Minggu, 18 Oktober 2026

Senin, 19 Oktober 2026 Matematika

  KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG



📌 IDENTITAS 

Nama Guru: Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S.Pd.
Hari/Tanggal: Senin, 19 Oktober 2026
Fase/Kelas: A / 1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran: Matematika
Materi: Makna Simbol Sama Dengan (=) pada Penjumlahan
Pertemuan Ke: 1 (2 JP)

📚 CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik memahami makna simbol matematika sederhana dan menggunakannya untuk menyatakan hubungan antara bilangan dan hasil penjumlahan. Peserta didik mampu menggunakan benda konkret, gambar, dan kalimat matematika sederhana untuk memahami bahwa simbol sama dengan (=) menunjukkan bahwa nilai di kedua sisi memiliki jumlah yang sama.

🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:

  1. Mengenali simbol sama dengan (=).

  2. Menjelaskan makna simbol sama dengan (=) menggunakan bahasa sederhana.

  3. Memahami bahwa tanda sama dengan menunjukkan kedua sisi memiliki nilai yang sama.

  4. Menghubungkan benda konkret dengan kalimat matematika.

  5. Menuliskan simbol sama dengan dalam kalimat penjumlahan.

  6. Menentukan hasil penjumlahan sederhana menggunakan simbol sama dengan.

  7. Melengkapi kalimat matematika sederhana dengan simbol atau bilangan yang tepat.

  8. Menyelesaikan latihan penjumlahan secara mandiri dan teliti.

  9. Menunjukkan sikap bersyukur, tertib, dan bertanggung jawab selama pembelajaran.

🌱 MINDFUL (Berkesadaran)

Peserta didik diajak untuk fokus mengamati jumlah benda sebelum dan sesudah dijumlahkan.

Guru menunjukkan dua kelompok benda, misalnya:

🍎🍎 + 🍎🍎🍎 = 🍎🍎🍎🍎🍎

Guru bertanya:

  • Berapa jumlah apel di kelompok pertama?

  • Berapa jumlah apel di kelompok kedua?

  • Berapa jumlah seluruh apel?

  • Apa arti tanda sama dengan (=)?

Peserta didik diarahkan untuk memahami bahwa tanda sama dengan menunjukkan bahwa nilai di sebelah kiri dan kanan memiliki jumlah yang sama.

Peserta didik juga dibiasakan menghitung secara perlahan, teliti, dan tidak terburu-buru.

💡 MEANINGFUL (Bermakna)

Peserta didik menghubungkan penggunaan simbol sama dengan dengan kegiatan sehari-hari.

Contoh:

  • Menghitung buah yang dimiliki.

  • Menghitung jumlah pensil.

  • Menghitung mainan.

  • Menghitung buku di meja.

  • Menghitung makanan yang tersedia.

Contoh situasi:

Dina memiliki 2 pensil. Ibu memberikan 3 pensil lagi. Sekarang Dina memiliki 5 pensil.

Kalimat matematikanya:

2 + 3 = 5

Peserta didik memahami bahwa tanda sama dengan membantu kita menuliskan hasil penjumlahan dengan jelas.

😊 JOYFUL (Menyenangkan)

Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan:

  • Menghitung benda konkret.

  • Mengamati gambar buah dan mainan.

  • Permainan kartu angka.

  • Permainan mencari pasangan penjumlahan.

  • Menyusun kalimat matematika.

  • Permainan “Pasangkan dengan Hasilnya”.

  • Latihan sederhana secara berpasangan.

  • Tantangan “Detektif Tanda Sama Dengan”.

📚 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengamati benda konkret dalam kelompok.

  2. Menghitung jumlah benda pada setiap kelompok.

  3. Melakukan penjumlahan menggunakan benda konkret.

  4. Mengenali simbol sama dengan (=).

  5. Memahami makna simbol sama dengan.

  6. Menghubungkan simbol (=) dengan hasil penjumlahan.

  7. Membaca kalimat matematika sederhana.

  8. Menuliskan kalimat matematika berdasarkan gambar.

  9. Melengkapi kalimat penjumlahan sederhana.

  10. Menentukan hasil penjumlahan dengan tepat.

  11. Memeriksa kembali hasil perhitungan.

  12. Menyelesaikan latihan secara mandiri dan teliti.

🧩 MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran: Discovery Learning.

Metode Pembelajaran:

  • Demonstrasi.

  • Tanya jawab.

  • Penugasan

  • Refleksi.

🖼️ MEDIA PEMBELAJARAN

  • Kartu angka 1–20.

  • Kartu simbol (+) dan (=).

