihat kembali karya tersebut.

Perhatikan:

🎨 Warna

〰️ Garis

🔵 Bentuk

🖐️ Tekstur

💗 2. Mengenali Unsur Rupa pada Karya

Unsur rupa yang dapat kita lihat pada karya antara lain:

Titik → tanda kecil pada karya.

Garis → lurus atau lengkung.

Warna → merah, kuning, biru, hijau, dan lainnya.

Bentuk → lingkaran, segitiga, persegi, dan lainnya.

Tekstur → terasa halus, kasar, lembut, atau keras.

💗 3. Menceritakan Karya

Kita dapat menceritakan karya dengan kalimat sederhana.

Contoh:

“Saya membuat gambar pohon.”

“Saya menggunakan warna hijau.”

“Saya menggunakan garis lurus dan lengkung.”

“Saya suka karya saya.”

💗 4. Mengungkapkan Perasaan

Setelah membuat karya, kita dapat mengungkapkan perasaan.

😊 Saya senang.

🥰 Saya bangga.

🤩 Saya gembira.

😟 Saya masih mengalami kesulitan.

Tidak apa-apa jika karya kita berbeda.

Setiap karya adalah hasil usaha kita.

💗 5. Menghargai Karya

Kita harus menghargai karya sendiri dan karya teman.

Contohnya:

🌷 Tidak mengejek karya teman.

🌷 Memberikan pujian dengan sopan.

🌷 Menjaga karya agar tidak rusak.

🌷 Bangga terhadap hasil karya sendiri.

🌷 KEGIATAN PEMBELAJARAN

💗 Kegiatan 1 — “Lihat Karyaku”

Peserta didik meletakkan karya di meja.

Guru mengajak peserta didik mengamati karya masing-masing.

Guru bertanya:

“Apa yang kamu buat?”

“Apa warna yang kamu gunakan?”

💗 Kegiatan 2 — “Cari Unsur Rupaku”

Peserta didik menunjukkan unsur rupa pada karya.

Guru menyebutkan:

“Tunjukkan garis pada karyamu!”

Peserta didik menunjukkan garis.

Guru melanjutkan:

“Tunjukkan warna pada karyamu!”

“Tunjukkan bentuk pada karyamu!”

“Bagaimana teksturnya?”

💗 Kegiatan 3 — “Ceritakan Karyaku”

Peserta didik menceritakan karya dengan kalimat sederhana.

Contoh:

“Saya membuat gambar bunga.”

“Saya menggunakan warna merah dan hijau.”

“Saya merasa senang membuat karya ini.”

💗 Kegiatan 4 — “Aku Suka Karyaku”

Peserta didik melihat kembali karya yang telah dibuat.

Guru bertanya:

“Bagian mana yang paling kamu sukai?”

Peserta didik menunjuk bagian karya dan menceritakannya.

💗 Kegiatan 5 — “Apresiasi Karya Teman”

Peserta didik melihat karya teman.

Guru mengajarkan kalimat sederhana:

“Karyamu bagus.”

“Aku suka warnanya.”

“Terima kasih sudah berbagi karya.”

Peserta didik belajar menghargai karya teman.

💗 REFLEKSI

Guru mengajak peserta didik menjawab:

🌷 Apa karya yang kamu buat?

🌷 Warna apa yang kamu gunakan?

🌷 Garis apa yang terdapat pada karyamu?

🌷 Bentuk apa yang kamu gunakan?

🌷 Bagaimana tekstur karyamu?

🌷 Bagaimana perasaanmu setelah membuat karya?

🌷 Asmaul Husna apa yang berarti Maha Pencipta?

Peserta didik menyimpulkan:

“Aku dapat mengamati dan menceritakan karya yang telah kubuat. Aku menggunakan unsur titik, garis, warna, bentuk, dan tekstur. Aku bangga terhadap karyaku dan menghargai karya teman.”

💗 YUK BERLATIH


Semangat selalu sholih sholihah..


💗 PENUTUP

Alhamdulillah, anak-anak hebat, hari ini kita sudah belajar mengamati dan merefleksikan karya seni rupa yang telah kita buat. 💗

Kita belajar mengenali titik, garis, warna, bentuk, dan tekstur pada karya.

