Sabtu, 26 September 2026

Selasa, 29-09-2026 Bahasa Indonesia

 KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG







Identitas: 
Nama guru : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S. Pd. 
Hari / Tanggal : Selasa, 29 September 2026
Fase / Kelas : A/1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Materi : Menunjukkan sikap teliti, disiplin, percaya diri, dan bertanggung jawab saat melakukan kegiatan menulis.
Pertemuan Ke : 12 (2 JP)


๐Ÿ’— CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu melakukan kegiatan menulis dengan memperhatikan kerapian, ketelitian, dan arahan guru. Peserta didik mampu menunjukkan sikap disiplin, percaya diri, dan bertanggung jawab saat melakukan kegiatan menulis.

๐Ÿ’— TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat:

  1. Menunjukkan sikap teliti saat menulis.
  2. Menunjukkan sikap disiplin saat mengikuti kegiatan menulis.
  3. Menunjukkan sikap percaya diri saat menulis.
  4. Menunjukkan sikap bertanggung jawab terhadap tugas menulis.
  5. Menulis dengan rapi sesuai arahan guru.

๐ŸŒท Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik menyadari pentingnya bersikap baik saat melakukan kegiatan menulis.

Saat menulis, peserta didik memperhatikan:

✏️ Memegang pensil dengan benar.

๐Ÿ‘€ Melihat tulisan dengan teliti.

๐Ÿ“– Mengikuti contoh dari guru.

๐Ÿ“ Menulis sesuai arahan.

๐Ÿงน Menjaga meja tetap rapi.

Peserta didik belajar bahwa menulis membutuhkan ketelitian dan kesabaran.

๐ŸŒท Meaningful (Bermakna)

Peserta didik memahami bahwa sikap baik membantu kegiatan menulis menjadi lebih mudah.

Contohnya:

๐ŸŒท Teliti
Memeriksa kembali huruf yang sudah ditulis.

๐ŸŒท Disiplin
Mulai menulis saat guru memberikan arahan dan menyelesaikan tugas tepat waktu.

๐ŸŒท Percaya diri
Berani mencoba menulis sendiri dan tidak takut salah.

๐ŸŒท Bertanggung jawab
Menyelesaikan tugas dan menjaga alat tulis dengan baik.

Sikap tersebut dapat dilakukan saat menulis di sekolah maupun di rumah.

๐ŸŒท Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:

✏️ Menebalkan huruf.

๐Ÿ“ Menyalin huruf dan suku kata.

๐Ÿ”ค Menulis nama sendiri.

๐Ÿ”Ž Bermain “Cari Kesalahan Tulisan”.

๐Ÿ™‹ Bermain “Berani Menulis”.

๐ŸŒŸ Memberikan tanda pada tulisan yang sudah rapi.

๐Ÿ‘ Memberikan apresiasi kepada teman.

๐Ÿ’— ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Peserta didik:

  1. Mengenal sikap yang baik saat menulis.
  2. Mengenal arti teliti dalam kegiatan menulis.
  3. Mengenal arti disiplin dalam kegiatan menulis.
  4. Mengenal arti percaya diri dalam kegiatan menulis.
  5. Mengenal arti bertanggung jawab dalam kegiatan menulis.
  6. Mempraktikkan sikap teliti saat menulis.
  7. Mempraktikkan sikap disiplin saat mengerjakan tugas.
  8. Berani menulis sendiri.
  9. Menyelesaikan tugas menulis dengan bertanggung jawab.
  10. Memeriksa kembali hasil tulisan.

๐Ÿ’— MODEL/METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran:

Cooperative Learning

Metode Pembelajaran:

  • Tanya jawab
  • Mengamati
  • Mencontoh
  • Praktik menulis
  • Bermain
  • Refleksi

๐Ÿ’— MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT DAN BAHAN

✏️ Pensil

๐Ÿ“„ Buku tulis

๐Ÿ“ Lembar tugas

๐Ÿ“‹ LKPD

๐Ÿ”ค Kartu huruf

๐Ÿ–ผ️ Gambar contoh tulisan

๐Ÿ“Œ APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! ๐Ÿ’—

Apa kabar hari ini?

Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. ๐Ÿ˜Š

Sebelum belajar, mari kita berdoa agar Allah SWT memberikan kemudahan dalam belajar. ๐Ÿคฒ

Anak-anak, siapa yang suka menulis? ✏️

Saat menulis, kita harus menulis dengan rapi dan teliti.

Kita juga harus:

๐ŸŒท Mengikuti arahan guru.

๐ŸŒท Tidak bermain saat menulis.

๐ŸŒท Berani mencoba.

๐ŸŒท Menyelesaikan tugas.

๐ŸŒท Menjaga alat tulis.

Hari ini kita akan belajar tentang sikap yang baik saat menulis.

Ayo kita simak video berikut :


๐Ÿ’— MENGENAL SIKAP SAAT MENULIS

๐ŸŒท 1. Teliti

Teliti artinya memperhatikan tulisan dengan baik.

Contohnya:

๐Ÿ‘€ Memperhatikan bentuk huruf.

✏️ Menulis huruf dengan benar.

๐Ÿ”Ž Memeriksa kembali tulisan.

Contoh:

Setelah menulis buku, kita melihat kembali apakah semua huruf sudah ditulis.

Aku teliti saat menulis. ๐Ÿ’—

๐ŸŒท 2. Disiplin

Disiplin artinya mengikuti aturan dan melakukan tugas dengan baik.

Saat menulis, kita:

⏰ Mulai menulis saat guru memberikan arahan.

๐Ÿ“– Mengikuti contoh guru.

✏️ Tidak bermain saat mengerjakan tugas.

๐Ÿ“ Menyelesaikan tugas sesuai waktu.

Aku disiplin saat menulis. ๐ŸŒท

๐ŸŒท 3. Percaya Diri

Percaya diri artinya berani mencoba dan tidak takut untuk belajar.

Saat menulis, kita:

๐Ÿ™‹ Berani mencoba menulis sendiri.

✏️ Tidak takut jika tulisan belum sempurna.

๐Ÿ—ฃ️ Berani menunjukkan hasil tulisan.

๐ŸŒŸ Mau memperbaiki tulisan.

Contoh:

“Aku berani menulis namaku sendiri.”

Aku percaya diri saat menulis. ๐Ÿ’—

๐ŸŒท 4. Bertanggung Jawab

Bertanggung jawab artinya menyelesaikan tugas dan menjaga barang yang digunakan.

