Kamis, 10 September 2026

Jumat, 10-09-2026 B Indonesia

 KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG




Identitas: 
Nama guru : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih
Hari / Tanggal : Jumat, 11 September 2026
Fase / Kelas : A/1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Materi : Menulis Suku Kata Awal Ba, Bi, Bu, Be, Bo
Pertemuan Ke : 5 (2 JP)

๐Ÿ’— CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengenal, membaca, dan menulis huruf serta suku kata sederhana dengan benar. Peserta didik mampu mengenali dan menuliskan suku kata awal ba, bi, bu, be, bo melalui kegiatan mengamati gambar, membaca, menirukan, mencocokkan, dan menulis suku kata sederhana.

๐Ÿ’— TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat mengenal, membaca, dan menulis suku kata awal ba, bi, bu, be, bo dengan benar melalui kegiatan mengamati, menirukan, mencocokkan, dan menulis suku kata pada kata sederhana.

๐ŸŒท Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik dapat secara sadar memperhatikan bentuk huruf dan bunyi suku kata ba, bi, bu, be, bo. Peserta didik mampu menyebutkan bunyi setiap suku kata dan menuliskannya dengan memperhatikan bentuk serta arah penulisan huruf yang benar.

๐ŸŒท Meaningful (Bermakna)
Peserta didik dapat menghubungkan suku kata ba, bi, bu, be, bo dengan kata-kata yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti baju, bola, buku, bebek, dan biru. Dengan demikian, peserta didik memahami bahwa suku kata dapat digunakan untuk membentuk kata yang memiliki makna.

๐ŸŒท Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik dapat belajar menulis suku kata melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti bermain tebak kata, menyebutkan suku kata bersama-sama, mencocokkan gambar dengan kata, membaca suku kata dengan irama, dan menulis suku kata sederhana.

๐Ÿ’— ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Mengenal huruf b dan huruf vokal a, i, u, e, o.
Mengenal suku kata ba, bi, bu, be, bo.
Menyebutkan bunyi suku kata ba, bi, bu, be, bo.
Membaca suku kata ba, bi, bu, be, bo dengan benar.
Menghubungkan suku kata dengan gambar atau benda yang sesuai.
Mengenal kata sederhana yang diawali ba, bi, bu, be, bo.
Mengidentifikasi suku kata awal pada kata sederhana.
Menirukan cara menulis suku kata ba, bi, bu, be, bo.
Menulis suku kata ba, bi, bu, be, bo dengan benar.
Melengkapi kata sederhana dengan suku kata awal yang tepat.
Membaca kata sederhana yang diawali ba, bi, bu, be, bo.
Menulis kata sederhana berdasarkan gambar dengan menggunakan suku kata awal ba, bi, bu, be, bo.

๐Ÿ’— MODEL/METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran:
Discovery Learning

Metode Pembelajaran:
Tanya jawab
Mengamati gambar
Menirukan
Membaca bersama
Latihan menulis

Penugasan
Kartu huruf
Gambar benda sederhana

LKPD
Video pembelajaran

๐Ÿ“Œ APERSEPSI
Bismillahirrahmanirrahim.
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! ๐Ÿ’—

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kita kemudahan dalam belajar dan ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ✨

Alhamdulillah, hari ini kita dapat belajar bersama lagi.
Anak-anak, coba perhatikan benda-benda di sekitar kalian. ๐Ÿ‘€
Ada buku, baju, bola, dan mungkin ada bebek di gambar atau buku cerita kalian.
Coba kita dengarkan bunyi awal kata-kata tersebut.

๐Ÿ“– Buku → bu
๐Ÿ‘• Baju → ba
⚽ Bola → bo
๐Ÿฆ† Bebek → be
๐Ÿ”ต Biru → bi

Wah, ternyata kata-kata tersebut memiliki bunyi awal yang berbeda.
Hari ini kita akan belajar mengenal dan menulis lima suku kata, yaitu:
ba – bi – bu – be – bo
Ayo, kita baca bersama-sama!
ba... bi... bu... be... bo! ๐Ÿ‘✨
Setelah itu, kita akan belajar menuliskannya dengan rapi dan benar.

๐Ÿ’— KETERKAITAN ASMAUL HUSNA

Allah adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia dengan kemampuan untuk melihat, mendengar, berbicara, membaca, dan menulis.

Allah juga menciptakan berbagai benda dan makhluk di sekitar kita, seperti buku, baju, bola, dan hewan.

Dengan belajar membaca dan menulis, kita dapat menggunakan kemampuan yang Allah berikan dengan baik sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt.

Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
Allah adalah Al-Malik, yaitu Maha Merajai dan menguasai seluruh alam. Semua yang ada di dunia merupakan milik dan berada dalam kekuasaan Allah Swt.

Allah memberikan kita akal dan kemampuan untuk belajar. Oleh karena itu, kita harus menggunakan kemampuan tersebut dengan baik, seperti rajin belajar, mendengarkan guru, dan menulis dengan rapi.

Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
Allah adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki. Allah memberikan berbagai rezeki kepada kita, seperti kesehatan, makanan, keluarga, guru, dan kesempatan untuk belajar.

Saat belajar membaca dan menulis, kita harus bersyukur atas nikmat yang Allah berikan. Kita juga harus belajar dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

๐ŸŒท Yuk, kita simak video pembelajaran dibawah ini :


๐Ÿ“Œ MATERI PEMBELAJARAN
๐Ÿ’— 1. Mengenal Huruf B
Hari ini kita akan belajar menggunakan huruf b dengan huruf vokal a, i, u, e, o.
Huruf vokal yang kita kenal adalah:
a – i – u – e – o
Jika huruf b digabungkan dengan huruf vokal, terbentuklah suku kata.

๐Ÿ’— 2. Mengenal Suku Kata ba, bi, bu, be, bo
Perhatikan!
Huruf Huruf Vokal Suku Kata
b a ba
b i bi
b u bu
b e be
b o bo

Mari kita baca bersama:
ba – bi – bu – be – bo
๐Ÿ’— 3. Contoh Suku Kata ba
Suku kata ba dapat ditemukan pada beberapa kata.

๐Ÿ‘• baju
๐ŸŠ batas
๐Ÿ‘ง Bala

Contoh:
ba + ju = baju
๐Ÿ’— 4. Contoh Suku Kata bi
Suku kata bi dapat ditemukan pada kata:
๐Ÿ”ต biru
๐Ÿ binatang
๐Ÿ“– bibit

Contoh:
bi + ru = biru

๐Ÿ’— 5. Contoh Suku Kata bu
Suku kata bu dapat ditemukan pada kata:
๐Ÿ“– buku
๐ŸŒธ bunga
๐Ÿง“ budi

Contoh:
bu + ku = buku

๐Ÿ’— 6. Contoh Suku Kata be
Suku kata be dapat ditemukan pada kata:
๐Ÿฆ† bebek
๐Ÿ›️ bed
๐Ÿงน bersih

Contoh:
be + bek = bebek

๐Ÿ’— 7. Contoh Suku Kata bo
Suku kata bo dapat ditemukan pada kata:
⚽ bola
๐Ÿ“ฆ boks
๐Ÿ‘ฆ Bobi

Contoh:
bo + la = bola
๐Ÿ’— 8. Cara Menulis Suku Kata
Anak-anak, saat menulis kita harus memperhatikan bentuk huruf, arah tulisan, dan kerapian.

Tulislah dengan perlahan.
✏️ ba
b + a = ba

✏️ bi
b + i = bi

✏️ bu

b + u = bu

✏️ be
b + e = be

✏️ bo
b + o = bo

Mari berlatih:

ba ba ba

bi bi bi

bu bu bu

be be be

bo bo bo

๐ŸŒท 9. Contoh Kata Sederhana
Perhatikan kata berikut:

๐Ÿ‘• BA-JU → baju
๐Ÿ”ต BI-RU → biru
๐Ÿ“– BU-KU → buku
๐Ÿฆ† BE-BEK → bebek
⚽ BO-LA → bola

Jadi, suku kata ba, bi, bu, be, bo dapat menjadi awal sebuah kata.

๐Ÿ’— Yuk, kita ingat bersama!
BA – BI – BU – BE – BO

Baju – Biru – Buku – Bebek – Bola ๐ŸŒท

Yuk Berlatih!



Alhamdulillah, Semangat sholih sholihah, semoga Allah mudahkan setiap proses nya! ๐Ÿ’—
Jika ada yang kurang faham, silahkan tanyakan ke ibu guru yaa..

Kesimpulan/Refleksi Pelajaran

Hari ini murid melaksanakan kegiatan pembelajaran secara tatap muka di kelas dengan baik. Murid belajar mengenai materi suku kata ba, bi, bu, be, bo dengan penuh semangat. Murid dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dan antusias,murid dapat memahami materi yang disampaikan, dan dapat menjawab latihan soal dengan tepat. Hari ini anak-anak dapat memahami dan menulis suku kata dan benda yang berawalan ba, bi, bu, be, bo.