  • LKPD penjumlahan.

🌼 APERSEPSI

Guru membawa beberapa pensil dan meletakkannya di atas meja.

Guru menunjukkan 2 pensil, kemudian menambahkan 3 pensil lagi.

Guru bertanya:

  1. Ada berapa pensil pada awalnya?

  2. Berapa pensil yang ditambahkan?

  3. Berapa jumlah seluruh pensil?

  4. Bagaimana cara menuliskan penjumlahan tersebut?

Guru menuliskan:

2 + 3 = 5

Guru menjelaskan:

  • Angka 2 menunjukkan jumlah pensil pertama.

  • Angka 3 menunjukkan jumlah pensil yang ditambahkan.

  • Tanda (+) berarti ditambah.

  • Tanda (=) berarti sama dengan.

  • Angka 5 menunjukkan jumlah seluruh pensil.

Guru menyampaikan tujuan pembelajaran:

“Hari ini kita akan belajar memahami arti tanda sama dengan (=) dalam penjumlahan.”


🕌 KETERKAITAN DENGAN ASMAUL HUSNA

🌾 1. AR-RAZZAQ — Allah Maha Pemberi Rezeki

Ar-Razzaq berarti Allah Maha Pemberi Rezeki. Allah memberikan berbagai rezeki kepada makhluk-Nya, seperti makanan, buah-buahan, dan kebutuhan sehari-hari.

Keterkaitan dengan materi

Peserta didik menggunakan contoh benda yang dekat dengan kehidupan mereka, seperti buah dan makanan, untuk belajar menghitung dan menjumlahkan.

Peserta didik juga belajar bersyukur atas rezeki yang diberikan Allah serta membiasakan diri berbagi dengan sesama.

Contoh cerita matematika:

Ibu memiliki 3 buah apel. Ayah memberikan 2 buah apel lagi.

Berapa jumlah seluruh apel?

Kalimat matematika:

3 + 2 = 5

Jadi, jumlah seluruh apel adalah 5 buah.

Pesan pembelajaran:

“Allah Ar-Razzaq memberikan rezeki kepada kita. Kita bersyukur atas rezeki Allah dan belajar berbagi dengan orang lain.”

Pertanyaan pemantik

  • Siapa yang memberikan rezeki kepada kita?

  • Bagaimana cara kita bersyukur atas makanan yang kita miliki?

  • Jika ada 3 apel dan ditambah 2 apel, berapa jumlahnya?

🌳 2. AL-KHALIQ — Allah Maha Pencipta

Al-Khaliq berarti Allah Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia, hewan, tumbuhan, dan alam semesta.

Keterkaitan dengan materi

Peserta didik belajar menghitung benda-benda ciptaan Allah, seperti buah, bunga, dan hewan. Benda-benda tersebut digunakan sebagai contoh konkret dalam kegiatan penjumlahan.

Peserta didik juga belajar mengamati jumlah benda dengan teliti dan bersyukur atas ciptaan Allah.

Contoh cerita matematika:

Di taman ada 4 bunga merah dan 3 bunga kuning.

Berapa jumlah seluruh bunga?

Kalimat matematika:

4 + 3 = 7

Jadi, jumlah seluruh bunga adalah 7 bunga.

Pesan pembelajaran:

“Allah Al-Khaliq menciptakan alam yang indah. Kita belajar menghitung ciptaan Allah dan menjaga lingkungan dengan baik.”

Pertanyaan pemantik

  • Siapa yang menciptakan tumbuhan dan hewan?

  • Apa saja ciptaan Allah yang dapat kita hitung?

  • Jika ada 4 bunga merah dan 3 bunga kuning, berapa jumlah semuanya?

👑 3. AL-MALIK — Allah Maha Merajai

Al-Malik berarti Allah Maha Merajai dan memiliki seluruh alam.

Keterkaitan dengan materi

Peserta didik belajar menggunakan bilangan dan simbol matematika secara tepat. Peserta didik memahami bahwa tanda sama dengan (=) memiliki makna tertentu, yaitu menunjukkan bahwa nilai di kedua sisi sama.

Peserta didik juga dibiasakan mengikuti langkah pengerjaan secara tertib, teliti, dan bertanggung jawab.

Contoh:

Di atas meja terdapat 2 buku dan 3 buku lagi.

2 + 3 = 5

Jumlah buku adalah 5.

Guru menjelaskan bahwa tanda sama dengan bukan sekadar tanda untuk menulis hasil, tetapi menunjukkan bahwa nilai di kedua sisi kalimat matematika sama.