Saat menulis, kita:

๐Ÿ“ Menyelesaikan tugas.

✏️ Menjaga pensil.

๐Ÿ“š Merapikan buku.

๐Ÿงน Membersihkan meja setelah selesai.

Aku bertanggung jawab terhadap tugas menulisku. ๐ŸŒท

๐Ÿ’— AYO INGAT!

Saat menulis, kita harus:

๐Ÿ‘€ Teliti

⏰ Disiplin

๐Ÿ™‹ Percaya diri

๐Ÿ“ Bertanggung jawab

Ayo ucapkan bersama-sama!

“Aku teliti saat menulis.”

“Aku disiplin saat belajar.”

“Aku percaya diri saat menulis.”

“Aku bertanggung jawab terhadap tugasku.”

๐Ÿ’— KEGIATAN “SIKAP BAIK SAAT MENULIS”

Guru menunjukkan beberapa gambar atau contoh perilaku.

Peserta didik menentukan apakah perilaku tersebut merupakan sikap yang baik.

Contoh:

✏️ Rani menulis dengan rapi.
✅ Teliti

๐Ÿ“– Budi mulai menulis setelah guru memberi arahan.
✅ Disiplin

๐Ÿ™‹ Siti berani menunjukkan hasil tulisannya.
✅ Percaya diri

๐Ÿ“ Andi menyelesaikan tugas dan merapikan bukunya.
✅ Bertanggung jawab

๐Ÿ’— KEGIATAN “AYO MENULIS”

Peserta didik melakukan kegiatan:

✏️ Kegiatan 1

Menebalkan huruf yang diberikan guru.

✏️ Kegiatan 2

Menyalin suku kata.

Contoh:

ba – bi – bu – be – bo

✏️ Kegiatan 3

Menulis nama sendiri.

Namaku: __________________

✏️ Kegiatan 4

Memeriksa kembali tulisan.

Peserta didik melihat:

☐ Apakah hurufku sudah benar?

☐ Apakah tulisanku sudah rapi?

☐ Apakah aku sudah menyelesaikan tugas?

☐ Apakah alat tulisku sudah dirapikan?

๐Ÿ’— KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Sholeh dan sholehah, Allah SWT memberikan kita mata, tangan, dan akal untuk belajar.

๐Ÿ‘€ Mata digunakan untuk melihat tulisan.

✋ Tangan digunakan untuk menulis.

๐Ÿง  Akal digunakan untuk belajar dan berpikir.

Kita harus menggunakan semua nikmat Allah dengan baik.

Saat menulis dengan teliti, disiplin, percaya diri, dan bertanggung jawab, kita sedang belajar menjadi anak yang baik.

Mari kita bersyukur kepada Allah SWT dengan mengucapkan:

Alhamdulillah. ๐Ÿคฒ๐Ÿ’—

๐Ÿ’— YUK BERLATIH

๐ŸŒท A. Pilih Sikap yang Tepat!

  1. Aku memeriksa kembali tulisanku.
    ☐ Teliti
    ☐ Malas
  2. Aku mengerjakan tugas sesuai arahan guru.
    ☐ Disiplin
    ☐ Bermain
  3. Aku berani mencoba menulis sendiri.
    ☐ Percaya diri
    ☐ Takut mencoba
  4. Aku menyelesaikan tugas dan merapikan alat tulis.
    ☐ Bertanggung jawab
    ☐ Ceroboh

๐ŸŒท B. Lengkapi Kalimat!

  1. Aku harus __________ saat menulis agar tidak salah.
  2. Aku harus __________ mengikuti arahan guru.
  3. Aku harus __________ mencoba menulis sendiri.
  4. Aku harus __________ menyelesaikan tugas.

๐Ÿ’— REFLEKSI

Guru mengajak peserta didik menjawab:

๐ŸŒท Bagaimana cara menulis dengan teliti?

๐ŸŒท Apa yang harus dilakukan saat guru memberikan tugas menulis?

๐ŸŒท Apakah kamu berani menulis sendiri?

๐ŸŒท Apa yang kamu lakukan setelah selesai menulis?

๐ŸŒท Mengapa kita harus menjaga alat tulis?

Peserta didik menyimpulkan:

“Aku belajar bersikap teliti, disiplin, percaya diri, dan bertanggung jawab saat menulis. Aku berusaha menulis dengan rapi, menyelesaikan tugas, dan merapikan alat tulisku.”

๐Ÿ’— PENUTUP

Alhamdulillah, anak-anak hebat. ๐Ÿ’—

Hari ini kita sudah belajar tentang sikap yang baik saat menulis.

Kita sudah belajar:

๐Ÿ‘€ Teliti saat menulis.

⏰ Disiplin mengikuti arahan guru.

๐Ÿ™‹ Percaya diri untuk mencoba.

๐Ÿ“ Bertanggung jawab menyelesaikan tugas.

Ingat ya, sholeh dan sholehah:

๐ŸŒท Aku menulis dengan teliti.

๐ŸŒท Aku disiplin saat belajar.

๐ŸŒท Aku berani mencoba.

๐ŸŒท Aku menyelesaikan tugasku.

๐ŸŒท Aku menjaga alat tulisku.

๐ŸŒท Aku merapikan tempat belajar.

Mari kita menjadi anak yang rajin dan bertanggung jawab.

Alhamdulillah. ๐Ÿคฒ๐Ÿ’—

Wassalamualaikum wr. wb. ๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿฅฐ

๐Ÿ’— Kunci Jawaban

A. Pilih Sikap yang Tepat

  1. Teliti
  2. Disiplin
  3. Percaya diri
  4. Bertanggung jawab

B. Lengkapi Kalimat

  1. Teliti
  2. Disiplin
  3. Percaya diri
  4. Bertanggung jawab
LKPD :



Alhamdulillah, pembelajaran hari ini sudah selesai. ๐ŸŒท

Terima kasih anak-anak sudah belajar dengan baik dan penuh semangat. Jangan lupa untuk selalu teliti, disiplin, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam setiap kegiatan. ✏️๐Ÿ’—

Semoga ilmu yang kita pelajari hari ini bermanfaat dan dapat kita praktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Mari kita tutup pembelajaran dengan membaca hamdalah bersama.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. ๐Ÿคฒ✨


Selasa, 29-09-2026 Seni Rupa

 KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG




Identitas: 
Nama guru : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S.Pd.
Hari / Tanggal : Selasa, 29 September 2026
Fase / Kelas : A/1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Materi : Mengenal dan menyebutkan warna primer, yaitu merah
Pertemuan Ke : 1  (2 JP)


๐Ÿ’— CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal, mengamati, dan menyebutkan warna yang terdapat pada benda dan karya seni di sekitar.

