Jumat, 24 Oktober 2025

Senin, 27 Oktober 2025

 KELAS 4A SD AL AZHAR 2

BANDAR LAMPUNG



Hari/Tanggal : Senin, 27 Oktober 2025

Mata Pelajaran : Matematika dan Bahasa Indonesia

Alat Peraga : Teks cerita, Video, PPT

Metode Pembelajaran : Penugasan, diskusi

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. 

Baiklah kemarin kita sudah mempelajari tentang mengidentifikasi nilai anti korupsi tentang sikap sederhana serta meneybutkan contoh penerapannya dirumah ataupun disekolah, Nah hari ini kita akan melanjutkan pemebelajaran kita. Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗

BAHASA INDONESIA

Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan mencari kalimat murid dapat menggunakan kosa kata baru dalam kalimat dengan benar sesuai ketentuan bahasa Indonesia. 

Materi :


📘 Materi: Konsep Dasar Kosakata Baru

A. Pengertian Kosakata

Kosakata adalah kumpulan kata yang kita gunakan dalam berbicara dan menulis.
Semakin banyak kosakata yang kita tahu, semakin mudah kita memahami dan menyampaikan ide.


B. Makna Denotatif, Konotatif, dan Kiasan

1. Makna Denotatif

➡️ Pengertian:
Makna denotatif adalah makna sebenarnya dari suatu kata, sesuai dengan kamus.
Tidak ada makna tambahan atau perasaan tertentu di dalamnya.

➡️ Contoh:

  • Ibu memasak nasi di dapur.
    (Makna denotatif karena kata “memasak nasi” berarti benar-benar memasak nasi.)


2. Makna Konotatif

➡️ Pengertian:
Makna konotatif adalah makna tambahan atau makna yang mengandung perasaan tertentu, bisa positif atau negatif.
Biasanya digunakan untuk menimbulkan kesan yang lebih halus atau indah.

➡️ Contoh:

  • Ayah adalah tulang punggung keluarga.
    (Makna konotatif, karena “tulang punggung” berarti orang yang menjadi penopang keluarga, bukan tulang yang sebenarnya.)

  • Rina adalah bunga desa.
    (Makna konotatif, artinya Rina adalah gadis yang cantik dan disukai di desanya.)


3. Makna Kiasan

➡️ Pengertian:
Makna kiasan adalah makna yang tidak sebenarnya, digunakan untuk memperindah bahasa atau memberikan perumpamaan.
Makna ini sering dijumpai dalam peribahasa, pantun, atau puisi.

➡️ Contoh:

  • Doni berhati baja.
    (Artinya Doni sangat kuat dan pantang menyerah, bukan hatinya terbuat dari baja.)

  • Ia panjang tangan.
    (Artinya suka mencuri, bukan tangannya benar-benar panjang.)


C. Perbedaan Ketiganya

Jenis MaknaCiri-CiriContoh KalimatMakna Sebenarnya?
DenotatifSesuai kamus, makna asliIbu mencuci baju di sumur.Ya
KonotatifMengandung perasaan atau nilaiIa bintang kelas.Tidak
KiasanPerumpamaan atau ungkapanHatinya sekeras batu.Tidak

D. Latihan Soal

  1. Tentukan apakah kalimat berikut bermakna denotatif, konotatif, atau kiasan!
    a. Adik makan nasi di dapur.
    b. Rudi tangan kanannya ayah di toko.
    c. Budi berlidah manis.
    d. Ibu menjemur pakaian di halaman.

  2. Buatlah 3 kalimat konotatif dan 2 kalimat kiasan buatanmu sendiri!


E. Kesimpulan

  • Makna denotatif = makna sebenarnya.

  • Makna konotatif = makna tambahan/perasaan tertentu.

  • Makna kiasan = makna perumpamaan atau tidak sebenarnya.
    Dengan memahami perbedaan ini, kita bisa menggunakan kata dengan lebih tepat dan indah dalam berbicara maupun menulis.


MATA PELAJARAN MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran:

Murid mampu melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda-benda konkret, gambar, dan simbol matematika dengan benar. 