Contoh lain:

2 + 3 = 4 + 1

Kedua sisi bernilai 5 sehingga tanda sama dengan digunakan dengan tepat.

Pesan pembelajaran:

“Allah Al-Malik adalah penguasa seluruh alam. Kita belajar hidup tertib, menaati aturan yang baik, dan mengerjakan matematika dengan teliti serta jujur.”

Pertanyaan pemantik

  • Apa arti tanda sama dengan (=)?

  • Mengapa kita harus menghitung dengan teliti?

  • Apakah 2 + 3 sama dengan 4 + 1? Mengapa?

Mari kita simak video pembelajaran berikut:



❤️ MATERI PEMBELAJARAN

1. Mengenal Simbol Sama Dengan (=)

Simbol = dibaca sama dengan.

Tanda sama dengan digunakan untuk menunjukkan bahwa nilai di sebelah kiri dan sebelah kanan memiliki jumlah atau nilai yang sama.

Contoh:

2 + 3 = 5

Artinya, 2 ditambah 3 sama dengan 5.

4 + 1 = 5

Artinya, 4 ditambah 1 sama dengan 5.

2. Memahami Tanda Sama Dengan Menggunakan Benda

Perhatikan contoh berikut.

🍎🍎 + 🍎🍎🍎 = 🍎🍎🍎🍎🍎

2 apel ditambah 3 apel sama dengan 5 apel.

Jadi:

2 + 3 = 5

Contoh menggunakan pensil:

✏️✏️✏️ + ✏️✏️ = ✏️✏️✏️✏️✏️

3 pensil ditambah 2 pensil sama dengan 5 pensil.

Jadi:

3 + 2 = 5

3. Tanda Sama Dengan Menunjukkan Nilai yang Sama

Perhatikan:

2 + 3 = 5

Nilai di sebelah kiri adalah 5.

Nilai di sebelah kanan adalah 5.

Karena keduanya bernilai sama, kita menggunakan tanda =.

Contoh lainnya:

4 + 2 = 3 + 3

  • Sebelah kiri: 4 + 2 = 6.

  • Sebelah kanan: 3 + 3 = 6.

Kedua sisi sama-sama bernilai 6.

Maka, kalimat matematika tersebut benar.

4. Tanda Sama Dengan Tidak Selalu Diikuti Hasil di Sebelah Kanan

Perhatikan contoh berikut:

3 + 2 = 4 + 1

Apakah benar?

Ya, benar!

  • 3 + 2 = 5.

  • 4 + 1 = 5.

Kedua sisi memiliki nilai yang sama, yaitu 5.

Jadi, tanda sama dengan menunjukkan kesamaan nilai, bukan hanya berarti “tuliskan jawaban setelah tanda sama dengan”.

5. Melengkapi Kalimat Matematika

Isilah bagian yang kosong dengan bilangan yang tepat.

1. 2 + 2 = ....

Jawaban: 4

2. 3 + 4 = ....

Jawaban: 7

3. 5 = 2 + ....

Jawaban: 3

4. 3 + 2 = 4 + ....

Jawaban: 1

5. 6 + 2 = .... + 3

Jawaban: 5

Guru dapat menggunakan benda konkret untuk membantu peserta didik yang masih kesulitan menghitung

6. Memahami Tanda Sama Dengan dalam Soal Cerita

Tanda sama dengan (=) menunjukkan bahwa nilai di sebelah kiri dan kanan sama.

Perhatikan contoh:

Cerita: Ada 2 apel dan 3 jeruk. Berapa jumlah seluruh buah?

Kalimat matematika:

2 + 3 = 5

Nilai di sebelah kiri adalah 5 dan nilai di sebelah kanan juga 5.

Contoh lain:

Cerita: Rina mempunyai 2 pensil merah dan 3 pensil biru. Siti mempunyai 4 pensil merah dan 1 pensil biru. Apakah jumlah pensil mereka sama?

Kalimat matematika:

2 + 3 = 4 + 1

5 = 5

Jawaban: Ya, jumlah pensil mereka sama, yaitu 5 pensil.

✏️ LATIHAN

🌷 REFLEKSI PEMBELAJARAN

Peserta didik memberi tanda centang (✓) sesuai dengan pemahamannya.

☐ Saya mengenal simbol sama dengan (=).

☐ Saya mengetahui arti tanda sama dengan.

☐ Saya dapat menghitung penjumlahan sederhana.

☐ Saya dapat menentukan apakah dua nilai sama.

☐ Saya mengerjakan soal dengan teliti dan jujur.

Guru mengajukan pertanyaan refleksi:

  • Apa arti simbol sama dengan (=)?

  • Mengapa 2 + 3 sama dengan 4 + 1?

