Minggu, 07 September 2025

Senin, 08 September 2025

 KELAS 4A SD AL AZHAR 2

BANDAR LAMPUNG



Hari/Tanggal : Senin, 08 September 2025

Mata Pelajaran : Matematika dan Bahasa Indonesia

Alat Peraga : Teks cerita, Video, PPT

Metode Pembelajaran : Penugasan, diskusi

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. 

Baiklah kemarin kita sudah mempelajari tentang mengidentifikasi nilai anti korupsi tentang sikap disiplin serta meneybutkan contoh penerapannya dirumah ataupun disekolah, Nah hari ini kita akan melanjutkan pemebelajaran kita. Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗

BAHASA INDONESIA

Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan diskusi, pesertadidik dapat mengemukakan pendapat atau menceritakan Pengalaman dengan santun

Alur Tujuan Pembelajaran

Murid berbicara dengan santun menggunakan kata maaf, tolong, permsis dan terimakasih. 

Materi

Kosa kata intonasi dan gesture saat menyampaikan pendapat. 

Berbicara Santun dengan "Tolong", "Permisi", dan "Terima Kasih"

​Saat kita berbicara dengan orang lain, kita harus selalu bersikap sopan. Kata-kata "tolong", "permisi", dan "terima kasih" adalah kunci untuk membuat kita terlihat santun.

​1. Kata "Tolong"

​Kata "tolong" digunakan ketika kita meminta bantuan orang lain. Dengan menggunakan kata ini, kita menunjukkan bahwa kita menghargai bantuan yang akan diberikan.

​Contoh:

​TIDAK SANTUN: "Ambilkan pensilku!"

​SANTUN: "Siti, tolong ambilkan pensilku yang jatuh."

​Mengapa santun?

Karena kamu meminta dengan sopan, bukan memerintah.

​2. Kata "Permisi"

​Kata "permisi" digunakan saat kita ingin melakukan sesuatu yang mungkin mengganggu orang lain, atau saat kita ingin melewati orang lain.

​Contoh:

​TIDAK SANTUN: (Langsung jalan di depan orang)

​SANTUN: "Permisi, Pak, saya mau lewat."

​Mengapa santun?

Karena kamu meminta izin atau memberitahu terlebih dahulu sebelum melakukan sesuatu, jadi orang lain tidak kaget.

​3. Kata "Terima Kasih"

​Kata "terima kasih" adalah kata ajaib yang harus selalu kita ucapkan. Kata ini menunjukkan rasa syukur kita setelah dibantu atau diberikan sesuatu oleh orang lain.

​Contoh:

​TIDAK SANTUN: (Setelah diberi pensil) (Diam saja)

​SANTUN: "Terima kasih, ya, sudah diambilkan pensilnya."

​Mengapa santun?

Karena kamu menghargai kebaikan yang telah dilakukan orang lain. Orang yang membantumu pasti merasa senang.

​Praktikkan Setiap Hari!

​Supaya terbiasa, ayo kita gunakan kata-kata ini dalam kegiatan sehari-hari:

​Minta tolong kepada orang tua untuk menyiapkan sarapan.

​Ucapkan permisi saat ingin mengambil sesuatu yang ada di depan temanmu.

​Jangan lupa bilang terima kasih setelah selesai dibantu.

​Dengan sering menggunakan kata-kata ini, kamu akan menjadi anak yang santun dan disukai banyak orang!

Menyampaikan Pendapat: Lebih dari Sekadar Bicara!

​Saat kita menyampaikan pendapat, ada tiga hal penting yang harus diperhatikan agar pesan kita sampai dengan jelas dan santun: kosa kata, intonasi, dan gestur.

​1. Kosa Kata: Pilih Kata yang Tepat 🗣️

​Kosa kata adalah pilihan kata-kata yang kamu gunakan. Menggunakan kosa kata yang tepat membuat pendapatmu terdengar lebih baik dan mudah dipahami.

​Pernyataan Pendapat: Gunakan kata-kata seperti "Menurut saya...", "Saya berpendapat...", atau "Saya pikir..." untuk memulai pendapatmu. Ini menunjukkan bahwa itu adalah pandanganmu sendiri, bukan fakta mutlak.

​Contoh:

​Kurang tepat: "Ini yang benar! Kalian semua salah."

​Tepat: "Menurut saya, ide ini lebih cocok karena..."

