Kamis, 22 Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 ADAB

 KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG



📌 IDENTITAS
Nama Guru: Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S. Pd. 
Hari/Tanggal: Jumat, 23 Oktober 2026
Fase/Kelas: A / 1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran: Adab
Materi: Menolong teman yang membutuhkan bantuan
Pertemuan Ke: 13 (1 JP)

💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mengenal dan membiasakan perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari, khususnya sikap peduli dan suka menolong teman yang membutuhkan bantuan. Peserta didik mampu menunjukkan adab ketika memberikan bantuan, seperti berbicara dengan santun, membantu dengan ikhlas, tidak mengejek teman, serta menghargai orang lain.

💗 TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

Menjelaskan arti menolong teman dengan bahasa sederhana.

Menyebutkan contoh perilaku menolong teman yang membutuhkan bantuan.

Menjelaskan adab ketika menolong teman.

Mempraktikkan cara menawarkan dan memberikan bantuan dengan santun.

Membiasakan sikap peduli, ikhlas, dan saling membantu di sekolah maupun di rumah.

🌷 Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik belajar menyadari bahwa setiap orang terkadang membutuhkan bantuan. Peserta didik diajak memperhatikan keadaan teman, mendengarkan permintaan bantuan, dan memilih tindakan yang baik.

Peserta didik belajar untuk:

💗 Mendengarkan teman yang meminta bantuan.

💗 Memperhatikan keadaan teman dengan penuh kepedulian.

💗 Memikirkan cara membantu yang tepat.

💗 Berbicara dengan santun ketika memberikan bantuan.

💗 Memahami perasaan teman yang sedang mengalami kesulitan.

Contoh:

Ketika Rani meminta bantuan karena pensilnya terjatuh, Dini mendengarkan permintaan Rani, kemudian membantu mengambil pensil tersebut.

Dini berkata, “Ini pensilmu, Rani.”

Rani menjawab, “Terima kasih, Dini.”

Melalui contoh tersebut, peserta didik belajar untuk mendengarkan, peduli, dan membantu teman dengan tulus.

🌷 Meaningful (Bermakna)
Peserta didik memahami bahwa menolong teman merupakan perilaku terpuji yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta didik menghubungkan pembelajaran dengan pengalaman seperti:

Membantu teman mengambil buku yang terjatuh.

Membantu teman merapikan alat tulis.

Membantu teman membawa barang yang ringan sesuai kemampuan  pertolongan yang tidak dapat ditangani sendiri.

Saat di kelas, Hasan meminta bantuan kepada Ahmad untuk mengambilkan buku di lantai.

Hasan berkata, “Ahmad, tolong bantu aku mengambil buku ini.”

Ahmad menjawab, “Baik, Hasan. Aku bantu, ya.”

Hasan berkata, “Terima kasih sudah membantuku.”

Melalui percakapan tersebut, peserta didik memahami bahwa membantu teman dapat mempererat persahabatan dan menciptakan suasana kelas yang rukun.

🌷 Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik belajar melalui kegiatan yang menyenangkan, aktif, dan sesuai dengan perkembangan anak kelas 1 SD.

Kegiatan yang dapat dilakukan:

Bermain “Teman Siap Membantu!”

Mengamati gambar perilaku tolong-menolong.

Bermain kartu situasi.

Menebak tindakan yang baik dan kurang baik.

Bermain peran sebagai teman yang meminta dan memberikan bantuan.

Melengkapi percakapan sederhana.

Menceritakan pengalaman menolong teman.

Membuat janji kebaikan untuk membantu teman.

💗 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Mengenal arti menolong teman.

Memahami bahwa manusia terkadang membutuhkan bantuan orang lain.

Mengenali situasi ketika teman membutuhkan bantuan.

Menyebutkan contoh perilaku menolong teman di sekolah dan di rumah.

Mengenal adab ketika menolong teman.

Memahami pentingnya mendengarkan permintaan bantuan.

Menggunakan kata-kata santun ketika memberikan bantuan.