MATERI AJAR: PECAHAN CAMPURAN


✅ A. PENGERTIAN PECAHAN CAMPURAN

Pecahan campuran adalah pecahan yang terdiri dari bilangan bulat dan pecahan biasa.

Contoh:

  • 214 → dibaca: dua satu per empat

  • 535 → dibaca: lima tiga per lima


✅ B. MENGUBAH PECAHAN CAMPURAN KE PECAHAN BIASA

Langkah-langkah:

  1. Kalikan bilangan bulat dengan penyebut.

  2. Tambahkan pembilang.

  3. Hasilnya jadi pembilang baru, penyebut tetap.

Contoh:
Ubah 325 menjadi pecahan biasa:

(3×5)+2=15+2=17175


✅ C. MENGUBAH PECAHAN BIASA KE PECAHAN CAMPURAN

Langkah-langkah:

  1. Bagi pembilang dengan penyebut.

  2. Hasil bagi menjadi bilangan bulat.

  3. Sisa pembagian menjadi pembilang baru, penyebut tetap.

Contoh:
Ubah 227 menjadi pecahan campuran:

22÷7=3 sisa 1317


✅ D. OPERASI HITUNG PECAHAN CAMPURAN

1. Penjumlahan dan Pengurangan

Langkah:

  • Ubah semua pecahan campuran ke pecahan biasa.

  • Samakan penyebut jika berbeda.

  • Lakukan operasi (tambah/kurang).

  • Ubah kembali ke pecahan campuran jika perlu.

Contoh:

213+123=73+53=123=4

2. Perkalian

Langkah:

  • Ubah ke pecahan biasa.

  • Kalikan pembilang dengan pembilang, penyebut dengan penyebut.

  • Ubah ke pecahan campuran jika perlu.

Contoh:

212×114=52×54=258=318

3. Pembagian

Langkah:

  • Ubah ke pecahan biasa.

  • Kali dengan kebalikan dari pecahan kedua.

  • Ubah ke pecahan campuran jika perlu.

Contoh:

312÷134=72÷74=72×47=2814=2


✅ E. LATIHAN SOAL

1. Ubah ke pecahan biasa:
a. 425 = …
b. 713 = …

2. Ubah ke pecahan campuran:
a. 194 = …
b. 356 = …

Rabu, 22 Oktober 2025

Jumat, 24 Oktober 2025

 KELAS 4A SD AL AZHAR 2

BANDAR LAMPUNG



Hari/Tanggal : Jumat, 24 Oktober 2025

Mata Pelajaran : PAK dan PP

Alat Peraga : PPT

Metode Pembelajaran : Penugasan

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. 

Baiklah kemarin kita sudah mempelajari tentang memahami unsur - unsur Seni supa serta menyebutkan contoh Seni rupa. Mari kita lanjutkan dengan kegiatan pembelajaran kita pada hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗

PENDIDIKAN ANTI KORUPSI

ELEMEN DAN CAPAIAN PEMBELAJARAN :
Pendidikan Anti Korupsi (PAK) 

Tujuan Pembelajaran : 
Murid dapat memahami sikap sederhana dan kerja keras dalam penerapan sehari - hari

Apa Itu Sikap Sederhana?

Sikap sederhana adalah hidup dengan tidak berlebihantidak boros, dan tidak sombong, walaupun kita memiliki banyak hal.

Contoh:

  • Tidak membeli barang yang tidak dibutuhkan.

  • Tidak pamer atau menyombongkan barang milik sendiri.

  • Bersyukur dengan apa yang dimiliki.

Mengapa Sikap Sederhana Itu Penting?

Sikap sederhana membantu kita:

  • Menjadi pribadi yang tidak mudah tergoda untuk melakukan korupsi.

  • Lebih bersyukur dan bertanggung jawab atas apa yang dimiliki.

  • Membiasakan diri hidup jujur dan hemat.

Contoh Sikap Sederhana di Sekolah

SituasiSikap Sederhana
Membawa bekal ke sekolahMembawa makanan secukupnya, tidak berlebihan
Lomba membawa mainanTidak harus mainan paling mahal
Teman baru punya barang baruTidak iri dan tidak memaksa orang tua beli juga
Uang jajanMenggunakannya dengan hemat



Nilai-Nilai yang Dipelajari:

  • Jujur

  • Hemat

  • Bersyukur

  • Tidak sombong

  • Tanggung jawab

PENDIDIKAN PANCASILA

Tujuan Pembelajaran 

Murid dapat mengklasifikasikan norma dan aturan yang berlaku di lingkungan sekitarnya.

