Selasa, 20 Oktober 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 Matematika

 KELAS 1C SD AL AZHAR 2

BANDAR  LAMPUNG


πŸ“Œ IDENTITAS

Nama Guru: Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S.Pd.

Hari/Tanggal: Rabu, 21 Oktober 2026

Fase/Kelas: A / 1C Ustman Bin Affan

Mata Pelajaran: Matematika 

Materi: Pengenalan simbol kurang dan menghitung mundur

Pertemuan Ke: 2 (2 JP)


πŸ’— CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu memahami bilangan cacah melalui kegiatan membilang, mengurutkan, serta melakukan penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda konkret, gambar, dan simbol matematika. Peserta didik dapat mengenali simbol pengurangan (−), memahami konsep berkurangnya jumlah benda, serta melakukan pengurangan sederhana melalui kegiatan menghitung mundur dalam kehidupan sehari-hari.


πŸ’— TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat mengenal simbol pengurangan (−), memahami pengurangan sebagai kegiatan mengambil atau mengurangi sejumlah benda, menghitung mundur pada urutan bilangan, menyelesaikan pengurangan sederhana menggunakan benda konkret dan gambar, serta menghubungkan kegiatan pengurangan dengan kehidupan sehari-hari dan nilai-nilai Asmaul Husna.


🌷 Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik belajar memahami pengurangan dengan mengamati perubahan jumlah benda secara teliti.


Peserta didik mengamati:


✏️ Jumlah benda sebelum dikurangi.


✏️ Banyak benda yang diambil atau diberikan.


✏️ Jumlah benda yang tersisa.


✏️ Simbol pengurangan (−) dalam kalimat matematika.


✏️ Urutan bilangan ketika menghitung mundur.


Contoh:


Peserta didik mengamati 5 buah apel di dalam keranjang.


🍎🍎🍎🍎🍎


Kemudian, 2 buah apel diambil.


🍎🍎🍎 🍎🍎


Apel yang tersisa adalah 3 buah.


Kalimat matematika:


5 − 2 = 3


Peserta didik menyadari bahwa pengurangan dapat dilakukan dengan mengambil sebagian benda dari jumlah semula. Peserta didik juga belajar menghitung mundur untuk menemukan hasil pengurangan.


🌷 Meaningful (Bermakna)

Peserta didik memahami bahwa pengurangan dapat ditemukan dalam berbagai kegiatan sehari-hari.


Peserta didik menghubungkan pembelajaran dengan kegiatan seperti:


Membagikan buah kepada teman.


Mengambil pensil dari tempat pensil.


Memakan sebagian kue yang tersedia.


Memberikan mainan kepada saudara.


Mengambil bunga dari keranjang untuk disusun.


Menghitung jumlah benda yang masih tersisa.


Menghitung mundur ketika bermain.


Contoh:


Rani memiliki 7 buah kurma.


Rani memberikan 3 buah kurma kepada temannya.


Berapa kurma yang tersisa?


Kalimat matematika:


7 − 3 = 4


Jadi, kurma Rani tersisa 4 buah.


Melalui kegiatan ini, peserta didik memahami bahwa pengurangan membantu menyelesaikan masalah sehari-hari. Peserta didik juga belajar bersyukur atas rezeki dari Allah Swt. dan berbagi dengan sesama.

diberikan kepada adik.


Berapa apel yang masih ada di dalam keranjang?


Kita dapat menghitung:


5 − 2 = 3


Jadi, apel yang tersisa adalah 3 buah.


Anak-anak, tanda (−) disebut tanda minus atau tanda pengurangan.


Ketika jumlah benda berkurang, kita juga dapat menghitung mundur untuk menemukan jawabannya.


Contoh:


5 → 4 → 3


Dari angka 5, kita mundur dua langkah hingga sampai di angka 3.


Hari ini kita akan belajar:

πŸ’— Mengenal simbol pengurangan (−).


πŸ’— Memahami jumlah benda yang berkurang.


πŸ’— Menghitung mundur dengan urutan bilangan yang benar.


