KELAS 1C SD AL AZHAR 2
BANDAR LAMPUNG
π IDENTITASNama Guru: Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S. Pd. Hari/Tanggal: Jumat, 06 November r 2026Fase/Kelas: A / 1C Ustman Bin AffanMata Pelajaran: Bahasa IndonesiaMateri : Bermain peran dalam percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, ataupun lingkungan sekitarPertemuan Ke: 11 (2 JP)
π CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu menyimak dan memahami percakapan sederhana yang disampaikan secara lisan. Peserta didik mampu mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi melalui percakapan sederhana tentang diri, keluarga, kesehatan, dan lingkungan sekitar dengan bahasa yang santun, jelas, dan percaya diri.
Peserta didik mampu menyimak dan memahami percakapan sederhana yang disampaikan secara lisan. Peserta didik mampu mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi melalui percakapan sederhana tentang diri, keluarga, kesehatan, dan lingkungan sekitar dengan bahasa yang santun, jelas, dan percaya diri.
π TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:
Menjelaskan pengertian dan tujuan bermain peran dalam percakapan sederhana.
Menyebutkan contoh tema percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, dan lingkungan sekitar.
Memahami isi percakapan sederhana dan mengenali tokoh yang terlibat.
Mempraktikkan percakapan sederhana sesuai dengan peran yang diberikan.
Menunjukkan sikap percaya diri, santun, dan menghargai teman saat bermain peran.
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:
Menjelaskan pengertian dan tujuan bermain peran dalam percakapan sederhana.
Menyebutkan contoh tema percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, dan lingkungan sekitar.
Memahami isi percakapan sederhana dan mengenali tokoh yang terlibat.
Mempraktikkan percakapan sederhana sesuai dengan peran yang diberikan.
Menunjukkan sikap percaya diri, santun, dan menghargai teman saat bermain peran.
π· Mindful (Berkesadaran)
Anak-anak sholeh dan sholehah, sebelum memulai kegiatan, mari kita berdoa kepada Allah Swt. agar pembelajaran hari ini berjalan lancar.
Coba ingat, pernahkah kalian berbincang dengan ayah, ibu, guru, atau teman? Apa yang biasanya kalian bicarakan?
Ketika berbicara dengan orang lain, kita perlu menggunakan kata-kata yang baik, mendengarkan dengan saksama, dan tidak memotong pembicaraan.
Hari ini kita akan belajar bermain peran melalui percakapan sederhana. Mari kita belajar menjadi anak yang berani berbicara, percaya diri, dan santun!
Anak-anak sholeh dan sholehah, sebelum memulai kegiatan, mari kita berdoa kepada Allah Swt. agar pembelajaran hari ini berjalan lancar.
Coba ingat, pernahkah kalian berbincang dengan ayah, ibu, guru, atau teman? Apa yang biasanya kalian bicarakan?
Ketika berbicara dengan orang lain, kita perlu menggunakan kata-kata yang baik, mendengarkan dengan saksama, dan tidak memotong pembicaraan.
Hari ini kita akan belajar bermain peran melalui percakapan sederhana. Mari kita belajar menjadi anak yang berani berbicara, percaya diri, dan santun!
π· Meaningful (Bermakna)
Bermain peran merupakan kegiatan memerankan tokoh tertentu melalui percakapan sesuai dengan situasi yang diberikan.
Melalui bermain peran, kita dapat belajar berkomunikasi dan memahami perasaan orang lain.
Contohnya:
π§ Tentang Diri: Berkenalan dengan teman baru dan memperkenalkan nama.
π Tentang Keluarga: Bercakap-cakap dengan ayah, ibu, atau saudara.
π₯ Tentang Kesehatan: Berbicara dengan dokter ketika sedang sakit.
π« Tentang Lingkungan Sekitar: Mengajak teman menjaga kebersihan sekolah.
Dengan bermain peran, kita belajar berbicara dengan baik, berani tampil, dan menghargai orang lain.
Bermain peran merupakan kegiatan memerankan tokoh tertentu melalui percakapan sesuai dengan situasi yang diberikan.
Melalui bermain peran, kita dapat belajar berkomunikasi dan memahami perasaan orang lain.
