KELAS 1C SD AL AZHAR 2
BANDAR LAMPUNG
💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengenal dan memahami nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya sikap disiplin dan mandiri. Peserta didik dapat mengidentifikasi contoh perilaku disiplin dan mandiri di lingkungan sekolah, membedakan perilaku disiplin dan tidak disiplin, serta membiasakan diri menaati aturan dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab tanpa selalu bergantung kepada orang lain.
💗 TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat:
Menjelaskan pengertian sikap disiplin dan mandiri dengan bahasa sederhana.
Menyebutkan contoh perilaku disiplin di lingkungan sekolah.
Menyebutkan contoh perilaku mandiri di lingkungan sekolah.
Membedakan perilaku disiplin dan tidak disiplin.
Membedakan perilaku mandiri dan tidak mandiri.
Menjelaskan manfaat membiasakan sikap disiplin dan mandiri.
Menunjukkan sikap disiplin dan mandiri dalam kegiatan sehari-hari di sekolah.
Membiasakan diri menaati aturan dan bertanggung jawab terhadap tugas pribadi.
🌷 1. Mindful (Berkesadaran)
Sholeh dan sholehah, sebelum belajar, mari kita duduk dengan tertib dan memusatkan perhatian.
Hari ini kita akan belajar tentang menerapkan sikap disiplin dan mandiri di lingkungan sekolah.
Anak yang hebat adalah anak yang menaati aturan, datang tepat waktu, rajin belajar, dan mampu melakukan kegiatan sendiri.
Sikap disiplin dan mandiri harus kita biasakan sejak kecil, baik di rumah maupun di sekolah.
Coba perhatikan dan pikirkan beberapa pertanyaan berikut!
✏️ Apakah kalian datang ke sekolah tepat waktu?
✏️ Siapa yang selalu memakai seragam sesuai aturan sekolah?
✏️ Apakah kalian berbaris dengan tertib sebelum masuk kelas?
✏️ Siapa yang menyiapkan buku dan alat tulis sendiri?
✏️ Apakah kalian merapikan meja setelah selesai belajar?
✏️ Mengapa kita harus menaati aturan sekolah?
Ayo, perhatikan cerita berikut!
Cerita 1: Dina Anak yang Disiplin dan Mandiri 🎒
Dina adalah anak yang rajin, disiplin, dan mandiri.
Setiap pagi, Dina bangun tepat waktu dan bersiap untuk pergi ke sekolah.
Dina selalu datang ke sekolah sebelum bel berbunyi.
Sesampainya di kelas, Dina meletakkan tas pada tempatnya dan menyiapkan buku pelajaran sendiri.
Sebelum belajar, Dina berdoa bersama teman-temannya.
Ketika guru menjelaskan pelajaran, Dina mendengarkan dengan tertib.
Dina mengerjakan tugas sendiri dan tidak menyontek pekerjaan teman.
Setelah selesai belajar, Dina merapikan meja dan memasukkan buku ke dalam tas.
Guru merasa senang karena Dina menjadi anak yang disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.
Ayo, kita pahami ceritanya!
Siapa anak yang memiliki sikap disiplin dan mandiri? Dina.
Kapan Dina datang ke sekolah? Sebelum bel berbunyi.
Apa yang dilakukan Dina sebelum belajar? Menyiapkan buku pelajaran sendiri.
Bagaimana sikap Dina ketika guru menjelaskan? Mendengarkan dengan tertib.
Apa yang dilakukan Dina setelah selesai belajar? Merapikan meja dan memasukkan buku ke dalam tas.
Apa saja perilaku baik yang dilakukan Dina?
🌷 Datang ke sekolah tepat waktu.
🌷 Memakai seragam sesuai aturan.
🌷 Menyiapkan buku sendiri.
🌷 Mendengarkan guru dengan tertib.
🌷 Mengerjakan tugas sendiri.
🌷 Merapikan meja setelah belajar.
Melalui cerita ini, peserta didik belajar bahwa disiplin dan mandiri dapat dimulai dari kebiasaan sederhana setiap hari.