Peserta didik mampu mengenal warna primer, yaitu merah, kuning, dan biru, serta menggunakannya dalam kegiatan seni sederhana.

๐Ÿ’— TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat:

  1. Mengenal warna primer.
  2. Menyebutkan warna merah, kuning, dan biru.
  3. Menemukan warna primer pada benda di sekitar.
  4. Mengelompokkan benda berdasarkan warna primer.
  5. Menggunakan warna primer dalam karya seni sederhana.

๐ŸŒท Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik mengamati warna benda dan karya seni dengan teliti.

Peserta didik memperhatikan:

❤️ Merah

๐Ÿ’› Kuning

๐Ÿ’™ Biru

Guru menunjukkan beberapa benda dengan warna yang berbeda.

Contoh:

๐ŸŽ Apel berwarna merah.

๐ŸŒป Bunga matahari berwarna kuning.

๐Ÿซ Benda atau gambar tertentu dapat berwarna biru.

Peserta didik diajak menyebutkan warna benda yang mereka lihat.

Ayo perhatikan!

❤️ Ini warna merah.

๐Ÿ’› Ini warna kuning.

๐Ÿ’™ Ini warna biru.

๐ŸŒท Meaningful (Bermakna)

Peserta didik memahami bahwa warna ada di banyak benda di sekitar.

Contohnya:

❤️ Merah → apel, bunga, balon.

๐Ÿ’› Kuning → pisang, matahari, bunga.

๐Ÿ’™ Biru → langit, laut, balon.

Peserta didik dapat mencari benda yang memiliki warna merah, kuning, dan biru di kelas maupun di rumah.

Dengan mengenal warna, peserta didik dapat memilih warna yang sesuai saat menggambar dan membuat karya seni.

๐ŸŒท Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:

๐ŸŽจ Bermain “Tebak Warna”.

๐Ÿ”Ž Mencari benda berwarna merah, kuning, dan biru.

๐Ÿ–️ Mewarnai gambar dengan warna primer.

๐ŸŒˆ Mengelompokkan benda berdasarkan warna.

๐ŸŽจ Bermain “Cari Warna”.

๐Ÿ‘€ Mengamati warna pada karya seni.

๐Ÿ—ฃ️ Menyebutkan warna benda yang ditunjukkan guru.

๐Ÿ’— ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Peserta didik:

  1. Mengamati berbagai warna pada benda di sekitar.
  2. Mengenal warna merah.
  3. Mengenal warna kuning.
  4. Mengenal warna biru.
  5. Menyebutkan tiga warna primer.
  6. Menemukan warna primer pada benda di sekitar.
  7. Mengelompokkan benda berdasarkan warna.
  8. Menggunakan warna primer dalam gambar atau karya seni sederhana.
  9. Menceritakan warna yang digunakan dalam karya.

๐Ÿ’— MODEL/METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran:

Discovery Learning

Metode Pembelajaran:

  • Tanya jawab
  • Mengamati
  • Menunjukkan benda
  • Bermain
  • Praktik mewarnai
  • Refleksi

๐Ÿ’— MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT DAN BAHAN

๐Ÿ–️ Pensil warna/crayon

๐Ÿ“„ Kertas gambar

๐ŸŽจ Gambar benda berwarna

❤️ Kartu warna merah

๐Ÿ’› Kartu warna kuning

๐Ÿ’™ Kartu warna biru

๐Ÿ“‹ LKPD

๐Ÿ“Œ APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! ๐Ÿ’—

Apa kabar hari ini?

Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. ๐Ÿ˜Š๐ŸŽจ

Sebelum belajar, mari kita berdoa agar Allah SWT memberikan kemudahan dalam belajar. ๐Ÿคฒ

Anak-anak, coba lihat benda-benda yang ada di sekitar kita. ๐Ÿ‘€

Ada yang berwarna merah?

Ada yang berwarna kuning?

Ada yang berwarna biru?

Hari ini kita akan belajar mengenal warna primer.

Warna primer terdiri dari tiga warna, yaitu:

❤️ Merah

๐Ÿ’› Kuning

๐Ÿ’™ Biru

๐Ÿ’— KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Sholeh dan sholehah, Allah SWT adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.

Allah menciptakan banyak benda dengan berbagai warna yang indah.

๐ŸŒน Bunga memiliki berbagai warna.

๐ŸŒž Matahari tampak berwarna kuning.

๐ŸŒŒ Langit tampak biru.

๐ŸŽ Buah dapat memiliki warna merah.

Kita dapat melihat dan menikmati keindahan warna sebagai salah satu ciptaan Allah SWT.

Mari kita bersyukur kepada Allah dengan mengucapkan:

Alhamdulillah. ๐Ÿคฒ๐Ÿ’—

๐Ÿ’— MENGENAL WARNA PRIMER

Mari kita simak Video berikut :



❤️ 1. Warna Merah

Merah adalah salah satu warna primer.

Contoh benda yang dapat berwarna merah:

๐ŸŽ Apel

๐ŸŒน Bunga

๐ŸŽˆ Balon

Peserta didik mengucapkan:

“Merah.”

๐Ÿ’› 2. Warna Kuning

Kuning adalah salah satu warna primer.

Contoh benda yang dapat berwarna kuning:

๐ŸŒ Pisang

๐ŸŒป Bunga

☀️ Matahari

Peserta didik mengucapkan:

“Kuning.”

๐Ÿ’™ 3. Warna Biru

Biru adalah salah satu warna primer.

Contoh benda yang dapat berwarna biru:

๐ŸŒŒ Langit

๐ŸŒŠ Air laut

๐ŸŽˆ Balon

Peserta didik mengucapkan:

“Biru.”

๐Ÿ’— AYO INGAT!

Warna primer ada 3, yaitu:

❤️ MERAH

๐Ÿ’› KUNING

๐Ÿ’™ BIRU

Ayo ucapkan bersama-sama!

❤️ Merah!

๐Ÿ’› Kuning!

๐Ÿ’™ Biru!

๐Ÿ’— KEGIATAN “TEBAK WARNA”

Guru menunjukkan gambar atau benda.

Peserta didik menyebutkan warnanya.

