Jumat, 06 November 2026

Senin, 09 November 2026 Matematika

 KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG



📌 IDENTITAS
Nama Guru: Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S.Pd.
Hari/Tanggal: Senin, 09 November 2026
Fase/Kelas: A / 1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran: Matematika
Materi : Pemahaman simbol sama dengan (=) pada penjumlahan 
Pertemuan Ke: 1 (2 JP)

💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu memahami makna simbol sama dengan (=) pada penjumlahan melalui benda konkret, gambar, dan kalimat matematika sederhana serta menggunakannya untuk menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.

💗 TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:

  1. Mengenal simbol penjumlahan (+) dan simbol sama dengan (=).

  2. Memahami arti simbol sama dengan (=) sebagai tanda bahwa kedua sisi memiliki nilai yang sama.

  3. Menentukan hasil penjumlahan menggunakan benda konkret dan gambar.

  4. Menuliskan kalimat matematika penjumlahan menggunakan simbol sama dengan (=).

  5. Melengkapi kalimat matematika penjumlahan yang belum lengkap dengan mandiri dan teliti.

🌷 Mindful (Berkesadaran)

Anak-anak sholeh dan sholehah, sebelum belajar, mari kita berdoa agar Allah SWT memberikan kemudahan dalam memahami pelajaran.

Hari ini kita akan belajar mengenal tanda sama dengan (=).

Coba perhatikan angka dan benda-benda di sekitar kita. Ketika kita menggabungkan dua kelompok benda, kita dapat menghitung jumlah seluruhnya.

Dalam matematika, tanda sama dengan (=) membantu kita menunjukkan bahwa jumlah di sebelah kiri dan sebelah kanan memiliki nilai yang sama.

Ayo, belajar berhitung dengan gembira!

🌷 Meaningful (Bermakna)

Tanda sama dengan (=) sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya:

  • 🍎 Ibu mempunyai 2 apel. Ayah memberikan 3 apel lagi. Jumlah apel menjadi 5.

  • ✏️ Rani mempunyai 4 pensil. Ibu memberikan 2 pensil lagi. Jumlah pensil menjadi 6.

  • 🐟 Ada 5 ikan di kolam. Ayah menambahkan 3 ikan lagi. Jumlah ikan menjadi 8.

Dengan memahami tanda sama dengan, kita dapat menuliskan hasil penjumlahan menggunakan kalimat matematika dengan benar.

1. 🌸 Mengenal Simbol Penjumlahan dan Sama Dengan

Dalam matematika, terdapat beberapa simbol yang perlu kita kenal.

+

Tanda tambah (+)

Artinya menggabungkan atau menambahkan jumlah benda.

=

Tanda sama dengan (=)

Artinya kedua sisi memiliki nilai yang sama.

Perhatikan contoh berikut!

2 + 3 = 5

2 + 3 = 5

Dua ditambah tiga sama dengan lima.

Jadi, tanda sama dengan (=) menunjukkan bahwa hasil penjumlahan di sebelah kiri bernilai sama dengan angka di sebelah kanan.

2. 🌷 Memahami Arti Tanda Sama Dengan (=)

Tanda sama dengan (=) berarti kedua sisi mempunyai jumlah atau nilai yang sama.

Perhatikan contoh berikut!

Contoh 1:



3 + 2 = 5

Tiga ditambah dua sama dengan lima.

Contoh 2:



4 + 2 = 6

Empat ditambah dua sama dengan enam.

Contoh 3:



5 + 3 = 8

Lima ditambah tiga sama dengan delapan.

Ingat, anak-anak!

  • Angka sebelum tanda sama dengan menunjukkan jumlah yang dijumlahkan.

  • Tanda sama dengan (=) berarti sama nilainya.

  • Angka setelah tanda sama dengan menunjukkan hasil penjumlahan.

3. 💗 Memahami Penjumlahan dengan Benda Konkret

Kita dapat menggunakan benda-benda di sekitar untuk memahami tanda sama dengan.

Contoh:

Dina mempunyai 4 pensil. Ibu memberikan 3 pensil lagi. Berapa jumlah pensil Dina sekarang?



Cara menghitung:

  • Pensil Dina mula-mula = 4.

  • Pensil pemberian Ibu = 3.

  • Jumlah seluruh pensil = 7.

Kalimat matematika:

4+3=7 

Jawaban: 7 pensil.

Jadi, tanda sama dengan menunjukkan bahwa hasil dari 4 ditambah 3 adalah 7.

4. 🌼 Memahami Penjumlahan dengan Gambar

Perhatikan gambar dan kalimat matematika berikut!

Contoh 1: Buah jeruk 🍊



3+2=5 

Tiga jeruk ditambah dua jeruk sama dengan lima jeruk.

Contoh 2: Kelinci 🐰



4+3=7

Empat kelinci ditambah tiga kelinci sama dengan tujuh kelinci.

Contoh 3: Bunga 🌷



6+2=8 

Enam bunga ditambah dua bunga sama dengan delapan bunga.

5. 🌸 Melengkapi Kalimat Matematika

Anak-anak, tanda sama dengan juga digunakan untuk melengkapi penjumlahan yang belum selesai.

Perhatikan contoh berikut!

Contoh 1

2+3=5

Dua ditambah tiga sama dengan lima.

Contoh 2

4+4=8

Empat ditambah empat sama dengan delapan.

Contoh 3

5+2=7

Lima ditambah dua sama dengan tujuh.

Bagaimana jika angka yang kosong berada sebelum tanda sama dengan?

Contoh:

3+=5

Kita mencari angka yang jika ditambahkan dengan 3 hasilnya 5.

Jawabannya adalah 2.

6. 💗 Keterkaitan dengan Kebesaran Allah SWT.

Allah SWT menciptakan berbagai benda yang bermanfaat bagi kehidupan kita, seperti buah-buahan, tumbuhan, hewan, dan alam semesta.

Ketika belajar penjumlahan, kita menggunakan akal dan kemampuan berhitung yang merupakan karunia Allah SWT.

Contoh sikap bersyukur:

  • Mengucapkan Alhamdulillah atas nikmat Allah.

  • Menghargai dan menjaga benda-benda ciptaan Allah.

  • Berbagi dengan teman.

  • Belajar dengan sungguh-sungguh dan teliti.

7. 🌷 Keterkaitan dengan Asmaul Husna

1. Al-Khaliq (الْخَالِقُ)

Artinya Allah Maha Pencipta. Allah menciptakan berbagai benda dan makhluk yang dapat kita hitung.

2. Ar-Rahman (الرَّحْمَٰنُ)

Artinya Allah Maha Pengasih. Kita meneladani kasih sayang dengan berbagi kepada teman.

3. Al-'Alim (الْعَلِيمُ)

Artinya Allah Maha Mengetahui. Kita harus rajin belajar dan bersungguh-sungguh mencari ilmu.

8. 🌸 Kegiatan Pembelajaran

Ayo Bermain Menghitung Benda!



Alat yang diperlukan:

  • 10 pensil atau stik es krim.

  • Kartu angka 1–10.

  • Kartu simbol (+) dan (=).

Cara bermain:

  1. Siapkan 3 pensil di atas meja.

  2. Tambahkan 2 pensil lagi.

  3. Hitung jumlah seluruh pensil.

  4. Susun kartu angka dan simbol sesuai hasilnya.

  5. Bacakan kalimat matematika bersama-sama.

Contoh:

3+2=5 

Kesimpulan: Tiga pensil ditambah dua pensil sama dengan lima pensil.

Ayo Bermain Menemukan Pasangan!

Pasangkan kalimat matematika dengan hasil yang benar.

