Selasa, 06 Oktober 2026

Rabu, 07-10-2026 Matematika

  KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG




πŸ“Œ IDENTITAS 
Nama Guru : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S. Pd. 
Hari/Tanggal: Rabu, 07 Oktober 2026
Fase/Kelas: A / 1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran: Matematika
Materi: Memecahkan masalah hitungan kontekstual dalam bentuk cerita secara mandiri dan teliti.
Pertemuan Ke: 4 (2 JP)

πŸ’— CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 20 serta menggunakannya untuk menyelesaikan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta didik mampu memahami informasi dari masalah yang disajikan dalam bentuk cerita, menentukan operasi hitung yang sesuai, menyelesaikan perhitungan, dan mengomunikasikan hasilnya.

🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:

Membaca dan memahami masalah matematika dalam bentuk cerita.

Menemukan informasi penting yang terdapat dalam cerita.

Menentukan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan.

Menentukan apakah masalah diselesaikan dengan penjumlahan atau pengurangan.

Menuliskan kalimat matematika berdasarkan cerita.

Menghitung hasil penjumlahan atau pengurangan dengan benar.

Menuliskan jawaban sesuai dengan pertanyaan dalam cerita.

Menyelesaikan masalah secara mandiri, teliti, dan percaya diri.

Memeriksa kembali hasil perhitungan sebelum menyampaikan jawaban.

🌱 MINDFUL (Berkesadaran)
Peserta didik belajar membaca soal cerita secara perlahan dan teliti.

Peserta didik dibiasakan untuk:

membaca cerita sampai selesai,

memperhatikan angka,

mencari informasi penting,

memahami pertanyaan,

tidak terburu-buru menghitung,

memeriksa kembali jawaban.

πŸ’‘ MEANINGFUL (Bermakna)
Peserta didik memahami bahwa penjumlahan dan pengurangan digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya:

menghitung buah,

menghitung makanan,

menghitung mainan,

menghitung buku,

menghitung benda yang dimiliki,

menghitung benda yang diberikan atau diambil.
😊 JOYFUL (Menyenangkan)
Peserta didik menyelesaikan soal cerita melalui gambar, benda konkret, cerita sederhana, permainan hitung, dan tantangan soal cerita.

Peserta didik dapat menggunakan benda di sekitar sebagai bantuan untuk memahami cerita sebelum menyelesaikannya secara mandiri.

πŸ“š ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Mengenali masalah matematika dalam kehidupan sehari-hari.

Membaca dan memahami cerita matematika sederhana.

Menemukan informasi yang diketahui dalam cerita.

Menentukan hal yang ditanyakan.

Mengenali kata-kata yang menunjukkan penjumlahan.

Mengenali kata-kata yang menunjukkan pengurangan.

Menentukan operasi hitung yang sesuai.

Menuliskan kalimat matematika.

Menyelesaikan penjumlahan sampai 20.

Menyelesaikan pengurangan sampai 20.

Menuliskan jawaban sesuai konteks cerita.

Memeriksa kembali hasil perhitungan.

Menyelesaikan soal cerita secara mandiri dan teliti.

Menunjukkan sikap jujur, bertanggung jawab, dan percaya diri.

🧩 MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran
Problem Based Learning (PBL)

Metode Pembelajaran
Tanya jawab

Membaca cerita

Menggunakan benda konkret

Penugasan

Refleksi

πŸ–Ό️ MEDIA PEMBELAJARAN
Kartu angka 1–20

Benda konkret

Kartu soal cerita

LKPD

🌼 APERSEPSI
Guru menunjukkan beberapa benda, misalnya 5 buah apel.

Guru bertanya:

“Ada berapa apel di meja?”

Kemudian guru menambahkan 3 apel.

“Sekarang ibu menambahkan 3 apel. Apakah jumlah apel bertambah atau berkurang?”

Peserta didik menjawab:

“Bertambah.”

Guru bertanya:

“Bagaimana cara mengetahui jumlah apel sekarang?”

Guru kemudian memberikan cerita:

“Siti memiliki 5 apel. Ibu memberikan 3 apel lagi. Berapa jumlah apel Siti sekarang?”