Kesimpulan materi:

HurufHuruf     VokalSuku Kata
baba
bibi
bubu
bebe
bobo

dibaca::

ba – bi – bu – be – bo

Contoh:
๐Ÿ‘• BA-JUbaju
๐Ÿ”ต BI-RUbiru
๐Ÿ“– BU-KUbuku
๐Ÿฆ† BE-BEKbebek
BO-LAbola

Pembahasan/kunci jawaban latihan LKPD:
1. Peserta didik menebalkan suku kata ba pada kata baju
2. Peserta didik menebalkan suku kata bi pada kata biru
3. Peserta didik menebalkan suku kata bu pada kata buku
4. Peserta didik menebalkan suku kata be pada kata bebek
5. Peserta didik menebalkan suku kata bo pada kata bola
6. Peserta didik melengkapi suku kata yang hilang, yaitu bu pada kata buku
7. Peserta didik melengkapi suku kata yang hilang, yaitu bi pada kata binatang
8. Peserta didik melengkapi suku kata yang hilang, yaitu be pada kata bebek
9. Peserta didik menuliskan kata sesuai gambar, yaitu bu-ku (buku)
10. Peserta didik menuliskan kata sesuai gambar, yaitu topi

Kendala

Dalam pembelajaran hari ini mengenai materi membaca dan menulis, kendala nya yaitu terdapat beberapa murid yang yang masih bingung dalam menuliskan suku kata dalam melengkapi suku kata dalam sebuah kata yang bergambar seperti pada soal LKPD.

Tindak Lanjut

Murid yang terkendala dalam memahami materi akan diberikan tindak lanjut berupa pendampingan belajar guna mengulas kembali materi yang diberikan, baik berupa latihan soal maupun menggunakan benda konkret. Murid yang masih belum lancar dalam membaca dan menulis terus diberikan pendampingan dan tindak lanjut dari guru.

Capaian Tujuan Pembelajaran

Murid sudah mampu membaca  dan menulis suku kata kata ba, bi, bu, be, bo.

Jumlah murid yang hadir : 22

Jumlah murid yang tidak hadir : 6

Jumlah murid yang paham : 18

Jumlah murid yang belum paham :  4

Dokumentasi



Jumat, 11-09-2026 ADAB

 KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG


Identitas: 

Nama guru : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S. Pd. 

Hari / Tanggal : Jumat, 11 September 2026

Fase / Kelas : A/1C Ustman Bin Affan

Mata Pelajaran : Adab

Materi : Berbicara sopan kepada teman

Pertemuan Ke : 8 (1 JP)


๐Ÿ’— CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal, memahami, meniru, dan membiasakan adab berbicara yang sopan kepada teman dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik mampu menggunakan kata-kata yang baik, berbicara dengan lembut, mendengarkan ketika teman berbicara, serta menghindari perkataan yang dapat menyakiti perasaan teman.

๐Ÿ’— TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat memahami pentingnya berbicara sopan kepada teman serta mampu menunjukkan perilaku berbicara dengan kata-kata yang baik, suara yang lembut, tidak mengejek, tidak membentak, dan menghargai teman dalam kehidupan sehari-hari.

๐ŸŒท Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik dapat menyadari bahwa perkataan yang diucapkan dapat membuat teman senang atau sedih. Peserta didik mampu memperhatikan cara berbicara, memilih kata yang baik, dan berbicara dengan suara yang lembut kepada teman.

๐ŸŒท Meaningful (Bermakna)

Peserta didik dapat menghubungkan pembelajaran berbicara sopan dengan kehidupan sehari-hari, seperti ketika mengajak teman bermain, meminta bantuan, meminjam barang, bertanya, dan menyampaikan pendapat.

Peserta didik memahami bahwa berbicara dengan sopan dapat membuat pertemanan menjadi rukun, nyaman, dan saling menghargai.

๐ŸŒท Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik dapat belajar berbicara sopan melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti bermain peran, menirukan percakapan sederhana, memilih kata yang baik, tebak perilaku sopan dan tidak sopan, serta bermain bersama teman.

๐Ÿ’— ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Mengenal pengertian sederhana tentang berbicara sopan.

Mengetahui pentingnya berbicara sopan kepada teman.

Mengenal contoh kata-kata yang sopan.

Mengenal cara berbicara dengan suara yang lembut.

Membedakan perkataan sopan dan tidak sopan.

Menunjukkan sikap mendengarkan ketika teman berbicara.

Membiasakan mengucapkan tolong ketika meminta bantuan.

Membiasakan mengucapkan terima kasih ketika menerima bantuan.

Membiasakan mengucapkan maaf ketika melakukan kesalahan.

Menghindari mengejek, membentak, dan berkata kasar kepada teman.

Mempraktikkan percakapan sederhana dengan bahasa yang sopan.