Kalimat matematika

Hasil

2 + 3 =

5

4 + 2 =

6

5 + 3 =

8

6 + 2 =

8

7 + 2 =

9

9. 💗 Latihan Mandiri

Ayo kerjakan soal berikut dengan teliti!

A. Isilah titik-titik dengan jawaban yang benar!

  1. 2+3=\ldots

  2. 4+2=\ldots

  3. 5+3=\ldots

  4. 6+2=\ldots

  5. 7+3=\ldots

B. Lengkapilah kalimat matematika berikut!

  1. 3+\ldots=5

  2. 4+\ldots=7

  3. 5+\ldots=9

  4. ldots+2=6

  5. \ldots+3=8

C. Jawablah pertanyaan berikut!

11. Apa arti tanda tambah (+)?

12. Apa arti tanda sama dengan (=)?

13. Mengapa kita menggunakan tanda sama dengan dalam penjumlahan?

14. Ibu mempunyai 5 apel. Ayah memberikan 2 apel lagi. Tuliskan kalimat matematikanya!

15. Ada 6 kupu-kupu. Datang lagi 3 kupu-kupu. Berapa jumlah seluruh kupu-kupu?

🌷 Kuis Interaktif

Pilih jawaban yang tepat!

1. 2 + 3 = ...

2. 4 + 2 = ...

3. 5 + 3 = ...

4. 3 + ... = 5

5. ... + 2 = 6

Periksa Jawaban

🌸 Tantangan Menulis

Buatlah tiga kalimat matematika penjumlahan menggunakan benda-benda yang ada di rumah atau sekolah.

Tuliskan:

  1. Dua kelompok benda yang akan dijumlahkan.

  2. Kalimat matematika menggunakan tanda (+) dan (=).

  3. Hasil penjumlahannya.

Contoh:

Aku mempunyai 4 buku. Ibu memberikan 2 buku lagi.

4+2=6

Jumlah seluruh buku adalah 6.

💗 PENUTUP

Alhamdulillah, hari ini kita sudah belajar memahami simbol sama dengan (=) pada penjumlahan.

Ingat hal-hal penting berikut!

  • Tanda tambah (+) artinya menambahkan.

  • Tanda sama dengan (=) artinya memiliki nilai yang sama.

  • Hasil penjumlahan ditulis setelah tanda sama dengan.

  • Kita harus berhitung dengan teliti dan benar.

Teruslah berlatih agar semakin pandai berhitung.

Semangat belajar, ananda sholeh dan sholehah! 🌸

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

💗 LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)



Judul LKPD: Ayo Memahami Tanda Sama Dengan (=)

Kegiatan LKPD yang dapat diberikan kepada peserta didik:

  1. Menghitung gambar benda.

  2. Menuliskan kalimat matematika.

  3. Melengkapi angka yang kosong.

  4. Memasangkan penjumlahan dengan hasilnya.

  5. Membuat satu contoh penjumlahan sendiri.

Catatan untuk guru: Tekankan bahwa tanda sama dengan bukan sekadar tanda untuk menuliskan jawaban, melainkan menunjukkan bahwa kedua sisi kalimat matematika memiliki nilai yang sama. Misalnya, \(3+2=4+1\), kedua sisi sama-sama bernilai 5.


Kamis, 05 November 2026

Jumat, 06 November 2026 ADAB

 KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG



📌 IDENTITAS
Nama Guru: Silva Ayuningsih, S. Pd. dan Hesti Windari, S.Pd.
Hari/Tanggal: Jumat, 05 November r 2026
Fase/Kelas: A / 1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran: Adab
Materi : Mengucapkan terimakasih
Pertemuan Ke: 6  (2 JP)

💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mengenal dan membiasakan adab yang baik dalam kehidupan sehari-hari, khususnya mengucapkan terima kasih ketika menerima bantuan, pemberian, atau kebaikan dari orang lain. Peserta didik mampu menunjukkan sikap santun, menghargai, dan bersyukur kepada Allah Swt. serta sesama manusia.

💗 TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan arti dan pentingnya mengucapkan terima kasih.

  2. Menyebutkan contoh keadaan ketika harus mengucapkan terima kasih.

  3. Mengetahui cara mengucapkan terima kasih dengan sopan dan santun.

  4. Mempraktikkan ucapan terima kasih dalam kehidupan sehari-hari.

  5. Menunjukkan sikap menghargai bantuan dan kebaikan orang lain.

🌷 Mindful (Berkesadaran)

Anak-anak sholeh dan sholehah, sebelum memulai kegiatan, mari kita berdoa kepada Allah Swt. agar pembelajaran hari ini berjalan lancar.

Coba ingat, pernahkah kalian dibantu oleh ayah, ibu, guru, atau teman? Apa yang kalian ucapkan setelah mendapatkan bantuan?

Ketika seseorang memberikan bantuan atau kebaikan kepada kita, sudah seharusnya kita mengucapkan terima kasih.

Mengucapkan terima kasih merupakan salah satu adab baik yang harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Mari kita belajar menjadi anak yang santun, rendah hati, dan pandai menghargai kebaikan orang lain!

🌷 Meaningful (Bermakna)

Mengucapkan terima kasih merupakan bentuk rasa syukur dan penghargaan kepada orang yang telah memberikan bantuan atau kebaikan kepada kita.

Dengan mengucapkan terima kasih, orang lain akan merasa dihargai dan senang.

Contohnya:

🏠 Di rumah: Mengucapkan terima kasih kepada ibu setelah disiapkan makanan.

🏫 Di sekolah: Mengucapkan terima kasih kepada guru setelah dibantu mengerjakan tugas.

👧 Saat bersama teman: Mengucapkan terima kasih ketika teman meminjamkan pensil.

🌳 Di lingkungan sekitar: Mengucapkan terima kasih kepada tetangga yang telah membantu.

Ingat, mengucapkan terima kasih adalah kebiasaan sederhana yang menunjukkan akhlak mulia.

1. 🌸 Apa Itu Mengucapkan Terima Kasih?

Terima kasih adalah ucapan yang disampaikan untuk menunjukkan rasa syukur dan menghargai kebaikan atau bantuan yang diberikan orang lain.

Ucapan terima kasih perlu disampaikan dengan tulus, sopan, dan disertai sikap yang baik.

Contoh ucapan:

  • "Terima kasih, Ibu."

  • "Terima kasih sudah membantu saya."

  • "Terima kasih, Pak Guru."

  • "Terima kasih sudah meminjamkan pensil."

2. 🌷 Kapan Kita Harus Mengucapkan Terima Kasih?

A. Ketika Mendapatkan Bantuan 🏠

Ketika seseorang membantu kita, sebaiknya kita mengucapkan terima kasih.

Contoh:

  • Ibu membantu merapikan tempat tidur.

  • Ayah membantu membawakan tas.

  • Teman membantu mengambilkan buku.

Contoh ucapan: "Terima kasih sudah membantuku."

B. Ketika Menerima Pemberian 🎁

Ketika menerima hadiah atau pemberian, kita harus menghargainya.

Contoh:

  • Mendapatkan hadiah dari orang tua.

  • Diberi makanan oleh teman.

  • Mendapatkan buku dari guru.

Contoh ucapan: "Terima kasih atas pemberiannya."

C. Ketika Dipinjamkan Barang ✏️

Ketika teman meminjamkan barang, kita harus mengucapkan terima kasih.

Contoh:

  • Dipinjami pensil.

  • Dipinjami penghapus.

  • Dipinjami buku.

Contoh ucapan: "Terima kasih sudah meminjamkan pensil."

