Selasa, 26 Agustus 2025

Rabu, 27 Agustus 2025

 KELAS 4A SD AL AZHAR 2

BANDAR LAMPUNG



Hari/Tanggal : Rabu, 26 Agustus 2025

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia, Seni Rupa dan IPAS

Alat Peraga : Video Pembelajaran, Ppt

Metode Pembelajaran : Diskusi, Penugasan

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. 

Baiklah kemarin kita sudah mempelajari tentang memahami cara menyelesaikan soal cerita perkalian menggunakan uang sebagai satuan. Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗

BAHASA INDONESIA

TUJUAN PEMBELAJARAN

Alur Tujuan Pembelajaran

- Murid membaca dan mengucapkan kata kata yang panjang (tiga suku kata atau lebih) menggunakan pengetahuannya terhadap kombinasi huruf.

Tujuan Pembelajaran

- Melalui kegiatan memasangkan kata, murid dapat menjelaskan arti kosakata baru pada teks yang dibacakan dengan benar.

MATERI BAHASA INDONESIA

Pengertian Kata Bermakna Ganda

Kata "bermakna ganda" mengacu pada kata-kata yang memiliki lebih dari satu makna atau arti.

Ini adalah istilah linguistik yang digunakan untuk menggambarkan kata-kata yang bisa diinterpretasikan secara berbeda tergantung pada konteksnya.

Kemampuan kata-kata untuk memiliki makna ganda adalah salah satu fitur yang membuat bahasa menjadi kaya dan sering kali membutuhkan pemahaman kontekstual untuk menentukan makna yang dimaksud.

Kata bermakna ganda dalam Bahasa Indonesia harus benar-benar dipahami. Pasalnya, kata bermakna ganda akan memengaruhi kualitas dan relevansi konten yang dibuat serta meningkatnya daya tarik pembaca.

Dengan demikian, penggunaan kata bermakna ganda dalam penulisan sangat penting untuk menjaga kejelasan dan kesesuaian pesan yang disampaikan.

Faktor yang Menyebabkan Kata Bermakna Ganda

Satu kata bermakna ganda muncul karena berasal dari aspek sejarah budaya, dan linguistik.

Misalnya, sebuah bahasa asing dapat memengaruhi dalam penggunaan kata-kata.

Contoh Kata Bermakna Ganda

Berikut adalah beberapa contoh kata bermakna ganda:

1. Angin

Selain dari arti literalnya sebagai aliran udara, "angin" juga dapat merujuk pada rumor atau gosip yang beredar.

2. Tongkat

Selain dari arti fisiknya sebagai alat bantu jalan, "tongkat" juga dapat merujuk pada jabatan atau posisi tertentu.

3. Bunga

Selain dari arti literalnya sebagai bagian dari tumbuhan, "bunga" juga dapat merujuk pada hadiah romantis atau kembang api.

4. Kunci

Selain dari arti fisiknya sebagai alat untuk membuka pintu atau kunci lainnya, "kunci" juga dapat merujuk pada solusi atau penyelesaian dari suatu masalah.

5. Kertas

Selain dari arti fisiknya sebagai bahan tulis, "kertas" juga dapat merujuk pada dokumen atau surat.

6. Laba

Selain dari arti literalnya sebagai keuntungan dalam bisnis, "laba" juga dapat merujuk pada hasil keberhasilan atau prestasi.

Contoh Kata Bermakna Ganda Beserta Artinya

1. Beruang

Arti 1: Nama hewan mamalia karnivor bercakar yang berukuran besar, berambut hitam, cokelat, dan putih.

Contoh kalimat: Ada berbagai jenis beruang. Beberapa di antaranya adalah beruang madu dan beruang kutub.

Arti 2: Memiliki uang.

Contoh kalimat: Agar bisa membeli barang ini, kita harus beruang. 

2. Bisa

Arti 1: Dapat, mampu.

Contoh kalimat: Aku bisa mengerjakan semua soal ini dalam waktu 10 menit.

Arti 2: Zat racun yang dapat menyebabkan luka, busuk, atau mati bagi sesuatu yang hidup.