Membiasakan diri menolong teman dengan ikhlas.

Membedakan perilaku menolong dan perilaku yang tidak menunjukkan kepedulian.

Mempraktikkan cara menolong teman melalui bermain peran.

Menunjukkan sikap peduli dan menghargai teman.

Membiasakan perilaku tolong-menolong dalam kehidupan sehari-hari.

💗 MODEL/METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran
Pembelajaran kontekstual dan praktik langsung, melalui pengamatan situasi sehari-hari, diskusi sederhana, dan bermain peran.

Metode Pembelajaran
Bercerita.

Tanya jawab.

Pengamatan gambar.

Demonstrasi.

Diskusi sederhana.

Bermain peran.

Permainan edukatif.

Praktik langsung.

Penugasan.

Refleksi sederhana.

💗 MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA
Gambar anak menolong teman.

Gambar situasi di kelas dan di halaman sekolah.

 LKPD.

Video Pembelajaran


📌 APERSEPSI
Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu'alaikum, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! 💗

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan siap belajar.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa agar Allah Swt. memberikan kemudahan dan ilmu yang bermanfaat.

Anak-anak, coba ingat kembali pengalaman kalian di sekolah!

🌷 Pernahkah temanmu meminta bantuan?

🌷 Apa yang kamu lakukan ketika teman meminta bantuan?

🌷 Bagaimana perasaanmu ketika ada teman yang membantumu?

🌷 Apa yang kamu ucapkan setelah membantu teman?

Wah, ternyata kita bisa melakukan banyak kebaikan melalui bantuan sederhana, ya!

🌷 Ayo Amati Cerita Berikut!
Slideshow: Tugas pertemuan dua
educaplay.com
Saat sedang belajar, buku milik Fatimah terjatuh. Fatimah meminta bantuan kepada Aisyah.

Fatimah: “Aisyah, tolong bantu aku mengambil buku ini.”

Aisyah: “Baik, Fatimah. Aku bantu, ya.”

Fatimah: “Terima kasih, Aisyah.”

Aisyah: “Sama-sama.”

Pertanyaan untuk ananda:

Siapa yang meminta bantuan?

Apa yang dilakukan Aisyah?

Bagaimana cara Fatimah meminta bantuan?

Mengapa kita perlu membantu teman yang membutuhkan bantuan?

Dari cerita tersebut, kita belajar bahwa menolong teman adalah perbuatan baik. Kita perlu membantu dengan ikhlas, berbicara dengan santun, dan tidak mengharapkan imbalan.

Hari ini kita akan belajar:
💗 Mengenal arti menolong teman.

💗 Mengetahui kapan teman membutuhkan bantuan.

💗 Memahami adab ketika menolong.

💗 Berlatih meminta dan memberikan bantuan dengan santun.

💗 Membiasakan sikap peduli kepada teman.

💗 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT.
Sholeh dan sholehah, Allah Swt. menciptakan manusia sebagai makhluk yang saling membutuhkan. Ada kalanya kita dapat melakukan sesuatu sendiri, tetapi ada kalanya kita membutuhkan bantuan orang lain.

Allah Swt. mengajarkan umat-Nya untuk melakukan kebaikan dan saling menolong dalam hal yang baik.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menunjukkan rasa syukur kepada Allah Swt. dengan melakukan kebaikan, seperti:

Membantu teman yang kesulitan.

Menolong teman tanpa membeda-bedakan.

Berbicara dengan lembut dan sopan.

Menghibur teman yang sedang sedih.

Meminta bantuan guru ketika teman mengalami kesulitan yang berbahaya.

Situasi

Tindakan yang Baik

Teman meminta bantuan mengambil pensil.

Mengambilkan pensilnya.

Teman kesulitan merapikan buku.

Membantu merapikan buku bersama-sama.

Teman belum memahami tugas.

Menjelaskan dengan sabar atau mengajak belajar bersama.

Teman terjatuh saat bermain.

Menanyakan keadaannya dan memanggil guru jika diperlukan.