πŸ’— Menyelesaikan soal pengurangan sederhana.


πŸ’— Belajar bersyukur dan berbagi dengan sesama.

πŸ’— KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT.

Sholeh dan sholehah, Allah Swt. menciptakan alam semesta beserta seluruh isinya.


Kita dapat melihat buah-buahan, bunga, pohon, hewan, dan berbagai benda yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.


Benda-benda tersebut dapat kita gunakan untuk belajar berhitung.


Misalnya, kita menghitung jumlah buah di dalam keranjang, kemudian menghitung kembali setelah beberapa buah diambil.


Melalui kegiatan ini, kita belajar menggunakan akal dan pikiran untuk memahami konsep matematika.


Kita juga belajar bersyukur atas rezeki yang diberikan Allah Swt., menaati aturan ketika belajar, serta menjaga dan merawat ciptaan-Nya.


Mari kita selalu bersyukur kepada Allah Swt. atas nikmat dan kesempatan untuk belajar.


Alhamdulillah. πŸ€²πŸ’—


πŸ’— KETERKAITAN ASMAUL HUSNA

🌷 1. Ar-Razzaq — Maha Pemberi Rezeki

Allah Swt. adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki.


Allah memberikan berbagai rezeki kepada makhluk-Nya, seperti makanan, buah-buahan, tumbuhan, dan berbagai nikmat yang bermanfaat bagi kehidupan.


Kita dapat belajar pengurangan menggunakan benda-benda yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti buah, roti, dan kurma.


Contoh:


Ibu memiliki 8 buah kurma.


Ibu memberikan 3 buah kurma kepada anak-anak.


Berapa kurma yang tersisa?


Kalimat matematika:


8 − 3 = 5


Jadi, kurma yang tersisa adalah 5 buah.


Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar menghitung jumlah benda yang tersisa sekaligus memahami pentingnya bersyukur dan berbagi rezeki dengan sesama.


🌷 2. Al-Malik — Maha Merajai

Allah Swt. adalah Al-Malik, yaitu Maha Merajai.


Allah Maha Merajai seluruh alam semesta. Kita sebagai peserta didik belajar menaati aturan, bersikap tertib, dan bertanggung jawab dalam kegiatan sehari-hari.


Dalam pembelajaran matematika, peserta didik belajar mengikuti urutan bilangan dengan benar ketika menghitung mundur.


Contoh:


Guru mengajak peserta didik menghitung mundur dari angka 6.


6 → 5 → 4 → 3 → 2 → 1 → 0


Guru bertanya:


“Jika kita mulai dari angka 6 dan mundur 2 langkah, kita sampai di angka berapa?”


Peserta didik menjawab:


6 − 2 = 4


Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar menghitung mundur secara tertib, mengikuti aturan permainan, dan bertanggung jawab terhadap tugasnya.


🌷 3. Al-Khaliq — Maha Pencipta

Allah Swt. adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.


Allah menciptakan berbagai tumbuhan, hewan, dan alam dengan bentuk serta ciri-ciri yang beragam.


Kita dapat menggunakan benda-benda yang ditemukan di alam sebagai media belajar matematika.


Contoh:


Di taman terdapat 7 bunga.


Sebanyak 2 bunga dipetik untuk menghias meja.


Berapa bunga yang masih ada di taman?


Kalimat matematika:


7 − 2 = 5


Jadi, bunga yang tersisa adalah 5 bunga.


Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar melakukan pengurangan sambil mengenal ciptaan Allah dan memahami pentingnya menjaga tumbuhan serta lingkungan.


Catatan: Dalam kegiatan nyata, guru dapat menggunakan gambar bunga yang dipetik agar peserta didik tetap belajar menghargai dan menjaga tanaman.

Langkah-langkah:


Mulai dari angka 8.


Mundur ke angka 7.


Mundur ke angka 6.


Mundur ke angka 5.


Jadi, 8 − 3 = 5.


Contoh 3:


10 − 4 = ....