  • Bagaimana cara memeriksa jawaban penjumlahan?

🌟 KESIMPULAN

Simbol = dibaca sama dengan.

Tanda sama dengan menunjukkan bahwa nilai di sebelah kiri dan kanan memiliki jumlah yang sama.

Contoh:

2 + 3 = 5

4 + 1 = 5

2 + 3 = 4 + 1

Ketiga contoh tersebut menunjukkan hubungan nilai yang sama.

Dalam belajar matematika, kita harus menghitung dengan teliti, jujur, dan tidak terburu-buru.

💗 Ingat!

TANDA (+) = DITAMBAH

TANDA (=) = SAMA DENGAN

Alhamdulillah, anak-anak hebat, hari ini kita sudah belajar bersama dengan semangat. Ibu/Bapak Guru bangga karena kalian sudah berusaha mendengarkan, bertanya, menjawab, dan mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik. Good job, everyone! Semoga ilmu yang kita pelajari hari ini bermanfaat dan bisa kalian ingat serta praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan mengucapkan hamdalah bersama.

See you again, my smart students! (Sampai bertemu lagi, anak-anak hebat!), Bu Hesti akhiri Wassalamualaikum wr wb 🙏🏻🥰


Senin, 19 Oktober 2026 Bahasa Indonesia

 KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG



📌 IDENTITAS

Nama Guru: Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S.Pd.

Hari/Tanggal: Jumat, 19 Oktober 2026 

Fase/Kelas: A / 1C Ustman Bin Affan

Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia

Materi : kata tanya dan percakapan sederhana

Pertemuan Ke: 3 (2 JP)


CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu menyimak dan memahami informasi dari percakapan sederhana serta mengajukan dan menjawab pertanyaan menggunakan bahasa yang santun.

TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengenali kata tanya apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana.

  2. Menjelaskan kegunaan setiap kata tanya dengan bahasa sederhana.

  3. Menemukan informasi dari percakapan melalui pertanyaan dan jawaban.

  4. Menggunakan kata tanya yang tepat dalam percakapan sederhana.

  5. Mempraktikkan percakapan dengan teman secara santun dan percaya diri.

PENDEKATAN PEMBELAJARAN

1. Mindful Learning (Belajar dengan Kesadaran)

Peserta didik menyimak percakapan dengan saksama, memperhatikan kata tanya yang digunakan, dan memahami informasi dalam jawaban.

2. Meaningful Learning (Belajar Bermakna)

Peserta didik menghubungkan penggunaan kata tanya dengan kehidupan sehari-hari, seperti bertanya tentang nama teman, kegiatan di sekolah, waktu belajar, dan alasan melakukan sesuatu.

3. Joyful Learning (Belajar Menyenangkan)

Peserta didik bermain kartu kata tanya, menebak jawaban, dan melakukan percakapan berpasangan dengan suasana menyenangkan.

 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengenali enam kata tanya dan kegunaannya.

  2. Mengamati contoh percakapan sederhana.

  3. Menemukan informasi berdasarkan pertanyaan dan jawaban.

  4. Melengkapi percakapan dengan kata tanya yang tepat.

  5. Mempraktikkan percakapan sederhana bersama teman.

MODEL, METODE, DAN MEDIA PEMBELAJARAN

  • Model: Discovery Learning

  • Metode: Tanya jawab, diskusi sederhana, demonstrasi, permainan, dan bermain peran.

  • Media: Kartu kata tanya, gambar kegiatan sehari-hari, papan tulis, dan LKPD.

INTEGRASI ASMAUL HUSNA DAN AL-QUR'AN

Asmaul Husna: As-Sami’ (السَّمِيعُ)

As-Sami’ artinya Allah Maha Mendengar. Peserta didik diajak memahami pentingnya mendengarkan pertanyaan dan jawaban teman dengan baik serta tidak memotong pembicaraan.

Asmaul Husna: Al-‘Alim (الْعَلِيمُ)

Al-‘Alim artinya Allah Maha Mengetahui. Peserta didik diajak untuk rajin bertanya agar memperoleh pengetahuan baru dan memahami informasi dengan baik.

Kaitan dengan Al-Qur’an:

QS. Al-‘Alaq ayat 1 mengajarkan pentingnya membaca dan belajar. Peserta didik diajak menyadari bahwa bertanya dengan santun merupakan salah satu cara untuk memperoleh ilmu.