“Jenis-Jenis Norma dan Mengklasifikasikan Contoh Norma dan Aturan”


📘 A. Pengertian Norma

Norma adalah aturan atau pedoman hidup yang berlaku dalam masyarakat untuk mengatur tingkah laku agar kehidupan berjalan tertib, aman, dan damai.


📗 B. Jenis-Jenis Norma

Ada empat jenis norma yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari:

1. ✅ Norma Agama

  • Bersumber dari ajaran Tuhan yang terdapat dalam kitab suci.

  • Berlaku bagi pemeluk agama masing-masing.

  • Contoh:

    • Melaksanakan ibadah sesuai agama.

    • Tidak mencuri.

    • Berbuat baik kepada sesama.


2. ✅ Norma Kesusilaan

  • Bersumber dari hati nurani manusia (perasaan baik dan buruk).

  • Berkaitan dengan akhlak dan moral.

  • Contoh:

    • Tidak berbohong.

    • Jujur kepada orang lain.

    • Tidak menyakiti orang lain.


3. ✅ Norma Kesopanan

  • Bersumber dari kebiasaan dan adat istiadat masyarakat.

  • Mengatur cara berperilaku yang sopan dalam pergaulan.

  • Contoh:

    • Menghormati orang yang lebih tua.

    • Berpakaian rapi dan sopan.

    • Mengucapkan salam saat bertemu.


4. ✅ Norma Hukum

  • Bersumber dari peraturan yang dibuat oleh negara.

  • Berlaku untuk semua warga negara dan memiliki sanksi tegas.

  • Contoh:

    • Menaati rambu lalu lintas.

    • Tidak mencuri atau merusak barang orang lain.

    • Membayar pajak.

📘 C. Tabel Perbedaan Keempat Norma

Jenis NormaSumberSanksiContoh
AgamaAjaran TuhanDosa menurut kepercayaan agamaSalat, puasa, tidak mencuri
KesusilaanHati nuraniPerasaan bersalah, dikucilkanJujur, tidak menyakiti
KesopananKebiasaan masyarakatDicemooh, tidak dihargaiMenghormati guru, berkata sopan
HukumPeraturan negaraDenda, penjara, sanksi hukum lainnyaMenaati lalu lintas, tidak mencuri

📙 D. Mengklasifikasikan Contoh Norma dan Aturan

Mari kita lihat beberapa contoh perilaku, dan kita klasifikasikan ke dalam jenis norma yang sesuai:

PerilakuJenis Norma
Tidak menyontek saat ulanganNorma Kesusilaan
Mengucapkan salam kepada guruNorma Kesopanan
Tidak membuang sampah sembarangan di jalanNorma Hukum / Kesopanan
Rajin berdoa dan membaca kitab suciNorma Agama
Membantu orang tua di rumahNorma Kesusilaan
Berpakaian sopan saat berkunjung ke rumah temanNorma Kesopanan
Membayar pajak dan menaati hukum lalu lintasNorma Hukum
Menghormati perbedaan agamaNorma Agama / Kesopanan

📌 E. Kesimpulan

  • Norma adalah aturan yang mengatur perilaku kita dalam kehidupan sehari-hari.

  • Ada empat jenis norma: agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum.

  • Norma membantu menciptakan kehidupan yang tertib, damai, dan saling menghormati.

  • Kita harus menaati semua norma agar menjadi anak yang baik, bertanggung jawab, dan berguna bagi masyarakat.

Baiklah sholeh sholeha bu guru demikian materi kita pada hari ini semoga anak-anak dapat memahami materi hari ini dengan baik jangan lupa laksanakan sholat lima waktu dan selalu gunakan kata tolong dan terimakasih kepada papa dan mama. Bu guru akhiri Wassalamualaikum wr.wb 🥰🙏🥰

Kamis, 23 Oktober 2025

 KELAS 4A SD AL AZHAR 2

BANDAR LAMPUNG



Hari/Tanggal : Kamis,  22 Oktober 2025

Mata Pelajaran : Seni Rupa dan IPAS

Alat Peraga : lukisan seni rupa, PPT

Metode Pembelajaran : Penugasan

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. 