🌷 2. Meaningful (Bermakna)
Sholeh dan sholehah, sikap disiplin dan mandiri sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Di sekolah, kita memiliki banyak aturan yang harus ditaati.
Misalnya, datang tepat waktu, memakai seragam sesuai aturan, menjaga kebersihan kelas, dan mengikuti kegiatan belajar dengan tertib.
Kita juga harus belajar melakukan kegiatan sendiri, seperti menyiapkan buku, mengerjakan tugas, dan merapikan perlengkapan sekolah.
Dengan membiasakan sikap disiplin dan mandiri, kita akan menjadi anak yang tertib, bertanggung jawab, dan tidak selalu bergantung kepada orang lain.
Cerita 2: Riko Belajar Disiplin ⏰
Riko adalah anak kelas 1 yang sedang belajar menjadi disiplin.
Setiap pagi, Riko sering bangun terlambat sehingga terburu-buru pergi ke sekolah.
Riko juga terkadang tidak memakai perlengkapan sekolah dengan lengkap.
Ketika bel berbunyi, Riko baru sampai di sekolah.
Suatu hari, guru menasihati Riko agar membiasakan bangun lebih pagi dan menyiapkan perlengkapan sekolah sebelum berangkat.
Sejak saat itu, Riko mulai mengubah kebiasaannya.
Riko bangun lebih pagi, memakai seragam lengkap, dan datang ke sekolah tepat waktu.
Riko merasa senang karena dapat mengikuti pelajaran bersama teman-temannya sejak awal.
Ayo, kita pahami ceritanya!
Siapa anak yang sedang belajar disiplin? Riko.
Mengapa Riko sering terlambat? Karena bangun terlambat.
Apa nasihat guru kepada Riko? Membiasakan bangun pagi dan menyiapkan perlengkapan sekolah.
Apa yang dilakukan Riko setelah mendapat nasihat? Bangun lebih pagi dan datang tepat waktu.
Apa manfaat datang tepat waktu? Dapat mengikuti pelajaran sejak awal.
Dari cerita ini, kita belajar bahwa disiplin harus dibiasakan setiap hari.
Cerita 3: Siti Anak yang Mandiri 📚
Siti adalah anak yang rajin dan mandiri.
Setiap masuk kelas, Siti menyiapkan buku dan alat tulisnya sendiri.
Ketika pensilnya jatuh, Siti mengambilnya sendiri.
Saat guru memberikan tugas, Siti mengerjakan tugas dengan kemampuannya.
Siti tidak meminta teman mengerjakan tugasnya.
Setelah selesai belajar, Siti merapikan meja dan memasukkan buku ke dalam tas.
Guru memuji Siti karena sudah berusaha menjadi anak yang mandiri dan bertanggung jawab.
Dari cerita tersebut, kita belajar:
🌷 Menyiapkan perlengkapan sekolah sendiri.
🌷 Mengerjakan tugas dengan kemampuan sendiri.
🌷 Tidak menyontek pekerjaan teman.
🌷 Merapikan meja setelah belajar.
🌷 Menjaga barang milik sendiri.
🌷 Bertanggung jawab terhadap tugas.
Melalui cerita ini, peserta didik memahami bahwa mandiri berarti mau berusaha melakukan sesuatu sendiri. Kita tetap boleh meminta bantuan guru jika mengalami kesulitan.
💗 3. Mengenal Sikap Disiplin dan Mandiri
Sholeh dan sholehah, sekarang kita akan mengenal lebih jauh tentang sikap disiplin dan mandiri.
A. Pengertian Sikap Disiplin
Anak yang disiplin selalu berusaha mengikuti aturan yang berlaku di sekolah.
Contoh sikap disiplin di sekolah:
Datang ke sekolah tepat waktu.
Memakai seragam sesuai aturan.
Berbaris dengan tertib.
Berdoa sebelum dan sesudah belajar.
Mendengarkan guru ketika menjelaskan.
Mengangkat tangan sebelum berbicara.
Membuang sampah pada tempatnya.
Mengikuti kegiatan belajar dengan tertib.
Mengumpulkan tugas tepat waktu.
Mematuhi peraturan sekolah.