Mulai dari angka 10, kemudian mundur empat langkah:


10 → 9 → 8 → 7 → 6


Jadi, 10 − 4 = 6.


πŸ’— 5. Menggunakan Garis Bilangan

Garis bilangan membantu kita menghitung mundur dengan lebih mudah.


Perhatikan garis bilangan berikut.


0 — 1 — 2 — 3 — 4 — 5 — 6 — 7 — 8 — 9 — 10


Jika kita ingin menghitung 6 − 2, langkahnya adalah:


Letakkan jari pada angka 6.


Bergerak mundur dua langkah ke kiri.


Berhenti pada angka 4.


Jadi, 6 − 2 = 4.


Jika kita ingin menghitung 9 − 3, mulai dari angka 9 dan bergerak mundur tiga langkah.


9 → 8 → 7 → 6


Jadi, 9 − 3 = 6.


πŸ’— 6. Menyelesaikan Soal Cerita Pengurangan

Soal cerita pengurangan adalah soal matematika yang disajikan melalui cerita sederhana.


Untuk menyelesaikannya, kita dapat mengikuti langkah berikut:


Membaca cerita dengan teliti.


Menentukan jumlah benda semula.


Menentukan jumlah benda yang diambil atau diberikan.


Menuliskan kalimat matematika.


Menghitung hasil pengurangan.


Menuliskan jawaban sesuai pertanyaan.


Contoh:


Siti memiliki 9 pensil warna.


Siti memberikan 4 pensil warna kepada adiknya.


Berapa pensil warna yang tersisa?


Diketahui:


Pensil warna semula = 9.


Pensil warna yang diberikan = 4.


Kalimat matematika:


9 − 4 = 5


Jadi, pensil warna Siti tersisa 5 buah.

🌷 KEGIATAN PEMBELAJARAN

Yuk simak video pembelajaran dibawah ini:

Cilik” 🌷

Guru membacakan cerita matematika yang berhubungan dengan lingkungan dan kehidupan sehari-hari.


Cerita 1: Buah dari Ibu


Ibu memiliki 7 buah jeruk.


Sebanyak 2 buah jeruk diberikan kepada tetangga.


Berapa jeruk yang tersisa?


Kalimat matematika: 7 − 2 = 5


Cerita 2: Bunga di Taman


Ada 8 bunga dalam gambar taman.


Sebanyak 3 bunga diberi tanda silang.


Berapa bunga yang tidak diberi tanda silang?


Kalimat matematika: 8 − 3 = 5

7 → ... → ...


Jawaban: ....


2. 10 − 3 = ....


Cara menghitung mundur:


10 → ... → ... → ...


Jawaban: ....


3. 6 − 4 = ....


Cara menghitung mundur:


6 → ... → ... → ... → ...


Jawaban: ....


πŸ’— PENUTUP

Alhamdulillah, anak-anak hebat, hari ini kita sudah belajar mengenal simbol pengurangan (−) dan menghitung mundur. πŸ’—


Kita belajar bahwa pengurangan berarti mengurangi atau mengambil sebagian dari jumlah benda yang tersedia.


Kita juga belajar menggunakan benda konkret, gambar, dan garis bilangan untuk menemukan hasil pengurangan.


Ingat ya, sholeh dan sholehah:


🌷 Aku mengenal simbol pengurangan (−).


🌷 Aku dapat menghitung mundur dengan urut.


🌷 Aku mengerjakan soal dengan teliti.


🌷 Aku bersyukur atas rezeki dari Allah Swt.


🌷 Aku belajar berbagi dengan sesama.


🌷 Aku menaati aturan ketika belajar.


🌷 Aku menjaga ciptaan Allah Swt.


Semoga kita menjadi anak yang cerdas, teliti, tertib, dan selalu bersyukur kepada Allah Swt.

Alhamdulillahirabbil'alamin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rabu, 21 Oktober 2026 PAK

  KELAS 1C SD AL AZHAR 2 BANDAR  LAMPUNG πŸ“Œ IDENTITAS Nama Guru: Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih,, S. Pd.  Hari/Tanggal: Rabu, 21 ...