​2. Intonasi: Naik Turun Nada Suara 🎶

​Intonasi adalah naik turunnya nada suaramu saat berbicara. Intonasi yang baik membuatmu terdengar ramah dan meyakinkan, bukan marah atau memerintah.

​Nada yang Jelas: Bicaralah dengan nada yang tidak terlalu pelan, tapi juga tidak terlalu keras. Pastikan suaramu bisa didengar semua orang.

​Nada yang Menghormati: Turunkan nada suaramu saat mendengarkan pendapat orang lain. Ini menunjukkan kamu menghargai mereka.

​Contoh:

​Intonasi marah: "IDE ITU TIDAK BAGUS!" (nada tinggi dan keras)

​Intonasi santun: "Maaf, tapi menurut saya ada beberapa hal yang bisa diperbaiki dari ide itu." (nada lebih lembut)

​3. Gestur: Bahasa Tubuh yang Jujur 👋

​Gestur adalah gerakan tubuh yang kamu lakukan saat berbicara, seperti gerakan tangan atau ekspresi wajah. Gestur yang tepat bisa membuat ceritamu lebih menarik dan meyakinkan.


MAPEL MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran:

Murid mampu melakukan      operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000.

MATERI AJAR MATEMATIKA: PENGURANGAN TANPA MEMINJAM

Setelah mengikuti pembelajaran ini, siswa diharapkan dapat:

 Memahami cara menghitung pengurangan bilangan bulat tanpa meminjam

Apa Itu Pengurangan Tanpa Meminjam?

Pengurangan tanpa teknik meminjam adalah proses mengurangi bilangan dari satuan, puluhan, ratusan, dst.tanpa perlu meminjam angka dari nilai tempat yang lebih tinggi.

Bisa dilakukan jika angka pengurang lebih kecil atau sama dengan angka yang dikurangi di setiap kolom.


Contoh Pengurangan Tanpa Meminjam

Contoh 1:
742 - 321 = ?

Langkah-langkah:

  742

- 321

_____


Satuan: 2 - 1 = 1  

Puluhan: 4 - 2 = 2  

Ratusan: 7 - 3 = 4


Hasil = 421 ✅

Contoh 2:
865 - 432 = ?

Langkah-langkah:

  865

- 432

_____


Satuan: 5 - 2 = 3  

Puluhan: 6 - 3 = 3  

Ratusan: 8 - 4 = 4

Hasil = 433 ✅

Kapan Tidak Bisa Digunakan?

Teknik ini tidak bisa digunakan jika ada angka pengurang lebih besar dari angka yang dikurangi.
Contoh:

  624

- 437

Karena 4 < 7 di satuan, maka harus meminjam → ini bukan pengurangan tanpa meminjam.

Baiklah sholeh sholeha bu guru demikian materi kita pada hari ini semoga anak-anak dapat memahami materi hari ini dengan baik jangan lupa laksanakan sholat lima waktu dan selalu gunakan kata tolong dan terimakasih kepada papa dan mama. Bu guru akhiri Wassalamualaikum wr.wb 🥰🙏🥰

REFLEKSI / KESIMPULAN PEMBELAJARAN : 

Berdasarkan hasil pembelajaran hari ini  sebagian murid mampu melakukan pengurangan tanpa telhnik menyimpan. Namun masih ada murid yg belum mampu cara melakukan pengurangan dengan tekhnik tanpa menyimpan. Untuk mengatasi hal tersebut maka guru melakukan penjelasan ulang materi tersebut serta murid diberi latihan kembali.
Alhamdulillah murid-murid belajar dengan penuh antusias dan gembira. 

Rabu, 03 September 2025

Kamis, 04 September 2025

 KELAS 4A SD AL AZHAR 2

BANDAR LAMPUNG



Hari/Tanggal : Kamis, 04 September 2025

Mata Pelajaran : Seni Rupa dan Ipas

Alat Peraga : Teks cerita, Video, PPT

Metode Pembelajaran : Penugasan, Diskusi

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. 

Baiklah kemarin kita sudah mempelajari tentang menjumlah dengan tekhnik tanpa menyimpan. Nah hari ini kita akan melanjutkan pemebelajaran kita. Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗

SENI RUPA

TUJUAN PEMBELAJARAN: 

Menghubungkan dua atau lebih unsur rupa dengan satu prinsip desain dalam satu karya atau objek visual

Materi :

​🎨 Seni Rupa: Menggabungkan Unsur dan Prinsip Desain

​Dalam seni rupa, ada dua hal penting yang perlu kamu ketahui: unsur rupa dan prinsip desain.