Contohnya:
π§ Tentang Diri: Berkenalan dengan teman baru dan memperkenalkan nama.
π Tentang Keluarga: Bercakap-cakap dengan ayah, ibu, atau saudara.
π₯ Tentang Kesehatan: Berbicara dengan dokter ketika sedang sakit.
π« Tentang Lingkungan Sekitar: Mengajak teman menjaga kebersihan sekolah.
Dengan bermain peran, kita belajar berbicara dengan baik, berani tampil, dan menghargai orang lain.
1. πΈ Apa Itu Bermain Peran?
Bermain peran adalah kegiatan memerankan seseorang atau tokoh tertentu dengan melakukan percakapan sesuai dengan cerita atau situasi.
Dalam bermain peran, kita berpura-pura menjadi tokoh tertentu dan berbicara sesuai dengan perannya.
Contoh:
Menjadi seorang dokter.
Menjadi seorang guru.
Menjadi seorang ibu.
Menjadi seorang anak.
Menjadi seorang teman.
Bermain peran adalah kegiatan memerankan seseorang atau tokoh tertentu dengan melakukan percakapan sesuai dengan cerita atau situasi.
Dalam bermain peran, kita berpura-pura menjadi tokoh tertentu dan berbicara sesuai dengan perannya.
Contoh:
Menjadi seorang dokter.
Menjadi seorang guru.
Menjadi seorang ibu.
Menjadi seorang anak.
Menjadi seorang teman.
2. π· Mengenal Tujuan Bermain Peran
Apa manfaat bermain peran?
Apa manfaat bermain peran?
Menjadi seorang dokter.
Menjadi seorang guru.
Menjadi seorang ibu.
Menjadi seorang anak.
Menjadi seorang teman.
Menjadi seorang dokter.
Menjadi seorang guru.
Menjadi seorang ibu.
Menjadi seorang anak.
Menjadi seorang teman.
2. π· Mengenal Tujuan Bermain Peran
Apa manfaat bermain peran?
1. Melatih keberanian
Kita menjadi berani berbicara dan tampil di depan kelas.
2. Melatih kemampuan berbicara
Kita belajar mengucapkan kalimat dengan jelas.
3. Belajar bekerja sama
Kita belajar melakukan percakapan bersama teman.
4. Belajar bersikap santun
Kita terbiasa mengucapkan kata tolong, maaf, dan terima kasih.
5. Memahami perasaan orang lain
Kita belajar memahami keadaan dan perasaan tokoh yang diperankan.
Apa manfaat bermain peran?
1. Melatih keberanian
Kita menjadi berani berbicara dan tampil di depan kelas.
2. Melatih kemampuan berbicara
Kita belajar mengucapkan kalimat dengan jelas.
3. Belajar bekerja sama
Kita belajar melakukan percakapan bersama teman.
4. Belajar bersikap santun
Kita terbiasa mengucapkan kata tolong, maaf, dan terima kasih.
5. Memahami perasaan orang lain
Kita belajar memahami keadaan dan perasaan tokoh yang diperankan.
3. π Mengenal Berbagai Tema Percakapan
A. Percakapan tentang Diri Sendiri π§
Percakapan tentang diri sendiri adalah percakapan untuk memperkenalkan dan menceritakan identitas diri.
Hal-hal yang dapat diceritakan:
Nama lengkap.
Umur.
Tempat tinggal.
Hobi.
Cita-cita.
Contoh Percakapan:
Aisyah: "Siapa namamu?"
Fatimah: "Namaku Fatimah. Siapa namamu?"
Aisyah: "Namaku Aisyah. Apa hobimu?"
Fatimah: "Hobiku membaca buku."
Aisyah: "Wah, senang berkenalan denganmu!"
Fatimah: "Aku juga senang berkenalan denganmu.
Percakapan tentang diri sendiri adalah percakapan untuk memperkenalkan dan menceritakan identitas diri.
Hal-hal yang dapat diceritakan:
Nama lengkap.
Umur.
Tempat tinggal.
Hobi.
Cita-cita.
Contoh Percakapan:
Aisyah: "Siapa namamu?"
Fatimah: "Namaku Fatimah. Siapa namamu?"
Aisyah: "Namaku Aisyah. Apa hobimu?"