D. Ketika Mendapatkan Pertolongan ❤️

Ketika seseorang menolong kita, jangan lupa mengucapkan terima kasih.

Contoh:

  • Teman membantu mengambilkan barang yang jatuh.

  • Guru membantu ketika kita kesulitan.

  • Saudara membantu membersihkan rumah.

Contoh ucapan: "Terima kasih sudah menolongku."

3. 💗 Cara Mengucapkan Terima Kasih dengan Baik

Ketika mengucapkan terima kasih, kita harus memperhatikan beberapa hal:

  1. Mengucapkan kata "terima kasih" dengan jelas.

  2. Menggunakan suara yang lembut dan sopan.

  3. Menunjukkan wajah yang ramah dan tersenyum.

  4. Mengucapkannya dengan tulus.

  5. Tidak lupa menghargai kebaikan orang lain.

Contoh:

Teman: "Ini pensilmu yang tadi jatuh."

Kita: "Terima kasih sudah mengambilkan pensilku."

Teman: "Sama-sama."

Ingat! Setelah seseorang mengucapkan terima kasih, kita dapat menjawab dengan kata "sama-sama".

4. 🌼 Perilaku yang Baik dan Tidak Baik

Perilaku Baik

  • Mengucapkan terima kasih setelah dibantu.

  • Menghargai pemberian orang lain.

  • Tersenyum ketika menerima bantuan.

  • Mengucapkan terima kasih kepada orang tua dan guru.

  • Menghargai kebaikan teman.

Perilaku Tidak Baik

  • Diam saja ketika mendapatkan bantuan.

  • Tidak menghargai pemberian orang lain.

  • Berbicara dengan kasar.

  • Mengabaikan orang yang telah menolong.

  • Menganggap bantuan orang lain sebagai hal yang biasa.

Jika ada orang yang membantu kita, jangan lupa mengucapkan terima kasih.

5. 💗 Keterkaitan dengan Kebesaran Allah Swt.

Allah Swt. memberikan banyak nikmat kepada kita, seperti kesehatan, keluarga, teman, dan kehidupan yang baik.

Sebagai seorang muslim, kita harus selalu bersyukur atas nikmat Allah Swt.

Salah satu bentuk rasa syukur adalah mengucapkan Alhamdulillah dan berterima kasih kepada orang-orang yang telah berbuat baik kepada kita.

Contoh sikap yang dapat kita lakukan:

  • Bersyukur kepada Allah Swt. atas segala nikmat-Nya.

  • Berterima kasih kepada orang tua yang merawat kita.

  • Menghargai bantuan guru.

  • Mengucapkan terima kasih kepada teman.

  • Tidak melupakan kebaikan orang lain.

6. 🌷 Keterkaitan dengan Asmaul

7. 

🌷 Keterkaitan dengan Asmaul Husna

1. Asy-Syakur (الشَّكُورُ)

Artinya Allah Maha Mensyukuri atau Maha Menghargai amal hamba-Nya.

Kita belajar membiasakan diri untuk bersyukur atas nikmat Allah dan menghargai setiap kebaikan yang diberikan orang lain.

2. Ar-Rahman (الرَّحْمَٰنُ)

Artinya Allah Maha Pengasih.

Kita meneladani kasih sayang dengan saling membantu, menyayangi, dan berbuat baik kepada sesama.

3. Al-Karim (الْكَرِيمُ)

Artinya Allah Maha Pemurah.

Kita belajar menjadi anak yang suka berbagi, memberi bantuan, dan menghargai pemberian orang lain.

Yuk simak video pembelajaran berikut:



7. 🌸 Kegiatan Pembelajaran

Ayo Amati dan Tentukan!

Perhatikan cerita berikut!

Cerita 1:

Ibu membuatkan sarapan untuk Aisyah. Setelah menerima makanan, Aisyah mengucapkan terima kasih kepada Ibu.

Jawaban: Perilaku baik.

Alasan: Aisyah menghargai kebaikan ibunya.

Cerita 2:

Ahmad meminjamkan pensil kepada Hasan. Hasan menerima pensil tersebut tanpa mengucapkan terima kasih.

Jawaban: Perilaku kurang baik.

Alasan: Hasan seharusnya mengucapkan terima kasih karena telah dibantu.

Cerita 3:

Fatimah membantu temannya mengambil buku yang terjatuh. Temannya tersenyum dan mengucapkan terima kasih.

Jawaban: Perilaku baik.

Alasan: Teman Fatimah menghargai bantuan yang diberikan.

Ayo Praktikkan!

Bersama teman-teman, lakukan kegiatan berikut:

  1. Praktikkan cara mengucapkan terima kasih kepada ibu.

  2. Praktikkan cara berterima kasih kepada guru.

  3. Praktikkan cara berterima kasih ketika dipinjami pensil oleh teman.

  4. Praktikkan cara menjawab ucapan terima kasih dengan kata "sama-sama".

8. 💗 Latihan Mandiri

Pilihlah jawaban yang benar!

1. Ketika mendapatkan bantuan, kita mengucapkan ....

a. Selamat tinggal

b. Terima kasih

c. Jangan ganggu

2. Ibu memberikan makanan kepada kita. Sebaiknya kita ....

a. Mengucapkan terima kasih

b. Marah kepada ibu

c. Diam saja

3. Teman meminjamkan pensil kepada kita. Kita harus ....

a. Mengabaikannya

b. Mengucapkan terima kasih

c. Merebut pensilnya

4. Setelah kita mengucapkan terima kasih, teman dapat menjawab ....

a. Sama-sama

b. Pergi sana

c. Jangan mau

5. Mengucapkan terima kasih menunjukkan sikap ....

a. Sombong

b. Tidak peduli

c. Menghargai orang lain

6. Ketika mendapatkan hadiah dari ayah, kita sebaiknya ....

a. Membuangnya

b. Mengucapkan terima kasih

c. Menolaknya dengan kasar

🌷 Tantangan Sikap Baik

Lengkapi kalimat berikut secara mandiri!

  1. Ketika ibu membantu saya, saya mengucapkan ....

  2. Jika teman meminjamkan penghapus, saya akan ....

  3. Setelah mendapatkan hadiah, saya harus ....

  4. Ketika teman mengucapkan terima kasih, saya menjawab ....

  5. Saya harus membiasakan mengucapkan terima kasih agar ....

💗 PENUTUP

Alhamdulillah, kita telah belajar mengenal adab mengucapkan terima kasih.

Ingatlah bahwa mengucapkan terima kasih merupakan kebiasaan baik yang menunjukkan rasa syukur dan penghargaan kepada orang lain.

Mari kita membiasakan diri untuk:

  • Mengucapkan terima kasih ketika dibantu.

  • Menghargai pemberian orang lain.

  • Bersyukur atas nikmat Allah Swt.

  • Berbicara dengan sopan dan santun.

  • Membalas kebaikan orang lain dengan kebaikan.

Semangat belajar, ananda sholeh dan sholehah! 🌸

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Jumat, 06 November 2026 B Indonesia

 KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG



📌 IDENTITAS
Nama Guru: Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S. Pd. 
Hari/Tanggal: Jumat, 06 November r 2026
Fase/Kelas: A / 1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Materi : Bermain peran dalam percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, ataupun lingkungan sekitar
Pertemuan Ke: 11  (2 JP)

💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu menyimak dan memahami percakapan sederhana yang disampaikan secara lisan. Peserta didik mampu mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi melalui percakapan sederhana tentang diri, keluarga, kesehatan, dan lingkungan sekitar dengan bahasa yang santun, jelas, dan percaya diri.

💗 TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan pengertian dan tujuan bermain peran dalam percakapan sederhana.

