Selasa, 12 Mei 2026

Rabu, 13 Mei 2026

 KELAS 4A SD AL AZHAR 2

BANDAR LAMPUNG



Nama Guru : Hesti Windari, S. Pd. 

Mata Pelajaran : IPAS

Hari/Tanggal : Rabu, 13 Mei 2026

Kelas : 4 A

Materi Pokok : 

Alat Peraga : Video Pembelajaran/PPT

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab, diskusi, Penugasan

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. Baiklah kita akan lanjutkan pembelajaran kita hari ini, Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗

IPAS

Tujuan Pembelajaran :

MAPEL IPAS

TUJUAN PEMBELAJARAN:

Murid mampu menyebutkan fungsi uang dalam kehidupan sehari-hari.

MATERI AJAR: FUNGSI UANG DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

A. Pengertian Uang

Uang adalah alat yang digunakan manusia untuk melakukan transaksi jual beli barang dan jasa.

Di Indonesia, uang yang digunakan adalah Rupiah yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.

B. Fungsi Uang

Secara umum, uang memiliki beberapa fungsi utama, yaitu:

1. Sebagai Alat Tukar

Uang digunakan untuk membeli barang atau jasa.
Contoh: Membeli makanan di kantin sekolah menggunakan uang.

2. Sebagai Alat Satuan Hitung

Uang digunakan untuk menentukan nilai suatu barang atau jasa.
Contoh: Harga buku Rp10.000, harga pensil Rp2.000.

3. Sebagai Alat Penyimpan Nilai

Uang dapat disimpan untuk digunakan di masa depan.
Contoh: Menabung di celengan atau bank.

4. Sebagai Alat Pembayaran

Uang digunakan untuk membayar kewajiban.
Contoh: Membayar listrik, membeli kebutuhan sehari-hari.

C. Fungsi Tambahan Uang

1. Sebagai Alat Pembayaran yang Sah

Uang diakui secara resmi oleh negara sebagai alat pembayaran.

2. Sebagai Alat Pemindah Kekayaan

Uang dapat digunakan untuk memindahkan kekayaan dari satu orang ke orang lain.
Contoh: Memberi uang kepada orang lain atau warisan.

D. Manfaat Uang dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Mempermudah transaksi jual beli
  • Menghemat waktu dan tenaga
  • Membantu memenuhi kebutuhan hidup
  • Mempermudah perencanaan keuangan

E. Contoh Penggunaan Uang

  • Membeli makanan
  • Membayar transportasi
  • Membeli alat tulis
  • Menabung untuk masa depan

F. Sikap Bijak dalam Menggunakan Uang

Agar uang bermanfaat dengan baik, kita harus:

  • Menggunakan uang sesuai kebutuhan
  • Tidak boros
  • Rajin menabung
  • Membuat rencana pengeluaran
  1. Gunakan kata seperlunya.
  2. Pilih kata yang tepat.
  3. Susun kalimat secara logis.
  4. Periksa kembali ejaan dan tanda baca.

Latihan

A. Tentukan apakah kalimat berikut efektif atau tidak!

  1. Para ibu-ibu sedang memasak di dapur.
  2. Karena sakit maka Rina tidak masuk sekolah.
  3. Adik sedang meminum susu.

B. Perbaiki kalimat berikut menjadi efektif!

  1. Semua para siswa berkumpul di aula.
  2. Dia pergi ke pasar untuk membeli sayur-sayuran dan juga membeli buah-buahan.
  3. Agar supaya nilai bagus, siswa harus rajin

Baiklah sholeh sholeha bu guru demikian materi kita pada hari ini semoga anak-anak dapat memahami materi hari ini dengan baik jangan lupa laksanakan sholat lima waktu dan selalu gunakan kata tolong dan terimakasih kepada papa dan mama. Bu guru akhiri Wassalamualaikum wr.wb 🥰🙏🥰

Senin, 11 Mei 2026

Selasa, 12 Mei 2026

 KELAS 4A SD AL AZHAR 2

BANDAR LAMPUNG



Nama Guru : Hesti Windari, S. Pd. 

