KELAS 1C SD AL AZHAR 2
BANDAR LAMPUNG
Identitas:
π CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengenal, membaca, menulis, dan menyusun bilangan cacah sampai dengan 20. Peserta didik mampu memahami bahwa suatu bilangan dapat diurai menjadi dua kelompok bilangan melalui kegiatan menggunakan benda konkret, mengamati gambar, menggunakan kartu angka, bermain, dan menuliskan kalimat matematika sederhana.
π TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat memahami dan menentukan berbagai cara mengurai bilangan sampai 20 menjadi dua bagian dengan tepat melalui kegiatan mengamati, menghitung benda konkret, mengelompokkan benda, menggunakan kartu bilangan, dan menuliskan bentuk dekomposisi sederhana.
π· Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik dapat memperhatikan jumlah benda dengan teliti dan menyadari bahwa satu bilangan dapat dibentuk dari beberapa pasangan bilangan.
Peserta didik mampu menghitung dan mengelompokkan benda dengan hati-hati agar jumlah keseluruhan tetap sama.
Contoh:
πππππ
5 dapat diurai menjadi:
2 + 3 = 5
atau
1 + 4 = 5
π· Meaningful (Bermakna)
Peserta didik dapat menghubungkan kegiatan mengurai bilangan dengan kehidupan sehari-hari, seperti membagi buah, mengelompokkan pensil, membagi mainan, atau mengelompokkan benda berdasarkan jumlahnya.
Peserta didik memahami bahwa satu jumlah benda dapat dibagi menjadi beberapa kelompok dengan jumlah yang berbeda, tetapi jumlah seluruh benda tetap sama.
π· Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik belajar mengurai bilangan melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:
Bermain “Urai Bilanganku”
Mengelompokkan benda
Bermain kartu angka
Menggunakan stik es krim
Memasangkan dua angka
Menebak pasangan bilangan
Melengkapi bilangan yang hilang
π ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Mengenal bilangan cacah 1–20.
Menghitung banyak benda dalam satu kelompok.
Mengenal konsep mengurai atau memecah suatu bilangan menjadi dua bagian.
Mengamati berbagai cara mengurai suatu bilangan.
Mengurai bilangan menggunakan benda konkret.
Mengelompokkan benda menjadi dua kelompok.
Menentukan jumlah benda pada masing-masing kelompok.
Menyusun dua bilangan yang membentuk satu bilangan.
Menuliskan bentuk dekomposisi sederhana.
Menentukan pasangan bilangan yang tepat untuk suatu bilangan.
Melengkapi bilangan yang hilang dalam dekomposisi.
Menemukan lebih dari satu cara mengurai bilangan.
Menunjukkan sikap teliti, percaya diri, bekerja sama, dan bersyukur atas kemampuan berhitung yang diberikan Allah SWT.
π MODEL/METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran:
Discovery Learning
Metode Pembelajaran:
Tanya jawab
Mengamati
Demonstrasi
Menghitung benda
Mengelompokkan benda
Bermain kartu bilangan
Diskusi sederhana
Penugasan
π MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA
Kartu angka 1–20
Stik es krim
Kancing atau balok
Buah-buahan/gambar buah
Gambar benda
Papan tulis
LKPD
Video pembelajaran
Yuk kita simak video pembelajaran dibawah ini:
π APERSEPSI
Bismillahirrahmanirrahim.
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! π
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar.
Sebelum belajar, mari kita berdoa agar Allah SWT memberikan kita kemudahan dalam belajar dan ilmu yang bermanfaat. π€²
Anak-anak, coba perhatikan apel berikut! π
πππππ
Ada 5 apel.
Sekarang Ibu ingin membaginya menjadi dua kelompok.
Kelompok pertama:
ππ = 2 apel
Kelompok kedua:
πππ = 3 apel
Jadi:
2 + 3 = 5
Wah, ternyata 5 dapat diurai menjadi 2 dan 3! π
Tetapi apakah 5 hanya bisa diurai menjadi 2 dan 3?
Ternyata tidak.
Kita juga bisa membuat:
1 + 4 = 5
atau
3 + 2 = 5
Jadi, satu bilangan dapat memiliki beberapa cara untuk diurai.
Hari ini kita akan belajar:
π Memahami Dekomposisi Bilangan (Mengurai Bilangan)
π KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT
Sholih dan sholihah, coba kita perhatikan benda-benda di sekitar kita.
Ada buah, tumbuhan, hewan, buku, pensil, mainan, dan masih banyak lagi.