Teman kesulitan membawa barang berat.

Meminta bantuan guru atau orang dewasa.

Ingat, ananda! Kita tidak harus melakukan semua hal sendiri. Jika bantuan terlalu sulit atau berbahaya, mintalah pertolongan guru atau orang dewasa.

💗 3. Adab Ketika Menolong Teman
Adab adalah perilaku baik yang perlu kita biasakan ketika berinteraksi dengan orang lain.

Berikut adab ketika menolong teman.

🌷 Mendengarkan permintaan bantuan
Ketika teman berbicara, dengarkan dengan baik agar kita memahami bantuan yang dibutuhkan.

🌷 Menolong dengan ikhlas
Berikan bantuan dengan niat baik, bukan untuk mendapatkan hadiah atau pujian.

🌷 Berbicara dengan santun
Gunakan kata-kata yang sopan, seperti “baik”, “tolong”, dan “sama-sama”.

🌷 Tidak mengejek teman
Jangan menertawakan teman yang mengalami kesulitan. Sebaliknya, berikan dukungan dan semangat.

🌷 Membantu sesuai kemampuan
Lakukan bantuan yang aman dan mampu kita kerjakan. Jika tidak mampu, mintalah bantuan guru.

🌷 Tidak mengharapkan imbalan
Menolong merupakan perbuatan baik. Kita tidak perlu meminta hadiah setelah membantu teman

💗 Kegiatan 2 — “Baik atau Tidak Baik?” 🌷
Guru membacakan beberapa situasi. Peserta didik menentukan apakah tindakan tersebut baik atau kurang baik.

Contoh:

Membantu teman mengambil buku yang terjatuh. — Baik.

Menertawakan teman yang meminta bantuan. — Tidak baik.

Membantu teman merapikan alat tulis. — Baik.

Meminta hadiah setelah menolong teman. — Tidak baik.

Memanggil guru ketika teman mengalami kesulitan yang berbahaya. — Baik.

Peserta didik dapat menjawab dengan mengangkat kartu bertuliskan “Baik” atau “Tidak Baik”.

Tujuan: Peserta didik mampu membedakan perilaku yang menunjukkan kepedulian dan perilaku yang perlu dihindari.

💗 Kegiatan 3 — “Pilih Kata Santun!” 💬
Guru memberikan situasi sederhana dan meminta peserta didik memilih kalimat yang tepat.

Contoh:

Situasi 1: Teman meminta bantuan mengambil pensil.

A. “Ambil sendiri!”

B. “Baik, aku bantu.”

C. “Aku tidak peduli!”

Jawaban yang tepat: B.

Situasi 2: Teman sudah membantu kita.

A. “Terima kasih sudah membantuku.”

B. “Cepat pergi!”

C. “Aku tidak mau mengucapkan apa-apa.”

Jawaban yang tepat: A.

Tujuan: Peserta didik mampu menggunakan kalimat santun dalam situasi meminta dan memberikan bantuan.

💗 Kegiatan 4 — “Ayo Bermain Peran!” 🤝
Peserta didik berpasangan untuk mempraktikkan situasi menolong teman.

Pilihan situasi:

Teman meminta bantuan mengambil buku.

Teman kesulitan merapikan meja.

Teman meminta bantuan membawa alat tulis.

Teman kesulitan memahami tugas.

Teman terjatuh saat bermain.

Contoh percakapan:

Hasan: “Ali, tolong bantu aku merapikan buku ini.”

Ali: “Baik, Hasan. Ayo, kita rapikan bersama.”

Hasan: “Terima kasih, Ali.”

Ali: “Sama-sama.”

Menolong teman adalah perbuatan yang ....

Ketika teman meminta bantuan, kita harus mendengarkannya dengan ....

Kita menolong teman dengan hati yang ....

Setelah menerima bantuan, kita mengucapkan ....

Jika teman membutuhkan bantuan yang tidak mampu kita berikan sendiri, kita dapat meminta bantuan ....