MATERI PEMBELAJARAN

Yuk simak video pembelajaran dibawah ini:


1. Mengenal Enam Kata Tanya

Kata TanyaKegunaanContoh Pertanyaan
ApaMenanyakan benda, hal, atau kegiatanApa nama bukumu?
SiapaMenanyakan orangSiapa nama temanmu?
KapanMenanyakan waktuKapan kamu belajar?
Di manaMenanyakan tempatDi mana kamu tinggal?
MengapaMenanyakan alasanMengapa kamu membantu ibu?
BagaimanaMenanyakan cara atau keadaanBagaimana cara merapikan buku?

Cara mudah mengingat:

  • Apa → benda atau kegiatan.

  • Siapa → orang.

  • Kapan → waktu.

  • Di mana → tempat.

  • Mengapa → alasan.

  • Bagaimana → cara atau keadaan.

2. Contoh Percakapan Sederhana

Percakapan Ani dan Budi

Ani: Siapa nama lengkapmu?

Budi: Nama lengkapku Budi Santoso.

Ani: Apa kegiatan kesukaanmu?

Budi: Aku suka membaca buku.

Ani: Kapan kamu membaca buku?

Budi: Aku membaca buku pada sore hari.

Ani: Di mana kamu membaca buku?

Budi: Aku membaca buku di rumah.

Ani: Mengapa kamu suka membaca buku?

Budi: Karena membaca membuatku mendapat pengetahuan.

Ani: Bagaimana perasaanmu saat membaca buku?

Budi: Aku merasa senang.

Informasi yang dapat ditemukan:

  • Nama anak: Budi Santoso.

  • Kegiatan kesukaan: membaca buku.

  • Waktu membaca: sore hari.

  • Tempat membaca: di rumah.

  • Alasan suka membaca: mendapat pengetahuan.

  • Perasaan saat membaca: senang.

3. Cara Menggunakan Kata Tanya

  1. Tentukan informasi yang ingin diketahui.

  2. Pilih kata tanya yang sesuai.

  3. Ajukan pertanyaan dengan suara jelas dan santun.

  4. Dengarkan jawaban teman dengan baik.

  5. Pahami informasi yang disampaikan.

KEGIATAN PERMAINAN: “PASANGKAN KATA TANYA!”

Guru menyiapkan kartu berisi kata tanya dan kartu berisi kegunaannya.

Peserta didik memasangkan kartu berikut:

  • Apa → menanyakan benda atau kegiatan.

  • Siapa → menanyakan orang.

  • Kapan → menanyakan waktu.

  • Di mana → menanyakan tempat.

  • Mengapa → menanyakan alasan.

  • Bagaimana → menanyakan cara atau keadaan.

LATIHAN PESERTA DIDIK

Percakapan sederhana

School children indonesia Vectors - Download Free High-Quality Vectors | Magnific (formerly Freepik)

Percakapan Siti dan Ali

Siti: Siapa nama lengkapmu?

Ali: Nama lengkapku Ali Pratama.

Siti: Apa makanan kesukaanmu?

Ali: Makanan kesukaanku nasi goreng.

Siti: Kapan kamu makan bersama keluarga?

Ali: Aku makan bersama keluarga pada malam hari.

Siti: Di mana kamu belajar?

Ali: Aku belajar di rumah.

Siti: Mengapa kamu rajin belajar?

Ali: Karena aku ingin menjadi anak pintar.

Siti: Bagaimana perasaanmu saat belajar?

Ali: Aku merasa senang.

Bacalah percakapan Siti dan Ali, lalu jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa makanan kesukaan Ali?

  2. Siapa nama lengkap anak dalam percakapan tersebut?

  3. Kapan Ali makan bersama keluarganya?

  4. Di mana Ali belajar?

  5. Mengapa Ali rajin belajar?

  6. Bagaimana perasaan Ali saat belajar?

REFLEKSI PESERTA DIDIK

Peserta didik menjawab secara lisan:

  1. Kata tanya apa saja yang sudah aku pelajari?

  2. Kata tanya mana yang paling mudah aku gunakan?

  3. Apakah aku sudah mendengarkan jawaban teman dengan baik?

KESIMPULAN PEMBELAJARAN

Kata tanya digunakan untuk memperoleh informasi dalam percakapan. Ada enam kata tanya yang dipelajari, yaitu apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana. Setiap kata tanya memiliki kegunaan berbeda. Saat bercakap-cakap, kita harus bertanya dengan santun, mendengarkan jawaban, dan menghargai orang yang berbicara.

Alhamdulillah, anak-anak hebat, hari ini kita sudah belajar bersama dengan semangat. Ibu/Bapak Guru bangga karena kalian sudah berusaha mendengarkan, bertanya, menjawab, dan mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik. Good job, everyone! Semoga ilmu yang kita pelajari hari ini bermanfaat dan bisa kalian ingat serta praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan mengucapkan hamdalah bersama.

