KELAS 4A SD AL AZHAR 2
BANDAR LAMPUNG
Nama Guru : Hesti Windari, S. Pd.
Mata Pelajaran : Matematika & P Pancasila
Hari/Tanggal : Selasa, 28 April 2026
Kelas : 4 A
Materi Pokok :
Alat Peraga : Video Pembelajaran/PPT
Metode Pembelajaran : Tanya Jawab, diskusi, Penugasan
Assalamualaikum wr wb
Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. Baiklah kita akan lanjutkan pembelajaran kita hari ini, Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗
MAPEL MATEMATIKA
Tujuan Pembelajaran:
Melalui gambar yang disajikan murid dapat memahami pola gambar pengubinan/pola berpetak dengan tepat dan benar.
MATERI AJAR: POLA PENGUBINAN
1. Pengertian Pola Pengubinan
Pola pengubinan adalah cara menutupi suatu bidang datar menggunakan satu atau beberapa bentuk bangun datar tanpa celah (ruang kosong) dan tanpa tumpang tindih.
Contoh sederhana:
- Lantai rumah yang dipasang keramik
- Susunan batu bata pada dinding
2. Ciri-ciri Pola Pengubinan
- Menutupi seluruh bidang
- Tidak ada bagian yang kosong
- Tidak saling bertumpuk
- Polanya dapat diulang (berulang secara teratur)
3. Jenis-jenis Pola Pengubinan
A. Pengubinan Beraturan
Menggunakan satu jenis bangun datar beraturan.
Contoh:
- Persegi (kotak)
- Segitiga sama sisi
- Segi enam beraturan
📌 Fakta penting:
Tidak semua bangun beraturan bisa mengubin bidang.
B. Pengubinan Setengah Beraturan
Menggunakan lebih dari satu jenis bangun datar beraturan.
Contoh:
- Kombinasi segitiga dan persegi
- Kombinasi segi enam dan segitiga
C. Pengubinan Tidak Beraturan
Menggunakan bangun datar yang tidak beraturan.
Contoh:
- Bentuk bebas seperti puzzle
- Pola seni (batik, mosaik)
4. Bangun Datar yang Dapat Mengubin
Bangun datar yang bisa digunakan untuk pengubinan:
- Persegi
- Persegi panjang
- Segitiga (semua jenis)
- Segi enam beraturan
Bangun datar yang tidak bisa mengubin sendiri:
- Lingkaran
- Segi lima beraturan
5. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
- Lantai keramik
- Dinding bata
- Motif batik
- Sarang lebah (berbentuk segi enam)
6. Aktivitas Pembelajaran
A. Praktik Menggambar
- Gambar persegi di buku
- Ulangi hingga menutupi satu halaman
- Warnai dengan pola berbeda
B. Eksperimen
Coba gunakan:
- Segitiga
- Lingkaran
Bandingkan mana yang bisa menutupi bidang tanpa celah
C. Proyek Kreatif
Buat pola pengubinan dari:
- Kertas warna
- Gunting dan tempel di buku
Tujuan Pembelajaran :
MATERI
Gotong Royong dan Manfaatnya
1. Pengertian Gotong Royong
Gotong royong adalah sikap saling membantu dan bekerja sama antara individu atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Gotong royong merupakan salah satu nilai luhur bangsa Indonesia yang sudah ada sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
perhatikan gambar atau video berikut :
Apa yang kalian rasakan jika belajar dikelas yang kotor?
Dan siapa yang harus membersihkan nya?
Gotong royong di lingkungan rumah
Gotong royong dilingkungan masyarakat
2. Ciri-ciri Gotong Royong
- Dilakukan secara bersama-sama
- Bersifat sukarela (tanpa paksaan)
- Mengutamakan kepentingan bersama
- Menumbuhkan rasa kebersamaan
- Tidak mengharapkan imbalan
3. Contoh Gotong Royong
- Membersihkan lingkungan bersama
- Membantu tetangga yang sedang kesulitan
- Kerja bakti memperbaiki jalan atau fasilitas umum
- Membantu korban bencana alam
- Bekerja sama dalam tugas kelompok di sekolah
4. Manfaat Gotong Royong
Berikut beberapa manfaat gotong royong:
a. Mempererat Persatuan dan Kesatuan
Dengan bekerja bersama, hubungan antar masyarakat menjadi lebih erat dan harmonis.
b. Meringankan Pekerjaan
Pekerjaan berat akan terasa lebih ringan jika dilakukan bersama-sama.
c. Menumbuhkan Rasa Solidaritas
Gotong royong membantu meningkatkan rasa peduli dan empati terhadap sesama.
d. Menciptakan Lingkungan yang Bersih dan Nyaman
Contohnya kerja bakti membersihkan
e. Mempercepat Penyelesaian Pekerjaan
Karena dilakukan banyak orang, pekerjaan bisa selesai lebih cepat.
5. Pentingnya Gotong Royong dalam Kehidupan
Gotong royong penting untuk menjaga keharmonisan dalam masyarakat, memperkuat persatuan bangsa, dan menciptakan kehidupan yang rukun serta damai.
6. Cara Menumbuhkan Sikap Gotong Royong
- Mau membantu orang lain
- Tidak bersikap egois
- Aktif dalam kegiatan masyarakat
- Menghargai kerja sama
- Menjaga kebersamaan
Sikap Jujur dalam Kehidupan Sehari-hari
A. Pengertian Sikap Jujur
Sikap jujur adalah perilaku berkata dan bertindak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya, tanpa berbohong, menipu, atau menyembunyikan kebenaran.
B. Pentingnya Sikap Jujur
Sikap jujur sangat penting karena:
- Membangun kepercayaan dari orang lain
- Membentuk karakter yang baik
- Menciptakan hubungan yang harmonis
- Sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, terutama sila ke-2 dan ke-5
C. Contoh Sikap Jujur dalam Kehidupan Sehari-hari
- Mengatakan yang sebenarnya kepada orang tua dan guru
- Tidak menyontek saat ujian
- Mengembalikan barang yang ditemukan kepada pemiliknya
- Mengakui kesalahan jika berbuat salah
- Tidak mengambil barang milik orang lain tanpa izin
D. Dampak Sikap Tidak Jujur
- Kehilangan kepercayaan dari orang lain
- Mendapatkan sanksi atau hukuman
- Menimbulkan rasa bersalah
- Merusak hubungan sosial
E. Cara Membiasakan Sikap Jujur
- Berani berkata benar meskipun sulit
- Membiasakan diri tidak berbohong
- Bertanggung jawab atas perbuatan sendiri
- Memegang teguh nilai moral dan agama
Kegiatan Pembelajaran
- Diskusi Kelompok
Siswa mendiskusikan contoh perilaku jujur dan tidak jujur di lingkungan sekolah. - Studi Kasus
Guru memberikan cerita, kemudian siswa menentukan sikap yang jujur dalam cerita tersebut. - Bermain Peran (Role Play)
Siswa memerankan situasi yang membutuhkan kejujuran.
Penilaian
- Sikap: Observasi perilaku jujur siswa di kelas
- Pengetahuan: Tes tertulis tentang pengertian dan contoh kejujuran
- Keterampilan: Presentasi hasil diskusi kelompok




Tidak ada komentar:
Posting Komentar