Kita juga belajar untuk bangga terhadap karya sendiri dan menghargai karya teman.

Ingat ya, sholeh dan sholehah:

🌷 Aku bangga dengan karyaku.
🌷 Aku menghargai karya teman.
🌷 Aku bersyukur kepada Allah atas kemampuan berkarya.
🌷 Allah adalah Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq.

Alhamdulillah. 🤲💗

Wassalamualaikum wr. wb. 🙏🏻🥰

Selasa, 22-09-2026 P Pancasila

 KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG




Identitas: 

Nama guru : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S.Pd.
Hari / Tanggal : Selasa, 22 September 2026
Fase / Kelas : A/1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila
Materi : Mengidentifikasi aturan di rumah
Pertemuan Ke : 2 (3 JP)


💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal dan mengidentifikasi aturan yang berlaku di rumah. Peserta didik mampu menyebutkan, membedakan, dan menunjukkan contoh perilaku yang sesuai dengan aturan di rumah melalui kegiatan mengamati gambar, bercerita, bermain peran, dan pembiasaan sederhana.

💗 TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat mengenal dan menyebutkan aturan yang berlaku di rumah serta mengidentifikasi perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan aturan melalui kegiatan mengamati gambar, tanya jawab, bermain peran, dan menceritakan pengalaman di rumah.

🌷 Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik menyadari bahwa aturan di rumah perlu dilakukan agar kehidupan keluarga menjadi tertib, aman, dan nyaman.

Peserta didik mengamati kebiasaan sehari-hari di rumah dan menentukan apakah kebiasaan tersebut sesuai dengan aturan.

Contoh:

🏠 Merapikan tempat tidur setelah bangun.

🧸 Merapikan mainan setelah bermain.

👨‍👩‍👧 Meminta izin kepada orang tua sebelum pergi.

🌷 Meaningful (Bermakna)

Peserta didik memahami bahwa aturan di rumah membantu anggota keluarga hidup dengan tertib dan saling menghargai.

Peserta didik menghubungkan aturan dengan kegiatan sehari-hari, seperti:

  • Bangun dan tidur tepat waktu.

  • Merapikan mainan.

  • Membuang sampah pada tempatnya.

  • Membantu orang tua.

  • Meminta izin kepada orang tua.

🌷 Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar mengenal aturan melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:

  • Bermain “Boleh atau Tidak?”

  • Mengamati gambar aturan di rumah.

  • Bermain peran menjadi anggota keluarga.

  • Memilih gambar perilaku yang benar.

  • Bermain “Aku Anak Tertib”.

  • Menceritakan aturan yang dilakukan di rumah.

💗 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengenal pengertian sederhana tentang aturan.

  2. Mengenal aturan yang berlaku di rumah.

  3. Menyebutkan contoh aturan di rumah.

  4. Mengidentifikasi perilaku yang sesuai dengan aturan di rumah.

  5. Mengidentifikasi perilaku yang tidak sesuai dengan aturan di rumah.

  6. Menjelaskan manfaat mematuhi aturan di rumah.

  7. Menunjukkan contoh perilaku mematuhi aturan di rumah.

  8. Membiasakan bersikap tertib dan bertanggung jawab di rumah.

  9. Menghargai aturan yang dibuat bersama keluarga.

  10. Menunjukkan sikap menghormati orang tua dan anggota keluarga.

💗 MODEL/METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran:

Discovery Learning

Metode Pembelajaran:

  • Tanya jawab

  • Menyimak

  • Mengamati

  • Penugasan

💗 MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA

  • Gambar kegiatan di rumah

  • Lembar perilaku/aturan

  • LKPD

  • Video pembelajaran

Yuk kita simak:


📌 APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! 💗

Apa kabar hari ini?

Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar.

Sebelum belajar, mari kita berdoa agar Allah SWT memberikan kita kemudahan dalam belajar dan ilmu yang bermanfaat. 🤲✨

Anak-anak, coba ingat kembali kegiatan kalian di rumah.

Apakah di rumah ada aturan?

Tentu ada, bukan?

Misalnya:

🧸 Setelah bermain, kita merapikan mainan.

🗑️ Setelah makan, kita membuang sampah pada tempatnya.