💗 PENUTUP
Alhamdulillah, ananda sholeh dan sholehah, hari ini kita sudah belajar tentang adab menolong teman yang membutuhkan bantuan. 💗

Kita belajar bahwa menolong teman merupakan perbuatan terpuji yang menunjukkan kepedulian, kasih sayang, dan sikap saling menghargai.

Ingat ya, sholeh dan sholehah!

Jumat, 23 Oktober 2026 B Indonesia

  KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG



📌 IDENTITAS
Nama Guru: Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S. Pd. 
Hari/Tanggal: Jumat, 23 Oktober 2026
Fase/Kelas: A / 1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Materi: Menyimak percakapan keluarga dan berlatih bertanya serta menjawab dengan bahasa yang santun
Pertemuan Ke: 5 (2 JP)



💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu menyimak percakapan sederhana tentang kehidupan keluarga dengan penuh perhatian. Peserta didik mampu memahami informasi yang disampaikan melalui pertanyaan dan jawaban, mengenali kalimat tanya dan kalimat jawaban, serta mempraktikkan percakapan sederhana dengan menggunakan bahasa yang santun dalam kehidupan sehari-hari.

💗 TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Peserta didik dapat menyimak percakapan tentang kegiatan keluarga, menemukan informasi penting dari percakapan, mengenali ungkapan bertanya dan menjawab, serta mempraktikkan percakapan sederhana menggunakan bahasa yang santun, jelas, dan sesuai dengan situasi.

🌷 Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik belajar menyimak percakapan dengan tenang, penuh perhatian, dan memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain.

Peserta didik belajar untuk:

👂 Mendengarkan percakapan dengan saksama.

💬 Memperhatikan pertanyaan yang disampaikan.

💬 Memahami jawaban dari lawan bicara.

🌷 Mengenali kata-kata santun dalam percakapan.

🤝 Menunggu giliran berbicara dan tidak memotong pembicaraan.

Contoh:

Peserta didik menyimak percakapan antara Ibu dan anak tentang kegiatan membantu merapikan rumah.

Ibu bertanya, “Adik, apakah kamu sudah merapikan mainan?”

Anak menjawab, “Sudah, Bu. Mainan sudah saya rapikan.”

Peserta didik belajar mendengarkan pertanyaan sampai selesai dan memahami jawaban yang diberikan.
🌷 Meaningful (Bermakna)
Peserta didik memahami bahwa percakapan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama ketika berkomunikasi dengan anggota keluarga.

Peserta didik menghubungkan pembelajaran dengan pengalaman seperti:

Bertanya kepada Ibu tentang makanan.

Menjawab pertanyaan Ayah tentang kegiatan di sekolah.

Meminta bantuan kepada kakak dengan sopan.

Mengucapkan terima kasih setelah mendapatkan bantuan.

Menceritakan kegiatan yang dilakukan bersama keluarga.

Bertanya kepada anggota keluarga ketika belum memahami sesuatu.

Contoh:

Dina ingin membantu Ibu menyiapkan meja makan.

Dina bertanya, “Ibu, apa yang bisa Dina bantu?”

Ibu menjawab, “Tolong letakkan sendok di atas meja, ya.”

Dina menjawab, “Baik, Bu.”

Melalui percakapan tersebut, peserta didik memahami bahwa bertanya dan menjawab dengan santun dapat membantu kegiatan bersama keluarga berjalan dengan baik.

🌷 Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik belajar melalui kegiatan yang menyenangkan, aktif, dan sesuai dengan perkembangan anak kelas 1 SD.

Kegiatan yang dapat dilakukan:

Bermain “Dengarkan dan Jawab!”

Bermain “Siapa yang Bertanya?”

Menebak informasi dari percakapan.

Bermain kartu pertanyaan dan jawaban.

Bermain peran menjadi Ayah, Ibu, kakak, atau adik.

Melengkapi percakapan sederhana.

Mempraktikkan percakapan bersama teman.

Bermain “Kata Santun Favoritku”.