B. Pengertian Sikap Mandiri
Sikap mandiri adalah perilaku mampu melakukan sesuatu atau menyelesaikan tugas sendiri tanpa selalu bergantung kepada bantuan orang lain.
Anak yang mandiri mau berusaha, percaya pada kemampuannya, dan bertanggung jawab terhadap tugasnya.
Contoh sikap mandiri di sekolah:
Menyiapkan buku dan alat tulis sendiri.
Membawa perlengkapan sekolah sendiri.
Meletakkan tas pada tempatnya.
Mengerjakan tugas sendiri.
Mengambil alat tulis yang jatuh.
Merapikan meja setelah belajar.
Membuang sampah pada tempatnya.
Mengembalikan buku ke tempat semula.
Menjaga barang milik sendiri.
Mengumpulkan tugas sendiri.
C. Contoh Sikap Tidak Disiplin
Berikut contoh perilaku yang tidak menunjukkan sikap disiplin:
Datang terlambat ke sekolah.
Tidak memakai seragam sesuai aturan.
Berlari-lari ketika berbaris.
Mengganggu teman saat belajar.
Tidak mendengarkan guru.
Membuang sampah sembarangan.
Tidak mengerjakan tugas.
Tidak mematuhi aturan sekolah.
D. Contoh Sikap Tidak Mandiri
Berikut contoh perilaku yang menunjukkan kurangnya sikap mandiri:
Selalu meminta teman mengambilkan alat tulis.
Meminta orang lain mengerjakan tugas.
Tidak mau merapikan meja sendiri.
Selalu meminta bantuan untuk hal yang bisa dilakukan sendiri.
Tidak mau berusaha ketika menghadapi kesulitan.
Membiarkan barang pribadi berserakan.
Selalu menunggu teman menyelesaikan pekerjaan.
E. Manfaat Memiliki Sikap Disiplin dan Mandiri
Sholeh dan sholehah, sikap disiplin dan mandiri memiliki banyak manfaat.
🌷 1. Melatih Tanggung Jawab
Kita belajar bertanggung jawab terhadap tugas dan barang milik sendiri.
Contoh: Merapikan alat tulis setelah belajar.
🌷 2. Menjadi Anak yang Tertib
Kita terbiasa menaati aturan sekolah.
Contoh: Berbaris dengan tertib sebelum masuk kelas.
🌷 3. Melatih Percaya Diri
Kita menjadi lebih yakin terhadap kemampuan diri sendiri.
Contoh: Berani mengerjakan tugas sendiri.
🌷 4. Menghargai Waktu
Kita belajar menggunakan waktu dengan baik.
Contoh: Datang ke sekolah tepat waktu.
🌷 5. Tidak Bergantung kepada Orang Lain
Kita terbiasa berusaha melakukan sesuatu sendiri.
Contoh: Menyiapkan buku pelajaran sendiri.
🌷 6. Melatih Kejujuran
Kita belajar mengerjakan tugas sesuai kemampuan sendiri tanpa menyontek.
Contoh: Mengerjakan soal tanpa melihat jawaban teman.
💗 4. Mengenal Perilaku Disiplin dan Mandiri di Sekolah
Ayo, perhatikan beberapa contoh perilaku berikut!
A. Perilaku Disiplin
Datang ke sekolah tepat waktu.
Memakai seragam lengkap.
Berbaris dengan tertib.
Mendengarkan guru.
Membuang sampah pada tempatnya.
Menaati aturan sekolah.
B. Perilaku Tidak Disiplin
Datang terlambat.
Tidak memakai seragam sesuai aturan.
Mengganggu teman saat belajar.
Tidak mau berbaris.
Membuang sampah sembarangan.
Tidak mematuhi aturan sekolah.
C. Perilaku Mandiri
Menyiapkan buku sendiri.
Mengerjakan tugas sendiri.
Merapikan meja setelah belajar.
Mengembalikan alat tulis ke tempatnya.
Menjaga barang milik sendiri.
Memasukkan buku ke dalam tas sendiri.
D. Perilaku Tidak Mandiri
Meminta teman mengerjakan tugas.