👨‍👩‍👧 Sebelum pergi, kita meminta izin kepada orang tua.

Sekarang Ibu bertanya:

“Apa aturan yang kalian lakukan di rumah?”

Ayo, siapa yang mau bercerita? 😊

Hari ini kita akan belajar:

💗 Mengenal Aturan di Rumah

💗 Mengidentifikasi Perilaku yang Sesuai dengan Aturan di Rumah

💗 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Sholih dan sholihah, Allah SWT menciptakan manusia untuk hidup bersama keluarga.

Di dalam keluarga, kita perlu saling menyayangi, menghormati, dan menaati aturan.

Aturan membantu kita hidup dengan tertib, aman, dan nyaman.

Contohnya:

🌷 Merapikan mainan setelah bermain.

🌷 Membantu orang tua.

🌷 Menjaga kebersihan rumah.

🌷 Mendengarkan nasihat orang tua.

Dengan mematuhi aturan, kita belajar menjadi anak yang disiplin dan bertanggung jawab.

Mari kita ucapkan:

Alhamdulillah. 🤲💗

💗 KETERKAITAN ASMAUL HUSNA

🌷 1. Al-Khaliq — Maha Pencipta

Allah SWT adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.

Allah menciptakan kita, keluarga, dan rumah tempat kita tinggal.

Karena itu, kita harus menjaga diri dan lingkungan rumah dengan baik.

Contoh:

“Aku menjaga kebersihan rumah karena Allah telah menciptakan lingkungan untuk kita.”

🌷 2. Al-Malik — Maha Merajai

Allah SWT adalah Al-Malik, yaitu Maha Merajai dan Maha Menguasai.

Allah menciptakan kehidupan yang teratur.

Kita juga belajar hidup tertib dengan menaati aturan di rumah.

Contoh:

“Aku menaati aturan di rumah dan menghormati orang tua.”

🌷 3. Ar-Razzaq — Maha Pemberi Rezeki

Allah SWT adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki.

Allah memberikan rezeki kepada kita melalui keluarga, makanan, kesehatan, dan tempat tinggal.

Kita dapat bersyukur dengan menjaga rumah dan membantu orang tua.

Contoh:

“Aku membantu orang tua sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah.”

Alhamdulillah. 🤲💗

💗 MATERI PEMBELAJARAN

💗 1. Mengenal Aturan di Rumah

Aturan adalah sesuatu yang harus kita lakukan agar kehidupan menjadi tertib dan nyaman.

Setiap rumah memiliki aturan yang perlu dipatuhi oleh seluruh anggota keluarga.

Contoh:

🌷 Bangun tepat waktu.

🌷 Merapikan tempat tidur.

🌷 Merapikan mainan.

🌷 Membuang sampah pada tempatnya.

🌷 Meminta izin kepada orang tua.

💗 2. Mematuhi Aturan di Rumah

Mematuhi aturan berarti melakukan sesuatu sesuai dengan aturan yang telah disepakati.

Contoh:

Setelah bermain → merapikan mainan.

Selesai makan → membersihkan tempat makan.

Akan pergi → meminta izin kepada orang tua.

💗 3. Perilaku yang Sesuai dengan Aturan

Perhatikan contoh berikut:

✅ Merapikan mainan.

✅ Membantu orang tua.

✅ Membuang sampah pada tempatnya.

✅ Meminta izin sebelum pergi.

Perilaku tersebut membuat rumah menjadi tertib dan nyaman.

💗 4. Perilaku yang Tidak Sesuai dengan Aturan

Contohnya:

❌ Membiarkan mainan berserakan.

❌ Membuang sampah sembarangan.

❌ Pergi tanpa izin orang tua.

❌ Tidak mau membantu keluarga.

Kita harus berusaha memperbaiki perilaku tersebut.

💗 5. Manfaat Mematuhi Aturan

Dengan mematuhi aturan:

🌷 Rumah menjadi lebih tertib.

🌷 Rumah menjadi bersih dan nyaman.

🌷 Anggota keluarga saling menghargai.

🌷 Kita menjadi anak yang disiplin dan bertanggung jawab.

