KELAS 1C SD AL AZHAR 2
BANDAR LAMPUNG
π IDENTITAS
Nama Guru : Hesti Windari, S.Pd. dan Silva Ayuningsih, S. Pd.
Hari/Tanggal: Rabu, 21 Oktober 2026
Fase/Kelas: A / 1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila
Materi: Membiasakan mematuhi aturan di lingkungan rumah
Pertemuan Ke: 8 (2 JP)
π CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengenal aturan yang berlaku di lingkungan keluarga, memahami pentingnya mematuhi aturan di rumah, serta menunjukkan perilaku disiplin dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik dapat membiasakan diri mematuhi aturan di rumah melalui tindakan sederhana, seperti merapikan mainan, menjaga kebersihan, membantu orang tua, dan melaksanakan kegiatan sesuai aturan keluarga.
π TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat mengenali berbagai aturan di lingkungan rumah, menjelaskan manfaat mematuhi aturan, membedakan perilaku yang mematuhi dan melanggar aturan, menceritakan pengalaman mematuhi aturan di rumah, serta membiasakan perilaku disiplin, tanggung jawab, dan saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.
π· Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik belajar menyadari bahwa aturan di rumah dibuat untuk menjaga ketertiban, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan seluruh anggota keluarga.
Peserta didik mengamati:
✏️ Aturan yang berlaku di rumah.
✏️ Kegiatan yang harus dilakukan sesuai aturan keluarga.
✏️ Perilaku yang menunjukkan kepatuhan terhadap aturan.
✏️ Perilaku yang termasuk pelanggaran aturan.
✏️ Akibat yang dapat terjadi jika aturan tidak dipatuhi.
Contoh:
Setelah bermain, Rani merapikan mainannya ke dalam kotak.
π§Έ Mainan tidak berserakan.
π Rumah menjadi lebih rapi.
π Rani menunjukkan sikap disiplin dan tanggung jawab.
Peserta didik menyadari bahwa mematuhi aturan merupakan kebiasaan baik yang perlu dilakukan setiap hari, bukan hanya ketika diingatkan oleh orang tua.
π· Meaningful (Bermakna)
Peserta didik memahami bahwa aturan di rumah berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari.
Peserta didik menghubungkan pembelajaran dengan kegiatan seperti:
Bangun tidur tepat waktu.
Merapikan tempat tidur.
Berpamitan kepada orang tua ketika akan pergi.
Meletakkan sepatu pada tempatnya.
Mencuci tangan sebelum makan.
Berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan.
Membantu menjaga kebersihan rumah.
Belajar sesuai jadwal.
Menyimpan mainan setelah digunakan.
Menghormati dan mendengarkan nasihat orang tua.
Contoh:
Dina memiliki kebiasaan bermain setelah pulang sekolah.
Sebelum bermain, Dina menyimpan tas dan sepatu pada tempatnya. Setelah selesai bermain, Dina merapikan mainannya.
Dina merasa senang karena rumah menjadi rapi dan orang tua tidak perlu mengingatkannya berkali-kali.
Melalui kegiatan ini, peserta didik memahami bahwa mematuhi aturan dapat menciptakan suasana rumah yang nyaman, tertib, dan menyenangkan.
π· Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik belajar membiasakan diri mematuhi aturan melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:
Bermain “Detektif Aturan di Rumah”.
Mengamati gambar perilaku baik dan tidak baik.
Bermain “Boleh atau Tidak Boleh?”.
Mengelompokkan kartu perilaku sesuai aturan.
Bermain peran menjadi anggota keluarga yang disiplin.
Bermain “Pilih Sikap yang Tepat”.
Menceritakan pengalaman mematuhi aturan.
Membuat daftar kebiasaan baik di rumah.
Bermain “Bintang Anak Tertib”.
sesuai aturan.
Bermain peran menjadi anggota keluarga yang disiplin.
Bermain “Pilih Sikap yang Tepat”.
Menceritakan pengalaman mematuhi aturan.
Membuat daftar kebiasaan baik di rumah.