​1. Unsur Rupa (Apa yang kamu gunakan)

​Unsur rupa adalah bahan-bahan dasar atau "blok bangunan" yang digunakan untuk membuat sebuah karya seni. Unsur-unsur ini bisa kamu lihat dan sentuh.

  • Titik: Bagian terkecil dari sebuah gambar.
  • Garis: Gabungan dari titik-titik yang berderet. Garis bisa lurus, melengkung, tebal, tipis, dan lainnya.
  • Bidang: Gabungan dari garis-garis yang membentuk area tertutup (seperti segitiga, persegi).
  • Bentuk: Objek tiga dimensi (seperti kubus, bola).
  • Warna: Warna primer (merah, kuning, biru) dan warna sekunder (hijau, ungu, oranye).
  • Tekstur: Permukaan yang bisa dirasakan, seperti halus, kasar, atau licin.
  • Gelap Terang: Perbedaan cahaya yang membuat objek terlihat lebih nyata.

​2. Prinsip Desain (Bagaimana kamu menggunakannya)

​Prinsip desain adalah aturan atau cara yang digunakan untuk menyusun unsur-unsur rupa agar terlihat harmonis dan indah. Ini seperti "resep" yang membuat masakan menjadi lezat.

  • Keseimbangan (Balance): Membuat karya terlihat stabil. Bisa simetris (sama di kedua sisi) atau asimetris (berbeda tapi tetap seimbang).
  • Irama (Rhythm): Pengulangan unsur yang teratur untuk menciptakan gerakan, seperti ombak di laut.
  • Kesatuan (Unity): Membuat semua unsur dalam karya terlihat terhubung dan tidak terpisah-pisah.
  • Pusat Perhatian (Emphasis): Menarik perhatian ke satu bagian paling penting dalam karya.
  • Proporsi (Proportion): Perbandingan ukuran antara satu unsur dengan unsur lainnya.
  • Kontras (Contrast): Perbedaan yang kuat antara unsur, misalnya warna terang dan gelap atau garis tebal dan tipis.

​🖼️ Menghubungkan Unsur dan Prinsip

​Sekarang, mari kita coba menggabungkan unsur rupa dengan prinsip desain dalam sebuah karya. Tujuannya adalah membuat karya yang tidak hanya terdiri dari unsur-unsur, tetapi juga memiliki "makna" dan "rasa".

Contoh: Menggunakan prinsip Kontras untuk menggabungkan dua unsur rupa.

​Kamu bisa membuat sebuah karya sederhana dengan menggabungkan unsur garis dan warna menggunakan prinsip kontras.

  1. Siapkan bahan: Kertas gambar, pensil warna, atau spidol.
  2. Pilih dua unsur rupa: Kita akan menggunakan garis dan warna.
  3. Pilih satu prinsip desain: Kita akan menggunakan kontras. Kontras warna yang paling mudah adalah warna yang berlawanan, seperti hitam dan putih atau merah dan hijau.
  4. Proses Berkarya:
    • ​Mulailah dengan membuat pola garis yang tebal dan melengkung di seluruh kertas.
    • ​Lalu, warnai area di dalam garis dengan warna terang (misalnya, kuning).
    • ​Warnai area di luar garis dengan warna yang sangat kontras atau berlawanan (misalnya, biru gelap).
    • ​Lihatlah hasilnya! Karya ini menggabungkan unsur garis dan warna dengan prinsip kontras, sehingga menghasilkan karya yang dinamis dan menarik perhatian.

MAPEL IPAS

TUJUAN PEMBELAJARAN:

 Menunjukkan contoh upaya pelestarian makhluk hidup di lingkungan sekitarnya.

MATERI IPAS

Penyebab kepunahan dan Kerusakan Habitat dan Manfaat Pelestarian Mahkluk Hidup Bagi Manusia dan Lingkungannya. 

A. Pengertian Kepunahan

Kepunahan adalah keadaan ketika suatu jenis hewan atau tumbuhan tidak ada lagi di bumi (habis dan tidak bisa ditemukan lagi).

Contoh hewan punah:

  • Harimau Bali

  • Burung Dodo


Penyebab Kepunahan Makhluk Hidup 💔

​Kepunahan adalah keadaan di mana seluruh anggota dari suatu jenis makhluk hidup sudah tidak ada lagi. Makhluk hidup yang sudah punah tidak akan bisa kembali. Ada banyak hal yang bisa menyebabkan hewan dan tumbuhan menjadi punah, baik karena alam maupun perbuatan manusia.