Semua itu merupakan ciptaan dan rezeki dari Allah SWT.
Ketika kita belajar menghitung dan mengelompokkan benda, kita sedang belajar melihat keteraturan yang Allah ciptakan.
Allah juga memberikan kita akal untuk berpikir dan belajar.
Oleh karena itu, mari kita menggunakan kemampuan berhitung dengan baik dan selalu mengucapkan Alhamdulillah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. π€²π
π KETERKAITAN ASMAUL HUSNA
π· 1. Al-Khaliq — Maha Pencipta
Allah SWT adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.
Allah menciptakan berbagai macam benda, tumbuhan, hewan, dan manusia.
Kita dapat menggunakan benda-benda ciptaan Allah sebagai media untuk belajar berhitung dan mengurai bilangan.
Contohnya:
ππππππ
Ada 6 apel.
Apel tersebut dapat dikelompokkan menjadi:
πππ | πππ
3 + 3 = 6
Kita belajar berhitung sambil menyadari bahwa Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta.
π· 2. Al-Malik — Maha Merajai
Allah SWT adalah Al-Malik, yaitu Maha Merajai dan Maha Menguasai.
Allah mengatur seluruh ciptaan-Nya dengan teratur.
Saat belajar mengurai bilangan, kita juga belajar tertib dan teratur dalam mengelompokkan benda.
Contohnya:
πππππ
Kita mengelompokkan 5 apel dengan tertib:
2 + 3 = 5
atau
1 + 4 = 5
Kita belajar bahwa setiap kelompok memiliki jumlah tertentu, tetapi jumlah keseluruhannya tetap 5.
π· 3. Ar-Razzaq — Maha Pemberi Rezeki
Allah SWT adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki.
Allah memberikan banyak rezeki kepada kita, seperti makanan, buah-buahan, kesehatan, keluarga, dan kesempatan untuk belajar.
Misalnya Ibu mempunyai:
ππππππππ
8 jeruk.
Jeruk tersebut dapat dibagi menjadi dua kelompok:
πππ | πππππ
3 + 5 = 8
Kita belajar mengurai bilangan sambil bersyukur atas rezeki yang Allah berikan.
Alhamdulillah. π€²π
π MATERI PEMBELAJARAN
π 1. Mengenal Dekomposisi Bilangan
Dekomposisi bilangan adalah kegiatan mengurai atau memecah satu bilangan menjadi dua bagian atau lebih.
Walaupun diurai menjadi beberapa bagian, jumlah keseluruhannya tetap sama.
Contoh:
πππππ
Ada 5 apel.
Kita dapat mengurainya menjadi:
ππ | πππ
2 + 3 = 5
Jadi, 5 dapat diurai menjadi 2 dan 3.
π 2. Mengurai Bilangan dengan Benda
Perhatikan 6 bola:
⚽⚽⚽⚽⚽⚽
Kita pisahkan menjadi dua kelompok:
⚽⚽⚽ | ⚽⚽⚽
Kelompok pertama = 3
Kelompok kedua = 3
Jadi:
3 + 3 = 6
Bilangan 6 telah diurai menjadi 3 dan 3.
π 3. Satu Bilangan Dapat Diurai dengan Beberapa Cara
Perhatikan bilangan 5.
Bilangan 5 dapat diurai menjadi:
1 + 4 = 5
2 + 3 = 5
3 + 2 = 5
4 + 1 = 5
Jadi, ada beberapa cara untuk mengurai bilangan 5.
π· Yang penting, jika kedua bagian digabungkan kembali, hasilnya tetap 5.
π 4. Mengurai Bilangan dengan Kartu Angka
Guru menyiapkan kartu angka.
Contoh:
π© 7
Guru bertanya:
“Anak-anak, siapa yang dapat menemukan dua angka yang jika digabungkan menjadi 7?”
Peserta didik dapat memilih:
2 dan 5
Kemudian:
2 + 5 = 7
Peserta didik dapat mencoba pasangan lainnya:
3 + 4 = 7
π 5. Mengisi Bilangan yang Hilang
Perhatikan:
2 + ___ = 5
Anak-anak dapat menggunakan benda konkret.
ππ + πππ = πππππ
Jadi:
2 + 3 = 5
Maka bilangan yang tepat adalah 3.