Contoh kalimat: Ular ini memiliki bisa yang amat berbahaya.

3. Palu

Arti 1: Alat untuk memukul paku; godam; martil.

Contoh kalimat: Kita perlu palu dan paku untuk memasang jam dinding.

Arti 2: Ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah, terkenal dengan sebutan Kota Kaledo.

Contoh kalimat: Chika tinggal di Kota Palu. Kami sering melakukan panggilan video.

3. Kali

Arti 1: Kata untuk menyatakan kelipatan atau perbandingan.

Contoh kalimat: Aku sudah mengetuk rumah Adel tiga kali, tapi tidak ada jawaban.

Arti 2: Sungai.

Contoh kalimat: Kita diimbau untuk tidak membuang sampah ke kali, karena dapat menyebabkan banjir.

Video Pembelajaran :


IPAS

TUJUAN PEMBELAJARAN:

 Menunjukkan contoh upaya pelestarian makhluk hidup di lingkungan sekitarnya.

MATERI IPAS: UPAYA PELESTARIAN MAKHLUK HIDUP BERDASARKAN SILKUS HIDUPNYA

Mengapa Makhluk Hidup Perlu Dilestarikan?

Makhluk hidup penting untuk menjaga keseimbangan alam. Jika salah satu jenis makhluk hidup punah, rantai makanan bisa terganggu. Maka, kita perlu melakukan pelestarian!


Upaya Pelestarian Makhluk Hidup Berdasarkan Siklus Hidupnya

 1. Menjaga Habitat Makhluk Hidup

  • Contoh: Tidak merusak hutan tempat kupu-kupu berkembang biak.

  • Mengapa penting? Karena kupu-kupu bertelur di daun. Jika hutan rusak, mereka tidak bisa berkembang biak.

2. Tidak Mengambil Telur Sembarangan

  • Contoh: Tidak mengambil telur penyu di pantai.

  • Mengapa penting? Karena telur adalah awal dari siklus hidup. Jika habis diambil, penyu bisa punah.

 3. Menanam Kembali Tumbuhan yang Sudah Ditebang

  • Contoh: Setelah menebang pohon jati, tanam kembali bibitnya.

  • Mengapa penting? Karena tumbuhan juga punya siklus hidup dari biji sampai pohon dewasa.

4. Membudidayakan Hewan dan Tumbuhan

  • Contoh: Membuat penangkaran burung atau menanam tanaman langka di kebun sekolah.

  • Tujuannya agar bisa berkembang biak dan tidak punah.

5. Edukasi dan Kampanye

  • Mengajak orang lain agar sadar pentingnya menjaga makhluk hidup sejak kecil.

TUJUAN PEMBELAJARAN: 

Menghubungkan dua atau lebih unsur rupa dengan satu prinsip desain dalam satu karya atau objek visual

Materi :

​🎨 Seni Rupa: Menggabungkan Unsur dan Prinsip Desain

​Dalam seni rupa, ada dua hal penting yang perlu kamu ketahui: unsur rupa dan prinsip desain.

​1. Unsur Rupa (Apa yang kamu gunakan)

​Unsur rupa adalah bahan-bahan dasar atau "blok bangunan" yang digunakan untuk membuat sebuah karya seni. Unsur-unsur ini bisa kamu lihat dan sentuh.

  • Titik: Bagian terkecil dari sebuah gambar.
  • Garis: Gabungan dari titik-titik yang berderet. Garis bisa lurus, melengkung, tebal, tipis, dan lainnya.
  • Bidang: Gabungan dari garis-garis yang membentuk area tertutup (seperti segitiga, persegi).
  • Bentuk: Objek tiga dimensi (seperti kubus, bola).
  • Warna: Warna primer (merah, kuning, biru) dan warna sekunder (hijau, ungu, oranye).
  • Tekstur: Permukaan yang bisa dirasakan, seperti halus, kasar, atau licin.
  • Gelap Terang: Perbedaan cahaya yang membuat objek terlihat lebih nyata.

​2. Prinsip Desain (Bagaimana kamu menggunakannya)

​Prinsip desain adalah aturan atau cara yang digunakan untuk menyusun unsur-unsur rupa agar terlihat harmonis dan indah. Ini seperti "resep" yang membuat masakan menjadi lezat.