​1. Perubahan Lingkungan Alami

​Lingkungan di Bumi bisa berubah seiring waktu. Perubahan ini kadang terjadi sangat cepat dan membuat makhluk hidup sulit beradaptasi.

Bencana alam: Letusan gunung berapi besar, gempa bumi, atau hantaman asteroid dapat menyebabkan perubahan iklim yang ekstrem. Misalnya, hantaman asteroid yang diduga menyebabkan kepunahan dinosaurus.

2. Perbuatan Manusia 🧑‍🤝‍🧑

​Sayangnya, banyak kepunahan yang terjadi karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab.

Contoh Hewan dan Tumbuhan Langka di Indonesia 🇮🇩

​Indonesia punya banyak hewan dan tumbuhan unik yang kini terancam punah.

  • Hewan: Harimau Sumatra, orang utan, badak Jawa, gajah Sumatra, dan komodo.
  • Tumbuhan: Bunga Rafflesia Arnoldi dan kantong semar.

Baiklah sholeh sholeha bu guru demikian materi kita pada hari ini semoga anak-anak dapat memahami materi hari ini dengan baik jangan lupa laksanakan sholat lima waktu dan selalu gunakan kata tolong dan terimakasih kepada papa dan mama. Bu guru akhiri Wassalamualaikum wr.wb 🥰🙏🥰

REFLEKSI / KESIMPULAN PEMBELAJARAN : 

Berdasarkan hasil pembelajaran hari ini  sebagian murid sudah mampu memahami penyebab kepunahan makhluk hidup. Namun masih ada murid yang belum dapat memahami penyebab kepunahan makhluk hidup. Untuk mengatasi hal tersebut maka guru melakukan penjelasan ulang dan memberikan contoh macam macam penyebab kepunahan makhluk hidup. Alhamdulillah murid-murid belajar dengan penuh antusias dan gembira. 

Selasa, 02 September 2025

Rabu, 03 September 2025

 KELAS 4A SD AL AZHAR 2

BANDAR LAMPUNG



Hari/Tanggal : Rabu, 03 September 2025

Mata Pelajaran : B Indonesia, Seni Rupa dan Ipas

Alat Peraga : Teks cerita, Video, PPT

Metode Pembelajaran : Penugasan

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. 

Baiklah kemarin kita sudah mempelajari tentang menjumlah dengan tekhnik tanpa menyimpan. Nah hari ini kita akan melanjutkan pemebelajaran kita. Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗

BAHASA INDONESIA

TUJUAN PEMBELAJARAN

Alur Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan membaca cerita "Awas! " Murid dapat memahami dan menggunakan kata - kata dengan tepat. 

Materi

Imbuhan ber -

Materi Bahasa Indonesia Kelas 4: Imbuhan "ber-"

Pengertian Imbuhan "ber-"

Imbuhan "ber-" adalah awalan (prefix) yang ditambahkan di depan kata dasar untuk membentuk kata kerja atau kata sifat. Imbuhan ini biasanya menyatakan:

  • Melakukan suatu kegiatan atau keadaan

  • Memiliki atau menggunakan sesuatu

  • Mengeluarkan bunyi

  • Menunjukkan keadaan

Fungsi dan Makna Imbuhan "ber-"

FungsiContoh KataArti
Menyatakan melakukan kegiatanberlari, berjalanmelakukan kegiatan lari atau jalan
Menyatakan memiliki atau menggunakanbersenjata, berpakaianmemiliki senjata, memakai pakaian
Menyatakan bunyi atau suarabersuara, berteriakmengeluarkan suara, berteriak
Menyatakan keadaanbersih, beraniberada dalam keadaan bersih atau berani

Contoh Kata Berimbuhan "ber-"

Kata DasarKata BerimbuhanArti
lariberlarisedang melakukan kegiatan lari
jalanberjalansedang melakukan kegiatan jalan
pakaianberpakaianmenggunakan pakaian
suarabersuaramengeluarkan suara
senjatabersenjatamembawa senjata
kerjabekerjamelakukan pekerjaan
bicaraberbicaramelakukan kegiatan berbicara

Ciri-Ciri Kata Berimbuhan "ber-"

