KELAS 1C SD AL AZHAR 2
BANDAR LAMPUNG
π CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu menyimak dan memahami percakapan sederhana tentang kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik dapat mengenali tokoh yang berbicara, memahami isi percakapan, menemukan informasi penting, serta menjawab pertanyaan berdasarkan percakapan yang didengar atau dibaca. Peserta didik juga mampu menggunakan kalimat sederhana dan santun ketika berbicara tentang kesehatan.
π TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat:
Mengenal pengertian percakapan tentang kesehatan.
Menyimak percakapan sederhana dengan baik.
Menentukan tokoh yang berbicara dalam percakapan.
Menemukan informasi penting tentang kesehatan.
Menjawab pertanyaan berdasarkan isi percakapan.
Mempraktikkan percakapan sederhana dengan bahasa yang santun.
Membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat.
π· 1. Mindful (Berkesadaran)
Sholeh dan sholehah, kesehatan sangat penting bagi tubuh kita. Agar tubuh tetap sehat, kita perlu menjaga kebersihan, makan makanan bergizi, berolahraga, dan beristirahat dengan cukup.
Kita juga perlu belajar berbicara dan mendengarkan ketika membicarakan kesehatan.
Sebelum belajar, mari kita perhatikan beberapa pertanyaan berikut.
✏️ Apakah kamu mandi setiap hari?
✏️ Apakah kamu mencuci tangan sebelum makan?
✏️ Apa yang kamu lakukan ketika merasa sakit?
✏️ Kepada siapa kamu meminta bantuan ketika badan terasa tidak sehat?
Yuk, perhatikan gambar berikut!
Kegiatan tersebut mengajarkan kita untuk menjaga kesehatan dan menyampaikan keadaan tubuh kepada orang yang dapat membantu kita.
Ketika merasa tidak sehat, kita dapat berbicara kepada orang tua atau guru dengan sopan dan jelas.
Contohnya:
“Bu, badan saya terasa kurang sehat.”
“Bu Guru, saya ingin meminta izin untuk beristirahat.”
Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar menyimak, berbicara, dan memahami percakapan sederhana tentang kesehatan.
π· 2. Meaningful (Bermakna)
Percakapan tentang kesehatan dapat kita temukan di rumah, di sekolah, atau ketika berkunjung ke dokter.
Dalam percakapan, biasanya ada dua orang atau lebih yang saling berbicara.
Kita perlu mendengarkan perkataan lawan bicara agar dapat memahami isi percakapan.
Yuk, simak contoh berikut!
Percakapan 1: Menjaga Kesehatan di Rumah
Ibu: “Siti, apakah kamu sudah mencuci tangan?”
Siti: “Belum, Bu. Saya akan mencuci tangan sebelum makan.”
Ibu: “Bagus, Siti. Jangan lupa menggunakan sabun.”
Siti: “Baik, Bu. Terima kasih sudah mengingatkan.”
Ayo, pahami percakapannya!
Siapa yang berbicara? Ibu dan Siti.
Apa yang diingatkan ibu? Mencuci tangan.
Kapan Siti mencuci tangan? Sebelum makan.
Percakapan 2: Berbicara kepada Guru
Guru: “Rani, mengapa kamu terlihat kurang bersemangat?”
Rani: “Bu Guru, badan saya terasa kurang sehat.”
Guru: “Baik, Rani. Mari kita beri tahu orang tua agar kamu mendapat bantuan.”
Rani: “Baik, Bu Guru. Terima kasih.”
Ayo, pahami percakapannya!
Siapa yang berbicara? Guru dan Rani.
Bagaimana keadaan Rani? Badannya terasa kurang sehat.
Apa yang dilakukan guru? Membantu Rani menghubungi orang tuanya.
Melalui kedua percakapan tersebut, kita belajar menyampaikan keadaan tubuh dengan jujur, mendengarkan orang lain, dan berbicara menggunakan kata-kata yang santun.
π 3. Mengenal Pengertian Percakapan tentang Kesehatan
Percakapan adalah kegiatan berbicara antara dua orang atau lebih secara bergantian.
Percakapan tentang kesehatan adalah percakapan yang membahas keadaan tubuh, kebersihan, makanan sehat, atau cara menjaga kesehatan.
Dalam percakapan, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan.
✏️ Tokoh yang berbicara: orang yang terlibat dalam percakapan.
✏️ Isi percakapan: hal yang sedang dibicarakan.
✏️ Informasi penting: informasi yang perlu kita pahami dari percakapan.
✏️ Bahasa yang santun: kata-kata yang baik ketika berbicara.
Contoh kalimat tentang kesehatan:
“Aku sudah mandi pagi.”
“Jangan lupa mencuci tangan sebelum makan.”
“Aku akan makan sayur dan buah.”
“Bu, badan saya terasa kurang sehat.”
“Terima kasih sudah membantu saya.”
Anak-anak, ketika berbicara, gunakan suara yang jelas dan kata-kata yang sopan. Ketika orang lain berbicara, dengarkan dengan baik.