π 6. Contoh Dekomposisi Bilangan sampai 10
| Bilangan | Salah satu cara mengurai |
|---|---|
| 3 | 1 + 2 |
| 4 | 2 + 2 |
| 5 | 2 + 3 |
| 6 | 3 + 3 |
| 7 | 3 + 4 |
| 8 | 3 + 5 |
| 9 | 4 + 5 |
| 10 | 5 + 5 |
π· KEGIATAN PEMBELAJARAN
π Kegiatan 1 — Ayo Mengamati
Guru menunjukkan beberapa benda konkret.
Contoh:
ππππππ
Guru bertanya:
“Ada berapa apel?”
Peserta didik menghitung bersama.
Jawaban: 6 apel.
Kemudian guru memisahkan menjadi:
πππ | πππ
Guru bertanya:
“Sekarang menjadi berapa dan berapa?”
Peserta didik menjawab:
3 dan 3.
π Kegiatan 2 — Ayo Bermain “Urai Bilanganku”
Setiap peserta didik mendapatkan kartu angka.
Misalnya mendapatkan angka:
8
Peserta didik mencari dua kartu angka yang jumlahnya 8.
Contoh:
3 dan 5
Kemudian peserta didik mengatakan:
“8 dapat diurai menjadi 3 dan 5.”
π Kegiatan 3 — Ayo Mengelompokkan
Guru memberikan 10 stik es krim.
Peserta didik diminta membuat dua kelompok.
Misalnya:
π₯’π₯’π₯’π₯’ | π₯’π₯’π₯’π₯’π₯’π₯’
4 + 6 = 10
Kemudian peserta didik mencoba cara lainnya.
5 + 5 = 10
π Kegiatan 4 — Ayo Melengkapi
Guru menuliskan:
4 + ___ = 7
Peserta didik menggunakan benda konkret untuk menemukan jawabannya.
4 + 3 = 7
Jadi:
___ = 3
π REFLEKSI
Guru mengajak peserta didik menjawab secara lisan:
π· Apa yang dimaksud dengan mengurai bilangan?
π· Apakah satu bilangan dapat diurai dengan beberapa cara?
π· Bilangan 5 dapat diurai menjadi berapa dan berapa?
π· Asmaul Husna apa yang mengingatkan kita bahwa Allah adalah Maha Pencipta?
π· Mengapa kita harus bersyukur atas rezeki dari Allah?
Peserta didik menyimpulkan:
“Bilangan dapat diurai menjadi dua bagian. Jika kedua bagian digabungkan, jumlahnya tetap sama.”
Yuk Berlatih:
Semangat sholih sholehah hebat, semoga Allah selalu mudahkan proses belajarnya. Jika ada materi yang kurang faham, silakan tanya ke ibu guru yaa..
π· Pesan Penutup
“Anak-anak, ketika kita belajar mengurai bilangan, kita belajar menghitung dengan teliti. Ketika melihat benda dan rezeki di sekitar kita, kita juga belajar bersyukur kepada Allah. Allah adalah Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Alhamdulillah.” π€²π
Kunci jawaban/pembahasan
Jawaban bisa disesuaikan dan dianggap benar jika menghasilkan jumlah yang sama.
1. 2 (1 + 1)
2. 5 (3 + 2)
3. 6 (3 + 3)
4. 7 (4 + 3)
5. 8 (4 + 4)
6. 9 (5 + 4)
7. 10 (5 + 5)
8. 11 (10 + 1)
9. 12 ( 10 + 2)
Kesimpulan/Refleksi Pelajaran
Hari ini murid melaksanakan kegiatan pembelajaran secara tatap muka di kelas dengan baik. Murid belajar mengenai dekomposisi (menguraikan bilangan) dengan penuh semangat. Murid dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik dan antusias. Murid dapat mengerjakan tugas latihan mengenai menguraikan bilangan dengan cukup baik.
Kendala
Dalam pembelajaran hari ini mengenai materi dekomposisi bilangan, beberapa murid masih bingung dalam menentukan penjumlahannya dan menguraikan bilangan tersebut.
Tindak Lanjut
Murid yang masih mengalami kesulitan akan diberikan pendampingan belajar dengan mengulas kembali materi. Murid yang sudah memahami materi akan diberikan latihan tambahan agar semakin terampil.
Capaian Tujuan Pembelajaran
Murid sudah mampu memahami dekomposisi (menguraikan bilangan)
Jumlah murid yang hadir : 25
Jumlah murid yang tidak hadir : 3
Jumlah murid yang paham : 21
Jumlah murid yang belum paham : 4
Tidak ada komentar:
Posting Komentar