🌷 KEGIATAN PEMBELAJARAN

💗 Kegiatan 1 — “Aturan di Rumahku”

Guru menunjukkan beberapa gambar kegiatan di rumah.

Guru bertanya:

“Apakah kegiatan ini merupakan aturan di rumah?”

Peserta didik menjawab:

“Ya” atau “Tidak”.

💗 Kegiatan 2 — “Boleh atau Tidak?”

Guru menyebutkan beberapa perilaku.

Contoh:

“Merapikan mainan setelah bermain.”

Peserta didik menjawab:

“Boleh dan harus dilakukan.”

Contoh lainnya:

“Membuang sampah di lantai.”

Peserta didik menjawab:

“Tidak boleh.”

💗 Kegiatan 3 — “Aku Anak Tertib”

Peserta didik menyebutkan satu aturan yang dilakukan di rumah.

Contoh:

“Saya merapikan tempat tidur.”

“Saya membantu ibu.”

“Saya meminta izin kepada ayah sebelum pergi.”

Yuk Berlatih

Semangat selalu sholih sholihah..


💗 REFLEKSI

Guru mengajak peserta didik menjawab:

🌷 Apa yang dimaksud dengan aturan?

🌷 Sebutkan satu aturan di rumah!

🌷 Mengapa kita harus menaati aturan?

🌷 Apa yang kamu lakukan setelah bermain?

🌷 Bagaimana sikap kita kepada orang tua?

🌷 Asmaul Husna apa yang berarti Maha Pencipta?

Peserta didik menyimpulkan:

“Aturan di rumah harus kita patuhi agar kehidupan keluarga menjadi tertib, aman, dan nyaman. Aku akan menjadi anak yang disiplin, bertanggung jawab, dan menghormati orang tua.”

 

💗 PENUTUP

Alhamdulillah, anak-anak hebat, hari ini kita sudah belajar mengenal dan mengidentifikasi aturan di rumah. 💗

Mari kita biasakan mematuhi aturan, membantu orang tua, dan menjaga rumah agar tetap bersih dan nyaman.

Ingat ya, sholeh dan sholehah:

🌷 Aku anak tertib.
🌷 Aku mematuhi aturan di rumah.
🌷 Aku menghormati orang tua.
🌷 Aku bersyukur kepada Allah SWT.

Al-Khaliq, Al-Malik, Ar-Razzaq. 🤲💗

Wassalamualaikum wr. wb.

Minggu, 20 September 2026

Senin, 21-09-2026 Matematika

 KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG




Identitas: 

Nama guru : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S.Pd.
Hari / Tanggal : Senin, 21 September 2026
Fase / Kelas : A/1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran : Matematika
Materi : Memahami dekomposisi bilangan (mengurai bilangan)
Pertemuan Ke : 3 (2 JP)

💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal, membaca, menulis, dan menyusun bilangan cacah sampai dengan 20. Peserta didik mampu memahami bahwa suatu bilangan dapat diurai menjadi dua kelompok bilangan melalui kegiatan menggunakan benda konkret, mengamati gambar, menggunakan kartu angka, bermain, dan menuliskan kalimat matematika sederhana.

💗 TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat memahami dan menentukan berbagai cara mengurai bilangan sampai 20 menjadi dua bagian dengan tepat melalui kegiatan mengamati, menghitung benda konkret, mengelompokkan benda, menggunakan kartu bilangan, dan menuliskan bentuk dekomposisi sederhana.

🌷 Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik dapat memperhatikan jumlah benda dengan teliti dan menyadari bahwa satu bilangan dapat dibentuk dari beberapa pasangan bilangan.

Peserta didik mampu menghitung dan mengelompokkan benda dengan hati-hati agar jumlah keseluruhan tetap sama.

Contoh:

🍎🍎🍎🍎🍎

5 dapat diurai menjadi:

2 + 3 = 5

atau

1 + 4 = 5

🌷 Meaningful (Bermakna)

Peserta didik dapat menghubungkan kegiatan mengurai bilangan dengan kehidupan sehari-hari, seperti membagi buah, mengelompokkan pensil, membagi mainan, atau mengelompokkan benda berdasarkan jumlahnya.