  2. Menyebutkan contoh tema percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, dan lingkungan sekitar.

  3. Memahami isi percakapan sederhana dan mengenali tokoh yang terlibat.

  4. Mempraktikkan percakapan sederhana sesuai dengan peran yang diberikan.

  5. Menunjukkan sikap percaya diri, santun, dan menghargai teman saat bermain peran.

🌷 Mindful (Berkesadaran)

Anak-anak sholeh dan sholehah, sebelum memulai kegiatan, mari kita berdoa kepada Allah Swt. agar pembelajaran hari ini berjalan lancar.

Coba ingat, pernahkah kalian berbincang dengan ayah, ibu, guru, atau teman? Apa yang biasanya kalian bicarakan?

Ketika berbicara dengan orang lain, kita perlu menggunakan kata-kata yang baik, mendengarkan dengan saksama, dan tidak memotong pembicaraan.

Hari ini kita akan belajar bermain peran melalui percakapan sederhana. Mari kita belajar menjadi anak yang berani berbicara, percaya diri, dan santun!

🌷 Meaningful (Bermakna)

Bermain peran merupakan kegiatan memerankan tokoh tertentu melalui percakapan sesuai dengan situasi yang diberikan.

Melalui bermain peran, kita dapat belajar berkomunikasi dan memahami perasaan orang lain.

Contohnya:

👧 Tentang Diri: Berkenalan dengan teman baru dan memperkenalkan nama.

🏠 Tentang Keluarga: Bercakap-cakap dengan ayah, ibu, atau saudara.

🏥 Tentang Kesehatan: Berbicara dengan dokter ketika sedang sakit.

🏫 Tentang Lingkungan Sekitar: Mengajak teman menjaga kebersihan sekolah.

Dengan bermain peran, kita belajar berbicara dengan baik, berani tampil, dan menghargai orang lain.

1. 🌸 Apa Itu Bermain Peran?

Bermain peran adalah kegiatan memerankan seseorang atau tokoh tertentu dengan melakukan percakapan sesuai dengan cerita atau situasi.

Dalam bermain peran, kita berpura-pura menjadi tokoh tertentu dan berbicara sesuai dengan perannya.

Contoh:

  • Menjadi seorang dokter.

  • Menjadi seorang guru.

  • Menjadi seorang ibu.

  • Menjadi seorang anak.

  • Menjadi seorang teman.

2. 🌷 Mengenal Tujuan Bermain Peran

Apa manfaat bermain peran?

  • Menjadi seorang dokter.

  • Menjadi seorang guru.

  • Menjadi seorang ibu.

  • Menjadi seorang anak.

  • Menjadi seorang teman.

2. 🌷 Mengenal Tujuan Bermain Peran

Apa manfaat bermain peran?

1. Melatih keberanian

Kita menjadi berani berbicara dan tampil di depan kelas.

2. Melatih kemampuan berbicara

Kita belajar mengucapkan kalimat dengan jelas.

3. Belajar bekerja sama

Kita belajar melakukan percakapan bersama teman.

4. Belajar bersikap santun

Kita terbiasa mengucapkan kata tolong, maaf, dan terima kasih.

5. Memahami perasaan orang lain

Kita belajar memahami keadaan dan perasaan tokoh yang diperankan.

3. 💗 Mengenal Berbagai Tema Percakapan

A. Percakapan tentang Diri Sendiri 👧

Percakapan tentang diri sendiri adalah percakapan untuk memperkenalkan dan menceritakan identitas diri.

Hal-hal yang dapat diceritakan:

  • Nama lengkap.

  • Umur.

  • Tempat tinggal.

  • Hobi.

  • Cita-cita.

Contoh Percakapan:

Aisyah: "Siapa namamu?"

Fatimah: "Namaku Fatimah. Siapa namamu?"

Aisyah: "Namaku Aisyah. Apa hobimu?"

Fatimah: "Hobiku membaca buku."

Aisyah: "Wah, senang berkenalan denganmu!"

Fatimah: "Aku juga senang berkenalan denganmu.

B. Percakapan tentang Keluarga 🏠

Percakapan tentang keluarga adalah percakapan mengenai kegiatan dan pengalaman bersama anggota keluarga.

Hal-hal yang dapat dibicarakan:

  • Kegiatan bersama keluarga.

  • Membantu orang tua.

  • Kegiatan bersama saudara.

  • Menyayangi anggota keluarga.

Contoh Percakapan:

Anak: "Ibu, sedang apa?"

Ibu: "Ibu sedang memasak."

Anak: "Bolehkah aku membantu Ibu?"

Ibu: "Tentu, Nak. Tolong ambilkan sayuran."

Anak: "Baik, Bu."

Ibu: "Terima kasih sudah membantu."

C. Percakapan tentang Kesehatan 🏥



Percakapan tentang kesehatan adalah percakapan mengenai keadaan tubuh dan cara menjaga kesehatan.

Hal-hal yang dapat dibicarakan:

  • Menanyakan keadaan teman.

  • Menceritakan bagian tubuh yang sakit.

  • Mengunjungi dokter.

  • Menjaga kebersihan tubuh.

  • Makan makanan bergizi.

Contoh Percakapan:

Dokter: "Apa yang kamu rasakan?"

Pasien: "Kepala saya terasa pusing, Dokter."

Dokter: "Apakah kamu sudah makan?"

Pasien: "Sudah, Dokter."

Dokter: "Baik, sekarang kamu harus beristirahat."

Pasien: "Baik, terima kasih Dokter."

D. Percakapan tentang Lingkungan Sekitar 🌳

Percakapan tentang lingkungan sekitar adalah percakapan mengenai keadaan dan kegiatan yang ada di sekitar kita.

Hal-hal yang dapat dibicarakan:

  • Kebersihan sekolah.

  • Menjaga lingkungan.

  • Bermain bersama teman.

  • Membuang sampah pada tempatnya.

  • Merawat tanaman.

Contoh Percakapan:



Rani: "Mengapa halaman sekolah harus bersih?"

Dika: "Agar sekolah menjadi nyaman."

Rani: "Di mana kita harus membuang sampah?"

Dika: "Di tempat sampah."

Rani: "Ayo, kita membersihkan halaman bersama!"

Dika: "Ayo!"

4. 🌼 Sikap yang Baik Saat Melakukan Percakapan

Ketika melakukan percakapan, kita harus membiasakan diri untuk:

  1. Berbicara dengan suara yang jelas.

  2. Menggunakan bahasa yang sopan.

  3. Mendengarkan ketika orang lain berbicara.

  4. Tidak memotong pembicaraan teman.

  5. Menatap lawan bicara dengan baik.

  6. Mengucapkan terima kasih setelah mendapatkan bantuan.

Ingat!

Gunakan kata-kata ajaib berikut dalam percakapan sehari-hari:

  • Tolong.

  • Maaf.

  • Terima kasih.

  • Permisi.

  • Silakan.

5. 💗 Keterkaitan dengan Kebesaran Allah Swt.

Allah Swt. menciptakan manusia sebagai makhluk yang saling membutuhkan dan harus saling berkomunikasi dengan baik.

Melalui percakapan, kita dapat saling mengenal, menyampaikan kebaikan, membantu orang lain, dan menjalin persaudaraan.

Contoh sikap yang dapat kita lakukan:

  • Berbicara jujur kepada orang lain.

  • Menggunakan perkataan yang baik.

  • Mendengarkan ketika orang lain berbicara.

  • Menghormati orang tua dan guru.

  • Menyayangi serta membantu teman.