Fatimah: "Hobiku membaca buku."
Aisyah: "Wah, senang berkenalan denganmu!"
Fatimah: "Aku juga senang berkenalan denganmu.
B. Percakapan tentang Keluarga π
Percakapan tentang keluarga adalah percakapan mengenai kegiatan dan pengalaman bersama anggota keluarga.
Hal-hal yang dapat dibicarakan:
Kegiatan bersama keluarga.
Membantu orang tua.
Kegiatan bersama saudara.
Menyayangi anggota keluarga.
Contoh Percakapan:
Anak: "Ibu, sedang apa?"
Ibu: "Ibu sedang memasak."
Anak: "Bolehkah aku membantu Ibu?"
Ibu: "Tentu, Nak. Tolong ambilkan sayuran."
Anak: "Baik, Bu."
Ibu: "Terima kasih sudah membantu."
Percakapan tentang keluarga adalah percakapan mengenai kegiatan dan pengalaman bersama anggota keluarga.
Hal-hal yang dapat dibicarakan:
Kegiatan bersama keluarga.
Membantu orang tua.
Kegiatan bersama saudara.
Menyayangi anggota keluarga.
Contoh Percakapan:
Anak: "Ibu, sedang apa?"
Ibu: "Ibu sedang memasak."
Anak: "Bolehkah aku membantu Ibu?"
Ibu: "Tentu, Nak. Tolong ambilkan sayuran."
Anak: "Baik, Bu."
Ibu: "Terima kasih sudah membantu."
C. Percakapan tentang Kesehatan π₯
Percakapan tentang kesehatan adalah percakapan mengenai keadaan tubuh dan cara menjaga kesehatan.
Hal-hal yang dapat dibicarakan:
Menanyakan keadaan teman.
Menceritakan bagian tubuh yang sakit.
Mengunjungi dokter.
Menjaga kebersihan tubuh.
Makan makanan bergizi.
Contoh Percakapan:
Dokter: "Apa yang kamu rasakan?"
Pasien: "Kepala saya terasa pusing, Dokter."
Dokter: "Apakah kamu sudah makan?"
Pasien: "Sudah, Dokter."
Dokter: "Baik, sekarang kamu harus beristirahat."
Pasien: "Baik, terima kasih Dokter."
Percakapan tentang kesehatan adalah percakapan mengenai keadaan tubuh dan cara menjaga kesehatan.
Hal-hal yang dapat dibicarakan:
Menanyakan keadaan teman.
Menceritakan bagian tubuh yang sakit.
Mengunjungi dokter.
Menjaga kebersihan tubuh.
Makan makanan bergizi.
Contoh Percakapan:
Dokter: "Apa yang kamu rasakan?"
Pasien: "Kepala saya terasa pusing, Dokter."
Dokter: "Apakah kamu sudah makan?"
Pasien: "Sudah, Dokter."
Dokter: "Baik, sekarang kamu harus beristirahat."
Pasien: "Baik, terima kasih Dokter."
D. Percakapan tentang Lingkungan Sekitar π³
Percakapan tentang lingkungan sekitar adalah percakapan mengenai keadaan dan kegiatan yang ada di sekitar kita.
Hal-hal yang dapat dibicarakan:
Kebersihan sekolah.
Menjaga lingkungan.
Bermain bersama teman.
Membuang sampah pada tempatnya.
Merawat tanaman.
Percakapan tentang lingkungan sekitar adalah percakapan mengenai keadaan dan kegiatan yang ada di sekitar kita.
Hal-hal yang dapat dibicarakan:
Kebersihan sekolah.
Menjaga lingkungan.
Bermain bersama teman.
Membuang sampah pada tempatnya.
Merawat tanaman.
4. πΌ Sikap yang Baik Saat Melakukan Percakapan
Ketika melakukan percakapan, kita harus membiasakan diri untuk:
Berbicara dengan suara yang jelas.
Menggunakan bahasa yang sopan.
Mendengarkan ketika orang lain berbicara.
Tidak memotong pembicaraan teman.
Menatap lawan bicara dengan baik.
Mengucapkan terima kasih setelah mendapatkan bantuan.
Ingat!