Mata Pelajaran : Matematika & P Pancasila

Hari/Tanggal : Selasa, 12 Mei 2026

Kelas : 4 A

Materi Pokok :  Pola Pengubinan

Alat Peraga : Video Pembelajaran/PPT

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab, diskusi, Penugasan

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. Baiklah kita akan lanjutkan pembelajaran kita hari ini, Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗

MAPEL MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran: 

Melalui gambar yang disajikan murid dapat memahami pola gambar pengubinan/pola berpetak dengan tepat dan benar.

MATERI AJAR: POLA PENGUBINAN

1. Pengertian Pola Pengubinan

Pola pengubinan adalah cara menutupi suatu bidang datar menggunakan satu atau beberapa bentuk bangun datar tanpa celah (ruang kosong) dan tanpa tumpang tindih.

Contoh sederhana:

  • Lantai rumah yang dipasang keramik
  • Susunan batu bata pada dinding

2. Ciri-ciri Pola Pengubinan

  • Menutupi seluruh bidang
  • Tidak ada bagian yang kosong
  • Tidak saling bertumpuk
  • Polanya dapat diulang (berulang secara teratur)

3. Jenis-jenis Pola Pengubinan

A. Pengubinan Beraturan

Menggunakan satu jenis bangun datar beraturan.

Contoh:

  • Persegi (kotak)
  • Segitiga sama sisi
  • Segi enam beraturan

📌 Fakta penting:
Tidak semua bangun beraturan bisa mengubin bidang.


B. Pengubinan Setengah Beraturan

Menggunakan lebih dari satu jenis bangun datar beraturan.

Contoh:

  • Kombinasi segitiga dan persegi
  • Kombinasi segi enam dan segitiga

C. Pengubinan Tidak Beraturan

Menggunakan bangun datar yang tidak beraturan.

Contoh:

  • Bentuk bebas seperti puzzle
  • Pola seni (batik, mosaik)

4. Bangun Datar yang Dapat Mengubin

Bangun datar yang bisa digunakan untuk pengubinan:

  • Persegi
  • Persegi panjang
  • Segitiga (semua jenis)
  • Segi enam beraturan

Bangun datar yang tidak bisa mengubin sendiri:

  • Lingkaran
  • Segi lima beraturan

5. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Lantai keramik
  • Dinding bata
  • Motif batik
  • Sarang lebah (berbentuk segi enam)

6. Aktivitas Pembelajaran

A. Praktik Menggambar

  1. Gambar persegi di buku
  2. Ulangi hingga menutupi satu halaman
  3. Warnai dengan pola berbeda

B. Eksperimen

Coba gunakan:

  • Segitiga
  • Lingkaran
    Bandingkan mana yang bisa menutupi bidang tanpa celah

C. Proyek Kreatif

Buat pola pengubinan dari:

  • Kertas warna
  • Gunting dan tempel di buku

Materi Pendidikan Pancasila Kelas 4

Gotong Royong

Pengertian Gotong Royong

Gotong royong adalah kegiatan bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Dengan gotong royong, pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat selesai.

Contoh gotong royong:

  • Membersihkan kelas bersama teman
  • Kerja bakti membersihkan lingkungan
  • Membantu tetangga yang sedang kesulitan
  • Menanam pohon bersama warga

Hubungan Gotong Royong dengan Pancasila

Gotong royong sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, terutama sila ke-3:

Pancasila
“Persatuan Indonesia”

Artinya, masyarakat Indonesia harus hidup rukun, saling membantu, dan menjaga persatuan.


Manfaat Gotong Royong

  1. Pekerjaan menjadi lebih ringan
  2. Mempererat persahabatan dan persatuan
  3. Menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama
  4. Lingkungan menjadi bersih dan nyaman
  5. Menanamkan sikap tolong-menolong

Sikap yang Harus Dimiliki Saat Gotong Royong

  • Mau bekerja sama
  • Saling menghargai
  • Bertanggung jawab
  • Disiplin
  • Tidak memilih-milih teman

Contoh Gotong Royong di Sekolah

  • Piket kelas bersama
  • Membersihkan halaman sekolah
  • Menghias kelas saat lomba
  • Membantu teman yang kesulitan belajar

Contoh Gotong Royong di Rumah

  • Membersihkan rumah bersama keluarga
  • Menyiram tanaman
  • Membantu ibu mencuci piring
  • Menata kamar bersama saudara

Contoh Gotong Royong di Lingkungan

  • Kerja bakti kampung
  • Membersihkan selokan
  • Menjaga keamanan lingkungan
  • Membantu tetangga yang sakit

Kesimpulan

Gotong royong merupakan budaya bangsa Indonesia yang harus dijaga. Dengan gotong royong, kita dapat hidup rukun, saling membantu, dan memperkuat persatuan sesuai nilai-nilai Pancasila.