Membiasakan berbicara sopan kepada teman dalam kehidupan sehari-hari.

๐Ÿ’— MODEL/METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran:

Discovery Learning

Metode Pembelajaran:

Tanya jawab

Mengamat

Demonstrasi

Penugasan

๐Ÿ’— MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA

Gambar perilaku sopan dan tidak sopan

Video pembelajaran

LKPD

๐Ÿ“Œ APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! ๐Ÿ’—

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan semangat belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kita kemudahan dalam belajar dan menjadikan kita anak yang sholeh dan sholehah serta memiliki akhlak yang baik. Aamiin. ๐Ÿคฒ✨

Anak-anak, siapa yang senang bermain bersama teman? ๐Ÿ™‹‍♀️๐Ÿ™‹‍♂️

Saat bermain bersama teman, kita tentu sering berbicara dan bercakap-cakap.

Coba perhatikan dua contoh berikut.

๐Ÿ‘ง: “Tolong ambilkan pensilku, ya.”

๐Ÿ‘ฆ: “Iya, tentu.”

Menurut kalian, apakah perkataan tersebut baik?

Sekarang perhatikan:

๐Ÿ‘ง: “Ambilkan pensilku! Cepat!”

Apakah cara berbicara tersebut sudah sopan?

Nah, anak-anak, ternyata cara kita berbicara sangat penting.

Kita harus berbicara dengan kata-kata yang baik, suara yang lembut, tidak membentak, tidak mengejek, dan tidak berkata kasar.

Hari ini kita akan belajar tentang:

๐Ÿ’— KETERKAITAN ASMAUL HUSNA

Al-Khaliq (Maha Pencipta)

Allah adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia dengan berbagai perbedaan, seperti bentuk tubuh, suara, dan sifat.

Allah juga menciptakan kita agar dapat saling mengenal, berteman, dan saling menyayangi.

Oleh karena itu, kita harus menjaga perasaan teman dengan berbicara menggunakan kata-kata yang baik dan sopan.

Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)

Allah adalah Al-Malik, yaitu Maha Merajai dan menguasai seluruh alam.

Allah mengajarkan kita untuk memiliki akhlak yang baik. Salah satunya adalah menghormati orang lain dan menjaga ucapan.

Ketika berbicara kepada teman, kita tidak boleh membentak, mengejek, menghina, atau berkata kasar.

Kita harus berbicara dengan lembut dan sopan.

Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Allah adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki. Allah memberikan banyak nikmat kepada kita, termasuk keluarga, guru, dan teman.

Teman adalah salah satu nikmat yang membuat kita dapat bermain, belajar, dan saling membantu.

Oleh karena itu, kita harus menjaga pertemanan dengan berbicara baik, saling menghargai, saling membantu, dan tidak menyakiti perasaan teman.

๐ŸŒท Berbicara sopan adalah salah satu cara kita bersyukur kepada Allah Swt.

Yuk kita simak video pembelajaran

dibawah ini:



๐Ÿ“Œ MATERI PEMBELAJARAN

๐Ÿ’— 1. Pengertian Berbicara Sopan

Berbicara sopan adalah berbicara menggunakan kata-kata yang baik dan suara yang lembut serta menghargai orang yang diajak berbicara.

Contohnya:

๐ŸŒท “Tolong pinjamkan pensilmu.”

๐ŸŒท “Terima kasih sudah membantuku.”

๐ŸŒท “Maaf, aku tidak sengaja.”

๐ŸŒท “Bolehkah aku ikut bermain?”

๐Ÿ’— 2. Menggunakan Kata-Kata yang Baik

Saat berbicara kepada teman, gunakan kata-kata yang baik.

Beberapa kata sopan yang dapat digunakan:

๐Ÿ’— Tolong

๐Ÿ’— Terima kasih

๐Ÿ’— Maaf

๐Ÿ’— Permisi

๐Ÿ’— Bolehkah?

Contoh:

“Tolong ambilkan bukuku.”

“Terima kasih sudah membantuku.”

“Maaf, aku tidak sengaja.”

“Permisi, boleh aku lewat?”

๐Ÿ’— 3. Berbicara dengan Suara yang Lembut

Saat berbicara kepada teman, gunakan suara yang lembut dan tidak berteriak.

❌ “KAMU, SINI!”

✅ “Tolong ke sini, ya.”

❌ “ITU PUNYAKU!”

✅ “Itu punyaku. Boleh aku mengambilnya?”

Berbicara dengan lembut membuat teman merasa nyaman dan dihargai.

๐Ÿ’— 4. Tidak Mengejek Teman

Kita tidak boleh mengejek nama, bentuk tubuh, pakaian, kemampuan, atau kekurangan teman.

