Senin, 27 April 2026

Selasa, 28 April 2026

 KELAS 4A SD AL AZHAR 2

BANDAR LAMPUNG



Nama Guru : Hesti Windari, S. Pd. 

Mata Pelajaran : Matematika & P Pancasila

Hari/Tanggal : Selasa, 28 April 2026

Kelas : 4 A

Materi Pokok :

Alat Peraga : Video Pembelajaran/PPT

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab, diskusi, Penugasan

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. Baiklah kita akan lanjutkan pembelajaran kita hari ini, Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗

MAPEL MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran: 

Melalui gambar yang disajikan murid dapat memahami pola gambar pengubinan/pola berpetak dengan tepat dan benar.

MATERI AJAR: POLA PENGUBINAN

1. Pengertian Pola Pengubinan

Pola pengubinan adalah cara menutupi suatu bidang datar menggunakan satu atau beberapa bentuk bangun datar tanpa celah (ruang kosong) dan tanpa tumpang tindih.

Contoh sederhana:

  • Lantai rumah yang dipasang keramik
  • Susunan batu bata pada dinding

2. Ciri-ciri Pola Pengubinan

  • Menutupi seluruh bidang
  • Tidak ada bagian yang kosong
  • Tidak saling bertumpuk
  • Polanya dapat diulang (berulang secara teratur)

3. Jenis-jenis Pola Pengubinan

A. Pengubinan Beraturan

Menggunakan satu jenis bangun datar beraturan.

Contoh:

  • Persegi (kotak)
  • Segitiga sama sisi
  • Segi enam beraturan

📌 Fakta penting:
Tidak semua bangun beraturan bisa mengubin bidang.


B. Pengubinan Setengah Beraturan

Menggunakan lebih dari satu jenis bangun datar beraturan.

Contoh:

  • Kombinasi segitiga dan persegi
  • Kombinasi segi enam dan segitiga

C. Pengubinan Tidak Beraturan

Menggunakan bangun datar yang tidak beraturan.

Contoh:

  • Bentuk bebas seperti puzzle
  • Pola seni (batik, mosaik)

4. Bangun Datar yang Dapat Mengubin

Bangun datar yang bisa digunakan untuk pengubinan:

  • Persegi
  • Persegi panjang
  • Segitiga (semua jenis)
  • Segi enam beraturan

Bangun datar yang tidak bisa mengubin sendiri:

  • Lingkaran
  • Segi lima beraturan

5. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Lantai keramik
  • Dinding bata
  • Motif batik
  • Sarang lebah (berbentuk segi enam)

6. Aktivitas Pembelajaran

A. Praktik Menggambar

  1. Gambar persegi di buku
  2. Ulangi hingga menutupi satu halaman
  3. Warnai dengan pola berbeda

B. Eksperimen

Coba gunakan:

  • Segitiga
  • Lingkaran
    Bandingkan mana yang bisa menutupi bidang tanpa celah

C. Proyek Kreatif

Buat pola pengubinan dari:

  • Kertas warna
  • Gunting dan tempel di buku

PENDIDIKAN PANCASILA

Tujuan Pembelajaran :


- Murid mampu menampilkan sikap kerjasama dalam berbagai bentuk keberagaman. 
- Murid dapat memahami arti dan manfaat gotong royong. 


MATERI

Gotong Royong dan Manfaatnya

1. Pengertian Gotong Royong

Gotong royong adalah sikap saling membantu dan bekerja sama antara individu atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Gotong royong merupakan salah satu nilai luhur bangsa Indonesia yang sudah ada sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

perhatikan gambar atau video berikut :


Apa yang kalian rasakan jika belajar dikelas yang kotor? 

Dan siapa yang harus membersihkan nya? 