Contoh:

๐ŸŽ → Merah

๐ŸŒ → Kuning

๐ŸŒŠ → Biru

Guru dapat bertanya:

“Apa warna benda ini?”

Peserta didik menjawab:

“Merah!”

“Kuning!”

atau

“Biru!”

๐Ÿ’— KEGIATAN “CARI WARNA”

Peserta didik mencari benda di sekitar kelas.

๐Ÿ”ด Cari satu benda berwarna merah.

๐ŸŸก Cari satu benda berwarna kuning.

๐Ÿ”ต Cari satu benda berwarna biru.

Setelah menemukan benda, peserta didik menyebutkan nama dan warnanya.

Contoh:

“Ini pensil merah.”

“Ini buku kuning.”

“Ini tas biru.”

๐Ÿ’— YUK BERLATIH

๐ŸŒท A. Sebutkan Warnanya!

  1. ๐ŸŽ Apel berwarna __________.
  2. ๐ŸŒ Pisang berwarna __________.
  3. ๐ŸŒŠ Laut berwarna __________.
  4. ❤️ Warna ini adalah __________.
  5. ๐Ÿ’› Warna ini adalah __________.
  6. ๐Ÿ’™ Warna ini adalah __________.

๐ŸŒท B. Ayo Kelompokkan!

Kelompokkan benda sesuai warnanya.

❤️ Merah: __________ dan __________

๐Ÿ’› Kuning: __________ dan __________

๐Ÿ’™ Biru: __________ dan __________

๐Ÿ’— REFLEKSI

Guru mengajak peserta didik menjawab:

๐ŸŒท Apa saja warna primer?

๐ŸŒท Apa warna primer yang kamu sukai?

๐ŸŒท Sebutkan benda yang berwarna merah!

๐ŸŒท Sebutkan benda yang berwarna kuning!

๐ŸŒท Sebutkan benda yang berwarna biru!

๐ŸŒท Warna apa yang kamu gunakan saat menggambar?

LKPD :



Peserta didik menyimpulkan:

“Hari ini aku belajar mengenal warna primer. Warna primer adalah merah, kuning, dan biru. Aku dapat menyebutkan dan menemukan warna primer pada benda di sekitarku.”

๐Ÿ’— PENUTUP

Alhamdulillah, anak-anak hebat. ๐Ÿ’—๐ŸŽจ

Hari ini kita sudah belajar mengenal warna primer.

Kita sudah mengenal:

❤️ Merah

๐Ÿ’› Kuning

๐Ÿ’™ Biru

Kita juga belajar menemukan warna tersebut pada benda dan karya seni di sekitar kita.

Ingat ya, sholeh dan sholehah:

๐ŸŒท Aku senang belajar warna.

๐ŸŒท Aku dapat menyebutkan warna merah.

๐ŸŒท Aku dapat menyebutkan warna kuning.

๐ŸŒท Aku dapat menyebutkan warna biru.

๐ŸŒท Aku berani menggunakan warna dalam berkarya.

๐ŸŒท Aku menghargai karya sendiri dan karya teman.

Mari kita bersyukur kepada Allah SWT atas keindahan warna yang ada di sekitar kita.

Alhamdulillah. ๐Ÿคฒ๐Ÿ’—

Wassalamualaikum wr. wb. ๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿฅฐ


Selasa, 29-09-2026 P Pancasila

 KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG



Identitas: 

Nama guru :  Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S. Pd. 

Hari / Tanggal : Selasa, 29 September 2026

Fase / Kelas : A/1C Ustman Bin Affan

Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila

Materi : Merefleksikan cara menjaga kebersihan rumah

Pertemuan Ke : 4 (2 JP)


๐Ÿ’— CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal dan memahami aturan sederhana dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga. Peserta didik mampu mengenali pentingnya menjaga kebersihan rumah serta menunjukkan sikap peduli, bertanggung jawab, disiplin, dan bekerja sama dalam menjaga kebersihan lingkungan keluarga.

๐Ÿ’— TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat mengenal dan memahami cara menjaga kebersihan rumah melalui kegiatan mengamati gambar, menyimak cerita, menjawab pertanyaan, berdiskusi, mempraktikkan kegiatan sederhana, dan merefleksikan kebiasaan menjaga kebersihan rumah dalam kehidupan sehari-hari.

๐ŸŒท Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik menyadari bahwa rumah yang bersih membuat keluarga merasa nyaman dan sehat.

Peserta didik mengamati:

✏️ Cara membuang sampah pada tempatnya.

✏️ Cara merapikan mainan setelah bermain.

✏️ Cara merapikan tempat tidur.

✏️ Cara menyapu lantai.

✏️ Cara membersihkan meja setelah digunakan.

✏️ Cara menjaga kebersihan kamar dan ruang keluarga.

Contoh:

Setelah bermain, mainan berserakan.

❌ Membiarkan mainan berserakan.

✅ Merapikan mainan kembali ke tempatnya.

Peserta didik belajar bahwa menjaga kebersihan rumah dapat dilakukan dengan tindakan sederhana setiap hari.

๐ŸŒท Meaningful (Bermakna)

Peserta didik memahami bahwa menjaga kebersihan rumah merupakan tanggung jawab bersama.

Rumah yang bersih membuat kita:

๐ŸŒท Nyaman bermain dan belajar.

๐ŸŒท Terhindar dari banyak kuman.

๐ŸŒท Merasa senang dan tenang.

๐ŸŒท Memiliki lingkungan yang rapi.

Peserta didik dapat menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari, seperti:

๐ŸŒท Membuang sampah pada tempatnya.

๐ŸŒท Merapikan mainan.

๐ŸŒท Menyapu lantai.

๐ŸŒท Merapikan tempat tidur.

๐ŸŒท Membersihkan meja setelah makan.

๐ŸŒท Menaruh sepatu dan tas pada tempatnya.

๐ŸŒท Membantu Ayah dan Ibu membersihkan rumah.

๐ŸŒท Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar cara menjaga kebersihan rumah melalui kegiatan menyenangkan, seperti:

๐ŸŽฎ Bermain “Bersih atau Kotor?”

๐Ÿ–ผ️ Mengamati gambar kegiatan di rumah.

๐Ÿงน Bermain peran membersihkan rumah.

๐Ÿ—‘️ Bermain “Masukkan Sampah pada Tempatnya”.

๐Ÿงธ Bermain “Ayo Rapikan Mainan”.