Allah Swt. berfirman dalam QS. Al-Isra ayat 53 agar manusia mengucapkan perkataan yang lebih baik

a. "Ambilkan bukuku!"

b. "Tolong ambilkan bukuku."

c. "Cepat ambil!"

🌷 Tantangan Sikap Baik

Lengkapi kalimat berikut secara mandiri!

  1. Ketika berkenalan dengan teman, saya mengucapkan ....

  2. Saat berbicara dengan orang tua, saya harus ....

  3. Jika teman sedang berbicara, saya akan ....

  4. Ketika meminta bantuan, saya mengucapkan ....

  5. Saya senang bermain peran karena ....

💗 PENUTUP

Alhamdulillah, kita telah belajar bermain peran dalam percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, dan lingkungan sekitar.

Ingatlah bahwa berbicara bukan hanya tentang menyampaikan kata-kata, tetapi juga tentang menghargai dan mendengarkan orang lain.

Mari kita membiasakan diri untuk:

  • Berani berbicara dan tampil di depan kelas.

  • Menggunakan bahasa yang santun.

  • Mendengarkan orang lain dengan baik.

  • Menghargai teman ketika berbicara.

  • Membiasakan berkata jujur dan baik.

Semangat belajar, ananda sholeh dan sholehah! 🌸

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Rabu, 04 November 2026

Kamis, 05 November 2026 Seni Rupa

  KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG


📌 IDENTITAS
Nama Guru : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S.Pd.
Hari/Tanggal : Kamis, 05 November r 2026
Fase/Kelas: A / 1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran: Seni Rupa
Materi : Merencanakan gambar dan menyusun objek sesuai gagasan yang dimiliki
Pertemuan Ke: 6  (2 JP)

💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengamati berbagai objek yang terdapat di lingkungan sekitar, mengenali bentuk dan karakteristik objek, serta mengembangkan gagasan atau ide sederhana untuk membuat karya gambar. Peserta didik dapat merencanakan gambar dengan menentukan tema, memilih objek, dan menyusun objek sesuai gagasan, imajinasi, serta kreativitas yang dimiliki.

💗 TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan pengertian gagasan atau ide dalam menggambar dengan bahasa sederhana.

  2. Menyebutkan berbagai objek yang terdapat di lingkungan sekitar.

  3. Menentukan tema gambar sesuai gagasan dan imajinasi.

  4. Memilih objek yang akan digunakan dalam sebuah gambar.

  5. Menyusun objek berdasarkan letak, bentuk, dan ukuran dalam rancangan gambar.

  6. Membuat rancangan gambar sederhana sesuai gagasan yang dimiliki.

  7. Menunjukkan sikap percaya diri, kreatif, dan menghargai hasil karya sendiri maupun teman.

🌷 1. Mindful (Berkesadaran)

Sholeh dan sholehah, sebelum belajar, mari kita duduk dengan tertib dan memusatkan perhatian.

Hari ini kita akan belajar tentang merencanakan gambar dan menyusun objek sesuai gagasan yang dimiliki.

Setiap gambar yang indah berawal dari sebuah ide atau gagasan. Kita dapat memperoleh ide dari benda-benda yang ada di sekitar kita, seperti rumah, pohon, bunga, hewan, kendaraan, dan pemandangan alam.

Sebelum menggambar, kita perlu memikirkan terlebih dahulu apa yang ingin digambar dan bagaimana cara menyusun objek tersebut.

Coba perhatikan dan pikirkan beberapa pertanyaan berikut!

✏️ Apa saja benda yang kalian lihat ketika berangkat ke sekolah?

✏️ Siapa yang senang menggambar pemandangan?

✏️ Jika kalian ingin menggambar rumah, benda apa saja yang dapat ditambahkan?

✏️ Di mana sebaiknya kita meletakkan gambar matahari?

✏️ Mengapa sebelum menggambar kita perlu menentukan ide terlebih dahulu?

Ayo, perhatikan cerita berikut!

Cerita 1: Dina Senang Menggambar Rumahku 🏡

Dina adalah anak yang senang menggambar.

Suatu hari, guru meminta peserta didik membuat gambar tentang lingkungan rumah.

Dina mulai memikirkan gambar yang ingin dibuatnya.

Dina ingin menggambar sebuah rumah yang indah.

Sebelum menggambar, Dina menentukan beberapa objek yang akan dibuat, yaitu rumah, pohon, bunga, matahari, dan awan.

Dina membayangkan rumah berada di tengah kertas.

Pohon diletakkan di samping rumah, bunga berada di halaman, sedangkan matahari dan awan berada di bagian atas gambar.

Setelah menentukan letak setiap objek, Dina mulai membuat rancangan gambar menggunakan pensil.

Dina merasa senang karena dapat menggambar sesuai ide dan imajinasinya sendiri.

Ayo, kita pahami ceritanya!

  • Apa yang disukai Dina? Menggambar.

  • Apa tema gambar yang ingin dibuat Dina? Lingkungan rumah.

  • Objek apa saja yang dipilih Dina? Rumah, pohon, bunga, matahari, dan awan.

  • Di mana Dina meletakkan rumah? Di tengah kertas.

  • Mengapa Dina menentukan letak objek sebelum menggambar? Agar gambar tersusun dengan baik.

Apa saja langkah yang dilakukan Dina?

🌷 Menentukan tema gambar.

🌷 Memilih objek yang ingin digambar.

🌷 Memikirkan letak setiap objek.

🌷 Membuat rancangan menggunakan pensil.

🌷 Menggambar sesuai gagasan sendiri.

Melalui cerita ini, peserta didik belajar bahwa sebelum menggambar, kita perlu merencanakan objek dan susunannya terlebih dahulu.

🌷 2. Meaningful (Bermakna)

Sholeh dan sholehah, menggambar merupakan kegiatan yang menyenangkan.

Kita dapat menggambar berbagai benda sesuai dengan apa yang kita lihat, pikirkan, dan bayangkan.

Setiap anak boleh memiliki ide gambar yang berbeda. Ada yang ingin menggambar rumah, pemandangan, hewan, bunga, atau lingkungan sekolah.

Sebelum menggambar, kita perlu merencanakan gambar agar objek yang dibuat tersusun dengan baik.

Cerita 2: Rafi Membuat Gambar Pemandangan 🌳

Rafi ingin membuat gambar pemandangan alam.

Rafi membayangkan suasana alam yang indah dengan gunung, matahari, pohon, sungai, dan bunga.

Sebelum menggambar, Rafi menentukan objek yang akan dibuat.

Rafi menggambar gunung di bagian belakang, matahari di atas gunung, pohon di samping, dan sungai di bagian bawah kertas.

Rafi juga menambahkan beberapa bunga agar gambarnya terlihat lebih menarik.

Rafi membuat rancangan sederhana menggunakan pensil.

Setelah selesai, Rafi menunjukkan hasil gambarnya kepada guru.

Guru memuji Rafi karena sudah berani menuangkan ide dan imajinasinya ke dalam gambar.

Ayo, kita pahami ceritanya!

  • Apa tema gambar yang dibuat Rafi? Pemandangan alam.

  • Objek apa saja yang digambar Rafi? Gunung, matahari, pohon, sungai, dan bunga.

  • Di mana Rafi menggambar gunung? Di bagian belakang.

  • Apa yang dilakukan Rafi sebelum menggambar? Menentukan objek dan letaknya.

  • Mengapa Rafi menambahkan bunga? Agar gambar lebih menarik.

Dari cerita ini, kita belajar bahwa menyusun objek dapat membuat gambar terlihat lebih teratur dan menarik.

Cerita 3: Siti Memiliki Ide Gambar Sendiri 🌷

Siti mendapatkan tugas menggambar dari gurunya.