💗 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Mengenal pengertian percakapan sederhana.

Mengenali percakapan dalam kehidupan keluarga.

Menyimak percakapan tentang kegiatan keluarga.

Menyebutkan tokoh yang terlibat dalam percakapan.

Menemukan informasi dari percakapan yang disimak.

Mengenali kalimat tanya dalam percakapan.

Mengenali kalimat jawaban dalam percakapan.

Mengenal kata-kata santun ketika bertanya dan menjawab.

Menjawab pertanyaan sesuai dengan informasi yang didengar.

Menyusun pertanyaan sederhana tentang kegiatan keluarga.

Mempraktikkan percakapan dengan bahasa yang santun.

Menerapkan kebiasaan menyimak dan berbicara santun dalam kehidupan sehari-hari.

💗 MODEL/METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran
Discovery Learning atau pembelajaran penemuan, melalui kegiatan menyimak, mengamati, menemukan informasi, dan mempraktikkan percakapan.

Metode Pembelajaran
Menyimak.

Tanya jawab.

Praktik berpasangan.

Penugasan.

Refleksi sederhana.

💗 MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA
Gambar keluarga.

Kartu kalimat tanya.

Kartu kalimat jawaban.

LKPD.

Video pembelajaran


Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu'alaikum, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! 💗

Apa kabar hari ini?

Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar.

Sebelum belajar, mari kita berdoa agar Allah Swt. memberikan kemudahan dan ilmu yang bermanfaat. 🤲

Anak-anak, coba ingat kembali kegiatan kalian bersama keluarga di rumah!

🌷 Siapa yang tadi pagi berbicara dengan Ayah atau Ibu?

🌷 Apa yang pernah kalian tanyakan kepada Ibu?

🌷 Bagaimana cara menjawab pertanyaan Ayah dengan sopan?

🌷 Apa yang kalian ucapkan ketika meminta bantuan?

Wah, ternyata kita sering melakukan percakapan dengan keluarga, ya!

Sekarang, coba perhatikan contoh percakapan berikut.

Percakapan Siti dan Ibu :



Siti: “Ibu, apa yang sedang Ibu masak?”

Siti bertanya untuk mendapatkan informasi



Muslim Family Cooking Stock Illustrations, Cliparts and Royalty Free Muslim Family Cooking Vectors
Ibu: “Ibu sedang memasak sayur, Nak.”

Ibu menjawab pertanyaan Siti.




Vector illustration of indonesian elementary school muslim girl in uniform and flat style | Premium Vector
Siti: “Oh, begitu. Terima kasih, Bu.”

Siti menanggapi dengan santun.

Dari percakapan tersebut, kita dapat mengetahui bahwa Siti bertanya tentang masakan Ibu dan Ibu memberikan jawaban.

Hari ini, kita akan belajar menyimak percakapan, memahami informasi, serta bertanya dan menjawab dengan bahasa yang santun.

Hari ini kita akan belajar:
💗 Menyimak percakapan tentang keluarga.

💗 Menemukan informasi dari percakapan.

💗 Mengenali kalimat tanya dan jawaban.

💗 Menggunakan kata-kata santun.

💗 Mempraktikkan percakapan sederhana.

💗 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT.
Sholeh dan sholehah, Allah Swt. memberikan kita kemampuan untuk mendengar, berbicara, dan memahami perkataan orang lain.

Dengan kemampuan tersebut, kita dapat berkomunikasi dengan Ayah, Ibu, kakak, adik, guru, dan teman.

Ketika berbicara, kita perlu memilih kata-kata yang baik. Ketika orang lain berbicara, kita perlu mendengarkan dengan penuh perhatian.

Kita juga harus menghindari perkataan kasar, tidak mengejek orang lain, dan tidak memotong pembicaraan.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

Mendengarkan nasihat Ayah dan Ibu.

Bertanya dengan sopan ketika membutuhkan bantuan.

Menjawab pertanyaan tanpa membentak.

Mengucapkan terima kasih setelah dibantu.