  • Keseimbangan (Balance): Membuat karya terlihat stabil. Bisa simetris (sama di kedua sisi) atau asimetris (berbeda tapi tetap seimbang).
  • Irama (Rhythm): Pengulangan unsur yang teratur untuk menciptakan gerakan, seperti ombak di laut.
  • Kesatuan (Unity): Membuat semua unsur dalam karya terlihat terhubung dan tidak terpisah-pisah.
  • Pusat Perhatian (Emphasis): Menarik perhatian ke satu bagian paling penting dalam karya.
  • Proporsi (Proportion): Perbandingan ukuran antara satu unsur dengan unsur lainnya.
  • Kontras (Contrast): Perbedaan yang kuat antara unsur, misalnya warna terang dan gelap atau garis tebal dan tipis.

​🖼️ Menghubungkan Unsur dan Prinsip

​Sekarang, mari kita coba menggabungkan unsur rupa dengan prinsip desain dalam sebuah karya. Tujuannya adalah membuat karya yang tidak hanya terdiri dari unsur-unsur, tetapi juga memiliki "makna" dan "rasa".

Contoh: Menggunakan prinsip Kontras untuk menggabungkan dua unsur rupa.

​Kamu bisa membuat sebuah karya sederhana dengan menggabungkan unsur garis dan warna menggunakan prinsip kontras.

  1. Siapkan bahan: Kertas gambar, pensil warna, atau spidol.
  2. Pilih dua unsur rupa: Kita akan menggunakan garis dan warna.
  3. Pilih satu prinsip desain: Kita akan menggunakan kontras. Kontras warna yang paling mudah adalah warna yang berlawanan, seperti hitam dan putih atau merah dan hijau.
  4. Proses Berkarya:
    • ​Mulailah dengan membuat pola garis yang tebal dan melengkung di seluruh kertas.
    • ​Lalu, warnai area di dalam garis dengan warna terang (misalnya, kuning).
    • ​Warnai area di luar garis dengan warna yang sangat kontras atau berlawanan (misalnya, biru gelap).
    • ​Lihatlah hasilnya! Karya ini menggabungkan unsur garis dan warna dengan prinsip kontras, sehingga menghasilkan karya yang dinamis dan menarik perhatian. 
TUGAS
membuat poster

Baiklah sholeh sholeha bu guru demikian materi kita pada hari ini semoga anak-anak dapat memahami materi hari ini dengan baik jangan lupa laksanakan sholat lima waktu dan selalu gunakan kata tolong dan terimakasih kepada papa dan mama. Bu guru akhiri Wassalamualaikum wr.wb 🥰🙏🥰

REFLEKSI / KESIMPULAN PEMBELAJARAN : 

Berdasarkan hasil pembelajaran hari ini pada mata pelajaran Bahasa Indonesia sebagian murid mampu memahami kosa kata bermakna ganda. Namun masih ada murid yg belum mampu memahami kosa kata yg mempunyai makna atau arti ganda. Untuk mengatasi hal tersebut maka guru melakukan penjelasan ulang materi tersebut serta murid diberi latihan kembali.
Alhamdulillah murid-murid belajar dengan penuh antusias dan gembira. 


Senin, 25 Agustus 2025

Selasa, 26 Agustus 2025

 KELAS 4A SD AL AZHAR 2

BANDAR LAMPUNG



Hari/Tanggal : Selasa, 26 Agustus 2025

Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Matematika

Alat Peraga : Video Pembelajaran, Ppt

Metode Pembelajaran : Diskusi, Penugasan

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. 

Baiklah kemarin kita sudah mempelajari tentang memahami dan menjelaskan kosa kata baru, Nah hari ini kita akan melaksanakan kegiatan sumatif harian 1 pada mata pelajaran Matematika. Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗

MATEMATIKA

TUJUAN PEMBELAJARAN:

Murid dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan uang menggunakan ribuan sebagai satuan.  