Siti ingin menggambar taman bunga yang indah.

Siti memilih beberapa objek, yaitu bunga, kupu-kupu, rumput, pohon, dan matahari.

Siti kemudian memikirkan letak setiap objek.

Bunga diletakkan di bagian bawah kertas, kupu-kupu berada di sekitar bunga, pohon berada di samping taman, dan matahari berada di bagian atas.

Siti mulai menggambar dengan penuh semangat.

Siti tidak meniru gambar temannya karena ingin membuat gambar sesuai gagasannya sendiri.

Guru merasa senang melihat kreativitas Siti.

Dari cerita tersebut, kita belajar:

🌷 Setiap anak boleh memiliki gagasan yang berbeda.

🌷 Kita dapat memilih objek sesuai imajinasi.

🌷 Objek dapat disusun sesuai keinginan.

🌷 Kita harus berani mencoba menggambar sendiri.

🌷 Kita harus menghargai hasil karya teman.

Melalui cerita ini, peserta didik memahami bahwa menggambar merupakan salah satu cara untuk menuangkan ide, perasaan, dan imajinasi.

🌷 Unsur Joyful Learning (Pembelajaran yang Menyenangkan)

Pembelajaran dirancang agar peserta didik merasa senang, aktif, bebas berekspresi, dan berani mengembangkan kreativitas melalui kegiatan bermain dan menggambar.

1. Ice Breaking "Tebak Objek!" 🎨

  • Guru menunjukkan potongan gambar atau bentuk sederhana.

  • Peserta didik menebak nama objek tersebut.

  • Guru mengajak peserta didik menyebutkan objek lain yang berhubungan dengan gambar.

  • Peserta didik diberi kesempatan menjawab dengan bebas dan menyenangkan.

2. Permainan "Ayo Susun Gambarku!" 🌷

  • Guru menyediakan kartu bergambar rumah, pohon, bunga, matahari, awan, dan hewan.

  • Peserta didik memilih beberapa kartu sesuai tema yang diberikan.

  • Peserta didik menyusun kartu tersebut menjadi sebuah rancangan gambar.

  • Peserta didik menceritakan alasan memilih dan menyusun objek tersebut.

3. Tantangan Kreatif "Gambar Sesuai Imajinasiku!" 🖍️

  • Guru memberikan satu tema gambar, misalnya taman bunga.

  • Peserta didik bebas menentukan objek tambahan yang ingin digambar.

  • Peserta didik membuat rancangan gambar sesuai ide masing-masing.

  • Guru memberikan apresiasi terhadap setiap ide unik peserta didik.

4. Galeri Karya "Aku Bangga dengan Gambarku!" 🌈

  • Peserta didik menunjukkan hasil rancangan gambar.

  • Guru memberikan kesempatan kepada beberapa peserta didik untuk menceritakan hasil karyanya.

  • Hasil gambar dipajang di papan pajangan kelas.

  • Peserta didik diajak memberikan apresiasi terhadap karya teman.

5. Penguatan Positif

Guru memberikan pujian dan motivasi, seperti:

  • "Wah, ide gambarmu sangat menarik!"

  • "MasyaAllah, kamu hebat sudah berani mencoba!"

  • "Setiap gambar memiliki keunikan masing-masing."

  • "Tidak harus sama dengan teman, karena setiap anak memiliki imajinasi yang berbeda."


Yuk simak video pembelajaran berikut:


💗 3. Mengenal Gagasan dan Perencanaan Gambar

Sholeh dan sholehah, sekarang kita akan mengenal lebih jauh tentang gagasan dan perencanaan gambar.

Gagasan atau ide adalah sesuatu yang kita pikirkan dan ingin kita buat menjadi sebuah karya.

Contohnya, ketika ingin menggambar pemandangan, kita memiliki ide untuk membuat gambar gunung, pohon, sungai, dan matahari.

Merencanakan gambar adalah kegiatan memikirkan dan menentukan gambar yang akan dibuat sebelum mulai menggambar.

A. Menentukan Gagasan atau Ide Gambar

Sebelum menggambar, kita perlu menentukan ide terlebih dahulu.

Contoh gagasan gambar:

  1. Lingkungan rumah.

  2. Pemandangan alam.

  3. Taman bunga.

  4. Hewan kesayangan.

  5. Lingkungan sekolah.

  6. Kendaraan yang disukai.

B. Mengenal Berbagai Objek Gambar

Objek adalah benda atau sesuatu yang akan kita gambar.

Contoh objek yang dapat digunakan:

  • Objek alam: Gunung, matahari, bulan, awan, pohon, dan bunga.

  • Objek rumah: Rumah, pintu, jendela, meja, dan kursi.

  • Objek hewan: Kucing, ayam, kupu-kupu, dan ikan.

  • Objek kendaraan: Mobil, sepeda, bus, dan pesawat.

  • Objek sekolah: Gedung sekolah, meja, kursi, buku, dan tas.

C. Menyusun Letak Objek dalam Gambar

Sholeh dan sholehah, setelah menentukan objek, kita perlu memikirkan letak setiap objek.

Letak objek dapat disusun sesuai dengan gagasan yang kita miliki.

Contohnya:

  1. Objek di bagian atas: Matahari, bulan, awan, dan burung.

  2. Objek di bagian tengah: Rumah, gunung, pohon, dan gedung.

  3. Objek di bagian bawah: Rumput, bunga, jalan, dan sungai.

Ingat ya, letak objek tidak harus selalu sama. Kita boleh menyusunnya sesuai kreativitas dan imajinasi.

D. Mengenal Ukuran Objek

Ketika menggambar, kita juga perlu memperhatikan ukuran objek.

Contohnya:

🌷 Rumah dapat dibuat lebih besar daripada bunga.

🌷 Pohon dapat dibuat lebih tinggi daripada rumput.

🌷 Matahari dapat dibuat berbentuk lingkaran kecil atau besar sesuai keinginan.

🌷 Kupu-kupu dapat dibuat lebih kecil daripada pohon.

Ukuran objek dapat disesuaikan agar gambar terlihat menarik.

E. Manfaat Merencanakan Gambar

Merencanakan gambar memiliki beberapa manfaat.

🌷 1. Membantu Menentukan Ide

Kita menjadi tahu gambar apa yang ingin dibuat.

Contoh: Menentukan tema pemandangan alam.

🌷 2. Membantu Memilih Objek

Kita dapat memilih benda-benda yang sesuai dengan tema.

Contoh: Memilih gunung, pohon, dan matahari.

🌷 3. Membuat Gambar Lebih Teratur

Objek dapat disusun sesuai tempatnya.

Contoh: Meletakkan matahari di bagian atas gambar.

🌷 4. Melatih Kreativitas

Kita dapat mengembangkan berbagai ide dan imajinasi.

Contoh: Menambahkan bunga dan kupu-kupu pada gambar taman.

🌷 5. Melatih Percaya Diri

Kita belajar berani menuangkan gagasan sendiri.

Contoh: Membuat gambar sesuai ide tanpa harus meniru teman.

💗 4. Mengenal Langkah-Langkah Merencanakan dan Menyusun Objek Gambar

Ayo, perhatikan langkah-langkah berikut!

A. Menentukan Tema Gambar

Tema adalah pokok atau ide utama dari gambar yang akan dibuat.

Contoh:

  • Pemandangan alam.

  • Lingkungan rumah.

  • Taman bunga.

  • Sekolahku.

B. Memilih Objek Gambar

Setelah menentukan tema, pilihlah objek yang sesuai.

Contoh tema pemandangan alam:

  • Gunung.

  • Matahari.