Selalu meminta orang lain mengambilkan barang.
Tidak mau merapikan meja.
Membiarkan alat tulis berserakan.
Tidak mau berusaha menyelesaikan pekerjaan sendiri.
E. Perbedaan Perilaku Baik dan Tidak Baik
Perilaku Baik | Perilaku Tidak Baik |
|---|---|
Datang tepat waktu. | Datang terlambat. |
Berbaris dengan tertib. | Berebut saat berbaris. |
Mendengarkan guru. | Mengganggu teman. |
Mengerjakan tugas sendiri. | Menyontek tugas teman. |
Menyiapkan buku sendiri. | Meminta teman menyiapkan buku. |
Merapikan meja. | Membiarkan meja berantakan. |
Ingat ya, sholeh dan sholehah!
Anak yang hebat adalah anak yang menaati aturan, mau berusaha, tidak mudah menyerah, dan bertanggung jawab terhadap tugasnya.
💗 5. Keterkaitan dengan Nilai Pendidikan Anti Korupsi
Sholeh dan sholehah, sikap disiplin dan mandiri merupakan nilai penting dalam Pendidikan Anti Korupsi.
Disiplin mengajarkan kita untuk menaati aturan dan menghargai waktu.
Mandiri mengajarkan kita untuk berusaha melakukan sesuatu dengan kemampuan sendiri dan tidak selalu bergantung kepada orang lain.
Kedua sikap tersebut perlu dibiasakan sejak kecil agar kita tumbuh menjadi pribadi yang jujur dan bertanggung jawab.
Contoh penerapan nilai disiplin:
🌷 Datang ke sekolah tepat waktu.
🌷 Menaati peraturan sekolah.
🌷 Mengikuti kegiatan belajar dengan tertib.
🌷 Mengumpulkan tugas sesuai waktu.
🌷 Menjaga kebersihan kelas.
Contoh penerapan nilai mandiri:
🌷 Menyiapkan perlengkapan sekolah sendiri.
🌷 Mengerjakan tugas tanpa menyontek.
🌷 Merapikan meja setelah belajar.
🌷 Menjaga barang milik sendiri.
🌷 Berusaha menyelesaikan tugas dengan kemampuan sendiri.
Melalui pembelajaran ini, peserta didik belajar bahwa anak yang disiplin dan mandiri akan terbiasa melakukan hal yang benar, menaati aturan, serta bertanggung jawab terhadap kewajibannya.
Mari kita biasakan sikap disiplin dan mandiri sejak kecil agar tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas.
💗 6. Keterkaitan dengan Kebesaran Allah SWT dan Asmaul Husna
Sholeh dan sholehah, Allah SWT menciptakan manusia dengan kemampuan untuk belajar, berpikir, dan melakukan kebaikan.
Allah memberikan kita waktu, kesehatan, tangan, kaki, dan akal untuk digunakan dengan sebaik-baiknya.
Oleh karena itu, kita harus bersyukur dengan cara melakukan kegiatan yang bermanfaat, menaati aturan, dan bertanggung jawab.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-'Ashr yang mengajarkan kepada kita tentang pentingnya menghargai waktu.
Melalui pembelajaran ini, peserta didik belajar:
🌷 Menggunakan waktu untuk kegiatan yang baik.
🌷 Datang ke sekolah tepat waktu.
🌷 Melakukan tugas dengan penuh tanggung jawab.
🌷 Berusaha melakukan kegiatan sendiri.
🌷 Menaati aturan sebagai bentuk perilaku baik.
🌷 1. Al-Matin — Maha Kokoh
Allah SWT memiliki nama Al-Matin, artinya Maha Kokoh.
Kita dapat belajar memiliki pendirian yang kuat untuk melakukan kebaikan.
Contoh penerapan:
Tetap menaati aturan sekolah.
Tidak ikut mengganggu teman.
Tetap mengerjakan tugas dengan jujur.
Tidak mudah menyerah ketika belajar.
Melalui pembelajaran ini, peserta didik belajar memiliki keteguhan hati dalam melakukan kebaikan.