Meminta maaf ketika melakukan kesalahan.

Mari bersyukur kepada Allah Swt. atas kemampuan kita untuk mendengar dan berbicara.

Alhamdulillah. 🤲💗
💗 KETERKAITAN ASMAUL HUSNA
🌷 1. Ar-Rahman — Maha Pengasih
Allah Swt. adalah Ar-Rahman, yaitu Maha Pengasih.

Kita dapat menunjukkan kasih sayang kepada keluarga melalui perkataan yang baik dan sikap yang santun.

Contoh:

Bertanya kepada Ibu dengan lembut.

Menjawab Ayah tanpa membentak.

Mendengarkan cerita adik dengan sabar.

Menghibur anggota keluarga yang sedang sedih.

Melalui pembelajaran ini, peserta didik belajar bahwa kasih sayang dapat ditunjukkan melalui perkataan dan perilaku sehari-hari.

🌷 2. Al-Latif — Maha Lembut
Allah Swt. adalah Al-Latif, yang mengandung makna Maha Lembut.

Peserta didik belajar membiasakan diri berbicara dengan lembut, memilih kata-kata yang baik, dan menghargai lawan bicara.

Contoh:

Daripada berkata, “Ambilkan bukuku!”

Kita dapat mengatakan, “Kak, tolong ambilkan bukuku, ya.”

Melalui contoh tersebut, peserta didik belajar menyampaikan keinginan dengan bahasa yang lebih santun.

🌷 3. As-Sami' — Maha Mendengar
Allah Swt. adalah As-Sami', yaitu Maha Mendengar.

Peserta didik belajar membiasakan diri mendengarkan orang lain ketika berbicara.

Contoh:

Mendengarkan Ibu ketika memberikan nasihat.

Menyimak penjelasan guru.

Mendengarkan jawaban teman sampai selesai.

Tidak berbicara sendiri ketika orang lain sedang berbicara.

Melalui kegiatan ini, peserta didik memahami pentingnya menyimak dengan baik sebagai bagian dari komunikasi yang santun.

💗 MATERI PEMBELAJARAN
Yuk simak video pembelajaran


💗 1. Mengenal Percakapan
Percakapan adalah kegiatan berbicara antara dua orang atau lebih untuk menyampaikan dan menerima informasi.

Percakapan dapat dilakukan di rumah, sekolah, maupun lingkungan sekitar.

Contoh percakapan dalam keluarga:

Anak berbicara dengan Ibu.

Ayah bertanya kepada anak.

Kakak berbicara dengan adik.

Anggota keluarga berdiskusi tentang kegiatan di rumah.

Dalam percakapan, kita perlu mendengarkan dan berbicara secara bergantian.

💗 2. Mengenal Kegiatan Menyimak
Menyimak adalah mendengarkan dengan sungguh-sungguh agar kita memahami informasi yang disampaikan.

Ketika menyimak percakapan, kita perlu:

Memusatkan perhatian kepada orang yang berbicara.

Mendengarkan perkataan sampai selesai.

Memahami isi percakapan.

Mengingat informasi penting.

Menjawab pertanyaan sesuai dengan informasi yang didengar.

Contoh:

Ibu berkata, “Besok kita akan mengunjungi Nenek.”

Informasi yang dapat kita temukan adalah:

Siapa yang akan dikunjungi? Nenek.

Kapan akan berkunjung? Besok.

Dengan menyimak secara saksama, kita dapat memahami informasi dalam percakapan.

💗 3. Mengenal Kalimat Tanya
Kalimat tanya adalah kalimat yang digunakan untuk menanyakan sesuatu atau memperoleh informasi.

Kalimat tanya biasanya diakhiri dengan tanda tanya (?).

Kata tanya yang sering digunakan adalah:

Kata Tanya

Kegunaan

Contoh

Apa

Menanyakan benda atau sesuatu

Apa makanan kesukaanmu?

Siapa

Menanyakan orang

Siapa yang memasak?

