KELAS 1C SD AL AZHAR 2
BANDAR LAMPUNG
๐ CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengenal aturan yang berlaku di lingkungan keluarga, memahami pentingnya mematuhi aturan, serta menunjukkan perilaku tertib dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik dapat membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan aturan di rumah serta membiasakan sikap saling menghormati dan menyayangi anggota keluarga.
๐ TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat:
Mengenal pengertian aturan di lingkungan keluarga.
Menyebutkan contoh aturan yang berlaku di rumah.
Membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan aturan keluarga.
Menjelaskan manfaat mematuhi aturan di rumah.
Menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan menghormati anggota keluarga.
Membiasakan perilaku baik sesuai nilai-nilai Pancasila dan ajaran Islam.
๐ท 1. Mindful (Berkesadaran)
Sholeh dan sholehah, setiap keluarga memiliki aturan yang perlu kita patuhi.
Aturan dibuat agar kegiatan di rumah berjalan dengan tertib, aman, dan nyaman.
Sebelum belajar, mari kita ingat kegiatan yang biasa kita lakukan di rumah.
✏️ Apakah kita merapikan tempat tidur setelah bangun?
✏️ Apakah kita berpamitan kepada orang tua ketika akan pergi?
✏️ Apakah kita membantu merapikan mainan setelah bermain?
✏️ Apakah kita berbicara dengan sopan kepada anggota keluarga?
Yuk, perhatikan Video dan gambar berikut!
Gambar tersebut menunjukkan contoh perilaku baik di rumah, yaitu:
Merapikan tempat tidur setelah bangun.
Menghormati dan berpamitan kepada orang tua.
Merapikan mainan setelah selesai bermain.
Anak-anak, kegiatan tersebut merupakan contoh mematuhi aturan di lingkungan keluarga.
Dengan mematuhi aturan, rumah menjadi lebih tertib dan anggota keluarga merasa nyaman.
๐ท 2. Meaningful (Bermakna)
Aturan keluarga sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari.
Kita dapat menerapkan aturan ketika bangun tidur, belajar, bermain, makan, dan beristirahat.
Berikut contoh aturan di lingkungan keluarga.
1. Merapikan Tempat Tidur
Setelah bangun tidur, kita merapikan tempat tidur sendiri.
Manfaat: kamar menjadi rapi dan bersih.
2. Belajar Sesuai Jadwal
Kita belajar pada waktu yang telah disepakati bersama keluarga.
Manfaat: kegiatan belajar menjadi teratur.
3. Membantu Orang Tua
Kita membantu pekerjaan ringan, seperti merapikan meja makan.
Manfaat: pekerjaan keluarga terasa lebih ringan.
4. Merapikan Mainan
Kita mengembalikan mainan ke tempatnya setelah digunakan.
Manfaat: rumah menjadi rapi dan mainan mudah ditemukan.
5. Berbicara dengan Sopan
Kita berbicara dengan santun dan mendengarkan ketika orang tua berbicara.
Manfaat: hubungan keluarga menjadi harmonis.
Melalui kegiatan tersebut, kita belajar bahwa aturan keluarga membantu kita menjadi anak yang disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.
๐ 3. Mengenal Pengertian Aturan Keluarga
Aturan keluarga adalah ketentuan atau kesepakatan yang dibuat untuk dipatuhi oleh anggota keluarga di rumah.
Aturan membantu setiap anggota keluarga mengetahui hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Contoh aturan keluarga:
๐ท Bangun tidur tepat waktu.
๐ท Berdoa sebelum melakukan kegiatan.
๐ท Meminta izin kepada orang tua ketika akan pergi.
๐ท Mengucapkan salam ketika masuk rumah.
๐ท Merapikan mainan setelah digunakan.
๐ท Membantu orang tua sesuai kemampuan.
๐ท Menghormati kakak dan menyayangi adik.
๐ท Menjaga kebersihan rumah.
Anak-anak, aturan keluarga sebaiknya dipahami dan disepakati bersama. Aturan juga perlu diterapkan dengan cara yang baik, aman, dan sesuai usia anak.