See you again, my smart students! (Sampai bertemu lagi, anak-anak hebat!), Bu Hesti akhiri Wassalamualaikum wr wb 🙏🏻🥰

Kamis, 15 Oktober 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 B indonesia

 KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG



📌 IDENTITAS

Nama Guru: Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S.Pd.

Hari/Tanggal: Jumat, 16 Oktober 2026 

Fase/Kelas: A / 1C Ustman Bin Affan

Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia

Materi: Mengamati percakapan tentang diri dan menemukan informasi yang disampaikan melalui pertanyaan dan jawaban.

Pertemuan Ke: 2 (2 JP)


🇮🇩 CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu menyimak percakapan sederhana tentang diri sendiri dan orang lain, memahami informasi yang disampaikan melalui pertanyaan dan jawaban, serta memberikan tanggapan secara santun sesuai dengan konteks percakapan.

🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:

Mengamati contoh percakapan sederhana tentang diri.

Menyebutkan orang yang terlibat dalam percakapan.

Mengenali kalimat pertanyaan dan kalimat jawaban.

Menemukan informasi tentang diri melalui percakapan.

Menjawab pertanyaan berdasarkan percakapan yang disimak.

Mengajukan pertanyaan sederhana tentang diri sendiri dan teman.

Menyampaikan informasi diri menggunakan kalimat sederhana.

Mempraktikkan percakapan dengan percaya diri dan santun.

Mendengarkan teman berbicara tanpa memotong pembicaraan.


🌱 MINDFUL (Berkesadaran)

Peserta didik menyadari pentingnya mendengarkan dengan saksama agar dapat memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain.

Guru mengajak peserta didik memikirkan pertanyaan berikut:

Apakah aku mendengarkan ketika teman berbicara?

Apakah aku memahami pertanyaan yang diberikan?

Apakah aku menjawab pertanyaan dengan jelas dan sopan?

Peserta didik belajar untuk fokus saat menyimak, memahami pertanyaan sebelum menjawab, dan menghargai teman yang sedang berbicara.

💡 MEANINGFUL (Bermakna)

Peserta didik menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari, seperti saat berkenalan dengan teman baru, berbicara dengan guru, dan menjawab pertanyaan tentang diri sendiri.

Informasi tentang diri yang dapat disampaikan antara lain:

Nama lengkap atau nama panggilan.

Usia.

Tempat tinggal secara umum.

Hobi.

Makanan kesukaan.

Kegiatan yang disukai.

Peserta didik memahami bahwa percakapan membantu kita mengenal orang lain dan menyampaikan informasi tentang diri sendiri.

😊 JOYFUL (Menyenangkan)

Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan:

Mengamati gambar percakapan.

Mendengarkan percakapan guru.

Permainan “Tebak Informasi”.

Kartu pertanyaan dan jawaban.

Bermain peran menjadi dua orang yang sedang berkenalan.

Permainan “Kenali Temanku”.

Menceritakan informasi sederhana tentang diri sendiri.

📚 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Mengamati contoh percakapan sederhana tentang diri.

Menyimak percakapan dengan saksama.

Mengenali orang yang berbicara dalam percakapan.

Menemukan kalimat pertanyaan.

Menemukan kalimat jawaban.

Mengidentifikasi informasi yang disampaikan dalam percakapan.

Menjawab pertanyaan berdasarkan percakapan.

Mengajukan pertanyaan sederhana tentang diri.

Memberikan jawaban sesuai informasi yang dimiliki.

Mempraktikkan percakapan bersama teman.

Menyampaikan informasi diri dengan kalimat yang jelas.

Menunjukkan sikap santun dan menghargai lawan bicara.

🧩 MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran: Discovery Learning.

Metode Pembelajaran:

Menyimak.

Tanya jawab.

Pengamatan gambar.

Penugasan dan refleksi.

🖼️ MEDIA PEMBELAJARAN

Gambar anak sedang berkenalan.

Kartu pertanyaan dan jawaban.

Teks percakapan sederhana

LKPD.

Kartu informasi diri.

🌼 APERSEPSI

Guru menyapa peserta didik dan mengajak mereka berbincang tentang kegiatan berkenalan.

Guru bertanya:

Siapa nama lengkapmu?

Apa nama panggilanmu?

Apa hobimu?

Bagaimana cara kita mengetahui nama teman?

Guru kemudian memperagakan percakapan sederhana bersama salah satu peserta didik.

Guru: “Siapa namamu?”