Bermain “Bintang Anak Tertib”.
Mengerjakan LKPD bergambar.
Mengamati gambar perilaku baik dan tidak baik.
Bermain “Boleh atau Tidak Boleh?”.
Mengelompokkan kartu perilaku sesuai aturan.
Bermain peran menjadi anggota keluarga yang disiplin.
Bermain “Pilih Sikap yang Tepat”.
Menceritakan pengalaman mematuhi aturan.
Membuat daftar kebiasaan baik di rumah.
Bermain “Bintang Anak Tertib”.
Mengerjakan LKPD bergambar.
π ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Mengenal pengertian aturan di lingkungan rumah.
Menyebutkan contoh aturan yang berlaku di rumah.
Menjelaskan tujuan dibuatnya aturan dalam keluarga.
Mengenali perilaku yang menunjukkan kepatuhan terhadap aturan.
Membedakan perilaku mematuhi dan melanggar aturan.
Menjelaskan akibat sederhana dari melanggar aturan.
Menjelaskan manfaat mematuhi aturan di rumah.
Menceritakan pengalaman mematuhi aturan dalam keluarga.
Menunjukkan perilaku disiplin dan tanggung jawab di rumah.
Membiasakan diri melaksanakan aturan tanpa harus selalu diingatkan.
Menghormati orang tua dan anggota keluarga lainnya.
Membiasakan perilaku tertib, peduli, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
π MODEL/METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran:
Problem Based Learning (PBL) atau pembelajaran berbasis masalah sederhana melalui situasi yang dekat dengan kehidupan keluarga.
Metode Pembelajaran:
Tanya jawab.
Mengamati gambar.
Penugasan.
Refleksi pembelajaran.
π· Sila ke-4 — Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Mendengarkan pendapat anggota keluarga dan bermusyawarah ketika menentukan aturan bersama.
π· Sila ke-5 — Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Melaksanakan tugas rumah sesuai kemampuan dan membagi tanggung jawab secara adil.
Melalui pembelajaran ini, peserta didik memahami bahwa mematuhi aturan bukan hanya tentang mengikuti perintah, tetapi juga tentang menghormati orang lain dan menciptakan kehidupan keluarga yang harmonis.
π KETERKAITAN ASMAUL HUSNA
π· 1. Al-Malik — Maha Merajai
Allah Swt. adalah Al-Malik, yaitu Maha Merajai seluruh alam semesta.
Sebagai peserta didik, kita belajar hidup dengan tertib, menghargai aturan, dan melaksanakan tanggung jawab.
Aturan di rumah membantu setiap anggota keluarga mengetahui hal yang boleh dilakukan dan hal yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab.
Contoh:
Ibu membuat kesepakatan bahwa setelah bermain, semua mainan harus dirapikan.
Siti melaksanakan kesepakatan tersebut dengan memasukkan mainan ke dalam kotak.
Siti belajar menjadi anak yang tertib dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, peserta didik memahami pentingnya aturan dalam menciptakan kehidupan keluarga yang teratur.
π· 2. Ar-Razzaq — Maha Pemberi Rezeki
Allah Swt. adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki.
Allah memberikan berbagai rezeki kepada makhluk-Nya, termasuk makanan, pakaian, tempat tinggal, dan keluarga yang menyayangi kita.
Kita dapat menunjukkan rasa syukur atas nikmat tersebut dengan menjaga rumah dan membantu keluarga sesuai kemampuan.
Contoh:
Setelah makan, Rani meletakkan piring kotor di tempat yang telah disediakan dan membantu merapikan meja makan sesuai arahan orang tua.
Rani belajar menghargai makanan dan menjaga kebersihan rumah.
Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar bersyukur atas rezeki Allah serta menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab di rumah.
π· 3. Al-Khaliq — Maha Pencipta
Allah Swt. adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.
Allah menciptakan manusia dan alam semesta. Kita perlu bersyukur atas kehidupan yang diberikan-Nya serta menjaga lingkungan tempat kita tinggal.
Rumah yang bersih dan terawat membuat anggota keluarga merasa nyaman.