MATERI AJAR SOAL CERITA YANG MELIBATKAN OPERASI HITUNG UANG PERKALIAN DAN PEMBAGIAN

 Penjelasan Materi

1. Operasi Perkalian Uang

Digunakan ketika kita ingin mengetahui total harga beberapa barang yang sama.

Contoh:
Harga 1 buku = Rp5.000
Jika membeli 3 buku, maka total uang yang dibutuhkan:
➡️ Rp5.000 × 3 = Rp15.000

2. Operasi Pembagian Uang

Digunakan ketika kita ingin mengetahui harga satuan atau pembagian uang secara rata.

Contoh:
Uang Rp20.000 dibagikan kepada 4 orang sama banyak.
➡️ Rp20.000 ÷ 4 = Rp5.000 per orang


 Contoh Soal Cerita

✏️ Soal 1 – Perkalian

Ibu membeli 6 bungkus nasi goreng. Harga satu bungkus adalah Rp12.000.
Berapa total uang yang harus dibayar Ibu?

✅ Jawaban:
Rp12.000 × 6 = Rp72.000


✏️ Soal 2 – Perkalian

Ali membeli 4 pensil. Harga satu pensil adalah Rp2.500.
Berapa total harga semua pensil?

✅ Jawaban:
Rp2.500 × 4 = Rp10.000


✏️ Soal 3 – Pembagian

Dina memiliki uang Rp36.000 dan ingin membagikannya sama rata kepada 3 temannya.
Berapa uang yang diterima setiap teman?

✅ Jawaban:
Rp36.000 ÷ 3 = Rp12.000


✏️ Soal 4 – Pembagian

Satu pak permen berisi 10 permen dan harganya Rp15.000.
Jika Dito ingin membeli 1 permen saja, berapa harga satu permen?

✅ Jawaban:
Rp15.000 ÷ 10 = Rp1.500


✏️ Soal 5 – Campuran (Perkalian dan Pembagian)

Andi membeli 5 kotak kue. Setiap kotak berisi 8 kue, dan harga satu kue adalah Rp2.000.
Berapa total uang yang harus dibayar Andi?

✅ Langkah:

  • Total kue: 5 × 8 = 40 kue

  • Total harga: 40 × Rp2.000 = Rp80.000


 Latihan Soal Mandiri

  1. Rina membeli 7 potong roti. Jika harga satu roti Rp4.000, berapa total uang yang harus dibayar?

  2. Uang Rp60.000 dibagi kepada 5 anak sama rata. Berapa uang yang diterima setiap anak?

  3. Sebuah toko menjual 1 lusin gelas seharga Rp48.000. Berapa harga 1 gelas?

  4. Deni membeli 3 kotak pensil. Setiap kotak berisi 12 pensil, dan harga satu pensil adalah Rp1.500. Berapa total yang harus dibayar?

  5. Ayah membeli 4 bungkus gula. Harga satu bungkus gula adalah Rp13.000. Berapa total harga?

PENDIDIKAN PANCASILA

Tujuan Pembelajaran 

Murid dapat memahami makna dan nilai-nilai Pancasila serta prpses perumusannya sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa dan ideologi.

Sejarah perumusan Pancasila

1.     Pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) 

PPKI adalah organisasi pada masa awal-awal kemerdekaan republik Indonesia. Organisasi ini dibentuk setelah BPUPKI resmi dibubarkan oleh pemerintah Jepang. Tujuan dari pembentukan PPKI adalah untuk melanjutkan dan menjalankan tugas-tugas dari BPUPKI.

Dalam bahasa Jepang, PPKI disebut “Dokuritsu Junbi Inkai” dibentuk pada 7 Agustus 1945, setelah Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI) dibubarkan. Sejarah terbentuknya PPKI BPUPKI dibubarkan pada 7 Agustus 1945, karena dianggap telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Badan ini sukses menghasilkan apa yang dibutuhkan untuk menjadi dasar hukum negara yang merdeka. Hal itu tak lain adalah Undang-Undang Dasar.

Di hari yang sama, Jepang mengumumkan pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Untuk mencapai tujuan pembentukan PPKI, pada 8 Agustus 1945, tiga orang tokoh, yakni Ir. Soekarno, Mohammad Hatta dan Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat menemui Jenderal Besar Terauchi Saiko Shikikan di Saigon.