Baiklah kemarin kita sudah mempelajari tentang memahami cara berpendapat yang baik dalam berdiskusi. Mari kita lanjutkan pembelajaranbhari pada hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗

Seni Rupa

Tujuan Pembelajaran :

Mengungkapkan pendapat terhadap karya seni rupa milik sendiri dan orang lain secara lisan ataupun tulisan dengan menggunakan istilah  seni rupa yang telah dipelajarai. 

📌 Pengertian Seni Rupa

Seni rupa adalah karya seni yang bisa dilihat dan diraba. Contohnya seperti lukisan, patung, gambar, kerajinan, dan karya lainnya.

🎨 Unsur-Unsur Seni Rupa

Seni rupa dibentuk oleh beberapa unsur. Unsur adalah bagian penting yang membuat karya seni menjadi indah. Berikut adalah unsur-unsur seni rupa:


1. Garis

  • Garis adalah goresan atau batas dari suatu bentuk.

  • Garis bisa lurus, melengkung, zig-zag, atau bergelombang.

  • Garis digunakan untuk membuat gambar atau membentuk objek.

📌 Contoh: Garis lurus digunakan untuk menggambar rumah. Garis melengkung bisa digunakan untuk menggambar awan atau wajah tersenyum.


2. Bentuk

  • Bentuk adalah wujud dari suatu benda.

  • Bentuk bisa dua dimensi (2D) seperti gambar di atas kertas (panjang dan lebar), atau tiga dimensi (3D) seperti patung (panjang, lebar, dan tinggi).

  • Ada bentuk geometris (seperti segitiga, persegi) dan organik (bentuk bebas seperti daun, awan, atau batu).

📌 Contoh: Lingkaran, persegi, segitiga, bentuk daun, dan bentuk binatang.

  • dari suatu benda, apakah halus, kasar, licin, atau bergelombang.

  • Tekstur bisa nyata (bisa diraba) atau semu (hanya terlihat di gambar, tapi tidak bisa diraba).

📌 Contoh: Daun asli terasa kasar (tekstur nyata), tapi daun di gambar hanya terlihat seperti kasar (tekstur semu).

3. Warna

  • Warna membuat karya seni lebih hidup dan menarik.

  • Ada warna primer (merah, kuning, biru), warna sekunder (hasil campuran dua warna primer), dan warna netral (hitam, putih, abu-abu).

📌 Contoh: Merah bisa digunakan untuk

menggambar apel, biru untuk laut, hijau untuk daun.


4. Tekstur

  • Tekstur adalah kesan permukaan dari suatu benda, apakah halus, kasar, licin, atau bergelombang.

  • Tekstur bisa nyata (bisa diraba) atau semu (hanya terlihat di gambar, tapi tidak bisa diraba).

📌 Contoh: Daun asli terasa kasar (tekstur nyata), tapi daun di gambar hanya terlihat seperti kasar (tekstur semu).


5. Ruang

  • Ruang adalah kesan luas atau dalam dalam suatu karya seni.

  • Dalam gambar 2 dimensi, ruang bisa dibuat dengan teknik bayangan, ukuran, atau letak.

  • Dalam karya 3 dimensi, ruang bisa benar-benar ada, seperti ruang kosong di dalam vas bunga atau patung.

📌 Contoh: Dalam gambar pemandangan, gunung yang jauh digambar lebih kecil, sedangkan pohon di depan digambar lebih besar agar terlihat dekat.

MAPEL IPAS

Tujuan Pembelajaran:

Murid mampu mengidentifikasi berbagai bentuk energi dan menjelaskan proses perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari.

MATERI AJAR IPAS; PENGERTIAN ENERGI DAN MACAM-MACAM ENERGI

🔍 Apa Itu Energi?

Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha atau kerja.
Energi dibutuhkan untuk melakukan berbagai aktivitas, seperti bergerak, memasak, menyalakan lampu, dan lain-lain.