🌷 2. Al-Qawiyy — Maha Kuat
Allah SWT memiliki nama Al-Qawiyy, artinya Maha Kuat.
Kita harus menggunakan kemampuan yang diberikan Allah SWT untuk melakukan hal-hal baik.
Contoh penerapan:
Berusaha mengerjakan tugas sendiri.
Berani mencoba hal baru.
Merapikan perlengkapan sekolah sendiri.
Tidak mudah menyerah.
Melalui pembelajaran ini, peserta didik belajar menjadi anak yang kuat, berani, dan mandiri.
🌷 3. Al-Bashir — Maha Melihat
Allah SWT memiliki nama Al-Bashir, artinya Maha Melihat.
Allah SWT Maha Melihat segala sesuatu yang dilakukan oleh hamba-Nya.
Walaupun tidak ada guru yang mengawasi, kita harus tetap menaati aturan dan melakukan kebaikan.
Contoh penerapan:
Tetap membuang sampah pada tempatnya.
Mengerjakan tugas dengan jujur.
Tidak menyontek pekerjaan teman.
Tetap bertanggung jawab meskipun tidak diawasi.
Pesan: Anak yang hebat adalah anak yang disiplin, mandiri, jujur, dan bertanggung jawab.
Yuk, kita belajar menjadi anak yang selalu melakukan kebaikan!
🌷 7. Kegiatan Pembelajaran
Yuk, kita belajar menerapkan sikap disiplin dan mandiri di sekolah melalui kegiatan yang menyenangkan!
A. Ayo Amati dan Pahami!
Guru menunjukkan beberapa gambar perilaku anak di lingkungan sekolah.
Peserta didik mengamati gambar dengan saksama.
Guru mengajak peserta didik mengidentifikasi perilaku yang menunjukkan sikap disiplin, tidak disiplin, mandiri, dan tidak mandiri.
Contoh kegiatan:
Anak datang ke sekolah tepat waktu.
Anak terlambat datang ke sekolah.
Anak berbaris dengan tertib.
Anak mengganggu teman saat belajar.
Anak menyiapkan buku sendiri.
Anak meminta teman mengerjakan tugas.
Anak merapikan meja setelah belajar.
Anak membuang sampah sembarangan.
Ayo, jawab pertanyaan berikut!
Mengapa kita harus datang ke sekolah tepat waktu?
Bagaimana sikap kita ketika guru menjelaskan?
Apa yang harus dilakukan sebelum belajar?
Mengapa kita harus mengerjakan tugas sendiri?
Apa manfaat menaati aturan sekolah?
B. Ayo Praktik Menjadi Anak Disiplin dan Mandiri!
Guru mengajak peserta didik melakukan kegiatan sederhana di dalam kelas.
Peserta didik diminta melakukan kegiatan secara mandiri dan tertib.
Contoh kegiatan:
Berbaris dengan tertib.
Menyiapkan buku dan alat tulis sendiri.
Duduk dengan rapi sebelum belajar.
Mendengarkan penjelasan guru.
Mengerjakan tugas sendiri.
Membuang sampah pada tempatnya.
Merapikan meja belajar.
Memasukkan buku ke dalam tas.
Guru mengamati peserta didik ketika melakukan kegiatan tersebut.
Setelah selesai, guru memberikan apresiasi kepada peserta didik yang telah menunjukkan sikap disiplin dan mandiri.
C. Ayo Diskusi Bersama!
Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil atau berpasangan.
Setiap kelompok mendapatkan contoh permasalahan sederhana tentang sikap disiplin dan mandiri di sekolah.
Peserta didik berdiskusi untuk menemukan jawaban dari permasalahan tersebut.
Contoh permasalahan:
Situasi 1: Rina selalu datang ke sekolah sebelum bel berbunyi. Apakah Rina sudah menunjukkan sikap disiplin? Mengapa?
Situasi 2: Budi sering terlambat datang ke sekolah. Apakah perilaku Budi termasuk disiplin?
Situasi 3: Siti menyiapkan buku dan alat tulisnya sendiri sebelum belajar. Sikap baik apa yang ditunjukkan Siti?