π 4. Mengenal Kata Tanya dalam Percakapan
Kata tanya membantu kita memahami isi percakapan.
Kata Tanya | Kegunaan |
|---|---|
Siapa? | Menanyakan orang yang berbicara. |
Apa? | Menanyakan sesuatu yang dibicarakan. |
Di mana? | Menanyakan tempat. |
Kapan? | Menanyakan waktu. |
Mengapa? | Menanyakan alasan. |
Bagaimana? | Menanyakan keadaan atau cara. |
Contoh percakapan:
Beni: “Bu, kapan kita harus mencuci tangan?”
Guru: “Kita mencuci tangan sebelum makan dan setelah menggunakan toilet.”
Beni: “Mengapa kita harus mencuci tangan?”
Guru: “Agar tangan bersih dan membantu mengurangi penyebaran kuman.”
Ayo, jawab pertanyaan berikut!
Siapa yang bertanya kepada guru? Beni.
Apa yang ditanyakan Beni? Waktu mencuci tangan.
Kapan kita perlu mencuci tangan? Sebelum makan dan setelah menggunakan toilet.
Mengapa kita harus mencuci tangan? Agar tangan bersih dan membantu mengurangi penyebaran kuman.
Melalui percakapan tersebut, kita belajar menemukan informasi penting dengan menggunakan kata tanya.
π 5. Cara Memahami Percakapan tentang Kesehatan
Agar mudah memahami percakapan, ikuti langkah-langkah berikut.
Langkah 1: Dengarkan percakapan.
Perhatikan perkataan setiap tokoh dengan baik.
Langkah 2: Kenali tokohnya.
Cari tahu siapa saja yang berbicara.
Langkah 3: Pahami isi percakapan.
Perhatikan apa yang sedang dibicarakan.
Langkah 4: Temukan informasi penting.
Ingat hal-hal penting yang disampaikan oleh setiap tokoh.
Langkah 5: Jawab pertanyaan.
Jawablah sesuai dengan isi percakapan.
Contoh:
Ibu: “Dina, apakah kamu sudah sarapan?”
Dina: “Sudah, Bu. Saya makan nasi dan telur.”
Ibu: “Bagus. Jangan lupa makan buah juga, ya.”
Dina: “Baik, Bu.”
Pertanyaan:
Siapa yang berbicara? Ibu dan Dina.
Apa yang dimakan Dina? Nasi dan telur.
Apa yang diingatkan ibu? Makan buah juga.
Jadi, percakapan tersebut membahas sarapan dan makanan sehat.
π 6. Berbicara dengan Santun tentang Kesehatan
Ketika berbicara tentang kesehatan, kita perlu menggunakan kata-kata yang sopan dan jelas.
Meminta bantuan
“Bu, bolehkah saya minta air putih?”
Kalimat ini digunakan ketika kita membutuhkan bantuan.
Menyampaikan keadaan tubuh
“Bu Guru, badan saya terasa kurang sehat.”
Kalimat ini membantu guru memahami keadaan kita.
Mengucapkan terima kasih
“Terima kasih, Bu, sudah membantu saya.”
Kalimat ini menunjukkan sikap menghargai orang lain.
Ingat, ya, sholeh dan sholehah!
π· Dengarkan ketika orang lain berbicara.
π· Jangan memotong pembicaraan.
π· Gunakan kata-kata yang sopan.
π· Sampaikan keadaan tubuh dengan jujur.
π· Mintalah bantuan orang tua atau guru ketika merasa tidak sehat.
π 7. Keterkaitan dengan Kebesaran Allah Swt.
Sholeh dan sholehah, Allah Swt. menciptakan tubuh manusia dengan berbagai bagian yang memiliki fungsi masing-masing.
Kita dapat melihat, mendengar, berbicara, berjalan, dan melakukan banyak kegiatan dengan tubuh kita.
Oleh karena itu, kita perlu bersyukur dan menjaga kesehatan sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat Allah Swt.
Melalui pembelajaran percakapan tentang kesehatan, kita belajar:
π· Mengucapkan syukur atas nikmat kesehatan.
π· Menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan.
π· Menyampaikan keadaan tubuh dengan jujur.
π· Mendengarkan nasihat yang baik.
π· Menghormati orang tua, guru, dan teman.
π· Membantu orang lain yang membutuhkan bantuan.
Mari kita menjaga kesehatan dan menggunakan kemampuan berbicara untuk menyampaikan hal-hal yang baik.
Alhamdulillah. π€²π
π 8. Keterkaitan dengan Asmaul Husna
π· 1. As-Sami' — Maha Mendengar
Allah Swt. adalah As-Sami', yaitu Maha Mendengar.
Dalam pembelajaran, kita dapat membiasakan diri mendengarkan percakapan dengan saksama.
Contoh:
Ibu: “Jangan lupa mencuci tangan sebelum makan, ya.”
Aisyah: “Baik, Bu. Saya akan mencuci tangan terlebih dahulu.”
Melalui percakapan ini, peserta didik belajar mendengarkan nasihat, memahami pesan, dan menjawab dengan sopan.