Latihan Soal

Pilihan Ganda

  1. Gotong royong berarti ....
    a. bekerja sendiri
    b. bekerja bersama-sama
    c. bermain bersama
    d. belajar sendiri
  2. Sikap yang harus dimiliki saat gotong royong adalah ....
    a. malas
    b. egois
    c. kerja sama
    d. sombong
  3. Membersihkan kelas bersama termasuk contoh gotong royong di ....
    a. pasar
    b. rumah
    c. sekolah
    d. jalan


Baiklah sholeh sholeha bu guru demikian materi kita pada hari ini semoga anak-anak dapat memahami materi hari ini dengan baik jangan lupa laksanakan sholat lima waktu dan selalu gunakan kata tolong dan terimakasih kepada papa dan mama. Bu guru akhiri Wassalamualaikum wr.wb 🥰🙏🥰

Minggu, 10 Mei 2026

Senin, 11 Mei 2026

KELAS 4A SD AL AZHAR 2

BANDAR LAMPUNG



Nama Guru : Hesti Windari, S. Pd. 

Mata Pelajaran : Matematika & B Indonesia

Hari/Tanggal : Senin, 10 Mei 2026

Kelas : 4 A

Materi Pokok : 

Alat Peraga : Video Pembelajaran/PPT

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab, diskusi, Penugasan

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. Baiklah kita akan lanjutkan pembelajaran kita hari ini, Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗

 MAPEL MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran: 

Murid mampu menghitung volume dan luas permukaan kubus dan balok dengan benar.

Materi

Volume dan Luas Permukaan Kubus & Balok

A. Pengertian

1. Kubus

Kubus adalah bangun ruang yang:

  • Memiliki 6 sisi berbentuk persegi
  • Semua rusuknya sama panjang

2. Balok

Balok adalah bangun ruang yang:

  • Memiliki 6 sisi berbentuk persegi panjang
  • Panjang, lebar, dan tinggi bisa berbeda

B. Volume Bangun Ruang

1. Volume Kubus

Rumus:

V=s×s×s=s3

Keterangan:

  • s = panjang sisi

Contoh:
Sebuah kubus memiliki sisi 4 cm
Volume = 4×4×4=64cm3


2. Volume Balok

Rumus:


V=p×l×t

Keterangan:

  • p = panjang
  • l = lebar
  • t = tinggi

Contoh:
Balok dengan panjang 6 cm, lebar 3 cm, tinggi 2 cm
Volume = 6×3×2=36cm3


C. Luas Permukaan

1. Luas Permukaan Kubus

Rumus:

🔹 Volume Kubus

V=s3

Keterangan:

  • s = panjang sisi kubus

🔹 Luas Permukaan Kubus

L=6×s2

2. Luas Permukaan Balok

Rumus:

Diketahui:

  • panjang = 8 cm
  • lebar = 4 cm
  • tinggi = 3 cm

Jawab:

L=2(8×4+8×3+4×3)L=2(32+24+12)L=2×68=136cm2

D. Tips Memahami

  • Volume = isi di dalam bangun
  • Luas permukaan = luas seluruh sisi luar
  • Gunakan satuan:
    • Volume → cm³ (kubik)
    • Luas → cm²

1. Pengertian Balok

Balok adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibatasi oleh 6 sisi berbentuk persegi panjang. Balok memiliki ukuran panjang, lebar, dan tinggi.