  • Pohon.

  • Sungai.

  • Awan.

C. Menentukan Letak Objek

Pikirkan posisi setiap objek agar gambar terlihat menarik.

Contoh:

  • Gunung di bagian tengah.

  • Matahari di bagian atas.

  • Pohon di sebelah kanan.

  • Sungai di bagian bawah.

D. Membuat Rancangan Gambar

Buatlah bentuk awal menggunakan pensil.

Tidak perlu langsung membuat gambar yang rumit. Gunakan bentuk sederhana seperti lingkaran, segitiga, persegi, dan garis.

E. Menyempurnakan Gambar

Setelah rancangan selesai, rapikan gambar dan tambahkan warna sesuai kreativitas.

Contoh Perencanaan Gambar



Contoh 1: Tema Lingkungan Rumah

Objek yang dipilih:

  • Rumah.

  • Pohon.

  • Bunga.

  • Matahari.

  • Awan.

Contoh 2: Tema Pemandangan Alam

Objek yang dipilih:

  • Gunung.

  • Sungai.

  • Pohon.

  • Matahari.

  • Burung.

Contoh 3: Tema Taman Bunga

Objek yang dipilih:

  • Bunga.

  • Kupu-kupu.

  • Rumput.

  • Pohon.

  • Matahari.

Ingat ya, sholeh dan sholehah!

Kita tidak harus menggambar dengan objek yang sama. Setiap anak bebas mengembangkan ide dan kreativitasnya.

💗 5. Keterkaitan dengan Nilai Kreativitas dan Sikap Menghargai

Sholeh dan sholehah, dalam kegiatan menggambar kita belajar mengembangkan kreativitas dan menghargai hasil karya.

Kreativitas adalah kemampuan untuk menghasilkan ide atau gagasan yang menarik.

Contoh penerapannya:

🌷 Berani menentukan ide gambar sendiri.

🌷 Memilih objek sesuai imajinasi.

🌷 Menyusun objek dengan cara yang berbeda.

🌷 Tidak takut mencoba membuat gambar baru.

🌷 Tidak meniru seluruh hasil karya teman.

🌷 Menghargai gambar yang dibuat oleh teman.

🌷 Tidak mengejek hasil karya orang lain.

Melalui pembelajaran ini, peserta didik belajar bahwa setiap orang memiliki kemampuan dan gagasan yang berbeda.

Mari kita menjadi anak yang kreatif, percaya diri, dan saling menghargai!

💗 6. Keterkaitan dengan Kebesaran Allah SWT dan Asmaul Husna

Sholeh dan sholehah, Allah SWT menciptakan alam semesta dengan berbagai bentuk, warna, dan keindahan.

Allah menciptakan gunung, laut, pohon, bunga, hewan, dan berbagai benda yang dapat kita amati di lingkungan sekitar.

Kita dapat menjadikan keindahan ciptaan Allah sebagai inspirasi untuk membuat sebuah gambar.

Allah SWT berfirman dalam QS. Ali 'Imran ayat 190 yang menjelaskan bahwa dalam penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang berakal.

Melalui pembelajaran ini, peserta didik belajar:

🌷 Mengamati keindahan alam ciptaan Allah.

🌷 Bersyukur atas berbagai bentuk dan warna yang ada di sekitar.

🌷 Mengembangkan kreativitas melalui kegiatan menggambar.

🌷 Menjaga dan merawat lingkungan.

🌷 Menghargai hasil karya sendiri dan orang lain.

🌷 1. Al-Khaliq — Maha Pencipta

Allah SWT memiliki nama Al-Khaliq, artinya Maha Pencipta.

Allah menciptakan segala sesuatu dengan bentuk dan keindahan yang luar biasa.

Contoh penerapan:

  • Mengamati bentuk bunga dan pohon.

  • Menggambar pemandangan alam.

  • Menggambar hewan ciptaan Allah.

  • Bersyukur atas keindahan alam.

Melalui pembelajaran ini, peserta didik belajar mengenal dan menghargai keindahan ciptaan Allah SWT.

🌷 2. Al-Mushawwir — Maha Membentuk Rupa

Allah SWT memiliki nama Al-Mushawwir, artinya Maha Membentuk Rupa.

Allah menciptakan setiap makhluk dengan bentuk yang berbeda-beda dan indah.

Contoh penerapan:

  • Mengamati berbagai bentuk benda.

  • Menggambar objek dengan bentuk yang berbeda.

  • Mengenal bentuk lingkaran, segitiga, dan persegi.

  • Menghargai perbedaan bentuk dan keindahan ciptaan Allah.

Melalui pembelajaran ini, peserta didik belajar bahwa setiap objek memiliki bentuk dan ciri khas masing-masing.

🌷 3. Al-Jamil — Maha Indah

Allah SWT memiliki nama Al-Jamil, artinya Maha Indah.

Allah menyukai keindahan.

Contoh penerapan:

  • Membuat gambar dengan rapi.

  • Menyusun objek agar terlihat menarik.

  • Memilih warna sesuai kreativitas.

  • Menjaga kebersihan lingkungan.

Melalui pembelajaran ini, peserta didik belajar mencintai keindahan dan menjaga lingkungan sekitar.

Pesan: Setiap gambar merupakan hasil kreativitas manusia. Mari bersyukur atas kemampuan yang Allah berikan dan gunakan untuk menghasilkan karya yang baik dan bermanfaat.

Yuk, kita belajar menjadi anak yang kreatif dan selalu bersyukur kepada Allah SWT!

🌷 7. Kegiatan Pembelajaran

Yuk, kita belajar merencanakan gambar dan menyusun objek melalui kegiatan yang menyenangkan!

A. Ayo Amati dan Pahami!

Guru menunjukkan beberapa contoh gambar sederhana, seperti pemandangan alam, lingkungan rumah, dan taman bunga.

Peserta didik mengamati gambar dengan saksama.

Guru mengajak peserta didik menyebutkan objek yang terdapat dalam gambar dan memperhatikan letak setiap objek.

Contoh kegiatan:

  • Mengamati gambar rumah dan pohon.

  • Mengamati gambar gunung dan matahari.

  • Mengamati gambar bunga dan kupu-kupu.

  • Menyebutkan objek yang berada di bagian atas dan bawah gambar.

  • Menentukan objek yang paling menarik perhatian.

Ayo, jawab pertanyaan berikut!

  1. Apa saja objek yang terdapat dalam gambar pemandangan?

  2. Di mana sebaiknya kita meletakkan gambar matahari?

  3. Apa saja objek yang dapat ditambahkan pada gambar taman?

  4. Mengapa kita perlu menentukan ide sebelum menggambar?

  5. Apakah setiap anak boleh memiliki ide gambar yang berbeda?

B. Ayo Rancang Gambarku! 🎨

Guru mengajak peserta didik membuat rancangan gambar sederhana sesuai gagasan masing-masing.

Peserta didik diminta memilih salah satu tema gambar yang disukai.

Contoh tema:

  • Lingkungan rumahku.

  • Pemandangan alam.

  • Taman bunga.

  • Sekolahku.

  • Hewan kesayanganku.

Langkah kegiatan:

  1. Peserta didik menentukan tema gambar.

  2. Peserta didik memilih beberapa objek yang ingin digambar.

  3. Peserta didik menentukan letak setiap objek.

  4. Peserta didik membuat rancangan gambar menggunakan pensil.

  5. Peserta didik menunjukkan hasil rancangan kepada guru.

Guru membimbing peserta didik yang mengalami kesulitan dalam menentukan objek dan menyusun letaknya.