๐Ÿ’— Menyebutkan kegiatan yang dilakukan untuk menjaga kebersihan rumah.

๐ŸŽฏ Bermain “Aku Anak Peduli Kebersihan”.

๐Ÿ’— ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Mengenal kebersihan rumah.

Mengenal ciri-ciri rumah yang bersih.

Mengenal cara menjaga kebersihan rumah.

Mengenal manfaat rumah yang bersih.

Membedakan rumah bersih dan rumah kotor.

Membedakan perilaku bersih dan tidak bersih.

Mempraktikkan cara menjaga kebersihan rumah.

Merefleksikan kebiasaan menjaga kebersihan rumah.

๐Ÿ’— MODEL/METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran:
Discovery Learning

Metode Pembelajaran:
Tanya jawab, mengamati, bercerita, dan penugasan.

๐Ÿ’— MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA

๐Ÿ–ผ️ Gambar rumah bersih dan kotor
๐Ÿ—‘️ Tempat sampah
๐Ÿงธ Mainan
๐Ÿ“„ LKPD

๐Ÿ“Œ APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! ๐Ÿ’—

Apa kabar hari ini?

Sebelum belajar, mari kita berdoa agar Allah SWT memberikan kemudahan dalam belajar. ๐Ÿคฒ

Anak-anak, coba perhatikan rumah kalian.

Guru bertanya:

๐ŸŒท “Apakah kalian suka rumah yang bersih?”

๐ŸŒท “Ke mana kita membuang sampah?”

๐ŸŒท “Apa yang kalian lakukan setelah bermain?”

Contoh:

Setelah bermain, mainan berserakan.

๐Ÿ‘ง Anak merapikan mainannya.

Apakah perbuatan tersebut baik?

Ya. ✅

Hari ini kita akan belajar tentang cara menjaga kebersihan rumah. ๐Ÿ’—

Mari kita simak video berikut :


๐Ÿ’— KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Allah SWT menciptakan rumah, manusia, tumbuhan, dan lingkungan.

Kita harus bersyukur kepada Allah dengan menjaga kebersihan lingkungan.

Contohnya:

๐ŸŒท Membuang sampah pada tempatnya.

๐ŸŒท Merapikan mainan.

๐ŸŒท Menjaga kebersihan rumah.

๐ŸŒท Membantu orang tua.

Alhamdulillah. ๐Ÿคฒ๐Ÿ’—

๐Ÿ’— KETERKAITAN ASMAUL HUSNA

๐ŸŒท Al-Khaliq — Maha Pencipta

Allah SWT adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.

Allah menciptakan kita dan lingkungan tempat tinggal kita.

Kita bersyukur dengan menjaga kebersihan rumah dan lingkungan.

๐ŸŒท Al-Malik — Maha Merajai

Allah SWT adalah Al-Malik, yaitu Maha Merajai.

Allah mengajarkan kita untuk hidup tertib.

Contohnya:

๐ŸŒท Membuang sampah pada tempatnya.

๐ŸŒท Merapikan mainan.

๐ŸŒท Menjaga kebersihan rumah.

๐Ÿ’— MATERI PEMBELAJARAN

๐Ÿ’— 1. Rumah yang Bersih

Rumah yang bersih adalah rumah yang rapi dan tidak banyak sampah.

Ciri rumah bersih:

✅ Lantai bersih.

✅ Tidak ada sampah berserakan.

✅ Mainan rapi.

✅ Meja bersih.

๐Ÿ’— 2. Cara Menjaga Kebersihan Rumah

Kita dapat menjaga kebersihan rumah dengan cara:

๐Ÿ—‘️ Membuang sampah pada tempatnya.

๐Ÿงธ Merapikan mainan.

๐Ÿ›️ Merapikan tempat tidur.

๐Ÿงน Membantu menyapu.

๐Ÿงฝ Membersihkan meja.

๐Ÿ’— 3. Manfaat Rumah Bersih

Rumah yang bersih membuat kita:

๐ŸŒท Nyaman.

๐ŸŒท Senang.

๐ŸŒท Mudah belajar.

๐ŸŒท Mudah bermain.

๐ŸŒท Terhindar dari kotoran.

๐Ÿ’— 4. Sikap Peduli Kebersihan

Contoh sikap peduli kebersihan:

✅ Membuang sampah pada tempatnya.

✅ Merapikan mainan.

✅ Membantu orang tua.

❌ Membuang sampah sembarangan.

❌ Membiarkan mainan berserakan.

๐ŸŒท KEGIATAN PEMBELAJARAN

๐Ÿ’— Kegiatan 1 — “Bersih atau Kotor?”

Guru menunjukkan gambar rumah.

Guru bertanya:

“Apakah rumah ini bersih?”

Peserta didik menjawab:

Bersih. ✅

Guru menunjukkan gambar rumah yang banyak sampah.

Peserta didik menjawab:

Kotor. ❌

๐Ÿ’— Kegiatan 2 — “Baik atau Tidak?”

Aku membuang sampah pada tempatnya.

✅ Baik.

Aku membuang sampah di lantai.

❌ Tidak baik.

Aku merapikan mainan setelah bermain.

✅ Baik.

๐Ÿ’— Kegiatan 3 — “Aku Peduli Kebersihan”

Peserta didik menyebutkan kegiatan yang dapat dilakukan di rumah.

Contoh:

๐ŸŒท “Saya membuang sampah.”

๐ŸŒท “Saya merapikan mainan.”

๐ŸŒท “Saya membantu menyapu.”

๐ŸŒท “Saya merapikan tempat tidur.”

๐Ÿ’— YUK BERLATIH

A. Pilih Jawaban yang Benar!

1. Sampah dibuang di ....

a. lantai
b. tempat sampah
c. meja

2. Setelah bermain, mainan harus ....

a. dirapikan
b. dibuang
c. dibiarkan

3. Rumah yang bersih terasa ....

a. nyaman
b. kotor
c. berantakan

B. Jawablah!

1. Sebutkan satu cara menjaga kebersihan rumah!

Jawab: ______________________

2. Apa yang kamu lakukan setelah bermain?

Jawab: ______________________

๐Ÿ’— REFLEKSI

Guru mengajak peserta didik menjawab:

๐ŸŒท Mengapa kita harus menjaga kebersihan rumah?

๐ŸŒท Ke mana kita membuang sampah?

๐ŸŒท Apa yang kamu lakukan setelah bermain?

๐ŸŒท Bagaimana cara membantu orang tua di rumah?