Situasi 4: Andi meminta temannya mengerjakan tugas karena tidak mau berusaha sendiri. Apakah perilaku Andi termasuk mandiri?
Setelah berdiskusi, setiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya secara sederhana.
Guru memberikan penguatan terhadap jawaban peserta didik.
D. Ayo Bermain "Aku Anak Disiplin dan Mandiri!" 🌷
Guru membacakan beberapa contoh perilaku.
Peserta didik mendengarkan dan menentukan apakah perilaku tersebut menunjukkan sikap disiplin atau mandiri.
Aturan permainan:
Jika perilaku menunjukkan sikap disiplin, peserta didik mengangkat kedua tangan.
Jika perilaku menunjukkan sikap mandiri, peserta didik bertepuk tangan satu kali.
Jika perilaku tidak baik, peserta didik meletakkan kedua tangan di atas meja.
Contoh perilaku:
Datang ke sekolah tepat waktu.
Meminta teman mengerjakan tugas.
Merapikan meja setelah belajar.
Mengganggu teman saat belajar.
Memakai seragam sesuai aturan.
Menyiapkan buku sendiri.
Membuang sampah sembarangan.
Berbaris dengan tertib.
Mengerjakan tugas tanpa menyontek.
Mengembalikan buku ke tempat semula.
Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik yang aktif dan berani menjawab.
E. Ayo Biasakan Sikap Disiplin dan Mandiri!
Guru mengajak peserta didik menyebutkan satu kegiatan disiplin dan mandiri yang akan dilakukan setiap hari di sekolah.
Contohnya:
🌷 Saya akan datang ke sekolah tepat waktu.
🌷 Saya akan memakai seragam sesuai aturan.
🌷 Saya akan berbaris dengan tertib.
🌷 Saya akan menyiapkan buku sendiri.
🌷 Saya akan mengerjakan tugas sendiri.
🌷 Saya akan merapikan meja setelah belajar.
🌷 Saya akan membuang sampah pada tempatnya.
🌷 Saya akan menaati peraturan sekolah.
Peserta didik menyampaikan janji sederhana untuk menjadi anak yang disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.
💗 LATIHAN MANDIRI
Ayo, kerjakan soal berikut dengan benar!
A. Berilah tanda centang (✓) pada perilaku yang menunjukkan sikap disiplin dan mandiri!
Datang ke sekolah tepat waktu.
Meminta teman mengerjakan tugas.
Berbaris dengan tertib.
Menyiapkan buku sendiri.
Mengganggu teman saat belajar.
Membuang sampah pada tempatnya.
Merapikan meja setelah belajar.
Datang terlambat ke sekolah.
B. Jawablah pertanyaan berikut!
Apa yang dimaksud dengan sikap disiplin?
Apa yang dimaksud dengan sikap mandiri?
Sebutkan dua contoh sikap disiplin di sekolah!
Sebutkan dua contoh sikap mandiri di sekolah!
Mengapa kita harus menaati aturan sekolah?
💗 PENUTUP
Alhamdulillah, anak-anak hebat! Hari ini kita telah belajar tentang menerapkan sikap disiplin dan mandiri di lingkungan sekolah. 💗
Kita telah belajar mengenal pengertian sikap disiplin dan mandiri, contoh perilaku baik dan tidak baik, serta manfaat membiasakan sikap disiplin dan mandiri dalam kehidupan sehari-hari.
Ingat ya, sholeh dan sholehah!
🌷 Biasakan datang ke sekolah tepat waktu.
🌷 Gunakan seragam sesuai aturan sekolah.
🌷 Berbarislah dengan tertib.
🌷 Dengarkan guru ketika menjelaskan.
🌷 Siapkan perlengkapan sekolah sendiri.
🌷 Kerjakan tugas dengan kemampuan sendiri.
🌷 Jagalah kebersihan kelas.
🌷 Bertanggung jawablah terhadap tugas sendiri.
🌷 Jangan mudah menyerah ketika mengalami kesulitan.
Semoga kita menjadi anak yang saleh dan salehah, disiplin, mandiri, jujur, serta bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Alhamdulillahirabbil'alamin.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.