  1. Diletakkan di awal kata (awalan).

  2. Tidak mengubah arti kata dasar secara drastis, tetapi menambahkan makna kegiatan, keadaan, atau kepemilikan.

  3. Kata hasil imbuhan bisa langsung digunakan dalam kalimat.

Contoh Kalimat

  1. Adik sedang bermain di halaman.

  2. Ayah berangkat kerja setiap pagi.

  3. Ibu selalu berbelanja di pasar tradisional.

  4. Polisi itu berseragam rapi.

  5. Siswa-siswa berbaris di lapangan.


Latihan Soal (Isian Singkat)
  1. Kata dasar “jalan” → kata berimbuhan: _______

  2. Kata dasar “bicara” → kata berimbuhan: _______

  3. Ibu sedang _______ di dapur. (kata berimbuhan dari "masak")

  4. Siswa diminta untuk _______ dengan rapi. (kata berimbuhan dari "baris")

  5. Kakak sedang _______ bola di lapangan. (kata berimbuhan dari "main")


Seni Rupa

Tujuan Pembelajaran

TUJUAN PEMBELAJARAN: 

Menghubungkan dua atau lebih unsur rupa dengan satu prinsip desain dalam satu karya atau objek visual

Materi :

​🎨 Seni Rupa: Menggabungkan Unsur dan Prinsip Desain

​Dalam seni rupa, ada dua hal penting yang perlu kamu ketahui: unsur rupa dan prinsip desain.

​1. Unsur Rupa (Apa yang kamu gunakan)

​Unsur rupa adalah bahan-bahan dasar atau "blok bangunan" yang digunakan untuk membuat sebuah karya seni. Unsur-unsur ini bisa kamu lihat dan sentuh.

  • Titik: Bagian terkecil dari sebuah gambar.
  • Garis: Gabungan dari titik-titik yang berderet. Garis bisa lurus, melengkung, tebal, tipis, dan lainnya.
  • Bidang: Gabungan dari garis-garis yang membentuk area tertutup (seperti segitiga, persegi).
  • Bentuk: Objek tiga dimensi (seperti kubus, bola).
  • Warna: Warna primer (merah, kuning, biru) dan warna sekunder (hijau, ungu, oranye).
  • Tekstur: Permukaan yang bisa dirasakan, seperti halus, kasar, atau licin.
  • Gelap Terang: Perbedaan cahaya yang membuat objek terlihat lebih nyata.

​2. Prinsip Desain (Bagaimana kamu menggunakannya)

​Prinsip desain adalah aturan atau cara yang digunakan untuk menyusun unsur-unsur rupa agar terlihat harmonis dan indah. Ini seperti "resep" yang membuat masakan menjadi lezat.

  • Keseimbangan (Balance): Membuat karya terlihat stabil. Bisa simetris (sama di kedua sisi) atau asimetris (berbeda tapi tetap seimbang).
  • Irama (Rhythm): Pengulangan unsur yang teratur untuk menciptakan gerakan, seperti ombak di laut.
  • Kesatuan (Unity): Membuat semua unsur dalam karya terlihat terhubung dan tidak terpisah-pisah.
  • Pusat Perhatian (Emphasis): Menarik perhatian ke satu bagian paling penting dalam karya.
  • Proporsi (Proportion): Perbandingan ukuran antara satu unsur dengan unsur lainnya.
  • Kontras (Contrast): Perbedaan yang kuat antara unsur, misalnya warna terang dan gelap atau garis tebal dan tipis.

​🖼️ Menghubungkan Unsur dan Prinsip

​Sekarang, mari kita coba menggabungkan unsur rupa dengan prinsip desain dalam sebuah karya. Tujuannya adalah membuat karya yang tidak hanya terdiri dari unsur-unsur, tetapi juga memiliki "makna" dan "rasa".

Contoh: Menggunakan prinsip Kontras untuk menggabungkan dua unsur rupa.

​Kamu bisa membuat sebuah karya sederhana dengan menggabungkan unsur garis dan warna menggunakan prinsip kontras.

  1. Siapkan bahan: Kertas gambar, pensil warna, atau spidol.
  2. Pilih dua unsur rupa: Kita akan menggunakan garis dan warna.
  3. Pilih satu prinsip desain: Kita akan menggunakan kontras. Kontras warna yang paling mudah adalah warna yang berlawanan, seperti hitam dan putih atau merah dan hijau.
  4. Proses Berkarya:
    • ​Mulailah dengan membuat pola garis yang tebal dan melengkung di seluruh kertas.
    • ​Lalu, warnai area di dalam garis dengan warna terang (misalnya, kuning).
    • ​Warnai area di luar garis dengan warna yang sangat kontras atau berlawanan (misalnya, biru gelap).
    • ​Lihatlah hasilnya! Karya ini menggabungkan unsur garis dan warna dengan prinsip kontras, sehingga menghasilkan karya yang dinamis dan menarik perhatian. 
IPAS

Tujuan Pembelajaran :

Menunjukan contoh upaya pelestarian makhluk hidup di lingkungan sekitarnya.