Guru mengajak peserta didik memahami bahwa cerita tersebut dapat diselesaikan dengan penjumlahan.

Kemudian guru memberikan contoh lain:

“Budi memiliki 12 kelereng. Ia memberikan 4 kelereng kepada adiknya. Berapa kelereng Budi sekarang?”

Guru bertanya:

“Apakah kelereng Budi bertambah atau berkurang?”

Peserta didik menjawab:

“Berkurang.”

Guru menyampaikan:

“Hari ini kita akan belajar memecahkan masalah matematika dalam bentuk cerita. Kita akan membaca dengan teliti, menentukan operasi hitung, menghitung, dan memeriksa kembali jawaban.”

🌿 INTEGRASI ASMAUL HUSNA
🌾 Ar-Razzaq – Maha Pemberi Rezeki
Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki.

Dalam soal cerita, peserta didik dapat belajar melalui contoh makanan, buah, atau benda yang diberikan kepada orang lain.

Contoh:

Ibu memberikan 4 apel kepada Siti dan 3 apel kepada adiknya.

Peserta didik belajar bahwa rezeki dari Allah harus disyukuri dan dapat dibagikan kepada orang lain.

πŸ‘‘ Al-Malik – Maha Merajai
Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan memiliki segala sesuatu.

Peserta didik belajar menjaga dan menggunakan benda dengan baik serta bertanggung jawab terhadap benda yang dimiliki.

Dalam menyelesaikan soal, peserta didik juga belajar tertib mengikuti langkah-langkah dan teliti dalam menghitung.

🌿 Al-Khaliq – Maha Pencipta
Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta.

Allah menciptakan berbagai benda, tumbuhan, hewan, dan manusia.

Peserta didik belajar menggunakan benda-benda di sekitar sebagai contoh dalam memahami matematika serta bersyukur atas ciptaan Allah.

πŸ“– AYAT AL-QUR'AN
QS. Al-Qamar: 49
“Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.”

Ayat ini dapat dikaitkan dengan kegiatan menghitung secara teratur, tepat, dan teliti.

Yuk simak video pembelajaran dibawah ini:

Video pembelajaran matematika penjumlahan cerita

πŸ“– MATERI PEMBELAJARAN
1. Mengenal Soal Cerita
Soal cerita adalah soal matematika yang disajikan dalam bentuk cerita tentang kehidupan sehari-hari.

Contoh:

Alya mempunyai 6 pensil. Ibu memberikan 4 pensil lagi. Berapa jumlah pensil Alya sekarang?

Untuk menyelesaikan soal tersebut, kita tidak langsung menghitung.

Kita perlu memahami ceritanya terlebih dahulu.

2. Langkah-Langkah Menyelesaikan Soal Cerita
Peserta didik dibiasakan menggunakan langkah:

πŸ‘€ Langkah 1 – Baca
Baca cerita sampai selesai.

πŸ”Ž Langkah 2 – Cari informasi
Cari angka atau jumlah benda yang ada dalam cerita.

❓ Langkah 3 – Cari pertanyaan
Perhatikan apa yang ditanyakan.

➕➖ Langkah 4 – Pilih operasi
Tentukan apakah menggunakan:

penjumlahan (+), atau

pengurangan (−).

✏️ Langkah 5 – Hitung
Lakukan perhitungan dengan teliti.

✅ Langkah 6 – Periksa
Periksa kembali hasil hitungan.

πŸ’¬ Langkah 7 – Jawab
Tuliskan jawaban sesuai dengan cerita.

3. Menentukan Penjumlahan dari Cerita
Kita menggunakan penjumlahan ketika jumlah benda bertambah atau digabungkan.

Kata yang dapat membantu:

mendapat lagi – diberikan lagi – bertambah – membeli lagi – digabungkan – semuanya

Contoh:
Rani memiliki 7 bunga. Ayah memberikan 5 bunga lagi. Berapa jumlah bunga Rani sekarang?

Diketahui:

7 bunga + 5 bunga

Kalimat matematika:

7 + 5 = 12

Jadi:

Jumlah bunga Rani adalah 12 bunga.

4. Menentukan Pengurangan dari Cerita
Kita menggunakan pengurangan ketika jumlah benda berkurang, diambil, diberikan, atau digunakan.