❌ “Kamu jelek!”

❌ “Kamu bodoh!”

Lebih baik berkata:

✅ “Ayo kita belajar bersama.”


✅ “Tidak apa-apa, kita coba lagi.”

Kata-kata yang baik dapat membuat teman senang dan percaya diri.

๐Ÿ’— 5. Mendengarkan Saat Teman Berbicara

Berbicara sopan bukan hanya menggunakan kata-kata yang baik.

Kita juga harus mendengarkan teman ketika berbicara.

Caranya:

๐Ÿ‘‚ Dengarkan teman.

๐Ÿ‘€ Lihat teman yang sedang berbicara.

๐Ÿคซ Jangan memotong pembicaraan.

๐Ÿ’— Tunggu sampai teman selesai berbicara.

๐Ÿ’— 6. Contoh Percakapan Sopan

๐ŸŒท Meminta bantuan

๐Ÿ‘ง: “Tolong bantu aku membawa buku ini.”

๐Ÿ‘ฆ: “Baik, aku bantu.”

๐Ÿ‘ง: “Terima kasih.”

๐ŸŒท Meminjam barang

๐Ÿ‘ฆ: “Bolehkah aku meminjam pensilmu?”

๐Ÿ‘ง: “Boleh.”

๐Ÿ‘ฆ: “Terima kasih.”

๐ŸŒท Meminjam barang

๐Ÿ‘ฆ: “Bolehkah aku meminjam pensilmu?”

๐Ÿ‘ง: “Boleh.”

๐Ÿ‘ฆ: “Terima kasih.”

๐ŸŒท Ketika melakukan kesalahan

๐Ÿ‘ง: “Maaf, aku tidak sengaja menyenggolmu.”

๐Ÿ‘ฆ: “Tidak apa-apa.”

๐ŸŒท Anak yang baik berbicara dengan sopan kepada teman.

Yuk Berlatih!



Alhamdulillah, Semangat sholih sholihah, semoga Allah mudahkan setiap proses nya! ๐Ÿ’—

Jika ada yang kurang faham, silahkan tanyakan ke ibu guru yaa..

Alhamdulillah, anak-anak hebat, hari ini kita sudah belajar bersama dengan semangat. Ibu/Bapak Guru bangga karena kalian sudah berusaha mendengarkan, bertanya, menjawab, dan mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik. Good job, everyone! Semoga ilmu yang kita pelajari hari ini bermanfaat dan bisa kalian ingat serta praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan mengucapkan hamdalah bersama.

See you again, my smart students! (Sampai bertemu lagi, anak-anak hebat!), Bu guru akhiri Wassalamualaikum wr wb ๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿฅฐ

Kesimpulan/Refleksi Pelajaran

Hari ini murid melaksanakan kegiatan pembelajaran secara tatap muka di kelas dengan baik. Murid belajar mengenai materi adab berbicara sopan kepada teman. Murid dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dan antusias, murid dapat memahami materi yang disampaikan, dan dapat menjawab latihan dan pertanyaan dengan tepat. Peserta didik sudah dapat memahami contoh adab berbicara kepada teman yaitu berbicara dengan sopan, lembut, bertutur kata baik, dan tidak lupa dengan kata tolong, maaf, dan permisi.

Kendala

Dalam pembelajaran hari ini mengenai materi adab berbicara sopan kepada teman, kendala nya yaitu terdapat beberapa murid yang yang masih terkendala dalam menulis.

Tindak Lanjut

Murid yang terkendala dalam memahami materi akan diberikan tindak lanjut berupa pendampingan belajar guna mengulas kembali materi yang diberikan, baik berupa latihan soal maupun menggunakan benda konkret. Murid yang masih belum lancar dalam membaca dan menulis terus diberikan pendampingan dan tindak lanjut dari guru.

Capaian Tujuan Pembelajaran

Murid sudah mampu memahami adab berbicara sopan kepada teman.

Jumlah murid yang hadir : 22

Jumlah murid yang tidak hadir : 6

Jumlah murid yang paham : 20

Jumlah murid yang belum paham :  2





Rabu, 09 September 2026

Kamis, 10-09-2026 Seni Rupa

 KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG



Identitas: 

Nama guru :Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S. Pd. 

Hari / Tanggal : Kamis, 10 September 2026

Fase / Kelas : A/1C Ustman Bin Affan

Mata Pelajaran : Seni Rupa

Materi : Memahami Unsur Rupa di Lingkungan Sekitar

Pertemuan Ke : 5 (2 JP)


๐Ÿ’— CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal, mengamati, dan memahami unsur-unsur rupa yang terdapat pada benda dan karya seni di lingkungan sekitar. Peserta didik mampu mengenali unsur rupa seperti garis, warna, bentuk, dan tekstur melalui kegiatan mengamati, menyebutkan, mengelompokkan, dan menceritakan unsur rupa yang terdapat pada benda di lingkungan sekitar.