Materi IPAS Kelas 4

Upaya Pelestarian Makhluk Hidup di Lingkungan Sekitar


🌱 Pengertian Pelestarian Makhluk Hidup

Pelestarian makhluk hidup adalah usaha yang dilakukan untuk menjaga agar tumbuhan dan hewan tetap hidup, tidak punah, dan tetap bisa berkembang biak di lingkungan alamnya.

🐾 Tujuan Pelestarian Makhluk Hidup

  • Mencegah kepunahan tumbuhan dan hewan.

  • Menjaga keseimbangan ekosistem.

  • Menjaga keberagaman hayati (keanekaragaman makhluk hidup).

  • Memberikan manfaat jangka panjang bagi manusia dan lingkungan.

🏡 Contoh Upaya Pelestarian Makhluk Hidup di Lingkungan Sekitar

🌳 1. Menanam Pohon dan Merawat Tanaman

  • Menanam pohon di sekitar rumah atau sekolah.

  • Merawat tanaman dengan menyiram dan memberi pupuk.

  • Tidak merusak tumbuhan di taman atau hutan.

🐢 2. Melindungi Hewan

  • Tidak membunuh hewan sembarangan.

  • Memberi makan hewan liar secara bijak.

  • Tidak menangkap hewan yang dilindungi.

🚯 3. Menjaga Kebersihan Lingkungan

  • Tidak membuang sampah sembarangan.

  • Membersihkan sungai dan selokan agar ikan bisa hidup.

  • Mengurangi penggunaan plastik.

📚 4. Edukasi dan Kampanye Lingkungan

  • Mengajak teman untuk ikut menjaga lingkungan.

  • Membuat poster atau brosur tentang pentingnya pelestarian makhluk hidup.

  • Mengikuti kegiatan pecinta alam atau komunitas lingkungan.

🌿 5. Mendukung Pelestarian Tumbuhan dan Hewan Langka

  • Mengunjungi kebun raya atau taman nasional.

  • Mendukung penangkaran hewan langka.

  • Tidak membeli produk dari hewan yang dilindungi (misalnya: gading, sisik trenggiling).


🌏 Contoh Makhluk Hidup yang Perlu Dilestarikan

TumbuhanHewan
Rafflesia arnoldii (bunga bangkai)Harimau sumatra
Anggrek bulanGajah asia
Pohon merantiOrangutan
MangroveBurung cendrawasih

📌 Kesimpulan

Pelestarian makhluk hidup adalah tanggung jawab semua orang. Dengan menjaga tumbuhan dan hewan di sekitar kita, kita ikut menjaga kehidupan di bumi agar tetap seimbang dan berkelanjutan.


✏️ Latihan Soal (Jawaban Singkat)

  1. Sebutkan dua contoh hewan yang perlu dilestarikan!

  2. Mengapa kita harus menanam pohon di lingkungan rumah?

  3. Apa manfaat menjaga kebersihan lingkungan bagi makhluk hidup?

  4. Apa yang bisa kamu lakukan jika melihat teman membuang sampah sembarangan?

  5. Sebutkan satu upaya pelestarian tumbuhan dan satu untuk hewan!


Baiklah sholeh sholeha bu guru demikian materi kita pada hari ini semoga anak-anak dapat memahami materi hari ini dengan baik jangan lupa laksanakan sholat lima waktu dan selalu gunakan kata tolong dan terimakasih kepada papa dan mama. Bu guru akhiri Wassalamualaikum wr.wb 🥰🙏🥰

REFLEKSI / KESIMPULAN PEMBELAJARAN : 

Berdasarkan hasil pembelajaran hari ini  sebagian murid sudah mampu membuat pola batik dengan menggabungkan dua unsur rupa. Namun masih ada murid yang belum dapat membuat pola batik pada unsur rupa. Untuk mengatasi hal tersebut maka guru melakukan penjelasan ulang dan memberikan contoh macam macam pola batik. lhamdulillah murid-murid belajar dengan penuh antusias dan gembira. 