Peserta didik menyimpulkan:

“Aku menjaga kebersihan rumah dengan membuang sampah pada tempatnya, merapikan mainan, dan membantu orang tua.”

LKPD :


๐Ÿ’— PENUTUP

Alhamdulillah, hari ini kita sudah belajar tentang cara menjaga kebersihan rumah. ๐Ÿ’—

Kita harus membiasakan diri:

๐ŸŒท Membuang sampah pada tempatnya.

๐ŸŒท Merapikan mainan.

๐ŸŒท Menjaga kebersihan rumah.

๐ŸŒท Membantu orang tua.

Mari menjadi anak yang peduli, mandiri, dan bertanggung jawab. ๐Ÿ’—

Alhamdulillah. ๐Ÿคฒ

Wassalamualaikum wr. wb. ๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿฅฐ


Selasa, 29-09-2026 Matematika

 KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG




Identitas: 

Nama guru : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S.Pd.

Hari / Tanggal : Rabu, 29 September 2026

Fase / Kelas : A/1C Ustman Bin Affan

Mata Pelajaran : Matematika

Materi : Konsep penjumlahan sampai 20 (pengenalan simbol tambah dan menghitung cepat)

Metode Pembelajaran 

Pertemuan Ke : 2 (2 JP)


๐Ÿ’— CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu memahami konsep penjumlahan bilangan cacah sampai 20 melalui kegiatan mengamati, menghitung, menggabungkan dua kelompok benda, menggunakan gambar, serta mengenal dan menggunakan simbol + dan =.

Peserta didik mampu melakukan penjumlahan sampai 20 dengan menggunakan benda konkret, gambar, jari tangan, garis bilangan, dan strategi menghitung cepat secara sederhana.

๐Ÿ’— TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat:

  1. Memahami penjumlahan sebagai kegiatan menggabungkan dua kelompok benda.
  2. Mengenal simbol + sebagai tanda tambah.
  3. Mengenal simbol = sebagai tanda sama dengan.
  4. Menuliskan kalimat matematika sederhana.
  5. Menjumlahkan bilangan sampai 20 menggunakan benda konkret dan gambar.
  6. Menggunakan jari tangan atau garis bilangan untuk membantu penjumlahan.
  7. Menggunakan cara menghitung cepat sederhana dalam penjumlahan sampai 20.
  8. Menyelesaikan soal penjumlahan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
  9. Menunjukkan sikap teliti, percaya diri, dan tidak mudah menyerah.

๐ŸŒท Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik memperhatikan bilangan dan benda dengan teliti sebelum melakukan penjumlahan.

Peserta didik mengamati:

✏️ Bilangan pertama.

✏️ Bilangan kedua.

✏️ Tanda +.

✏️ Menggabungkan kedua bilangan.

✏️ Menghitung hasilnya.

✏️ Menuliskan jawaban dengan benar.

Contoh:

๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ + ๐ŸŽ๐ŸŽ

Ada 3 apel dan 2 apel.

Jika digabungkan:

๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ

Jadi:

3 + 2 = 5

Peserta didik belajar menghitung dengan teliti agar mendapatkan hasil yang benar.

๐ŸŒท Meaningful (Bermakna)

Penjumlahan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya:

๐Ÿ“š Menghitung jumlah buku.

✏️ Menghitung jumlah pensil.

๐ŸŽ Menghitung jumlah buah.

๐Ÿงธ Menghitung jumlah mainan.

๐Ÿ‘ง Menghitung jumlah teman.

๐Ÿฌ Menghitung jumlah makanan.

Contoh:

Rani mempunyai 4 pensil.

Ayah memberikan 3 pensil lagi.

Berapa jumlah pensil Rani?

4 + 3 = 7

Jadi, Rani mempunyai 7 pensil.

๐ŸŒท Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar penjumlahan melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:

๐ŸŽฒ Bermain kartu angka.

๐ŸŽ Menghitung gambar buah.

๐Ÿงธ Menggabungkan benda.

✋ Menggunakan jari tangan.

๐Ÿ”ข Bermain “Berapa Semuanya?”

๐Ÿƒ Bermain “Lompat Angka”.

๐ŸŽฏ Bermain “Cari Hasilnya”.

๐Ÿงฉ Menyelesaikan teka-teki penjumlahan.

๐Ÿ’— ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengenal penjumlahan sebagai kegiatan menggabungkan dua kelompok benda.
  2. Menghitung kelompok benda pertama.
  3. Menghitung kelompok benda kedua.
  4. Menggabungkan dua kelompok benda.
  5. Menghitung jumlah seluruh benda.
  6. Mengenal simbol + sebagai tanda tambah.
  7. Mengenal simbol = sebagai tanda sama dengan.
  8. Menyajikan penjumlahan menggunakan benda dan gambar.
  9. Menuliskan penjumlahan dalam bentuk kalimat matematika.
  10. Menjumlahkan bilangan sampai 10.
  11. Menjumlahkan bilangan sampai 20.
  12. Menggunakan jari tangan untuk membantu berhitung.
  13. Menggunakan garis bilangan untuk membantu penjumlahan.
  14. Mengenal cara menghitung cepat sederhana.
  15. Menyelesaikan soal cerita penjumlahan sampai 20.
  16. Menunjukkan sikap teliti, percaya diri, dan tidak mudah menyerah.

๐Ÿ’— MODEL/METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran:

Discovery Learning

Metode Pembelajaran:

  • Tanya jawab
  • Demonstrasi
  • Menghitung
  • Menggunakan benda konkret
  • Permainan
  • Penugasan

๐Ÿ’— MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA

๐Ÿ”ข Kartu angka 1–20

๐Ÿงฎ Benda konkret seperti stik es krim, pensil, balok, atau tutup botol

✋ Jari tangan

๐Ÿ“ Garis bilangan 1–20

๐ŸŽ Gambar benda

๐Ÿ“„ LKPD

๐ŸŽฅ Video pembelajaran

Yuk kita simak video pembelajaran di bawah ini! ๐ŸŽฅ



๐Ÿ“Œ APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! ๐Ÿ’—

Apa kabar hari ini?

Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. ๐Ÿ˜Š

Sebelum belajar, mari kita berdoa agar Allah SWT memberikan kita kemudahan dalam belajar dan ilmu yang bermanfaat. ๐Ÿคฒ✨

Anak-anak, coba perhatikan gambar berikut.

๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ

Ada berapa apel?