👉 Tanpa energi, manusia, hewan, dan tumbuhan tidak bisa hidup.


2. 🔄 Ciri-Ciri Energi

  • Tidak dapat dilihat, tetapi dapat dirasakan.

  • Tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, hanya bisa diubah bentuknya.

  • Diperlukan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.


3. 💡 Macam-Macam Bentuk Energi

Berikut adalah beberapa jenis energi yang sering kita temui:

a. Energi Panas (Kalor)

  • Sumber: Matahari, api, kompor.

  • Contoh: Menjemur pakaian, memasak.

b. Energi Cahaya

  • Sumber: Matahari, lampu, lilin.

  • Contoh: Membantu kita melihat, membantu tumbuhan berfotosintesis.

c. Energi Gerak (Kinetik)

  • Sumber: Benda yang bergerak, seperti angin, sepeda yang berjalan.

  • Contoh: Kipas angin yang berputar, sepeda yang melaju.

d. Energi Bunyi

  • Sumber: Getaran benda, seperti gitar, drum, radio.

  • Contoh: Suara musik, suara manusia saat berbicara.

e. Energi Listrik

  • Sumber: Pembangkit listrik, baterai.

  • Contoh: Menyalakan lampu, televisi, komputer.

f. Energi Kimia

  • Sumber: Makanan, baterai, bahan bakar.

  • Contoh: Makanan memberi energi pada tubuh, bensin menggerakkan kendaraan.


4. 🔁 Perubahan Bentuk Energi

Energi bisa berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Contoh:

  • Setrika: Energi listrik → Energi panas.

  • Kipas angin: Energi listrik → Energi gerak.

  • Lampu: Energi listrik → Energi cahaya.


5. 📌 Contoh Penggunaan Energi dalam Kehidupan Sehari-Hari

KegiatanEnergi yang Digunakan
Menyalakan lampuEnergi listrik → cahaya
MemasakEnergi panas
BersepedaEnergi gerak
Mendengarkan musikEnergi listrik → bunyi


Baiklah sholeh sholeha bu guru demikian materi kita pada hari ini semoga anak-anak dapat memahami materi hari ini dengan baik jangan lupa laksanakan sholat lima waktu dan selalu gunakan kata tolong dan terimakasih kepada papa dan mama. Bu guru akhiri Wassalamualaikum wr.wb 🥰🙏🥰

Senin, 20 Oktober 2025

Rabu, 22 Oktober 2025

 KELAS 4A SD AL AZHAR 2

BANDAR LAMPUNG



Hari/Tanggal : Rabu, 22 Oktober 2025

Mata Pelajaran : Seni Rupa

Alat Peraga : Teks cerita, Video, PPT

Metode Pembelajaran : Penugasan, diskusi

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. 

Baiklah kemarin kita sudah mempelajari tentang mengidentifikasi nilai anti korupsi tentang sikap sederhana serta meneybutkan contoh penerapannya dirumah ataupun disekolah, Nah hari ini kita akan melanjutkan pemebelajaran kita. Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗

Seni Rupa

Tujuan Pembelajaran 

Mengungkapkan pendapat terhadap karya seni rupa milik sendiri dan orang lain secara lisan ataupun tulisan dengan menggunakan istilah  seni rupa yang telah dipelajarai. 

Materi :

A. Apa Itu Mengungkapkan Pendapat?

Mengungkapkan pendapat artinya menyampaikan apa yang kita pikirkan dan rasakan tentang suatu hal. Dalam seni rupa, kita bisa menyampaikan pendapat tentang:

  • Karya seni milik sendiri (refleksi)

  • Karya seni milik orang lain (apresiasi)

Pendapat bisa disampaikan secara:

  • Lisan (dengan berbicara)

  • Tulisan (dengan menulis)


B. Menggunakan Istilah Seni Rupa

Ketika menyampaikan pendapat, kita sebaiknya menggunakan istilah seni rupa yang sudah dipelajari, seperti:

Istilah Seni RupaArtinya
GarisUnsur seni rupa berupa goresan nyata atau batas antara bidang
WarnaUnsur yang memberikan kesan keindahan pada karya
TeksturKesan permukaan benda (halus, kasar, licin, dll)
KomposisiCara menata unsur-unsur seni rupa agar terlihat menarik
ProporsiPerbandingan ukuran bagian-bagian dalam karya
SimetriKeseimbangan bentuk antara sisi kiri dan kanan
IramaPengulangan unsur secara teratur sehingga terlihat menarik

C. Contoh Kalimat Mengungkapkan Pendapat

✅ Menggunakan Bahasa yang Baik dan Sopan

  • "Saya suka karya ini karena warnanya cerah dan membuat suasana ceria."