Di mana

Menanyakan tempat

Di mana Ayah bekerja?

Kapan

Menanyakan waktu

Kapan kita pergi?

Mengapa

Menanyakan alasan

Mengapa kamu tersenyum?

Bagaimana

Menanyakan keadaan atau cara

Bagaimana kabarmu?

Contoh kalimat tanya yang santun:

“Bu, bolehkah saya bertanya?”

“Ayah, kapan kita pergi ke rumah Nenek?”

“Kak, bolehkah saya meminjam pensil?”

“Ibu, apa yang bisa saya bantu?”

💗 4. Mengenal Kalimat Jawaban

Muslim Boy Character Friendly Welcome Pose
Budi: “Baik, Ayah. Terima kasih.”

Budi menanggapi dengan santun.

Dari percakapan tersebut, kita dapat menemukan informasi berikut:

Tokoh yang berbicara: Budi dan Ayah.

Hal yang ditanyakan: Waktu pergi ke taman.

Waktu pergi: Sore nanti.

Sikap Budi: Berbicara dengan santun.

💗 7. Berlatih Bertanya dan Menjawab

Untuk berlatih percakapan, peserta didik dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

Menentukan topik percakapan.

Menyusun kalimat tanya sederhana.

Mendengarkan pertanyaan teman.

Memberikan jawaban yang sesuai.

Menggunakan kata-kata santun.

Berbicara secara bergantian.

Mengucapkan terima kasih atau menanggapi dengan baik jika diperlukan.

Contoh percakapan:

A: “Halo, Dina. Apa yang kamu lakukan di rumah?”

B: “Saya membantu Ibu merapikan meja.”

A: “Wah, hebat! Terima kasih sudah bercerita.”

B: “Sama-sama.”

Melalui latihan ini, peserta didik belajar bahwa percakapan yang baik membutuhkan pertanyaan yang jelas, jawaban yang sesuai, dan sikap saling menghargai.

🌷 KEGIATAN PEMBELAJARAN
💗 Kegiatan 1 — “Dengarkan dan Jawab!” 👂
Guru membacakan percakapan sederhana tentang kegiatan keluarga.

Peserta didik menyimak tanpa menyela pembicaraan.

Setelah selesai, guru mengajukan pertanyaan:

Siapa saja yang berbicara?

Apa yang ditanyakan?

Apa jawaban yang diberikan?

Kata santun apa yang digunakan?

Tujuan: Peserta didik mampu menyimak percakapan dan menemukan informasi yang disampaikan.

💗 Kegiatan 2 — “Siapa yang Bertanya?”
Guru membacakan beberapa kalimat. Peserta didik menentukan apakah kalimat tersebut merupakan pertanyaan atau jawaban.

Contoh:

“Siapa yang memasak hari ini?” — Kalimat tanya.

“Ibu yang memasak hari ini.” — Kalimat jawaban.

“Di mana tasmu?” — Kalimat tanya.

“Tas saya ada di kamar.” — Kalimat jawaban.

Guru dapat meminta peserta didik mengangkat satu jari untuk kalimat tanya dan dua jari untuk kalimat jawaban.

Tujuan: Peserta didik mampu membedakan kalimat tanya dan kalimat jawaban.

💗 Kegiatan 3 — “Pasangkan Pertanyaan dan Jawaban”
Guru menyiapkan kartu pertanyaan dan kartu jawaban.

Peserta didik mencocokkan pasangan yang sesuai.

Contoh:

Kartu Pertanyaan

Kartu Jawaban

Siapa namamu?

Nama saya Rani.

Apa makanan kesukaanmu?

Saya suka nasi goreng.

Di mana kamu tinggal?

Saya tinggal bersama keluarga.

Bagaimana kabarmu?

Kabar saya baik.

Setelah mencocokkan, peserta didik membaca pertanyaan dan jawabannya bersama teman.

Tujuan: Peserta didik memahami hubungan antara pertanyaan dan jawaban.