3 apel.

Sekarang perhatikan:

๐ŸŽ๐ŸŽ

Ada berapa apel?

2 apel.

Jika kedua kelompok apel digabungkan:

๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ + ๐ŸŽ๐ŸŽ

Mari kita hitung:

1, 2, 3, 4, 5

Jadi:

3 + 2 = 5

Tanda + disebut tanda tambah.

Hari ini kita akan belajar tentang penjumlahan sampai 20.

Kita juga akan belajar cara menghitung dengan lebih cepat dan mudah.

๐Ÿ’— KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Sholeh dan sholehah, Allah SWT menciptakan banyak benda dan makhluk di sekitar kita.

Allah memberikan kita:

๐Ÿ‘€ mata untuk melihat,

✋ tangan untuk memegang dan menghitung,

๐Ÿง  akal untuk berpikir dan belajar.

Kita dapat menggunakan semua kemampuan tersebut untuk belajar berhitung.

Ketika kita menghitung satu per satu dengan teliti, kita belajar menjadi anak yang sabar, teliti, dan bersyukur.

Contoh:

๐ŸŠ๐ŸŠ๐ŸŠ + ๐ŸŠ๐ŸŠ

Ada 3 jeruk dan 2 jeruk.

Jika digabungkan:

๐ŸŠ๐ŸŠ๐ŸŠ๐ŸŠ๐ŸŠ

3 + 2 = 5

Kita mengucapkan:

Alhamdulillah. ๐Ÿคฒ๐Ÿ’—

๐Ÿ’— KETERKAITAN ASMAUL HUSNA

๐ŸŒท 1. Al-Khaliq — Maha Pencipta

Allah SWT adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.

Allah menciptakan berbagai macam benda dan makhluk di sekitar kita.

Ada buah, tumbuhan, hewan, manusia, dan banyak ciptaan Allah lainnya.

Kita dapat belajar berhitung menggunakan benda-benda ciptaan Allah.

Contoh:

๐ŸŽ๐ŸŽ + ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ

2 + 3 = 5

Kita bersyukur kepada Allah karena diberikan kemampuan untuk melihat, berpikir, dan belajar.

๐ŸŒท 2. Al-Malik — Maha Merajai

Allah SWT adalah Al-Malik, yaitu Maha Merajai.

Allah menciptakan segala sesuatu dengan teratur.

Kita juga belajar berhitung dengan tertib dan teratur.

Saat menjumlahkan benda, kita menghitung satu per satu dengan benar.

Contoh:

๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ + ๐ŸŒธ๐ŸŒธ

Hitung:

1 – 2 – 3 – 4 – 5

Jadi:

3 + 2 = 5

๐ŸŒท 3. Ar-Razzaq — Maha Pemberi Rezeki

Allah SWT adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki.

Buah dan makanan yang kita makan merupakan rezeki dari Allah.

Kita dapat belajar menjumlahkan buah yang kita miliki.

Contoh:

๐ŸŒ๐ŸŒ๐ŸŒ๐ŸŒ + ๐ŸŒ๐ŸŒ

4 + 2 = 6

Kita bersyukur atas rezeki yang Allah berikan.

Alhamdulillah. ๐Ÿคฒ๐Ÿ’—

๐Ÿ’— MATERI PEMBELAJARAN

๐Ÿ’— 1. Mengenal Konsep Penjumlahan

Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua kelompok benda menjadi satu kelompok.

Contoh:

๐Ÿ”ต๐Ÿ”ต๐Ÿ”ต + ๐Ÿ”ต๐Ÿ”ต

Kelompok pertama = 3

Kelompok kedua = 2

Jika digabungkan:

๐Ÿ”ต๐Ÿ”ต๐Ÿ”ต๐Ÿ”ต๐Ÿ”ต

Jumlah semuanya = 5

Jadi:

3 + 2 = 5

๐Ÿ’— 2. Mengenal Tanda Tambah (+)

Simbol + dibaca ditambah atau tambah.

Contoh:

4 + 3

Dibaca:

Empat ditambah tiga.

Tanda + menunjukkan bahwa kita akan melakukan penjumlahan.

๐Ÿ’— 3. Mengenal Tanda Sama Dengan (=)

Simbol = dibaca sama dengan.

Tanda = menunjukkan hasil penjumlahan.

Contoh:

4 + 3 = 7

Dibaca:

Empat ditambah tiga sama dengan tujuh.

๐Ÿ’— 4. Menjumlahkan Menggunakan Benda

Kita dapat menggunakan benda di sekitar untuk membantu berhitung.

Contoh:

✏️✏️✏️✏️ + ✏️✏️

Ada 4 pensil.

Ditambah 2 pensil.

Jumlah semuanya:

4 + 2 = 6

Jadi, jumlah pensil adalah 6.

๐Ÿ’— 5. Menjumlahkan Menggunakan Gambar

Contoh:

๐ŸŸ๐ŸŸ๐ŸŸ๐ŸŸ + ๐ŸŸ๐ŸŸ๐ŸŸ

Hitung semua ikan:

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7

Jadi:

4 + 3 = 7

๐Ÿ’— 6. Menjumlahkan Menggunakan Jari

Jari tangan dapat membantu kita menghitung.

Contoh:

5 + 3 = ...

Angkat 5 jari.

Kemudian tambah 3 jari.

Hitung semuanya:

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8

Jadi:

5 + 3 = 8

๐Ÿ’— 7. Menjumlahkan dengan Garis Bilangan

Garis bilangan dapat membantu kita melakukan penjumlahan.

Contoh:

6 + 3 = ...

Mulai dari angka 6.

Lompat 3 langkah ke kanan:

6 → 7 → 8 → 9

Jadi:

6 + 3 = 9

๐Ÿ’— 8. Menghitung Cepat dengan Cara “Lanjutkan Hitungan”

Kita dapat menghitung dengan cepat dengan cara mulai dari bilangan yang lebih besar, kemudian lanjut menghitung.

Contoh:

8 + 3 = ...

Mulai dari 8.

Lanjutkan 3 angka:

9, 10, 11

Jadi:

8 + 3 = 11

Contoh lain:

7 + 4 = ...

Mulai dari 7.

Lanjutkan:

8, 9, 10, 11

Jadi:

7 + 4 = 11

Cara ini dapat membantu kita menghitung lebih cepat.