Kata yang dapat membantu:

diambil – diberikan – berkurang – digunakan – dimakan – tersisa

Contoh:
Dina mempunyai 15 permen. Ia memberikan 6 permen kepada adiknya. Berapa permen Dina yang tersisa?

Kalimat matematika:

15 − 6 = 9

Jadi:

Permen Dina yang tersisa adalah 9 permen.

5. Menentukan Informasi yang Diketahui dan Ditanyakan
Contoh:

Beni memiliki 8 buku. Ayah membelikan 5 buku lagi. Berapa jumlah buku Beni sekarang?

Diketahui:
Beni memiliki 8 buku.

Ayah memberikan 5 buku lagi.

Ditanyakan:
Jumlah buku Beni sekarang.

Operasi:
8 + 5

Hasil:
13

Jawaban:
Jumlah buku Beni sekarang adalah 13 buku.

6. Soal Cerita dengan Gambar
Guru dapat menggunakan gambar untuk membantu peserta didik.

🍎🍎🍎🍎🍎 + 🍎🍎🍎

5 + 3 = 8

Cerita:

Siti memiliki 5 apel. Ibu memberikan 3 apel lagi. Berapa jumlah apel Siti?

Jawab: 8 apel.

7. Soal Cerita Pengurangan
πŸͺπŸͺπŸͺπŸͺπŸͺπŸͺπŸͺπŸͺπŸͺπŸͺ
10 kue

Dimakan:

πŸͺπŸͺπŸͺ

3 kue

Kalimat matematika:

10 − 3 = 7

Jadi, kue yang tersisa adalah 7 kue.

8. Latihan Menyelesaikan Masalah Secara Mandiri
Peserta didik menyelesaikan soal tanpa langsung diberi tahu operasi hitungnya.

Contoh:
1.
Lala memiliki 9 pensil. Kakak memberikan 6 pensil lagi. Berapa pensil Lala sekarang?

Kalimat matematika:
9 + 6 = ....

Jawaban:
Lala memiliki .... pensil.

2.
Di dalam keranjang ada 17 jeruk. Ibu mengambil 5 jeruk untuk dibuat jus. Berapa jeruk yang tersisa?

Kalimat matematika:
17 − 5 = ....

Jawaban:
Jeruk yang tersisa adalah .... buah.

3.
Rafa mempunyai 8 kelereng. Budi mempunyai 7 kelereng. Berapa jumlah kelereng mereka?

Kalimat matematika:
8 + 7 = ....

Jawaban:
Jumlah kelereng mereka adalah .... kelereng.

🧠 LATIHAN BERPIKIR TELITI
Guru memberikan soal tanpa gambar agar peserta didik belajar memahami informasi dari cerita.

Ibu membeli 12 telur. Sebanyak 4 telur digunakan untuk memasak. Berapa telur yang masih ada?

Peserta didik diarahkan untuk berpikir:

12 telur → digunakan 4 → jumlah berkurang

Maka:

12 − 4 = 8

Jawaban: 8 telur.

πŸ“šLKPD


🌷 REFLEKSI
“Apa yang harus kita lakukan sebelum menghitung soal cerita?”

“Bagaimana kita tahu menggunakan penjumlahan?”

“Bagaimana kita tahu menggunakan pengurangan?”

“Mengapa kita harus memeriksa kembali jawaban?”


🌟 KESIMPULAN
Untuk menyelesaikan soal cerita, kita harus:

BACA → PAHAMI → CARI INFORMASI → TENTUKAN OPERASI → HITUNG → PERIKSA → JAWAB

Penjumlahan digunakan ketika jumlah bertambah atau digabungkan.

Pengurangan digunakan ketika jumlah berkurang, diambil, atau diberikan.

Dengan belajar matematika, kita menjadi anak yang mandiri, teliti, jujur, dan bertanggung jawab.

“Aku bisa menyelesaikan soal cerita dengan teliti!” 🌷

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kamis, 15-10-2026 PAK & B Inggris

    KELAS 1C SD AL AZHAR 2 BANDAR  LAMPUNG IDENTITAS Nama Guru          : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S.Pd. MataPembelajaran...