Senin, 01 September 2025

Selasa, 02 September 2025

 KELAS 4A SD AL AZHAR 2

BANDAR LAMPUNG



Hari/Tanggal : Selasa, 02 September 2025

Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Matematika

Alat Peraga : Teks cerita, Video, PPT

Metode Pembelajaran : Penugasan

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. 

Baiklah kemarin kita sudah mempelajari tentang mengidentifikasi sikap yang sesuai dengan nilai pancasila menybutkan contoh penerapannya dirumah ataupun disekolah, Nah hari ini kita akan melanjutkan pemebelajaran kita. Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗

PENDIDIKAN PANCASILA

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat menyebutkan contoh sikap dan perilaku yang sesuai nilai-nilai pancasila di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.

1. Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa 🙏

Sila pertama mengajarkan kita untuk percaya kepada Tuhan. Contoh sikapnya:

  • Berdoa sebelum dan sesudah belajar, makan, atau beraktivitas lainnya.

  • Menghargai teman yang berbeda agama dan tidak mengganggu saat mereka beribadah.

  • Bersyukur atas segala karunia yang diberikan Tuhan, seperti memiliki keluarga, teman, dan kesehatan.


2. Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab 🤝

Sila kedua mengajarkan kita untuk saling menyayangi dan menghormati sesama manusia. Contoh sikapnya:

  • Membantu teman yang kesulitan, misalnya membantu menjelaskan pelajaran yang belum dimengerti.

  • Berbicara dengan sopan dan santun kepada orang tua, guru, dan teman-teman.

  • Tidak mengejek atau membeda-bedakan teman berdasarkan suku, agama, atau warna kulit.


3. Sila Ketiga: Persatuan Indonesia 🇮🇩

Sila ketiga mengajarkan kita untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Contoh sikapnya:

  • Bermain bersama teman-teman tanpa membeda-bedakan.

  • Mengikuti upacara bendera dengan tertib dan khidmat sebagai wujud cinta tanah air.

  • Menghargai dan melestarikan budaya Indonesia, seperti tarian daerah atau lagu-lagu nasional.


4. Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan 🗣️

Sila keempat mengajarkan kita untuk selalu bermusyawarah atau berdiskusi untuk mencapai kesepakatan. Contoh sikapnya:

  • Mengacungkan tangan saat ingin memberikan pendapat di kelas.

  • Menerima hasil keputusan musyawarah dengan lapang dada meskipun pendapat kita tidak terpilih.

  • Tidak memaksakan kehendak atau pendapat pribadi kepada teman.


5. Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia ⚖️

Sila kelima mengajarkan kita untuk bersikap adil terhadap semua orang. Contoh sikapnya:

  • Berbagi makanan atau mainan dengan adil kepada teman-teman.

  • Menjaga fasilitas umum seperti taman atau sekolah agar bisa dinikmati oleh semua orang.

  • Tidak curang saat bermain atau ujian.

Sikap dan Perilaku Sesuai Nilai-nilai Pancasila

1. Pengantar Pancasila

  • Pancasila adalah dasar negara Indonesia.

  • Pancasila memiliki 5 sila yang menjadi pedoman hidup kita sehari-hari.

2. Kelima Sila Pancasila

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
    Kita harus percaya dan beribadah kepada Tuhan sesuai agama kita.

  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
    Kita harus menghormati hak orang lain dan bersikap baik kepada semua orang.

  3. Persatuan Indonesia
    Kita harus mencintai tanah air dan menjaga persatuan bangsa.

  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
    Kita harus bersikap adil, mendengarkan pendapat orang lain, dan ikut serta dalam musyawarah.

  5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
    Kita harus membantu sesama dan berlaku adil dalam kehidupan.

3. Contoh Sikap dan Perilaku Sesuai Nilai-nilai Pancasila

Sila PancasilaContoh Sikap dan Perilaku
Sila 1: Ketuhanan Yang Maha EsaBerdoa sebelum dan sesudah belajar, menghormati teman yang berbeda agama.
Sila 2: Kemanusiaan yang Adil dan BeradabMenolong teman yang kesulitan, tidak membeda-bedakan teman.
Sila 3: Persatuan IndonesiaMenghormati perbedaan suku dan budaya, ikut menjaga kebersihan lingkungan bersama.
Sila 4: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat KebijaksanaanMendengarkan pendapat teman saat diskusi, tidak memaksakan kehendak sendiri.
Sila 5: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat IndonesiaMembagikan mainan atau makanan dengan teman yang kurang, tidak egois


MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran :

Murid dapat menyelesaikan  masalah berkaitan dengan uang menggunakan ribuan sebagai satuan.