๐Ÿ’— TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat mengenal dan memahami unsur rupa berupa garis, warna, bentuk, dan tekstur yang terdapat pada benda di lingkungan sekitar melalui kegiatan mengamati, menyebutkan, mengidentifikasi, dan mengelompokkan unsur rupa pada suatu benda.

๐ŸŒท Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik dapat secara sadar mengamati benda-benda yang ada di lingkungan sekitar dengan menggunakan indera penglihatan dan peraba. Peserta didik mampu memperhatikan warna, bentuk, garis, dan tekstur yang terdapat pada benda serta menyebutkan ciri-cirinya dengan sederhana.

๐ŸŒท Meaningful (Bermakna)

Peserta didik dapat menghubungkan pembelajaran unsur rupa dengan benda-benda yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti batu, daun, pohon, meja, bola, dan buah. Peserta didik memahami bahwa setiap benda memiliki warna, bentuk, garis, dan tekstur yang berbeda-beda.

๐ŸŒท Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik dapat belajar mengenal unsur rupa melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti mengamati benda di sekitar, bermain tebak unsur rupa, mencocokkan gambar dengan unsur rupa, menyentuh benda untuk mengenali teksturnya, dan menggambar benda sederhana yang ada di lingkungan sekitar.

๐Ÿ’— ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Mengenal pengertian sederhana tentang unsur rupa.

Mengenal unsur rupa garis pada benda di lingkungan sekitar.

Mengenal unsur rupa warna pada benda di lingkungan sekitar.

Mengenal unsur rupa bentuk pada benda di lingkungan sekitar.

Mengenal unsur rupa tekstur pada benda di lingkungan sekitar.

Mengidentifikasi garis yang terdapat pada suatu benda.

Mengidentifikasi warna yang terdapat pada suatu benda.

Mengidentifikasi bentuk yang terdapat pada suatu benda.

Mengidentifikasi tekstur yang terdapat pada suatu benda.

Menghubungkan beberapa unsur rupa yang terdapat pada satu benda.

Mengamati dan menyebutkan unsur rupa pada benda di lingkungan sekitar.

Menggambar benda sederhana dengan memperhatikan unsur garis, warna, bentuk, dan tekstur.

๐Ÿ’— MODEL/METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran:

Discovery Learning

Metode Pembelajaran:

Tanya jawab

Mengamati benda

Penugasan

๐Ÿ’— MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA

Benda-benda di lingkungan sekitar

Contoh karya seni

LKPD

Video pembelajaran

๐Ÿ“Œ APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! ๐Ÿ’—

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan tetap semangat belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kita kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ✨

Alhamdulillah, hari ini kita dapat belajar bersama lagi.

Anak-anak, coba lihat benda-benda yang ada di sekitar kalian. ๐Ÿ‘€

Ada meja, ada kursi, ada pensil, ada buku, bahkan mungkin ada daun atau batu di sekitar kita.

Sekarang coba perhatikan sebuah batu. 

Menurut kalian, batu itu warnanya apa?

Apakah batu itu memiliki garis?

Bagaimana bentuk batu tersebut?

Kalau kalian menyentuhnya, apakah permukaannya halus atau kasar?

Nah, ternyata satu benda saja dapat memiliki beberapa unsur rupa.

Batu dapat memiliki warna abu-abu atau cokelat, bentuknya tidak selalu sama, garisnya dapat terlihat pada bagian permukaannya, dan teksturnya dapat terasa kasar atau keras.

Jadi, anak-anak, benda yang kita lihat sehari-hari ternyata memiliki berbagai unsur rupa. ๐ŸŽจ

Hari ini kita akan belajar mengenal dan memahami unsur rupa yang terdapat pada benda-benda di lingkungan sekitar kita.

๐Ÿ’— KETERKAITAN ASMAUL HUSNA

Al-Khaliq (Maha Pencipta)

Allah adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta. Allah menciptakan berbagai macam benda di lingkungan sekitar kita dengan warna, bentuk, garis, dan tekstur yang berbeda-beda.

Contohnya, Allah menciptakan batu yang keras dan kasar, daun yang berwarna hijau, serta bunga dengan berbagai warna dan bentuk.

Dengan mengamati unsur rupa pada benda di sekitar, kita dapat mengenal dan mensyukuri keindahan ciptaan Allah Swt.

Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Allah adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki. Allah memberikan berbagai rezeki kepada manusia melalui alam dan lingkungan sekitar.

Contohnya, Allah menciptakan pohon yang menghasilkan buah, tumbuhan yang dapat dimanfaatkan, dan berbagai keindahan alam.

Ketika mengamati warna, bentuk, garis, dan tekstur tumbuhan di sekitar, kita belajar untuk bersyukur atas rezeki dan ciptaan Allah Swt.

Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)

Allah adalah Al-Malik, yaitu Maha Merajai dan menguasai seluruh alam. Semua benda yang ada di lingkungan sekitar merupakan bagian dari ciptaan dan kekuasaan Allah.

Oleh karena itu, kita harus menjaga lingkungan, merawat tumbuhan, tidak merusak benda di sekitar, dan menggunakan alam dengan baik.

Dengan demikian, kegiatan mengamati unsur rupa bukan hanya membuat kita lebih mengenal seni, tetapi juga mengajarkan kita untuk bersyukur, menjaga lingkungan, dan mengenal kebesaran Allah Swt. ๐ŸŒท

Yuk kita simak video pembelajaran dibawah ini:

๐Ÿ“ŒMATERI PEMBELAJARAN

๐Ÿ’— 1. Mengenal Unsur Rupa

Unsur rupa adalah bagian-bagian yang dapat kita lihat atau rasakan pada suatu benda atau karya seni.

Beberapa unsur rupa yang akan kita pelajari adalah:

⭐ Garis

⭐ Warna

⭐ Bentuk

⭐ Tekstur

๐Ÿ’— 2. Unsur Rupa Garis

Garis adalah goresan yang memiliki arah.

Contoh garis:

Garis lurus ─────

Garis lengkung 〰️

Garis zig-zag ///\

Garis bergelombang ~~~~~

๐ŸŒท Contoh pada benda:

Daun ๐Ÿƒ

Pada daun terdapat garis lurus atau melengkung yang disebut tulang daun.

Pohon ๐ŸŒณ

Batang pohon dapat memiliki garis-garis yang tidak beraturan pada permukaannya

๐Ÿ’— 3. Unsur Rupa Warna

Warna adalah bagian yang dapat kita lihat pada suatu benda.

Contoh warna:

๐Ÿ”ด Merah

๐ŸŸก Kuning

๐Ÿ”ต Biru

๐ŸŸข Hijau

๐ŸŸค Cokelat

⚫ Hitam

⚪ Putih

๐ŸŒท Contoh pada benda:

Daun ๐Ÿƒ

Warna daun biasanya hijau.

Batu ๐Ÿชจ

Batu dapat berwarna abu-abu, cokelat, putih, atau hitam.

Bunga ๐ŸŒท

Bunga dapat memiliki warna merah, kuning, putih, ungu, dan lainnya.

๐Ÿ’— 4. Unsur Rupa Bentuk

Bentuk adalah rupa atau wujud suatu benda.

Contoh bentuk:

⭕ Bulat

⬛ Persegi

๐Ÿ”บ Segitiga

▭ Persegi panjang

๐ŸŒฟ Bentuk tidak beraturan

๐ŸŒท Contoh pada benda:

Bola ⚽

Bola memiliki bentuk bulat.

Buku ๐Ÿ“–

Buku biasanya berbentuk persegi panjang.

Batu ๐Ÿชจ

Batu biasanya memiliki bentuk tidak beraturan.

๐Ÿ’— 5. Unsur Rupa Tekstur

Tekstur adalah sifat permukaan suatu benda yang dapat dilihat atau dirasakan dengan sentuhan.

Contoh tekstur:

Halus → permukaan meja yang licin.

Kasar → permukaan batu.

Lembut → kapas.

Licin → kaca.

Keras → batu.

๐ŸŒท Contoh pada benda:

Batu ๐Ÿชจ → keras dan kasar.

Kapas → lembut.

Daun ๐Ÿƒ → dapat terasa halus atau sedikit kasar.

Kaca → halus dan licin.

๐Ÿ’— 6. Contoh Unsur Rupa pada Satu Benda

Sekarang kita amati BATU. ๐Ÿชจ

Unsur Rupa Contoh pada Batu

๐ŸŽจ Warna Abu-abu/cokelat

๐Ÿ”ต Bentuk Tidak beraturan

➰ Garis Garis tidak beraturan/retakan

✋ Tekstur Kasar dan keras

Jadi, satu benda dapat memiliki beberapa unsur rupa sekaligus. 