Peserta didik memahami bahwa satu jumlah benda dapat dibagi menjadi beberapa kelompok dengan jumlah yang berbeda, tetapi jumlah seluruh benda tetap sama.

🌷 Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar mengurai bilangan melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:

  • Bermain “Urai Bilanganku”

  • Mengelompokkan benda

  • Bermain kartu angka

  • Menggunakan stik es krim

  • Memasangkan dua angka

  • Menebak pasangan bilangan

  • Melengkapi bilangan yang hilang

💗 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengenal bilangan cacah 1–20.

  2. Menghitung banyak benda dalam satu kelompok.

  3. Mengenal konsep mengurai atau memecah suatu bilangan menjadi dua bagian.

  4. Mengamati berbagai cara mengurai suatu bilangan.

  5. Mengurai bilangan menggunakan benda konkret.

  6. Mengelompokkan benda menjadi dua kelompok.

  7. Menentukan jumlah benda pada masing-masing kelompok.

  8. Menyusun dua bilangan yang membentuk satu bilangan.

  9. Menuliskan bentuk dekomposisi sederhana.

  10. Menentukan pasangan bilangan yang tepat untuk suatu bilangan.

  11. Melengkapi bilangan yang hilang dalam dekomposisi.

  12. Menemukan lebih dari satu cara mengurai bilangan.

  13. Menunjukkan sikap teliti, percaya diri, bekerja sama, dan bersyukur atas kemampuan berhitung yang diberikan Allah SWT.

💗 MODEL/METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran:

Discovery Learning

Metode Pembelajaran:

  • Tanya jawab

  • Mengamati

  • Demonstrasi

  • Menghitung benda

  • Mengelompokkan benda

  • Bermain kartu bilangan

  • Diskusi sederhana

  • Penugasan

💗 MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA

  • Kartu angka 1–20

  • Stik es krim

  • Kancing atau balok

  • Buah-buahan/gambar buah

  • Gambar benda

  • Papan tulis

  • LKPD

  • Video pembelajaran

Yuk kita simak video pembelajaran dibawah ini:



📌 APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! 💗

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar.

Sebelum belajar, mari kita berdoa agar Allah SWT memberikan kita kemudahan dalam belajar dan ilmu yang bermanfaat. 🤲

Anak-anak, coba perhatikan apel berikut! 🍎

🍎🍎🍎🍎🍎

Ada 5 apel.

Sekarang Ibu ingin membaginya menjadi dua kelompok.

Kelompok pertama:

🍎🍎 = 2 apel

Kelompok kedua:

🍎🍎🍎 = 3 apel

Jadi:

2 + 3 = 5

Wah, ternyata 5 dapat diurai menjadi 2 dan 3! 👏

Tetapi apakah 5 hanya bisa diurai menjadi 2 dan 3?

Ternyata tidak.

Kita juga bisa membuat:

1 + 4 = 5

atau

3 + 2 = 5

Jadi, satu bilangan dapat memiliki beberapa cara untuk diurai.

Hari ini kita akan belajar:

💗 Memahami Dekomposisi Bilangan (Mengurai Bilangan)

💗 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Sholih dan sholihah, coba kita perhatikan benda-benda di sekitar kita.

Ada buah, tumbuhan, hewan, buku, pensil, mainan, dan masih banyak lagi.

Semua itu merupakan ciptaan dan rezeki dari Allah SWT.

Ketika kita belajar menghitung dan mengelompokkan benda, kita sedang belajar melihat keteraturan yang Allah ciptakan.

Allah juga memberikan kita akal untuk berpikir dan belajar.

Oleh karena itu, mari kita menggunakan kemampuan berhitung dengan baik dan selalu mengucapkan Alhamdulillah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. 🤲💗

💗 KETERKAITAN ASMAUL HUSNA

🌷 1. Al-Khaliq — Maha Pencipta

Allah SWT adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.

Allah menciptakan berbagai macam benda, tumbuhan, hewan, dan manusia.

Kita dapat menggunakan benda-benda ciptaan Allah sebagai media untuk belajar berhitung dan mengurai bilangan.

Contohnya:

🍎🍎🍎🍎🍎🍎

Ada 6 apel.