C. Ayo Praktik Menyusun Objek!

Guru memberikan contoh beberapa objek sederhana yang dapat disusun menjadi sebuah gambar.

Peserta didik diminta menyusun objek sesuai gagasan yang dimiliki.

Contoh kegiatan:

Tema: Pemandangan Alam

Objek yang digunakan:

  • Gunung.

  • Matahari.

  • Pohon.

  • Sungai.

  • Awan.

Peserta didik menentukan sendiri letak setiap objek sebelum menggambar.

Guru mengamati kreativitas peserta didik dalam menentukan dan menyusun objek.

Setelah selesai, peserta didik dapat menyempurnakan rancangan dengan memberikan warna sesuai keinginan.

D. Ayo Diskusi Bersama!

Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil atau berpasangan.

Setiap kelompok mendapatkan contoh permasalahan sederhana tentang perencanaan gambar.

Peserta didik berdiskusi untuk menemukan jawaban dari permasalahan tersebut.

Contoh permasalahan:

Situasi 1: Rani ingin menggambar taman bunga. Ia memilih bunga, kupu-kupu, pohon, dan matahari. Apakah objek yang dipilih Rani sudah sesuai dengan temanya?

Situasi 2: Budi ingin menggambar pemandangan alam. Ia menggambar gunung, sungai, dan pohon. Objek apa lagi yang dapat ditambahkan Budi?

Situasi 3: Siti ingin menggambar rumah. Ia meletakkan gambar rumah di tengah kertas dan pohon di sampingnya. Apakah Siti sudah menyusun objek dalam gambarnya?

Situasi 4: Andi ingin menggambar kendaraan, tetapi ia belum menentukan kendaraan apa yang akan digambar. Apa yang sebaiknya dilakukan Andi sebelum mulai menggambar?

Setelah berdiskusi, setiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya secara sederhana.

Guru memberikan penguatan terhadap jawaban peserta didik.

E. Ayo Bermain "Tebak dan Susun Objek!" 🌷

Guru membacakan beberapa tema gambar.

Peserta didik mendengarkan dan menyebutkan objek yang sesuai dengan tema tersebut.

Aturan permainan:

  1. Guru menyebutkan satu tema gambar.

  2. Peserta didik menyebutkan objek yang sesuai.

  3. Peserta didik menentukan letak objek dalam gambar.

  4. Peserta didik boleh memberikan ide tambahan.

Contoh tema dan objek:

  • Pemandangan: Gunung, matahari, pohon, dan sungai.

  • Lingkungan rumah: Rumah, pintu, jendela, dan pohon.

  • Taman bunga: Bunga, kupu-kupu, rumput, dan matahari.

  • Sekolah: Gedung sekolah, pohon, bendera, dan lapangan.

Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik yang aktif dan berani menyampaikan ide.

F. Ayo Tunjukkan Kreativitasmu!

Guru mengajak peserta didik menunjukkan hasil rancangan gambar yang telah dibuat.

Peserta didik diminta menceritakan secara sederhana tentang gambar tersebut.

Contohnya:

🌷 Tema gambar saya adalah pemandangan alam.

🌷 Saya menggambar gunung, matahari, pohon, dan sungai.

🌷 Saya meletakkan matahari di bagian atas gambar.

🌷 Saya membuat pohon di samping gunung.

🌷 Saya senang membuat gambar sesuai ide sendiri.

Guru memberikan apresiasi terhadap setiap hasil karya peserta didik dan mengingatkan agar selalu menghargai karya teman.

💗 LATIHAN MANDIRI

Ayo, kerjakan soal berikut dengan benar!

A. Berilah tanda centang (✓) pada pernyataan yang benar!

  1. Menentukan ide sebelum menggambar.

  2. Memilih objek sesuai tema gambar.

  3. Menggambar tanpa memikirkan objek yang akan dibuat.

  4. Menyusun objek sesuai kreativitas.

  5. Mengejek hasil gambar teman.

B. Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa yang dimaksud dengan gagasan atau ide dalam menggambar?

  2. Sebutkan tiga objek yang dapat digunakan untuk menggambar pemandangan!

  3. Mengapa kita perlu merencanakan gambar sebelum menggambar?

  4. Apa yang harus dilakukan setelah menentukan tema gambar?

  5. Bagaimana cara menghargai hasil karya teman?

💗 PENUTUP

Alhamdulillah, anak-anak hebat! Hari ini kita telah belajar tentang merencanakan gambar dan menyusun objek sesuai gagasan yang dimiliki. 💗

Kita telah belajar mengenal gagasan atau ide, menentukan tema, memilih objek, menyusun letak objek, serta membuat rancangan gambar sederhana sesuai kreativitas masing-masing.

Ingat ya, sholeh dan sholehah!

🌷 Tentukan ide sebelum mulai menggambar.

🌷 Pilih objek sesuai tema gambar.

🌷 Susun objek dengan baik dan menarik.

🌷 Berani menuangkan gagasan dan imajinasi sendiri.

🌷 Buatlah gambar dengan rapi dan penuh semangat.

🌷 Hargai hasil karya sendiri dan teman.

🌷 Bersyukur atas keindahan ciptaan Allah SWT.

Semoga kita menjadi anak yang kreatif, percaya diri, berani mencoba, dan selalu bersyukur atas segala nikmat Allah SWT.

Alhamdulillahirabbil'alamin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kesimpulan/Refleksi Pelajaran

Hari ini murid melaksanakan kegiatan pembelajaran secara tatap muka di kelas dengan baik. Murid belajar mengenai Merencanakan Gambar dan Menyusun Objek Sesuai Gagasan yang Dimiliki. Murid mengenal cara menentukan ide atau gagasan sebelum menggambar, memilih objek yang akan digambar, serta menyusun letak objek agar gambar terlihat menarik dan sesuai dengan tema. Murid juga belajar menuangkan kreativitas dan imajinasi melalui perencanaan gambar dengan memperhatikan bentuk, ukuran, dan posisi objek. Murid dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik dan antusias melalui kegiatan tanya jawab, pengamatan gambar, diskusi, serta praktik merencanakan dan menyusun objek gambar sesuai gagasan masing-masing.

Kendala

Dalam pembelajaran hari ini, beberapa murid masih membutuhkan bimbingan dalam menentukan ide atau gagasan gambar serta menyusun letak objek agar sesuai dengan tema yang ingin dibuat. Beberapa murid juga masih memerlukan arahan dalam menuangkan imajinasi dan kreativitas ke dalam bentuk gambar.

Tindak Lanjut

Murid yang masih mengalami kesulitan akan diberikan pendampingan belajar dengan mengulas kembali cara menentukan ide atau gagasan sebelum menggambar, memilih objek, serta menyusun letak objek pada bidang gambar. Murid akan berlatih merencanakan gambar melalui pengamatan benda-benda di lingkungan sekitar dan membuat sketsa sederhana. Murid yang sudah memahami materi akan diberikan tantangan tambahan untuk mengembangkan ide dan kreativitas dalam menyusun berbagai objek gambar secara mandiri.

Capaian Tujuan Pembelajaran

Murid sudah mampu menentukan ide atau gagasan gambar, memilih objek sesuai tema, merencanakan gambar sederhana, serta menyusun letak objek sesuai gagasan dan kreativitas yang dimiliki.

Jumlah murid yang hadir: 26

Jumlah murid yang tidak hadir: 2

Jumlah murid yang paham: 23

Jumlah murid yang belum paham: 3

Senin, 09 November 2026 Matematika

  KELAS 1C SD AL AZHAR 2 BANDAR  LAMPUNG 📌 IDENTITAS Nama Guru: Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S.Pd. Hari/Tanggal: Senin, 09 No...