Gotong royong di lingkungan rumah

Gotong royong dilingkungan masyarakat


Gotong royong dilingkungan sekolah


2. Ciri-ciri Gotong Royong

  • Dilakukan secara bersama-sama
  • Bersifat sukarela (tanpa paksaan)
  • Mengutamakan kepentingan bersama
  • Menumbuhkan rasa kebersamaan
  • Tidak mengharapkan imbalan

3. Contoh Gotong Royong

  • Membersihkan lingkungan bersama
  • Membantu tetangga yang sedang kesulitan
  • Kerja bakti memperbaiki jalan atau fasilitas umum
  • Membantu korban bencana alam
  • Bekerja sama dalam tugas kelompok di sekolah

4. Manfaat Gotong Royong

Berikut beberapa manfaat gotong royong:

a. Mempererat Persatuan dan Kesatuan

Dengan bekerja bersama, hubungan antar masyarakat menjadi lebih erat dan harmonis.

b. Meringankan Pekerjaan

Pekerjaan berat akan terasa lebih ringan jika dilakukan bersama-sama.

c. Menumbuhkan Rasa Solidaritas

Gotong royong membantu meningkatkan rasa peduli dan empati terhadap sesama.

d. Menciptakan Lingkungan yang Bersih dan Nyaman

Contohnya kerja bakti membersihkan

e. Mempercepat Penyelesaian Pekerjaan

Karena dilakukan banyak orang, pekerjaan bisa selesai lebih cepat.


5. Pentingnya Gotong Royong dalam Kehidupan

Gotong royong penting untuk menjaga keharmonisan dalam masyarakat, memperkuat persatuan bangsa, dan menciptakan kehidupan yang rukun serta damai.

6. Cara Menumbuhkan Sikap Gotong Royong

  • Mau membantu orang lain
  • Tidak bersikap egois
  • Aktif dalam kegiatan masyarakat
  • Menghargai kerja sama
  • Menjaga kebersamaan
Pendidikan Anti Korupsi

- Murid dapat memahami sikap jujur dalam kehidupan sehari-hari. 

Sikap Jujur dalam Kehidupan Sehari-hari

A. Pengertian Sikap Jujur

Sikap jujur adalah perilaku berkata dan bertindak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya, tanpa berbohong, menipu, atau menyembunyikan kebenaran.

B. Pentingnya Sikap Jujur

Sikap jujur sangat penting karena:

  • Membangun kepercayaan dari orang lain
  • Membentuk karakter yang baik
  • Menciptakan hubungan yang harmonis
  • Sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, terutama sila ke-2 dan ke-5

C. Contoh Sikap Jujur dalam Kehidupan Sehari-hari

  1. Mengatakan yang sebenarnya kepada orang tua dan guru
  2. Tidak menyontek saat ujian
  3. Mengembalikan barang yang ditemukan kepada pemiliknya
  4. Mengakui kesalahan jika berbuat salah
  5. Tidak mengambil barang milik orang lain tanpa izin

D. Dampak Sikap Tidak Jujur

  • Kehilangan kepercayaan dari orang lain
  • Mendapatkan sanksi atau hukuman
  • Menimbulkan rasa bersalah
  • Merusak hubungan sosial

E. Cara Membiasakan Sikap Jujur

  • Berani berkata benar meskipun sulit
  • Membiasakan diri tidak berbohong
  • Bertanggung jawab atas perbuatan sendiri
  • Memegang teguh nilai moral dan agama

Kegiatan Pembelajaran

  1. Diskusi Kelompok
    Siswa mendiskusikan contoh perilaku jujur dan tidak jujur di lingkungan sekolah.
  2. Studi Kasus
    Guru memberikan cerita, kemudian siswa menentukan sikap yang jujur dalam cerita tersebut.
  3. Bermain Peran (Role Play)
    Siswa memerankan situasi yang membutuhkan kejujuran.

Penilaian

  • Sikap: Observasi perilaku jujur siswa di kelas
  • Pengetahuan: Tes tertulis tentang pengertian dan contoh kejujuran
  • Keterampilan: Presentasi hasil diskusi kelompok

Baiklah sholeh sholeha bu guru demikian materi kita pada hari ini semoga anak-anak dapat memahami materi hari ini dengan baik jangan lupa laksanakan sholat lima waktu dan selalu gunakan kata tolong dan terimakasih kepada papa dan mama. Bu guru akhiri Wassalamualaikum wr.wb 🥰🙏🥰





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selasa, 28 April 2026

  KELAS 4A SD AL AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG Nama Guru : Hesti Windari, S. Pd.  Mata Pelajaran : Matematika & P Pancasila Hari/Tanggal : Sela...