Contoh:
Dina melihat sampah kertas di lantai rumah.
Dina mengambil sampah tersebut dan membuangnya ke tempat sampah.
Dina juga membiasakan diri menjaga kebersihan setelah melakukan kegiatan.
Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar menjaga lingkungan rumah sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab.
Alhamdulillah. π€²π
π MATERI PEMBELAJARAN
Yuk simak video pembelajaran berikut:
π 1. Mengenal Aturan di Rumah
Aturan adalah ketentuan yang perlu dipatuhi agar kehidupan berjalan dengan tertib dan teratur.
Aturan di rumah merupakan kesepakatan atau ketentuan yang berlaku bagi anggota keluarga.
Aturan dibuat untuk menjaga ketertiban, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan bersama.
Contoh aturan di rumah:
π‘ Merapikan tempat tidur setelah bangun.
π‘ Menyimpan sepatu pada tempatnya.
π‘ Merapikan mainan setelah digunakan.
π‘ Mencuci tangan sebelum makan.
π‘ Berbicara dengan sopan kepada anggota keluarga.
π‘ Belajar sesuai jadwal yang disepakati.
π‘ Meminta izin ketika akan pergi.
π‘ Membantu menjaga kebersihan rumah.
Setiap keluarga dapat memiliki aturan yang berbeda sesuai kebutuhan dan kesepakatan keluarga.
π 2. Tujuan Mematuhi Aturan di Rumah
Aturan dibuat bukan untuk menyulitkan kita, melainkan membantu anggota keluarga hidup dengan tertib.
Manfaat mematuhi aturan di rumah:
Rumah menjadi lebih rapi.
Lingkungan rumah menjadi bersih.
Kegiatan sehari-hari berjalan tertib.
Anggota keluarga merasa nyaman.
Kita belajar menjadi anak yang disiplin.
Kita belajar bertanggung jawab.
Hubungan antaranggota keluarga menjadi lebih harmonis.
Contoh:
Jika semua anggota keluarga meletakkan barang pada tempatnya, rumah akan lebih rapi dan barang lebih mudah ditemukan.
Oleh karena itu, kita perlu membiasakan diri mematuhi aturan di rumah.
π 3. Contoh Perilaku Mematuhi Aturan di Rumah
Perilaku mematuhi aturan adalah tindakan yang sesuai dengan ketentuan atau kesepakatan keluarga.
Contoh perilaku yang baik:
π· Bangun tidur sesuai jadwal.
π· Merapikan tempat tidur.
π· Mencuci tangan sebelum makan.
π· Meminta izin sebelum pergi.
π· Menyimpan mainan setelah bermain.
π· Membantu orang tua sesuai kemampuan.
π· Menggunakan kata-kata yang sopan.
π· Melaksanakan tugas yang sudah disepakati.
Perilaku tersebut perlu dilakukan secara rutin agar menjadi kebiasaan baik.
π 4. Contoh Perilaku Melanggar Aturan di Rumah
Perilaku melanggar aturan adalah tindakan yang tidak sesuai dengan ketentuan atau kesepakatan yang berlaku di rumah.
Contohnya:
Membiarkan mainan berserakan setelah bermain.
Tidak meletakkan sepatu pada tempatnya.
Pergi tanpa meminta izin kepada orang tua.
Mengabaikan tugas yang sudah disepakati.
Berbicara kasar kepada anggota keluarga.
Tidak menjaga kebersihan setelah melakukan kegiatan.
Jika melakukan kesalahan, kita perlu mengakui kesalahan, memperbaikinya, dan berusaha tidak mengulanginya.
Ingat!
Kita semua sedang belajar. Jika belum terbiasa mematuhi aturan, kita dapat berlatih sedikit demi sedikit dengan bimbingan orang tua.
bermain. Perilaku itu baik karena membuat rumah tetap rapi.”
Tujuan: Peserta didik mampu mengenali perilaku yang menunjukkan kepatuhan terhadap aturan di rumah.
π Kegiatan 2 — “Boleh atau Tidak Boleh?” π‘
Guru membacakan beberapa situasi sederhana.