Apel tersebut dapat dikelompokkan menjadi:

🍎🍎🍎 | 🍎🍎🍎

3 + 3 = 6

Kita belajar berhitung sambil menyadari bahwa Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta.

🌷 2. Al-Malik — Maha Merajai

Allah SWT adalah Al-Malik, yaitu Maha Merajai dan Maha Menguasai.

Allah mengatur seluruh ciptaan-Nya dengan teratur.

Saat belajar mengurai bilangan, kita juga belajar tertib dan teratur dalam mengelompokkan benda.

Contohnya:

🍎🍎🍎🍎🍎

Kita mengelompokkan 5 apel dengan tertib:

2 + 3 = 5

atau

1 + 4 = 5

Kita belajar bahwa setiap kelompok memiliki jumlah tertentu, tetapi jumlah keseluruhannya tetap 5.

🌷 3. Ar-Razzaq — Maha Pemberi Rezeki

Allah SWT adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki.

Allah memberikan banyak rezeki kepada kita, seperti makanan, buah-buahan, kesehatan, keluarga, dan kesempatan untuk belajar.

Misalnya Ibu mempunyai:

🍊🍊🍊🍊🍊🍊🍊🍊

8 jeruk.

Jeruk tersebut dapat dibagi menjadi dua kelompok:

🍊🍊🍊 | 🍊🍊🍊🍊🍊

3 + 5 = 8

Kita belajar mengurai bilangan sambil bersyukur atas rezeki yang Allah berikan.

Alhamdulillah. 🤲💗

📌 MATERI PEMBELAJARAN

💗 1. Mengenal Dekomposisi Bilangan

Dekomposisi bilangan adalah kegiatan mengurai atau memecah satu bilangan menjadi dua bagian atau lebih.

Walaupun diurai menjadi beberapa bagian, jumlah keseluruhannya tetap sama.

Contoh:

🍎🍎🍎🍎🍎

Ada 5 apel.

Kita dapat mengurainya menjadi:

🍎🍎 | 🍎🍎🍎

2 + 3 = 5

Jadi, 5 dapat diurai menjadi 2 dan 3.

💗 2. Mengurai Bilangan dengan Benda

Perhatikan 6 bola:

⚽⚽⚽⚽⚽⚽

Kita pisahkan menjadi dua kelompok:

⚽⚽⚽ | ⚽⚽⚽

Kelompok pertama = 3

Kelompok kedua = 3

Jadi:

3 + 3 = 6

Bilangan 6 telah diurai menjadi 3 dan 3.

💗 3. Satu Bilangan Dapat Diurai dengan Beberapa Cara

Perhatikan bilangan 5.

Bilangan 5 dapat diurai menjadi:

1 + 4 = 5

2 + 3 = 5

3 + 2 = 5

4 + 1 = 5

Jadi, ada beberapa cara untuk mengurai bilangan 5.

🌷 Yang penting, jika kedua bagian digabungkan kembali, hasilnya tetap 5.

💗 4. Mengurai Bilangan dengan Kartu Angka

Guru menyiapkan kartu angka.

Contoh:

🟩 7

Guru bertanya:

“Anak-anak, siapa yang dapat menemukan dua angka yang jika digabungkan menjadi 7?”

Peserta didik dapat memilih:

2 dan 5

Kemudian:

2 + 5 = 7

Peserta didik dapat mencoba pasangan lainnya:

3 + 4 = 7

💗 5. Mengisi Bilangan yang Hilang

Perhatikan:

2 + ___ = 5

Anak-anak dapat menggunakan benda konkret.

🍎🍎 + 🍎🍎🍎 = 🍎🍎🍎🍎🍎

Jadi:

2 + 3 = 5

Maka bilangan yang tepat adalah 3.

💗 6. Contoh Dekomposisi Bilangan sampai 10

BilanganSalah satu cara mengurai
31 + 2
42 + 2
52 + 3
63 + 3
73 + 4
83 + 5
94 + 5
105 + 5

🌷 KEGIATAN PEMBELAJARAN

💗 Kegiatan 1 — Ayo Mengamati

Guru menunjukkan beberapa benda konkret.

Contoh:

🍎🍎🍎🍎🍎🍎

Guru bertanya:

“Ada berapa apel?”

Peserta didik menghitung bersama.