Contoh benda berbentuk balok dalam kehidupan sehari-hari:

  • Kotak sepatu
  • Buku
  • Lemari

2. Unsur-Unsur Balok

Balok memiliki beberapa unsur penting:

  • Sisi: 6 buah
  • Rusuk: 12 buah
  • Titik sudut: 8 buah
  • Diagonal ruang: garis yang menghubungkan dua titik sudut yang berhadapan di dalam balok

3. Ciri-Ciri Balok

  • Semua sisi berbentuk persegi panjang
  • Sisi yang berhadapan sama besar
  • Memiliki 3 pasang sisi sejajar
  • Memiliki 12 rusuk

Mari anak - anak kita simak video penjelasan berikut !




BAHASA INDONESIA


Murid dapat memahami kalimat efektif

Materi :

Pengertian Kalimat Efektif

Kalimat efektif adalah kalimat yang disusun sesuai kaidah bahasa sehingga dapat dipahami dengan jelas, tepat, dan mudah oleh pembaca atau pendengar. Kalimat efektif tidak bertele-tele dan mampu menyampaikan gagasan secara tepat.


Ciri-Ciri Kalimat Efektif

1. Kesatuan Gagasan

Kalimat memiliki satu ide pokok yang jelas.

Contoh:

  • Tidak efektif: Pada hari Minggu kemarin ketika saya pergi ke pasar membeli buah-buahan.
  • Efektif: Pada hari Minggu kemarin saya pergi ke pasar untuk membeli buah-buahan.

2. Kepaduan (Koherensi)

Hubungan antarbagian kalimat tersusun dengan baik dan tidak membingungkan.

Contoh:

  • Tidak efektif: Karena hujan deras sehingga pertandingan dibatalkan.
  • Efektif: Karena hujan deras, pertandingan dibatalkan.

3. Kehematan Kata

Menggunakan kata seperlunya dan menghindari pemborosan.

Contoh:

  • Tidak efektif: Para siswa-siswa sedang belajar di kelas.
  • Efektif: Para siswa sedang belajar di kelas.

4. Ketepatan Diksi

Pemilihan kata harus tepat sesuai makna.

Contoh:

  • Tidak efektif: Adik memakan obat itu dengan cepat sekali.
  • Efektif: Adik meminum obat itu dengan cepat.

5. Kelogisan

Kalimat dapat diterima akal dan masuk logika.

Contoh:

  • Tidak efektif: Waktu dan tempat kami persilakan.
  • Efektif: Kepada Bapak/Ibu, kami persilakan.

6. Kesejajaran Bentuk (Paralelisme)

Bentuk kata atau frasa dalam kalimat harus sejajar.

Contoh:

  • Tidak efektif: Kegiatan itu meliputi membaca, menulis, dan diskusi.
  • Efektif: Kegiatan itu meliputi membaca, menulis, dan berdiskusi.

Syarat Kalimat Efektif

  1. Memiliki subjek dan predikat yang jelas.
  2. Tidak menggunakan kata berlebihan.
  3. Menggunakan ejaan dan tanda baca yang benar.
  4. Menggunakan struktur yang mudah dipahami.
  5. Tidak ambigu (bermakna ganda).

Contoh Perbaikan Kalimat Tidak Efektif

Kalimat Tidak EfektifKalimat Efektif
Saya melihat daripada kejauhan.Saya melihat dari kejauhan.
Dia adalah merupakan siswa teladan.Dia merupakan siswa teladan.
Semua para peserta hadir tepat waktu.Semua peserta hadir tepat waktu.
Agar supaya cepat selesai.Agar cepat selesai.

Langkah-Langkah Membuat Kalimat Efektif

  1. Tentukan ide pokok.
  2. Gunakan kata seperlunya.
  3. Pilih kata yang tepat.
  4. Susun kalimat secara logis.
  5. Periksa kembali ejaan dan tanda baca.

Latihan

A. Tentukan apakah kalimat berikut efektif atau tidak!

  1. Para ibu-ibu sedang memasak di dapur.
  2. Karena sakit maka Rina tidak masuk sekolah.
  3. Adik sedang meminum susu.

B. Perbaiki kalimat berikut menjadi efektif!

  1. Semua para siswa berkumpul di aula.
  2. Dia pergi ke pasar untuk membeli sayur-sayuran dan juga membeli buah-buahan.
  3. Agar supaya nilai bagus, siswa harus rajin belajar.