  • "Menurut saya, komposisi gambarnya sudah bagus, tapi bagian kanan terlihat terlalu kosong."

  • "Karya saya belum rapi, terutama di bagian garis. Saya akan memperbaikinya."

  • "Tekstur pada lukisan ini terlihat nyata, seperti permukaan kayu asli."

❌ Hindari Kalimat yang Kurang Baik

  • "Karyanya jelek."

  • "Aku nggak suka gambarnya."

  • "Warnanya aneh."


D. Cara Menyampaikan Pendapat

  1. Amati karya seni rupa yang akan dinilai.

  2. Gunakan mata seni untuk memperhatikan unsur-unsurnya.

  3. Sampaikan pendapat dengan jujur, sopan, dan membangun.

  4. Gunakan istilah seni rupa yang sesuai.

  5. Hargai setiap karya, karena setiap orang punya cara berbeda dalam berkarya.


E. Latihan

Amati gambar berikut (guru dapat menampilkan contoh karya seni rupa 2D atau 3D), lalu jawab pertanyaan berikut secara lisan atau tulisan:

  1. Apa yang kamu lihat pada karya ini?

  2. Unsur seni rupa apa saja yang terlihat?

  3. Apa pendapatmu tentang komposisi dan warna dalam karya ini?

  4. Bagian mana yang kamu suka? Mengapa?

  5. Apa saran kamu agar karya ini bisa lebih baik? 

BAHASA INDONESIA

Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan mencari kalimat didalam cerita, murid dapat memahami pemakaian kalimat transitif dan intransitive dengan baik.

MATERI

🧠 Apa itu Kalimat Transitif dan Intransitif?

1. Kalimat Transitif

  • Kalimat transitif adalah kalimat yang memerlukan objek (sesuatu yang dikenai tindakan).

  • Tanpa objek, kalimat ini terasa tidak lengkap.

🔹 Contoh:

  • Ibu memasak sayur.
    (Kata kerja: memasak, Objek: sayur)

  • Dodi membaca buku.
    (Kata kerja: membaca, Objek: buku)

2. Kalimat Intransitif

  • Kalimat intransitif adalah kalimat yang tidak memerlukan objek.

  • Kalimat ini sudah lengkap tanpa tambahan objek.

🔹 Contoh:

  • Rina tertawa.
    (Kata kerja: tertawa, tidak butuh objek)

  • Ayah berjalan di taman.
    (Kata kerja: berjalan, keterangan tempat bukan objek)


📖 Contoh Cerita Pendek

Judul: Pagi di Kebun

Setiap pagi, Danu membantu ayah di kebun. Ia membawa cangkul dan ember kecil. Ayah menggali tanah dengan hati-hati. Danu menyiram tanaman satu per satu. Mereka bekerja sambil bercanda. Setelah selesai, mereka beristirahat di bawah pohon mangga.


📝 Tugas: Temukan Kalimat dan Tentukan Jenisnya!

Petunjuk:
Bacalah cerita pendek di atas, lalu temukan kalimat dan tentukan apakah kalimat tersebut transitif atau intransitif.

KalimatJenis Kalimat
Danu membantu ayah di kebun.Transitif
Ia membawa cangkul dan ember kecil.Transitif
Ayah menggali tanah dengan hati-hati.Transitif
Danu menyiram tanaman satu per satu.Transitif
Mereka bekerja sambil bercanda.Intransitif
Mereka beristirahat di bawah pohon mangga.Intransitif

✍️ Latihan Menyusun Kalimat Sendiri

Buatlah 3 kalimat transitif dan 3 kalimat intransitif berdasarkan kegiatan sehari-hari kamu!