Peserta didik: “Nama saya Rani.”

Guru: “Apa hobimu?”

Peserta didik: “Hobi saya menggambar.”

Guru menjelaskan bahwa pertanyaan dapat digunakan untuk memperoleh informasi, sedangkan jawaban digunakan untuk menyampaikan informasi.

🕌 KETERKAITAN DENGAN ASMAUL HUSNA

👂 1. As-Sami’ — Allah Maha Mendengar

Allah As-Sami’ berarti Allah Maha Mendengar.

Peserta didik diajak memahami pentingnya mendengarkan dengan baik ketika orang lain berbicara.

Keterkaitan dengan materi:

Menyimak percakapan dengan saksama.

Tidak memotong pembicaraan teman.

Mendengarkan pertanyaan sampai selesai.

Memperhatikan jawaban yang disampaikan.

Contoh:

Saat temannya menceritakan hobi, Rani mendengarkan sampai selesai sebelum memberikan tanggapan.

Pesan: “Aku belajar mendengarkan teman dengan baik.”

📚 2. Al-‘Alim — Allah Maha Mengetahui

Allah Al-‘Alim berarti Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Peserta didik diajak menyadari bahwa belajar dan bertanya dapat membantu kita memperoleh pengetahuan baru.

Keterkaitan dengan materi:

Berani bertanya ketika ingin mengetahui sesuatu.

Menjawab pertanyaan sesuai informasi yang diketahui.

Belajar mengenal diri sendiri dan orang lain.

Tidak malu bertanya dengan sopan.

Contoh:

Beni bertanya kepada temannya, “Apa hobimu?” Temannya menjawab, “Hobi saya bermain bola.” Beni mendapatkan informasi baru tentang temannya.

Pesan: “Aku rajin belajar dan bertanya dengan sopan.”

🌟 Hubungan Asmaul Husna dengan Pembelajaran

As-Sami’: mendengarkan percakapan dengan baik.

Al-‘Alim: belajar memperoleh informasi melalui pertanyaan dan jawaban.

📖 KETERKAITAN DENGAN AL-QUR’AN

QS. Al-‘Alaq ayat 1

“Iqra’ bismi rabbikalladzi khalaq.”

Artinya: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.”

Guru mengaitkan ayat tersebut dengan semangat belajar, menyimak, dan memperoleh pengetahuan.

Peserta didik diajak untuk mendengarkan dengan baik, berani bertanya, serta belajar memahami informasi yang disampaikan orang lain.

Yuk simak video pembelajaran berikut;

Video pembelajaran percakapan

❤️ MATERI PEMBELAJARAN

1. Apa Itu Percakapan?

Percakapan adalah kegiatan berbicara antara dua orang atau lebih untuk menyampaikan dan memperoleh informasi.

Contoh percakapan dapat terjadi ketika:

Berkenalan dengan teman.

Berbicara dengan guru.

Bertanya kepada orang tua.

Menceritakan hobi.

Membicarakan kegiatan sehari-hari.

2. Apa Itu Pertanyaan?

Pertanyaan adalah kalimat yang digunakan untuk menanyakan sesuatu atau memperoleh informasi.

Contoh:

Siapa namamu?

Berapa usiamu?

Apa hobimu?

Di mana kamu tinggal?

Apa makanan kesukaanmu?

Kalimat tanya biasanya diakhiri dengan tanda tanya (?).

3. Apa Itu Jawaban?

Jawaban adalah kalimat yang digunakan untuk memberikan informasi sebagai tanggapan atas pertanyaan.

Contoh:

Pertanyaan: “Siapa namamu?”

Jawaban: “Nama saya Dita.”

Pertanyaan: “Apa hobimu?”

Jawaban: “Hobi saya membaca.”

Pertanyaan: “Berapa usiamu?”

Jawaban: “Usia saya tujuh tahun.”

4. Cara Menemukan Informasi dalam Percakapan

Agar mudah menemukan informasi, peserta didik dapat melakukan langkah berikut:

Dengarkan percakapan dengan saksama.

Perhatikan pertanyaan yang disampaikan.

Dengarkan jawaban dari lawan bicara.

Ingat informasi penting dalam jawaban.

Jawab pertanyaan sesuai percakapan.

Contoh:

Dina bertanya kepada Siti, “Apa makanan kesukaanmu?”

Siti menjawab, “Makanan kesukaanku adalah bakso.”

Informasi yang diperoleh adalah makanan kesukaan Siti, yaitu bakso.

5. Contoh Percakapan tentang Diri

Dina: “Siapa namamu?”

Siti: “Nama saya Siti.”