Kesimpulan

Kalimat efektif sangat penting dalam komunikasi agar pesan dapat diterima dengan jelas dan tepat. Kalimat efektif ditandai dengan kejelasan, kepaduan, kehematan, ketepatan, dan kelogisan.


Baiklah sholeh sholeha bu guru demikian materi kita pada hari ini semoga anak-anak dapat memahami materi hari ini dengan baik jangan lupa laksanakan sholat lima waktu dan selalu gunakan kata tolong dan terimakasih kepada papa dan mama. Bu guru akhiri Wassalamualaikum wr.wb 🥰🙏🥰

Kamis, 07 Mei 2026

Jumat, 08 Mei 2026

 KELAS 4A SD AL AZHAR 2

BANDAR LAMPUNG



Nama Guru : Hesti Windari, S. Pd. 

Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila

Hari/Tanggal : Jumat, 08 Mei 2026

Kelas : 4 A

Materi Pokok : 

Alat Peraga : Video Pembelajaran/PPT

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab, diskusi, Penugasan

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. Baiklah kita akan lanjutkan pembelajaran kita hari ini, Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗

MATERI

Gotong Royong dan Manfaatnya

1. Pengertian Gotong Royong

Gotong royong adalah sikap saling membantu dan bekerja sama antara individu atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Gotong royong merupakan salah satu nilai luhur bangsa Indonesia yang sudah ada sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

perhatikan gambar atau video berikut :

Apa yang kalian rasakan jika belajar dikelas yang kotor? 

Dan siapa yang harus membersihkan nya? 

Gotong royong di lingkungan rumah

Gotong royong dilingkungan masyarakat


Gotong royong dilingkungan sekolah


2. Ciri-ciri Gotong Royong

  • Dilakukan secara bersama-sama
  • Bersifat sukarela (tanpa paksaan)
  • Mengutamakan kepentingan bersama
  • Menumbuhkan rasa kebersamaan
  • Tidak mengharapkan imbalan

3. Contoh Gotong Royong

  • Membersihkan lingkungan bersama
  • Membantu tetangga yang sedang kesulitan
  • Kerja bakti memperbaiki jalan atau fasilitas umum
  • Membantu korban bencana alam
  • Bekerja sama dalam tugas kelompok di sekolah

4. Manfaat Gotong Royong

Berikut beberapa manfaat gotong royong:

a. Mempererat Persatuan dan Kesatuan

Dengan bekerja bersama, hubungan antar masyarakat menjadi lebih erat dan harmonis.

b. Meringankan Pekerjaan

Pekerjaan berat akan terasa lebih ringan jika dilakukan bersama-sama.

c. Menumbuhkan Rasa Solidaritas

Gotong royong membantu meningkatkan rasa peduli dan empati terhadap sesama.

d. Menciptakan Lingkungan yang Bersih dan Nyaman

Contohnya kerja bakti membersihkan

e. Mempercepat Penyelesaian Pekerjaan

Karena dilakukan banyak orang, pekerjaan bisa selesai lebih cepat.


5. Pentingnya Gotong Royong dalam Kehidupan

Gotong royong penting untuk menjaga keharmonisan dalam masyarakat, memperkuat persatuan bangsa, dan menciptakan kehidupan yang rukun serta damai.

6. Cara Menumbuhkan Sikap Gotong Royong

  • Mau membantu orang lain
  • Tidak bersikap egois
  • Aktif dalam kegiatan masyarakat
  • Menghargai kerja sama
  • Menjaga kebersamaan
Pendidikan Anti Korupsi

- Murid dapat memahami sikap jujur dalam kehidupan sehari-hari. 

Sikap Jujur dalam Kehidupan Sehari-hari

A. Pengertian Sikap Jujur

Sikap jujur adalah perilaku berkata dan bertindak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya, tanpa berbohong, menipu, atau menyembunyikan kebenaran.