DAUN ๐Ÿƒ

Unsur Rupa Contoh pada Daun

๐ŸŽจ Warna Hijau

๐Ÿ”ต Bentuk Lonjong

➰ Garis Garis tulang daun

✋ Tekstur Halus

BOLA ⚽

Unsur Rupa Contoh pada Bola

๐ŸŽจ Warna Hitam dan putih

๐Ÿ”ต Bentuk Bulat

➰ Garis Garis/pola pada bola

✋ Tekstur Halus

๐Ÿ’— 7. Yuk, Mengamati Benda di Sekitar!

Anak-anak, sekarang pilih satu benda yang ada di sekitar kalian.

Perhatikan benda tersebut.

Coba tanyakan:

1. Apa warnanya? ๐ŸŽจ

2. Bagaimana bentuknya? ๐Ÿ”ต

3. Apakah terdapat garis? ➰

4. Bagaimana teksturnya? ✋

Contoh:

Pensil ✏️

Warna: kuning

Bentuk: panjang

Garis: lurus

Tekstur: halus

๐Ÿ’— KESIMPULAN

Unsur rupa dapat kita temukan pada benda dan karya seni di sekitar kita.

Unsur rupa yang kita pelajari adalah:

๐ŸŽจ Warna → merah, kuning, hijau, dan lainnya.

➰ Garis → lurus, lengkung, zig-zag, dan lainnya.

๐Ÿ”ต Bentuk → bulat, persegi, lonjong, dan tidak beraturan.

✋ Tekstur → halus, kasar, lembut, licin, dan keras.

Setiap benda dapat memiliki lebih dari satu unsur rupa.

Dengan mengamati benda di sekitar, kita dapat belajar melihat keindahan ciptaan Allah Swt. ๐ŸŒท

๐Ÿ’— Yuk berlatih



Alhamdulillah, Semangat sholih sholihah, semoga Allah mudahkan setiap proses nya! ๐Ÿ’—

Jika ada yang kurang faham, silahkan tanyakan ke ibu guru yaa..


Alhamdulillah, anak-anak hebat, hari ini kita sudah belajar bersama dengan semangat. Ibu/Bapak Guru bangga karena kalian sudah berusaha mendengarkan, bertanya, menjawab, dan mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik. Good job, everyone! Semoga ilmu yang kita pelajari hari ini bermanfaat dan bisa kalian ingat serta praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan mengucapkan hamdalah bersama.

See you again, my smart students! (Sampai bertemu lagi, anak-anak hebat!), Bu guru akhiri Wassalamualaikum wr wb ๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿฅฐ

Kesimpulan/Refleksi Pelajaran


Hari ini murid melaksanakan kegiatan pembelajaran secara tatap muka di kelas dengan baik. Murid belajar mengenai materi mengenal unsur rupa warna, tekstur dan bentuk dengan penuh semangat. Murid dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dan antusias,murid dapat memahami materi yang disampaikan, dan dapat menjawab latihan soal dengan tepat. Hari ini anak-anak dapat memahami dan mengerti warna, tekstur, dan bentuk dari suatu benda/karya.


Kesimpulan materi:

Unsur rupa dapat kita temukan pada benda dan karya seni di sekitar kita.

Unsur rupa yang kita pelajari adalah:

๐ŸŽจ Warna → merah, kuning, hijau, dan lainnya.

➰ Garis → lurus, lengkung, zig-zag, dan lainnya.

๐Ÿ”ต Bentuk → bulat, persegi, lonjong, dan tidak beraturan.

✋ Tekstur → halus, kasar, lembut, licin, dan keras.


Setiap benda dapat memiliki lebih dari satu unsur rupa.

Kendala

Dalam pembelajaran hari ini mengenai materi mengenal unsur rupa tekstur, bentuk, dan warna, kendala nya yaitu terdapat beberapa murid yang yang masih bingung dalam membedakan tekstur kasar/kesat.

Tindak Lanjut

Murid yang terkendala dalam memahami materi akan diberikan tindak lanjut berupa pendampingan belajar guna mengulas kembali materi yang diberikan, baik berupa latihan soal maupun menggunakan benda konkret. Murid yang masih belum lancar dalam membaca dan menulis terus diberikan pendampingan dan tindak lanjut dari guru.


Capaian Tujuan Pembelajaran

Murid sudah mampu mengenal bentuk, tekstur, dan warna dengan baik.

Jumlah murid yang hadir : 22

Jumlah murid yang tidak hadir : 16

Jumlah murid yang paham : 19

Jumlah murid yang belum paham :  3

Dokumentasi



Senin, 14-09-2026 Matematika

  KELAS 1C SD AL AZHAR 2 BANDAR  LAMPUNG Identitas:  Nama guru : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih Hari / Tanggal : Senin, 14 Septem...