π· 2. Ar-Rahman — Maha Pengasih
Allah Swt. adalah Ar-Rahman, yaitu Maha Pengasih.
Kita dapat menunjukkan kasih sayang dengan membantu dan memperhatikan orang lain yang sedang merasa kurang sehat.
Contoh:
Rina: “Siti, mengapa kamu duduk saja?”
Siti: “Aku merasa kurang sehat.”
Rina: “Mari, aku bantu memanggil Bu Guru.”
Siti: “Terima kasih, Rina.”
Melalui percakapan ini, peserta didik belajar peduli, menolong teman, dan menggunakan kata-kata yang santun.
π· 3. Al-Hafizh — Maha Memelihara
Allah Swt. adalah Al-Hafizh, yaitu Maha Memelihara.
Kita dapat belajar menjaga diri dengan membiasakan hidup bersih dan sehat.
Contoh:
Ayah: “Apa yang harus kita lakukan sebelum makan?”
Faris: “Kita harus mencuci tangan dengan sabun, Yah.”
Ayah: “Bagus, Faris!”
Melalui percakapan ini, peserta didik belajar memahami kebiasaan sehat dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
π· 9. Kegiatan Pembelajaran
Yuk, simak percakapan berikut! Bacalah bersama guru atau bersama temanmu.
Percakapan 1: Rajin Menggosok Gigi
Ibu: “Faris, apakah kamu sudah menggosok gigi?”
Faris: “Sudah, Bu. Saya menggosok gigi setelah sarapan.”
Ibu: “Bagus. Jangan lupa menggosok gigi sebelum tidur.”
Faris: “Baik, Bu.”
Pertanyaan:
Siapa yang berbicara?
Kapan Faris menggosok gigi?
Apa pesan ibu kepada Faris?
Jawaban: Faris menggosok gigi setelah sarapan. Ibu mengingatkan Faris untuk menggosok gigi sebelum tidur.
Percakapan 2: Membawa Bekal Sehat
Guru: “Apa bekal yang kamu bawa hari ini, Hasan?”
Hasan: “Saya membawa nasi, telur, dan buah, Bu Guru.”
Guru: “Wah, bekal yang beragam. Jangan lupa minum air putih, ya.”
Hasan: “Baik, Bu Guru.”
Pertanyaan:
Siapa yang bertanya kepada Hasan?
Apa bekal yang dibawa Hasan?
Apa pesan guru kepada Hasan?
Jawaban: Guru bertanya kepada Hasan. Hasan membawa nasi, telur, dan buah. Guru mengingatkan Hasan untuk minum air putih.
π Latihan Mandiri
Bacalah soal berikut dan pilihlah jawaban yang tepat!
1. Siapa yang berbicara dalam percakapan berikut? Ibu: “Jangan lupa mandi pagi.” Ani: “Baik, Bu.”
2. Beni berkata, “Bu Guru, perut saya terasa sakit.” Apa yang disampaikan Beni?
3. Kapan kita sebaiknya mencuci tangan?
4. Ibu berkata, “Jangan lupa minum air putih.” Apa pesan ibu?
5. Ketika teman menceritakan keadaannya, kita sebaiknya ....
π· Ayo, Praktikkan Percakapan!
Berpasanganlah dengan temanmu. Pilih salah satu peran, lalu bacakan percakapan berikut dengan suara yang jelas dan santun.
Tema: Menjaga Kebersihan
Ani dan Budi
Ani: “Budi, apakah kamu sudah mencuci tangan?”
Budi: “Sudah, Ani. Aku mencuci tangan dengan sabun.”
Ani: “Bagus! Kita harus menjaga kebersihan.”
Budi: “Betul. Agar tubuh tetap sehat.”
Setelah membaca, jawablah pertanyaan berikut secara lisan.
Siapa saja yang berbicara?
Apa yang dilakukan Budi?
Apa yang harus kita jaga agar tubuh tetap sehat?
π PENUTUP
Alhamdulillah, anak-anak hebat! Hari ini kita sudah belajar mengenal percakapan tentang kesehatan. π
Kita belajar menyimak percakapan, mengenali tokoh yang berbicara, memahami isi percakapan, menemukan informasi penting, dan menjawab pertanyaan dengan tepat.
Kita juga belajar menjaga kesehatan dan berbicara dengan santun.
Ingat ya, sholeh dan sholehah:
π· Aku mendengarkan percakapan dengan baik.
π· Aku memahami isi percakapan.
π· Aku dapat menjawab pertanyaan sesuai percakapan.
π· Aku berbicara dengan sopan dan jelas.
π· Aku menyampaikan keadaan tubuh dengan jujur.
π· Aku menjaga kebersihan dan kesehatan.
π· Aku peduli kepada orang lain.
π· Aku bersyukur kepada Allah Swt. atas nikmat kesehatan.
Semoga kita menjadi anak yang sehat, santun, peduli, dan rajin belajar.
Alhamdulillahirabbil'alamin.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. π·

Tidak ada komentar:
Posting Komentar