Gunakan kata-kata ajaib berikut dalam percakapan sehari-hari:
Tolong.
Maaf.
Terima kasih.
Permisi.
Silakan.
Ketika melakukan percakapan, kita harus membiasakan diri untuk:
Berbicara dengan suara yang jelas.
Menggunakan bahasa yang sopan.
Mendengarkan ketika orang lain berbicara.
Tidak memotong pembicaraan teman.
Menatap lawan bicara dengan baik.
Mengucapkan terima kasih setelah mendapatkan bantuan.
Ingat!
Gunakan kata-kata ajaib berikut dalam percakapan sehari-hari:
Tolong.
Maaf.
Terima kasih.
Permisi.
Silakan.
5. π Keterkaitan dengan Kebesaran Allah Swt.
Allah Swt. menciptakan manusia sebagai makhluk yang saling membutuhkan dan harus saling berkomunikasi dengan baik.
Melalui percakapan, kita dapat saling mengenal, menyampaikan kebaikan, membantu orang lain, dan menjalin persaudaraan.
Contoh sikap yang dapat kita lakukan:
Berbicara jujur kepada orang lain.
Menggunakan perkataan yang baik.
Mendengarkan ketika orang lain berbicara.
Menghormati orang tua dan guru.
Menyayangi serta membantu teman.
Allah Swt. berfirman dalam QS. Al-Isra ayat 53 agar manusia mengucapkan perkataan yang lebih baik
Allah Swt. menciptakan manusia sebagai makhluk yang saling membutuhkan dan harus saling berkomunikasi dengan baik.
Melalui percakapan, kita dapat saling mengenal, menyampaikan kebaikan, membantu orang lain, dan menjalin persaudaraan.
Contoh sikap yang dapat kita lakukan:
Berbicara jujur kepada orang lain.
Menggunakan perkataan yang baik.
Mendengarkan ketika orang lain berbicara.
Menghormati orang tua dan guru.
Menyayangi serta membantu teman.
Allah Swt. berfirman dalam QS. Al-Isra ayat 53 agar manusia mengucapkan perkataan yang lebih baik
a. "Ambilkan bukuku!"
b. "Tolong ambilkan bukuku."
c. "Cepat ambil!"
a. "Ambilkan bukuku!"
b. "Tolong ambilkan bukuku."
c. "Cepat ambil!"
π· Tantangan Sikap Baik
Lengkapi kalimat berikut secara mandiri!
Ketika berkenalan dengan teman, saya mengucapkan ....
Saat berbicara dengan orang tua, saya harus ....
Jika teman sedang berbicara, saya akan ....
Ketika meminta bantuan, saya mengucapkan ....
Saya senang bermain peran karena ....
Lengkapi kalimat berikut secara mandiri!
Ketika berkenalan dengan teman, saya mengucapkan ....
Saat berbicara dengan orang tua, saya harus ....
Jika teman sedang berbicara, saya akan ....
Ketika meminta bantuan, saya mengucapkan ....
Saya senang bermain peran karena ....
π PENUTUP
Alhamdulillah, kita telah belajar bermain peran dalam percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, dan lingkungan sekitar.
Ingatlah bahwa berbicara bukan hanya tentang menyampaikan kata-kata, tetapi juga tentang menghargai dan mendengarkan orang lain.
Mari kita membiasakan diri untuk:
Berani berbicara dan tampil di depan kelas.
Menggunakan bahasa yang santun.
Mendengarkan orang lain dengan baik.
Menghargai teman ketika berbicara.
Membiasakan berkata jujur dan baik.
Semangat belajar, ananda sholeh dan sholehah! πΈ
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah, kita telah belajar bermain peran dalam percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, dan lingkungan sekitar.
Ingatlah bahwa berbicara bukan hanya tentang menyampaikan kata-kata, tetapi juga tentang menghargai dan mendengarkan orang lain.
Mari kita membiasakan diri untuk:
Berani berbicara dan tampil di depan kelas.
Menggunakan bahasa yang santun.
Mendengarkan orang lain dengan baik.
Menghargai teman ketika berbicara.
Membiasakan berkata jujur dan baik.
Semangat belajar, ananda sholeh dan sholehah! πΈ
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar