KELAS 4A SD AL AZHAR 2
BANDAR LAMPUNG
Nama Guru : Hesti Windari, S. Pd.
Mata Pelajaran : Seni Rupa & IPAS
Hari/Tanggal : Kamis, 05 Maret 2026
Kelas : 4 A
Materi Pokok :
- Membandingkan kelemahan dan kelebihan alat dan bahan lokal
- Keanekaragaman Hayati
Alat Peraga : Video Pembelajaran/PPT
Metode Pembelajaran : Tanya Jawab, diskusi, Penugasan
Assalamualaikum wr wb
Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. Baiklah kita akan lanjutkan pembelajaran kita hari ini, Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗
SENI RUPA
TUJUAN PEMBELAJARAN
Murid mampu membandingkan kelebihan dan kekurangan alat dan bahan lokal.
Seni Rupa Kelas 4
Membandingkan Kelebihan dan Kekurangan Alat dan Bahan Lokal
A. Pengertian Alat dan Bahan Lokal
Alat dan bahan lokal adalah alat dan bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar kita, seperti di rumah, sekolah, pasar, kebun, atau desa tempat tinggal.
Contoh bahan lokal sering digunakan dalam karya seni tradisional Indonesia seperti pada kerajinan di Yogyakarta atau Bali yang memanfaatkan bahan alam di sekitarnya.
B. Contoh Alat dan Bahan Lokal
1. Bahan Lokal
-
Daun kering
-
Biji-bijian
-
Tanah liat
-
Pelepah pisang
-
Batok kelapa
-
Bambu
-
Kertas bekas
C. Kelebihan dan Kekurangan Bahan Lokal
| No | Bahan Lokal | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|---|
| 1 | Daun kering | Mudah didapat, gratis | Mudah rapuh dan sobek |
| 2 | Tanah liat | Mudah dibentuk | Mudah pecah jika tidak hati-hati |
| 3 | Bambu | Kuat dan tahan lama | Perlu alat khusus untuk memotong |
| 4 | Batok kelapa | Keras dan unik | Sulit dibentuk |
| 5 | Kertas bekas | Murah dan mudah dibentuk | Tidak tahan air |
D. Kelebihan Menggunakan Bahan Lokal
-
Mudah ditemukan di sekitar kita
-
Harganya murah atau bahkan gratis
-
Melatih kreativitas
-
Ramah lingkungan
-
Mengenalkan budaya daerah
Contohnya, kerajinan bambu yang banyak dibuat di Tasikmalaya menggunakan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.
E. Kekurangan Menggunakan Bahan Lokal
-
Tidak semua bahan tahan lama
-
Beberapa bahan mudah rusak
-
Bentuk dan ukuran tidak selalu sama
-
Kadang memerlukan keterampilan khusus
F. Contoh Kegiatan di Kelas
Kegiatan Membandingkan:
-
Siapkan daun kering dan kertas gambar.
-
Buat kolase menggunakan kedua bahan tersebut.
-
Diskusikan:
-
Mana yang lebih mudah ditempel?
-
Mana yang lebih tahan lama?
-
Mana yang lebih menarik hasilnya?
G. Kesimpulan
Bahan dan alat lokal memiliki kelebihan dan kekurangan. Kita harus memilih bahan sesuai dengan kebutuhan karya seni yang akan dibuat. Menggunakan bahan lokal juga membantu menjaga lingkungan dan melestarikan budaya daerah.
Asasmen :
Kegiatan Membandingkan:
-
Siapkan daun kering dan kertas gambar.
-
Buat kolase menggunakan kedua bahan tersebut.
-
Diskusikan:
-
Mana yang lebih mudah ditempel?
-
Mana yang lebih tahan lama?
-
Mana yang lebih menarik hasilnya?
-
MATA PELAJARAN IPAS
TUJUAN PEMBELAJARAN:
1. Murid mampu menjelaskan pengertian keanekaragaman hayati, contoh flora dan fauna lokal, fungsi keanekaragaman hayati bagi kehiudpan.
2. Murid mampu menjelaskan pengertian kearifan lokal.
MATERI AJAR: KEANEKARAGAMAN DI LINGKUNGAN SEKITAR
I. KEANEKARAGAMAN HAYATI
1. Pengertian Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman hayati adalah beragamnya makhluk hidup yang ada di bumi, baik tumbuhan, hewan, maupun mikroorganisme.
Negara Indonesia termasuk salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia.
Keanekaragaman hayati meliputi:
Keanekaragaman jenis (berbagai macam tumbuhan dan hewan)
Keanekaragaman gen (perbedaan sifat dalam satu jenis makhluk hidup)
Keanekaragaman ekosistem (hutan, laut, sungai, sawah, dll.)
2. Contoh Flora dan Fauna Lokal
A. Contoh Flora (Tumbuhan) Lokal Indonesia
Rafflesia arnoldii → bunga terbesar di dunia
Anggrek bulan → bunga khas Indonesia
Pohon jati
Pohon sagu
B. Contoh Fauna (Hewan) Lokal Indonesia
Komodo
Harimau Sumatra
Burung cendrawasih
Orangutan
3. Fungsi Keanekaragaman Hayati bagi Kehidupan
Keanekaragaman hayati memiliki banyak manfaat, antara lain:
1️⃣ Sumber Pangan
Padi, jagung, sayur, buah, ikan, daging
2️⃣ Sumber Obat
Tanaman jahe, kunyit, temulawak
3️⃣ Sumber Sandang dan Papan
Kapas untuk pakaian
Kayu untuk rumah
4️⃣ Menjaga Keseimbangan Lingkungan
Hutan menghasilkan oksigen
Hewan membantu penyerbukan
5️⃣ Sumber Ilmu Pengetahuan dan Wisata
Taman nasional
Wisata alam
II. KEARIFAN LOKAL
1. Pengertian Kearifan Lokal
Kearifan lokal adalah nilai-nilai, kebiasaan, dan tradisi yang berkembang dalam masyarakat secara turun-temurun untuk menjaga keseimbangan kehidupan dan lingkungan.
Kearifan lokal mengajarkan manusia untuk hidup selaras dengan alam.
2. Contoh Kearifan Lokal di Indonesia
Subak di Bali → sistem pengairan sawah tradisional
Sasi di Maluku → larangan mengambil hasil laut dalam waktu tertentu
Hutan Larangan → tidak boleh menebang pohon sembarangan
Gotong royong membersihkan lingkungan
3. Hubungan Keanekaragaman Hayati dan Kearifan Lokal
Kearifan lokal membantu menjaga keanekaragaman hayati agar tetap lestari.
Contoh:
Tidak menebang hutan sembarangan
Tidak menangkap ikan dengan bom
Menanam kembali pohon yang ditebang
III. Kesimpulan
Keanekaragaman hayati adalah keberagaman makhluk hidup di bumi.
Indonesia memiliki banyak flora dan fauna lokal.
Keanekaragaman hayati bermanfaat bagi kehidupan manusia.
Kearifan lokal adalah nilai dan kebiasaan masyarakat untuk menjaga lingkungan.
Kita harus menjaga dan melestarikan alam sekitar.
Sistem pengairan tradisional di Bali disebut .....
Keanekaragaman hayati bermanfaat sebagai sumber ....