Dalam pertemuan tersebut, Ir. Soekarno diangkat sebagai Ketua PPKI, dan Mohammad Hatta sebagai wakilnya. Dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, PPKI melibatkan sejumlah anggota yang berasal dari tokoh nasional tiap daerah.

Adapun tokoh tersebut ialah 12 orang dari Jawa, 3 dari Sumatera, 2 dari Sulawesi, 1 orang dari Kalimantan, 1 dari Nusa Tenggara, 1 dari Maluku, serta 1 orang dari golongan Tionghoa.

Tujuan pembentukan PPKI

Berikut beberapa tujuan pembentukan PPKI:

1.        Meresmikan bagian pembukaan dan batang tubuh UUD 1945

2.        Melanjutkan hasil kerja BPUPKI, yakni mempersiapkan pemindahan kekuasaan dari pemerintah pendudukan militer Jepang kepada bangsa Indonesia. Selain dua hal tersebut, tujuan pembentukan PPKI juga berkaitan dengan persiapan segala sesuatu yang menyangkut masalah ketatanegaraan bagi negara Indonesia baru. Dalam mencapai tujuan PPKI, ada beberapa golongan muda yang menginginkan kemerdekaan Indonesia dipercepat, dan diproklamasikan tanpa persetujuan militer Jepang.

Peran PPKI Pada 14 Agustus 1945,

Jepang menyerahkan kepada Sekutu. Inggris diberi tugas oleh Sekutu untuk menjaga wilayah Asia, termasuk Indonesia. Namun saat itu, Inggris belum sampai ke daratan nusantara. Akibat kekalahan Jepang dan bangsa Inggris yang tak kunjung datang, Indonesia mengalami kekosongan kekuasaan atau vacuum of power. Kesempatan ini diambil PPKI dan pejuang kemerdekaan lainnya. Meski sebelumnya terjadi perdebatan antara golongan tua dan muda, akhirnya pada 17 Agustus 1945, Soekarno memutuskan untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Tugas PPKI

Setelah berhasil membawa kemerdekaan bagi bangsa Indonesia, PPKI tetap melanjutkan tugasnya, yakni merancang hal-hal yang harus dilakukan oleh negara yang baru saja merdeka. Salah satunya, ideologi atau dasar negara. Oleh karena itu, sehari setelah kemerdekaan, tepatnya pada 18 Agustus 1945, PPKI melaksanakan sidang yang menghasilkan beberapa keputusan sebagai berikut:

1.    Menetapkan Undang-Undang Negara Republik Indonesia Tahun 1945

2.    Memilih Presiden dan Wakil Presiden, yaitu Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta

3.    Membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP)

4.    Pancasila diakui sebagai dasar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Berikut Video Pembelajaran : 


Baiklah sholeh sholeha bu guru demikian materi kita pada hari ini semoga anak-anak dapat memahami materi hari ini dengan baik jangan lupa laksanakan sholat lima waktu dan selalu gunakan kata tolong dan terimakasih kepada papa dan mama. Bu guru akhiri Wassalamualaikum wr.wb 🥰🙏🥰

REFLEKSI / KESIMPULAN PEMBELAJARAN : 

Berdasarkan hasil pembelajaran hari ini pada mata pelajaran Bahasa Indonesia sebagian murid mampu menyelesaikan soal cerita perkalian yang melibatkan operasi hitung menggunakan uang sebagai satuan. Namun masih ada murid yg belum mampu memahami bagaimana cara menyelesaikan soal cerita perkalian yang melibatkan operasi hitung menggunakan uang sebagai satuan. Untuk mengatasi hal tersebut maka guru melakukan penjelasan ulang materi tersebut serta murid diberi latihan kembali.
Alhamdulillah murid-murid belajar dengan penuh antusias dan gembira. 



Minggu, 24 Agustus 2025

Senin, 25 Agustus 2025

 KELAS 4A SD AL AZHAR 2

BANDAR LAMPUNG



Hari/Tanggal : Senin, 25 Agustus 2025

Mata Pelajaran : Matematika dan Bahasa Indonesia

Alat Peraga : Lembar soal sumatif

Metode Pembelajaran : Penugasan

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. 