Jawaban: 6 apel.

Kemudian guru memisahkan menjadi:

🍎🍎🍎 | 🍎🍎🍎

Guru bertanya:

“Sekarang menjadi berapa dan berapa?”

Peserta didik menjawab:

3 dan 3.

💗 Kegiatan 2 — Ayo Bermain “Urai Bilanganku”

Setiap peserta didik mendapatkan kartu angka.

Misalnya mendapatkan angka:

8

Peserta didik mencari dua kartu angka yang jumlahnya 8.

Contoh:

3 dan 5

Kemudian peserta didik mengatakan:

“8 dapat diurai menjadi 3 dan 5.”

💗 Kegiatan 3 — Ayo Mengelompokkan

Guru memberikan 10 stik es krim.

Peserta didik diminta membuat dua kelompok.

Misalnya:

🥢🥢🥢🥢 | 🥢🥢🥢🥢🥢🥢

4 + 6 = 10

Kemudian peserta didik mencoba cara lainnya.

5 + 5 = 10

💗 Kegiatan 4 — Ayo Melengkapi

Guru menuliskan:

4 + ___ = 7

Peserta didik menggunakan benda konkret untuk menemukan jawabannya.

4 + 3 = 7

Jadi:

___ = 3

💗 REFLEKSI

Guru mengajak peserta didik menjawab secara lisan:

🌷 Apa yang dimaksud dengan mengurai bilangan?

🌷 Apakah satu bilangan dapat diurai dengan beberapa cara?

🌷 Bilangan 5 dapat diurai menjadi berapa dan berapa?

🌷 Asmaul Husna apa yang mengingatkan kita bahwa Allah adalah Maha Pencipta?

🌷 Mengapa kita harus bersyukur atas rezeki dari Allah?

Peserta didik menyimpulkan:

“Bilangan dapat diurai menjadi dua bagian. Jika kedua bagian digabungkan, jumlahnya tetap sama.”

Yuk Berlatih:


Semangat sholih sholehah hebat, semoga Allah selalu mudahkan proses belajarnya. 
Jika ada materi yang kurang faham, silakan tanya ke ibu guru yaa..

🌷 Pesan Penutup

“Anak-anak, ketika kita belajar mengurai bilangan, kita belajar menghitung dengan teliti. Ketika melihat benda dan rezeki di sekitar kita, kita juga belajar bersyukur kepada Allah. Allah adalah Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Alhamdulillah.” 🤲💗

Kunci jawaban/pembahasan

Jawaban bisa disesuaikan dan dianggap benar jika menghasilkan jumlah yang sama.


1. 2 (1 + 1)

2. 5 (3 + 2)

3. 6 (3 + 3)

4. 7 (4 + 3)

5. 8 (4 + 4)

6. 9 (5 + 4)

7. 10 (5 + 5)

8. 11 (10 + 1)

9. 12 ( 10 + 2)

Kesimpulan/Refleksi Pelajaran

Hari ini murid melaksanakan kegiatan pembelajaran secara tatap muka di kelas dengan baik. Murid belajar mengenai dekomposisi (menguraikan bilangan) dengan penuh semangat. Murid dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik dan antusias. Murid dapat mengerjakan tugas latihan mengenai menguraikan bilangan dengan cukup baik.

Kendala

Dalam pembelajaran hari ini mengenai materi dekomposisi bilangan, beberapa murid masih bingung dalam menentukan penjumlahannya dan menguraikan bilangan tersebut. 

Tindak Lanjut

Murid yang masih mengalami kesulitan akan diberikan pendampingan belajar dengan mengulas kembali materi. Murid yang sudah memahami materi akan diberikan latihan tambahan agar semakin terampil.

Capaian Tujuan Pembelajaran

Murid sudah mampu memahami dekomposisi (menguraikan bilangan)

Jumlah murid yang hadir : 25

Jumlah murid yang tidak hadir : 3

Jumlah murid yang paham : 21

Jumlah murid yang belum paham : 4

Selasa, 22-09-2026 Bahasa Indonesia

    KELAS 1C SD AL AZHAR 2 BANDAR  LAMPUNG Identitas:  Nama guru : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S.Pd. Hari / Tanggal : Selasa,...