Peserta didik menyebutkan apakah perilaku tersebut sesuai dengan aturan di rumah dan memberikan alasan singkat.
Contoh situasi:
Rani merapikan tempat tidur setelah bangun.
Budi membiarkan mainannya berserakan.
Siti meminta izin kepada Ibu sebelum pergi.
Andi membuang sampah sembarangan di rumah.
Dina membantu merapikan meja setelah makan.
Peserta didik menjawab dengan kalimat:
“Perilaku tersebut sesuai dengan aturan karena ....”
atau
“Perilaku tersebut tidak sesuai dengan aturan karena ....”
Tujuan: Peserta didik dapat membedakan perilaku yang mematuhi dan melanggar aturan.
π Kegiatan 3 — “Ayo Bermain Peran!” π
Guru mengajak peserta didik memeragakan situasi sederhana yang berkaitan dengan aturan di rumah.
Situasi 1: Selesai Bermain
Seorang peserta didik berpura-pura bermain mainan, kemudian merapikannya setelah selesai.
Situasi 2: Akan Pergi
Seorang peserta didik berpura-pura akan pergi bermain, kemudian meminta izin kepada orang tua.
Situasi 3: Membantu Keluarga
Seorang peserta didik berpura-pura membantu merapikan meja setelah makan.
Setelah bermain peran, guru bertanya:
Aturan apa yang sudah dilakukan?
Mengapa aturan tersebut perlu dipatuhi?
Apa yang akan terjadi jika aturan diabaikan?
Tujuan: Peserta didik dapat mempraktikkan perilaku mematuhi aturan melalui kegiatan sederhana dan menyenangkan.
π Kegiatan 4 — “Bintang Anak Tertib” ⭐
Guru mengajak peserta didik mengenali kebiasaan baik yang dapat dilakukan di rumah.
Peserta didik memilih kebiasaan yang akan mereka latih.
Contoh daftar kebiasaan:
☐ Saya merapikan tempat tidur.
☐ Saya meletakkan sepatu pada tempatnya.
☐ Saya merapikan mainan setelah bermain.
☐ Saya mencuci tangan sebelum makan.
☐ Saya berbicara dengan sopan kepada keluarga.
☐ Saya membantu menjaga kebersihan rumah.
Peserta didik memilih kebiasaan yang sesuai dengan aturan keluarganya dan menceritakan satu kebiasaan yang sudah dilakukan secara rutin.
Guru menjelaskan bahwa bintang merupakan simbol semangat untuk membiasakan perilaku baik, bukan untuk membandingkan peserta didik satu dengan lainnya.
Jawaban: __________________________________
4. Apa yang kamu lakukan setelah selesai bermain?
Jawaban: __________________________________
5. Bagaimana perasaanmu ketika dapat membantu keluarga dan mematuhi aturan?
Jawaban: __________________________________
π PENUTUP
Alhamdulillah, anak-anak hebat, hari ini kita sudah belajar mengenal dan membiasakan diri mematuhi aturan di lingkungan rumah. π
Kita belajar bahwa aturan membantu kehidupan keluarga menjadi tertib, bersih, aman, dan nyaman.
Kita juga belajar membedakan perilaku yang sesuai dengan aturan, memahami manfaat mematuhi aturan, serta membiasakan diri menjadi anak yang disiplin dan bertanggung jawab.
Ingat ya, sholeh dan sholehah:
π· Aku mematuhi aturan di rumah.
π· Aku merapikan barang setelah digunakan.
π· Aku meminta izin kepada orang tua sebelum pergi.
π· Aku membantu menjaga kebersihan rumah.
π· Aku berbicara dengan sopan kepada keluarga.
π· Aku bertanggung jawab atas tugas yang diberikan.
π· Aku bersyukur atas nikmat dan rezeki dari Allah Swt.
Semoga kita menjadi anak yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan selalu menghormati orang tua serta anggota keluarga.
Alhamdulillahirabbil'alamin.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. π·

Tidak ada komentar:
Posting Komentar