B. Pentingnya Sikap Jujur

Sikap jujur sangat penting karena:

  • Membangun kepercayaan dari orang lain
  • Membentuk karakter yang baik
  • Menciptakan hubungan yang harmonis
  • Sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, terutama sila ke-2 dan ke-5

C. Contoh Sikap Jujur dalam Kehidupan Sehari-hari

  1. Mengatakan yang sebenarnya kepada orang tua dan guru
  2. Tidak menyontek saat ujian
  3. Mengembalikan barang yang ditemukan kepada pemiliknya
  4. Mengakui kesalahan jika berbuat salah
  5. Tidak mengambil barang milik orang lain tanpa izin

D. Dampak Sikap Tidak Jujur

  • Kehilangan kepercayaan dari orang lain
  • Mendapatkan sanksi atau hukuman
  • Menimbulkan rasa bersalah
  • Merusak hubungan sosial

E. Cara Membiasakan Sikap Jujur

  • Berani berkata benar meskipun sulit
  • Membiasakan diri tidak berbohong
  • Bertanggung jawab atas perbuatan sendiri
  • Memegang teguh nilai moral dan agama

Kegiatan Pembelajaran

  1. Diskusi Kelompok
    Siswa mendiskusikan contoh perilaku jujur dan tidak jujur di lingkungan sekolah.
  2. Studi Kasus
    Guru memberikan cerita, kemudian siswa menentukan sikap yang jujur dalam cerita tersebut.
  3. Bermain Peran (Role Play)
    Siswa memerankan situasi yang membutuhkan kejujuran.

Penilaian

  • Sikap: Observasi perilaku jujur siswa di kelas
  • Pengetahuan: Tes tertulis tentang pengertian dan contoh kejujuran
  • Keterampilan: Presentasi hasil diskusi kelompok

LATIHAN !

1. Kerja sama adalah…
A. Bekerja sendiri tanpa bantuan
B. Bekerja bersama untuk mencapai tujuan
C. Bermain bersama tanpa tujuan
D. Bekerja hanya untuk diri sendiri

2. Gotong royong berarti…
A. Bekerja sendiri dengan cepat
B. Bekerja bersama secara sukarela
C. Bekerja karena terpaksa
D. Bekerja hanya jika dibayar

3. Contoh kerja sama di sekolah adalah…
A. Mengerjakan tugas sendiri
B. Menyontek pekerjaan teman
C. Membersihkan kelas bersama
D. Bermain saat pelajaran

4. Manfaat gotong royong adalah…
A. Pekerjaan menjadi lebih lama
B. Pekerjaan terasa lebih ringan
C. Menimbulkan pertengkaran
D. Membuat pekerjaan tidak selesai

5. Sikap yang harus dimiliki saat kerja sama adalah…
A. Egois
B. Malas
C. Tanggung jawab
D. Acuh tak acuh

6. Jika teman kesulitan, sebaiknya kita…
A. Membiarkannya
B. Menertawakannya
C. Membantu dengan ikhlas
D. Menyuruhnya berhenti

7. Kerja bakti di lingkungan rumah termasuk contoh…
A. Persaingan
B. Gotong royong
C. Bermain
D. Hukuman

8. Dalam kerja sama, kita harus saling…
A. Menyalahkan
B. Menghargai
C. Menghindari
D. Melupakan

9. Akibat tidak mau bekerja sama adalah…
A. Pekerjaan cepat selesai
B. Pekerjaan menjadi ringan
C. Pekerjaan menjadi sulit selesai
D. Semua senang

10. Salah satu contoh gotong royong di masyarakat adalah…
A. Belajar sendiri di rumah
B. Membersihkan lingkungan bersama
C. Bermain game sendirian
D. Tidur sepanjang hari

Baiklah sholeh sholeha bu guru demikian materi kita pada hari ini semoga anak-anak dapat memahami materi hari ini dengan baik jangan lupa laksanakan sholat lima waktu dan selalu gunakan kata tolong dan terimakasih kepada papa dan mama. Bu guru akhiri Wassalamualaikum wr.wb 🥰🙏🥰

Rabu, 13 Mei 2026

  KELAS 4A SD AL AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG Nama Guru : Hesti Windari, S. Pd.  Mata Pelajaran : IPAS Hari/Tanggal : Rabu, 13 Mei 2026 Kelas : 4 ...