๐Ÿ’— 9. Penjumlahan yang Hasilnya sampai 20

Contoh:

5 + 4 = 9

6 + 5 = 11

7 + 3 = 10

8 + 4 = 12

9 + 5 = 14

10 + 4 = 14

10 + 7 = 17

9 + 8 = 17

10 + 10 = 20

Ingat, kita dapat menggunakan benda, jari, gambar, atau garis bilangan untuk membantu menghitung.

๐ŸŒท KEGIATAN PEMBELAJARAN

๐Ÿ’— Kegiatan 1 — “Gabungkan dan Hitung”

Guru menyiapkan dua kelompok benda.

Contoh:

๐Ÿ”ต๐Ÿ”ต๐Ÿ”ต๐Ÿ”ต

dan

๐Ÿ”ต๐Ÿ”ต

Guru bertanya:

“Ada berapa benda pada kelompok pertama?”

Peserta didik menjawab:

4

Guru bertanya:

“Ada berapa benda pada kelompok kedua?”

Peserta didik menjawab:

2

Guru menggabungkan kedua kelompok.

Peserta didik menghitung:

1, 2, 3, 4, 5, 6

Kemudian menuliskan:

4 + 2 = 6

๐Ÿ’— Kegiatan 2 — “Cari Hasilnya”

Guru menunjukkan kartu:

5 + 4 = ...

Peserta didik mengambil 5 benda.

Kemudian mengambil 4 benda.

Kedua kelompok digabungkan.

Peserta didik menghitung:

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9

Jadi:

5 + 4 = 9

๐Ÿ’— Kegiatan 3 — “Hitung dengan Jari” ✋

Guru memberikan soal:

6 + 3 = ...

Peserta didik mengangkat 6 jari.

Kemudian menambahkan 3.

Hitung:

7, 8, 9

Jadi:

6 + 3 = 9

๐Ÿ’— Kegiatan 4 — “Lompat di Garis Bilangan” ๐Ÿ”ข

Guru memberikan soal:

7 + 5 = ...

Peserta didik mulai dari angka 7.

Kemudian melompat 5 langkah:

7 → 8 → 9 → 10 → 11 → 12

Jadi:

7 + 5 = 12

๐Ÿ’— Kegiatan 5 — “Hitung Cepat” ⚡

Guru memberikan beberapa soal.

Peserta didik mencoba menghitung tanpa menghitung semua benda satu per satu.

Contoh:

8 + 2 = ...

Mulai dari 8:

9, 10

Jadi:

8 + 2 = 10

Contoh:

9 + 3 = ...

Mulai dari 9:

10, 11, 12

Jadi:

9 + 3 = 12


๐Ÿ’— Kegiatan 6 — “Berapa Semuanya?” ๐ŸŽ

Guru memberikan cerita:

Siti mempunyai 6 apel.

Ibu memberikan 4 apel lagi.

Berapa jumlah apel Siti sekarang?

Kita hitung:

6 + 4 = 10

Jadi, jumlah apel Siti adalah 10 apel. ๐ŸŽ

๐Ÿ’— YUK BERLATIH

A. Isilah titik-titik berikut!

  1. 2 + 3 = ....
  2. 4 + 2 = ....
  3. 5 + 3 = ....
  4. 6 + 2 = ....
  5. 7 + 3 = ....
  6. 8 + 4 = ....
  7. 9 + 2 = ....
  8. 10 + 5 = ....
  9. 7 + 6 = ....
  10. 10 + 10 = ....

B. Hitung dengan cepat!

  1. 8 + 2 = ....
  2. 9 + 3 = ....
  3. 7 + 4 = ....
  4. 8 + 5 = ....
  5. 9 + 6 = ....

C. Selesaikan soal cerita!

1. Ali mempunyai 5 kelereng. Ayah memberikan 3 kelereng lagi. Berapa kelereng Ali sekarang?

2. Aisyah mempunyai 7 pensil. Ibu memberikan 2 pensil lagi. Berapa jumlah pensil Aisyah?

3. Di meja ada 8 buku. Kemudian diletakkan 4 buku lagi. Berapa jumlah buku semuanya?

๐Ÿ’— REFLEKSI

Guru mengajak peserta didik menjawab:

๐ŸŒท Apa arti penjumlahan?

๐ŸŒท Apa nama tanda +?

๐ŸŒท Apa nama tanda =?

๐ŸŒท Bagaimana cara menghitung penjumlahan?

๐ŸŒท Apa yang dapat kita gunakan untuk membantu berhitung?

๐ŸŒท Bagaimana cara menghitung penjumlahan dengan lebih cepat?

๐ŸŒท Apakah kamu dapat menjumlahkan bilangan sampai 20?

๐ŸŒท Asmaul Husna apa yang berarti Maha Pencipta?

Peserta didik menyimpulkan:

“Penjumlahan adalah menggabungkan dua bilangan untuk mengetahui jumlah semuanya. Aku dapat menggunakan benda, jari, atau garis bilangan untuk membantu berhitung. Aku dapat belajar menghitung dengan teliti dan cepat sampai 20.”

LKPD :



 


๐Ÿ’— PENUTUP

Alhamdulillah, anak-anak hebat, hari ini kita sudah belajar tentang konsep penjumlahan sampai 20. ๐Ÿ’—

Kita belajar bahwa penjumlahan berarti menggabungkan dua kelompok atau dua bilangan untuk mendapatkan jumlah semuanya.

Kita juga mengenal tanda:

+ → ditambah

= → sama dengan

Kita dapat menghitung menggunakan:

๐ŸŒท Benda konkret

๐ŸŒท Gambar

๐ŸŒท Jari tangan

๐ŸŒท Garis bilangan

๐ŸŒท Menghitung dengan melanjutkan bilangan

Ingat ya, sholeh dan sholehah:

๐ŸŒท Aku menghitung dengan teliti.

๐ŸŒท Aku belajar menjumlahkan dengan sabar.

๐ŸŒท Aku berusaha menghitung lebih cepat.

๐ŸŒท Aku tidak takut mencoba.

๐ŸŒท Aku tidak mudah menyerah.

๐ŸŒท Aku bersyukur kepada Allah atas kemampuan untuk belajar.

Alhamdulillah. ๐Ÿคฒ๐Ÿ’—

Wassalamualaikum wr. wb. ๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿฅฐ



Selasa, 29-09-2026 Bahasa Indonesia

  KELAS 1C SD AL AZHAR 2 BANDAR  LAMPUNG Identitas:  Nama guru : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S. Pd.  Hari / Tanggal : Selasa,...