Dina: “Berapa usiamu?”

Siti: “Usia saya tujuh tahun.”

Dina: “Apa hobimu?”

Siti: “Hobi saya menggambar.”

Dina: “Apa warna kesukaanmu?”

Siti: “Warna kesukaan saya merah muda.”

Informasi yang Diperoleh

Nama: Siti.

Usia: tujuh tahun.

Hobi: menggambar.

Warna kesukaan: merah muda.

6. Sikap yang Baik Saat Bercakap-cakap

Saat melakukan percakapan, kita harus

Mendengarkan ketika orang lain berbicara.

Berbicara dengan sopan.

Menjawab pertanyaan dengan jelas.

Tidak memotong pembicaraan.

Menggunakan kata-kata yang baik.

Menghargai jawaban teman.

Berani berbicara dengan percaya diri.

🎭 KEGIATAN PEMBELAJARAN: “KENALI TEMANKU”

Peserta didik berpasangan dengan teman.

Langkah kegiatan:

Peserta didik A mengajukan pertanyaan kepada peserta didik B.

Peserta didik B menjawab dengan kalimat sederhana.

Peserta didik A mendengarkan dan mengingat jawabannya.

Peserta didik A menyampaikan informasi yang diperoleh.

Kedua peserta didik bertukar peran.

Contoh pertanyaan:

Siapa namamu?

Apa hobimu?

Apa makanan kesukaanmu?

Guru membimbing peserta didik agar berbicara dengan santun dan tidak memaksa teman menceritakan informasi pribadi yang tidak ingin dibagikan.


✏️ CONTOH LATIHAN

A. Pilihlah Jawaban yang Tepat!

Bacalah percakapan berikut untuk menjawab soal nomor 1–3.

Rina: “Siapa namamu?”

Lala: “Nama saya Lala.”

Rina: “Apa hobimu?”

Lala: “Hobi saya membaca.”


1. Siapa nama teman Rina?

a. Rina

b. Lala

c. Dina

2. Apa hobi Lala?

a. Membaca

b. Menyanyi

c. Menggambar

3. Kalimat “Apa hobimu?” merupakan kalimat ....

a. jawaban

b. pertanyaan

c. perintah

4. Kalimat jawaban yang tepat untuk pertanyaan “Siapa namamu?” adalah ....

a. Nama saya Beni.

b. Apa kabar?

c. Selamat pagi.

5. Saat teman sedang berbicara, kita sebaiknya ....

a. memotong pembicaraan

b. mendengarkan

c. berteriak


B. Jawablah Pertanyaan Berikut!

Apa yang dimaksud dengan percakapan?

Tuliskan satu contoh kalimat pertanyaan tentang diri!

Tuliskan satu contoh kalimat jawaban tentang diri!

Sebutkan dua informasi yang dapat diketahui melalui percakapan!

Bagaimana sikap yang baik saat teman berbicara?

🌷 REFLEKSI PEMBELAJARAN

Peserta didik memberikan tanda centang (✓) pada pernyataan yang sesuai.

☐ Saya dapat menyimak percakapan dengan baik.

☐ Saya dapat membedakan pertanyaan dan jawaban.

☐ Saya dapat menemukan informasi dalam percakapan.

☐ Saya berani bertanya dan menjawab.

☐ Saya mendengarkan teman dengan sopan.

Guru mengajak peserta didik menjawab pertanyaan refleksi:

Apa informasi baru yang kamu ketahui dari percakapan?

Bagian mana yang paling kamu sukai?

Apa yang akan kamu lakukan agar menjadi pendengar yang baik?

🌟 KESIMPULAN

Percakapan adalah kegiatan berbicara antara dua orang atau lebih untuk menyampaikan dan memperoleh informasi.

Dalam percakapan terdapat pertanyaan dan jawaban.

Kita dapat mengetahui nama, usia, hobi, dan informasi sederhana lainnya melalui percakapan.

Agar dapat memahami percakapan, kita harus mendengarkan dengan saksama, memahami pertanyaan, memperhatikan jawaban, dan bersikap sopan.

💗 Ingat!

PERTANYAAN → JAWABAN → INFORMASI

Contoh:

“Siapa namamu?” → “Nama saya Rani.” → Informasi: nama Rani.

Aku anak hebat! Aku berani bertanya, menjawab dengan sopan, dan mendengarkan teman dengan baik.

Senin, 19 Oktober 2026 Matematika

    KELAS 1C SD AL AZHAR 2 BANDAR  LAMPUNG 📌 IDENTITAS  Nama Guru:  Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S.Pd. Hari/Tanggal: Senin, ...