Penjumlahan Tanpa Teknik Menyimpan

Apa itu Penjumlahan Tanpa Teknik Menyimpan?

Penjumlahan tanpa teknik menyimpan adalah cara menjumlahkan bilangan di mana hasil dari setiap kolom (satuan, puluhan, ratusan, dan seterusnya) tidak pernah lebih dari 9. Karena hasilnya tidak lebih dari 9, kita tidak perlu "menyimpan" angka ke kolom di sebelahnya.


Cara Melakukan Penjumlahan Tanpa Teknik Menyimpan

Ada dua cara utama yang bisa kita gunakan:

  1. Cara Bersusun Pendek

  2. Cara Bersusun Panjang

1. Cara Bersusun Pendek

Cara ini paling sering digunakan karena lebih cepat. Langkah-langkahnya:

  1. Susun bilangan secara vertikal (ke bawah), pastikan nilai tempatnya sejajar (satuan dengan satuan, puluhan dengan puluhan, dll.).

  2. Mulai menjumlahkan dari kolom paling kanan, yaitu kolom satuan.

  3. Lanjutkan menjumlahkan ke kolom berikutnya di sebelah kiri (puluhan, ratusan, dan seterusnya) sampai semua kolom selesai dijumlahkan.

Contoh Soal: Hitunglah .

Penyelesaian:

  243
  125
  --- +
  368
  • Langkah 1 (Satuan): Jumlahkan angka di kolom satuan: . Tulis angka 8 di bawah kolom satuan.

  • Langkah 2 (Puluhan): Jumlahkan angka di kolom puluhan: . Tulis angka 6 di bawah kolom puluhan.

  • Langkah 3 (Ratusan): Jumlahkan angka di kolom ratusan: . Tulis angka 3 di bawah kolom ratusan.

Jadi, hasil dari adalah 368.


2. Cara Bersusun Panjang

Cara ini membantu kita memahami nilai tempat setiap angka. Langkah-langkahnya:

  1. Uraikan setiap bilangan ke dalam nilai tempatnya (ratusan, puluhan, dan satuan).

  2. Jumlahkan setiap nilai tempat secara terpisah.

  3. Jumlahkan kembali semua hasilnya.

Contoh Soal: Hitunglah .

Penyelesaian:

  • Langkah 1: Uraikan kedua bilangan.

  • Langkah 2: Jumlahkan masing-masing nilai tempat.

    • Satuan:

    • Puluhan:

    • Ratusan:

  • Langkah 3: Gabungkan semua hasil penjumlahan.

Jadi, hasil dari adalah 368.


Penting untuk Diingat!

Penjumlahan tanpa teknik menyimpan adalah dasar sebelum kita belajar tentang penjumlahan dengan teknik menyimpan. Kunci utamanya adalah menjumlahkan angka dari kanan ke kiri dan memastikan setiap kolom hasilnya tidak lebih dari 9. Dengan terus berlatih, kalian pasti bisa!

Baiklah sholeh sholeha bu guru demikian materi kita pada hari ini semoga anak-anak dapat memahami materi hari ini dengan baik jangan lupa laksanakan sholat lima waktu dan selalu gunakan kata tolong dan terimakasih kepada papa dan mama. Bu guru akhiri Wassalamualaikum wr.wb 🥰🙏🥰

REFLEKSI / KESIMPULAN PEMBELAJARAN : 

Berdasarkan hasil pembelajaran hari ini  sebagian murid mampu memahami dan menyelesaikan  masalah berkaitan dengan uang menggunakan ribuan sebagai satuan.
. Namun masih ada murid yg belum mampu memahami bagaimana menyelesaikan masalah yang berkaitan menggunakan ribuan sebagai satuan. Untuk mengatasi hal tersebut maka guru melakukan penjelasan ulang materi tersebut serta murid diberi latihan kembali.
Alhamdulillah murid-murid belajar dengan penuh antusias dan gembira. 


Selasa, 26 Mei 2026

  SUMATIF AKHIR SEMESTER (SAS) KELAS 4 SEMESTER GENAP  SD AL AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG  Assalamualaikum wr wb Selamat pagi sholeh sholeha kelas...