💗 Kegiatan 4 — “Kata Santun Favoritku”

Guru menunjukkan beberapa kartu kata, seperti tolong, maaf, permisi, silakan, dan terima kasih.

Peserta didik memilih kata yang sesuai dengan situasi yang diberikan guru.

Contoh:

Guru: “Kamu ingin meminjam penghapus teman. Apa yang kamu katakan?”

Peserta didik: “Bolehkah saya meminjam penghapusmu?”

Guru: “Temanmu sudah membantu mengambilkan buku. Apa yang kamu ucapkan?”

Peserta didik: “Terima kasih.”

Tujuan: Peserta didik mampu menggunakan ungkapan santun sesuai dengan situasi.

💗 Kegiatan 5 — “Ayo Bermain Peran!”
Peserta didik berpasangan untuk mempraktikkan percakapan sederhana.

Pilihan topik:

Bertanya tentang kegiatan di rumah.

Meminta bantuan kepada anggota keluarga.

Bertanya tentang makanan kesukaan.

Menceritakan kegiatan bersama keluarga.

Bertanya tentang rencana pergi bersama keluarga.

Contoh:

A: “Ibu, apa yang sedang Ibu lakukan?”

B: “Ibu sedang menyapu lantai.”

A: “Bolehkah saya membantu, Bu?”

B: “Tentu, terima kasih sudah membantu.”

A: “Sama-sama, Bu.”

Peserta didik bergantian menjadi penanya dan penjawab. Guru membimbing peserta didik agar berbicara dengan jelas, mendengarkan teman, dan menggunakan bahasa yang santun.

Tujuan: Peserta didik mampu mempraktikkan percakapan sederhana dengan percaya diri dan santun.

💗 REFLEKSI
Guru mengajak peserta didik menjawab pertanyaan berikut.

🌷 Apa yang dimaksud dengan percakapan?

🌷 Mengapa kita perlu menyimak ketika orang lain berbicara?

🌷 Apa perbedaan kalimat tanya dan kalimat jawaban?

🌷 Sebutkan tiga kata santun yang dapat digunakan dalam percakapan!

🌷 Bagaimana cara bertanya dengan sopan kepada Ayah atau Ibu?

🌷 Apa yang harus kita lakukan ketika teman sedang berbicara?

🌷 Bagaimana perasaanmu ketika berhasil mempraktikkan percakapan bersama teman?

Peserta didik menyimpulkan:

“Aku dapat menyimak percakapan dengan baik. Aku dapat menemukan informasi dari pertanyaan dan jawaban. Aku berani bertanya, menjawab dengan santun, dan menghargai orang lain ketika berbicara.”

LKPD



💗 PENUTUP
Alhamdulillah, anak-anak hebat, hari ini kita sudah belajar menyimak percakapan keluarga, menemukan informasi, serta berlatih bertanya dan menjawab dengan bahasa yang santun. 💗

Kita belajar bahwa percakapan yang baik membutuhkan perhatian, kesabaran, dan sikap saling menghargai.

Ingat ya, sholeh dan sholehah:

🌷 Aku mendengarkan ketika orang lain berbicara.

🌷 Aku memahami pertanyaan dan jawaban.

🌷 Aku bertanya dengan sopan.

🌷 Aku menjawab dengan jelas dan santun.

🌷 Aku menggunakan kata-kata yang baik.

🌷 Aku menghargai Ayah, Ibu, guru, dan teman.

🌷 Aku membiasakan berbicara santun di rumah dan di sekolah.

Semoga kita menjadi anak yang santun, penyayang, dan selalu menghormati orang lain.

Mari membiasakan diri menggunakan perkataan yang baik karena perkataan yang santun dapat membuat orang lain merasa dihargai dan disayangi.

Alhamdulillahirabbil'alamin.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Jumat, 23 Oktober 2026 ADAB

  KELAS 1C SD AL AZHAR 2 BANDAR  LAMPUNG 📌 IDENTITAS Nama Guru: Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S. Pd.  Hari/Tanggal: Jumat, 23 ...