Contoh jawaban siswa:

  • Transitif:

    1. Ibu mencuci piring.

    2. Aku menulis surat.

    3. Adik membawa tas.

  • Intransitif:

    1. Kakak tidur siang.

    2. Kucing melompat.

    3. Burung terbang tinggi.


✅ Penutup

Dengan memahami kalimat transitif dan intransitif, kita bisa membaca cerita dengan lebih teliti dan menyusun kalimat dengan benar. Ingat:

  • Transitif → butuh objek

  • Intransitif → tidak butuh objek


IPAS 

Tujuan Pembelajaran

Murid mengidentifikasi berbagai perubahan wujud zat melalui pengamatan.

MATERI AJAR: PERUBAHAN WUJUD BENDA

Pengertian Perubahan Wujud Benda

Perubahan wujud benda adalah perubahan bentuk suatu benda dari satu wujud ke wujud lainnya karena pengaruh panas (suhu) atau tekanan.

Benda dapat berubah wujud dari:

  • Padat

  • Cair

  • Gas


Macam-Macam Perubahan Wujud Benda

1. Mencair (Meleleh)

➡️ Dari padat menjadi cair
🧊 Contoh: Es batu yang dibiarkan di luar kulkas akan mencair menjadi air.


2. Membeku

➡️ Dari cair menjadi padat
💧 Contoh: Air dimasukkan ke dalam freezer akan membeku menjadi es batu.


3. Menguap

➡️ Dari cair menjadi gas
🔥 Contoh: Air yang dipanaskan akan menguap menjadi uap air.


4. Mengembun

➡️ Dari gas menjadi cair
🌫️ Contoh: Uap air yang menempel di kaca akan berubah menjadi titik-titik air (embun).


5. Menyublim

➡️ Dari padat langsung menjadi gas
🧼 Contoh: Kamper (kapur barus) di lemari yang lama-lama habis.


6. Mengkristal

➡️ Dari gas menjadi padat
❄️ Contoh: Uap air di udara dingin membentuk salju (terjadi di daerah bersalju).


Contoh Soal Sederhana

  1. Apa yang terjadi jika es dibiarkan di luar kulkas?

  2. Sebutkan tiga contoh perubahan wujud benda!

  3. Apa nama proses perubahan dari cair ke gas?


Percobaan Sederhana yang Bisa Dilakukan

  1. Letakkan es batu di atas piring → Amati proses mencair.

  2. Panaskan air → Lihat uapnya → Proses menguap.

  3. Letakkan kaca di atas air panas → Amati embun → Proses mengembun.


Contoh Perubahan Wujud di Sekitar Kita

KegiatanJenis Perubahan
Es batu mencairMencair
Air membeku di freezerMembeku
Air mendidihMenguap
Kaca berembun saat hujanMengembun

Kesimpulan

  • Perubahan wujud benda terjadi karena pengaruh panas atau suhu.

  • Ada enam macam perubahan wujud: mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim, dan mengkristal.

  • Kita bisa menemukan perubahan wujud benda dalam kehidupan sehari-hari.


Baiklah sholeh sholeha bu guru demikian materi kita pada hari ini semoga anak-anak dapat memahami materi hari ini dengan baik jangan lupa laksanakan sholat lima waktu dan selalu gunakan kata tolong dan terimakasih kepada papa dan mama. Bu guru akhiri Wassalamualaikum wr.wb 🥰🙏🥰

KESIMPULAN DAN REFLEKSI

Berdasarkan hasil pembelajaran hari ini  sebagian murid mampu memahami mengklasifikasikan kalimat transitif dan intransitif serta memberikan contohnya. Untuk mengatasi hal tersebut maka guru melakukan penjelasan ulang materi tersebut serta murid diberikan contoh yang lebih banyak lagi. Alhamdulillah murid-murid belajar dengan penuh antusias dan gembira. 

Selasa, 26 Mei 2026

  SUMATIF AKHIR SEMESTER (SAS) KELAS 4 SEMESTER GENAP  SD AL AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG  Assalamualaikum wr wb Selamat pagi sholeh sholeha kelas...