Baiklah kemarin kita sudah mempelajari tentang mengidentifikasi nilai anti korupsi tentang sikap disiplin serta meneybutkan contoh penerapannya dirumah ataupun disekolah, Nah hari ini kita akan melaksanakan kegiatan sumatif harian 1 pada mata pelajaran Matematika. Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗

BAHASA INDONESIA

TUJUAN PEMBELAJARAN

Alur Tujuan Pembelajaran

- Murid membaca dan mengucapkan kata kata yang panjang (tiga suku kata atau lebih) menggunakan pengetahuannya terhadap kombinasi huruf.

Tujuan Pembelajaran

- Melalui kegiatan memasangkan kata, murid dapat menjelaskan arti kosakata baru pada teks yang dibacakan dengan benar.

Materi :

1. Pengertian Memasangkan Kata

Memasangkan kata adalah kegiatan mencocokkan dua kata atau lebih yang saling berhubungan, misalnya kata dengan artinya, kata dengan lawan katanya, atau kata dengan gambarnya.


2. Pentingnya Memasangkan Kata

Dengan memasangkan kata, kita:

  • Bisa mengenal arti kata baru

  • Menambah kosakata

  • Memahami hubungan antar kata


3. Memahami Kosakata Baru dari Teks yang Dibacakan

Saat kita membaca atau mendengarkan sebuah teks, kadang ada kata-kata yang belum kita tahu artinya. Cara memahami kata baru itu:

  • Dengarkan teks dengan seksama

  • Perhatikan kata yang belum dikenal

  • Coba cari arti kata tersebut berdasarkan konteks kalimat atau bertanya pada guru/teman

  • Catat arti kata baru tersebut agar tidak lupa

4. Contoh Kosakata Baru dan Artinya

Misalnya, dalam teks tentang alam, ada kata-kata baru:

Kata BaruArti
MenyelimutiMenutupi sesuatu secara rapat
BerkelokBerbelok-belok, tidak lurus
MengalirBergerak seperti air berjalan

5. Kegiatan Memasangkan Kata

Pasangkan kata-kata berikut dengan artinya:

KataPasangan Arti
Menyirama. Menutupi
Menyelimutib. Memberi air ke tanaman
Mengalirc. Bergerak seperti air berjalan

Jawaban:

  • Menyiram → b

  • Menyelimuti → a

  • Mengalir → c


6. Latihan Membaca dan Menjelaskan Kosakata Baru

Contoh teks singkat:
"Pada pagi hari, embun menyelimuti daun-daun di taman. Air itu mengalir perlahan di sungai kecil."

Tugasmu:

  • Temukan kata baru dalam teks tersebut

  • Jelaskan arti kata baru itu dengan kata-katamu sendiri


7. Kesimpulan

Memasangkan kata membantu kita mengenal dan mengingat arti kata baru. Dengan memahami kosakata baru, kita akan lebih mudah mengerti isi teks yang dibaca.

1. Pengertian Kata Panjang

Kata panjang adalah kata yang terdiri dari tiga suku kata atau lebih. Contohnya:

  • Me-nga-jar (3 suku kata)

  • Pe-ner-ban-gan (4 suku kata)

  • Ke-ce-pat-an (4 suku kata)


2. Cara Membaca Kata Panjang

Untuk membaca kata panjang dengan benar, kita harus:

  • Memecah kata menjadi suku kata

  • Membaca setiap suku kata dengan jelas

  • Menggabungkan suku kata menjadi kata utuh


3. Mengenal Kombinasi Huruf dalam Kata

Beberapa kombinasi huruf sering muncul dalam kata panjang, seperti:

  • ng, contoh: mengajar

  • ny, contoh: menyanyi

  • sy, contoh: syarat

  • kh, contoh: khusus

  • th, contoh: bertekun


4. Latihan Membaca Kata Panjang

Mari kita baca bersama beberapa kata panjang berikut:

KataSuku KataCara Membaca
MenjagaMen - ja - gaMen - ja - ga
PengantarPeng - an - tarPeng - an - tar
KegiatanKi - gi - a - tanKi - gi - a - tan
PerpustakaanPer - pus - ta - ka - anPer - pus - ta - ka - an

5. Latihan Mengucapkan Kata

Coba kamu baca dengan suara keras kata-kata ini:

  • Mengajar

  • Penyanyi

  • Berlari

  • Perjalanan

  • Menyusun


6. Tips Membaca Kata Panjang

  • Kenali suku kata dengan melihat pola vokal dan konsonan

  • Pelajari kombinasi huruf yang sering muncul

  • Baca perlahan, lalu tingkatkan kecepatan secara bertahap

 MATEMATIKA
Tujuan Pembelajaran

1.     Peserta didik mampu menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000.

2.     Peserta didik mampu membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan dengan tepat.

Soal Latihan :

1. Bilangan berapakah yang dibaca "tujuh ribu lima ratus dua puluh "?

    a. 7.620                                    c. 7.250

    b. 7.520                                    d. 7.510

2.  Bilangan manakah yang tertulis "empat ribu seratus dua belas"?

    a. 4.112                                   c. 4.110
    b. 4.115                                   d. 3.112
3. Bacalah bilangan 8.269 dengan benar!
    a. Delapan ribu tiga ratus enam puluh sembilan
    b. Delapan ratus sembilan puluh enam
    c. Delapan ratus empat puluh sembilan
    d. Delapan ribu dua ratus enam puluh sembilan
4. Pada bilangan 9.790 manakan yang menempati nilai ratusan...
   a. 9                  b. 7                c. 9                 d. 0
5. Antara bilangan 428 dan 482, bilangan manakah yang lebih kecil?
   a. 428                                   c. Sama besar
   b. 482                                   d. Tidak bisa dibandingkan
6. Pilih tanda yang tepat untuk kalimat berikut....
    567 ___ 576
    a. =                                      c. <
    b. >                                      d. ≠
7. Antara 700 dan 707, mana yang lebih besar.....
   a. 700                                   c. sama besar
   b. 707                                   d. tidak  bisa dibandingkan
8. Manakah pasangan bilangan yang benar jika diurutkan dari yang terkecil ke terbesar?
    a. 812, 821, 182
    b. 213, 231, 312
    c. 999, 900, 909
    d. 456, 465, 546
9. 7.250, 8.100, 5.550, 8.110. urutan bilangan dari terbesar keterkecil yang benar adalah...
   a. 8.100, 5.550, 7.250, 8.110
   b. 8.100, 7.250, 8.110, 5.550
   c. 8.110, 8.110. 7.250, 5.550
   d. 5.550, 8.100, 8.110, 7.250
10. Bandingkan bilangan berikut dengan tanda <, >, atau =:
     a. 482 ___ 428
     b. 759 ___ 795
     c. 600 ___ 600
     d. 321 ___ 312

Baiklah sholeh sholeha bu guru demikian materi kita pada hari ini semoga anak-anak dapat memahami materi hari ini dengan baik jangan lupa laksanakan sholat lima waktu dan selalu gunakan kata tolong dan terimakasih kepada papa dan mama. Bu guru akhiri Wassalamualaikum wr.wb 🥰🙏🥰
REFLEKSI / KESIMPULAN PEMBELAJARAN : 

Berdasarkan hasil pembelajaran hari ini pada mata pelajaran Bahasa Indonesia sebagian murid mampu memahami kegiatan memasangkan kata, murid dapat menjelaskan arti kosakata baru pada teks yang dibacakan dengan benar. Namun masih ada murid yg belum mampu memahami arti kosa kata baru yg ditemukan pada teks bacaan. Untuk mengatasi hal tersebut maka guru melakukan penjelasan ulang materi tersebut serta murid diberi latihan kembali.
Alhamdulillah murid-murid belajar dengan penuh antusias dan gembira

Selasa, 26 Mei 2026

  SUMATIF AKHIR SEMESTER (SAS) KELAS 4 SEMESTER GENAP  SD AL AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG  Assalamualaikum wr wb Selamat pagi sholeh sholeha kelas...