๐ 4. Membedakan Perilaku yang Sesuai dan Tidak Sesuai dengan Aturan
Sholeh dan sholehah, ketika berada di rumah, kita perlu memilih perilaku yang baik.
Mari perhatikan contoh berikut!
✓ Sesuai Aturan
Anak merapikan mainan setelah bermain.
Alasannya: Anak menjaga kerapian rumah dan bertanggung jawab atas mainannya.
✗ Tidak Sesuai Aturan
Anak membiarkan mainan berserakan.
Alasannya: Rumah menjadi berantakan dan orang lain dapat tersandung.
✓ Sesuai Aturan
Anak meminta izin kepada orang tua sebelum pergi.
Alasannya: Anak bersikap sopan dan menjaga keselamatan.
✗ Tidak Sesuai Aturan
Anak pergi tanpa memberi tahu orang tua.
Alasannya: Orang tua tidak mengetahui keberadaan anak sehingga keselamatannya sulit dipastikan.
Ingat, ya!
Perilaku yang sesuai aturan perlu kita biasakan. Jika melakukan kesalahan, kita belajar memperbaikinya dan berusaha melakukan hal yang lebih baik.
๐ 5. Manfaat Mematuhi Aturan Keluarga
Apa manfaat mematuhi aturan di rumah?
Rumah menjadi tertib dan rapi.
Barang-barang tersimpan di tempatnya.
Keluarga hidup dengan nyaman.
Anggota keluarga saling menghormati.
Anak menjadi mandiri.
Anak belajar melakukan tugas sesuai kemampuannya.
Keselamatan lebih terjaga.
Anak membiasakan diri meminta izin dan mengikuti kesepakatan keluarga.
Dengan mematuhi aturan, kita belajar menjadi anggota keluarga yang baik dan bertanggung jawab.
๐ 6. Keterkaitan dengan Kebesaran Allah Swt.
Sholeh dan sholehah, Allah Swt. menciptakan manusia agar dapat hidup bersama, saling menyayangi, dan saling membantu.
Keluarga merupakan tempat pertama bagi anak untuk belajar berbuat baik, menghormati orang tua, menyayangi saudara, dan membiasakan perilaku terpuji.
Melalui aturan keluarga, kita belajar:
๐ท Bersyukur karena memiliki keluarga.
๐ท Menghormati dan menyayangi orang tua.
๐ท Membantu anggota keluarga sesuai kemampuan.
๐ท Menjaga kebersihan dan kerapian rumah.
๐ท Bertanggung jawab terhadap tugas sendiri.
๐ท Menjaga keselamatan diri dan anggota keluarga.
Mari kita menjadi anak yang taat pada aturan yang baik, menghormati orang tua, serta menyayangi seluruh anggota keluarga.
Alhamdulillah. ๐คฒ๐
๐ 7. Keterkaitan dengan Asmaul Husna
๐ท 1. Al-Hafizh — Maha Memelihara
Allah Swt. adalah Al-Hafizh, yaitu Maha Memelihara.
Kita dapat belajar menjaga diri, menjaga barang-barang milik sendiri, dan menjaga kebersihan rumah.
Contoh:
Setelah bermain, Ahmad mengembalikan mainannya ke dalam kotak.
Perilaku Ahmad menunjukkan sikap tanggung jawab dan menjaga kerapian rumah.
Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar memelihara barang dan lingkungan di sekitarnya sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt.
๐ท 2. Ar-Rahman — Maha Pengasih
Allah Swt. adalah Ar-Rahman, yaitu Maha Pengasih.
Kita dapat menunjukkan kasih sayang melalui perilaku baik kepada anggota keluarga.
Contoh:
Siti membantu adiknya merapikan buku dan berbicara dengan sopan kepada ibu.
Sikap Siti menunjukkan kepedulian dan kasih sayang kepada keluarga.
Melalui pembelajaran ini, peserta didik belajar menyayangi anggota keluarga, membantu sesama, dan tidak bertengkar.
๐ท 3. Al-'Adl — Maha Adil
Allah Swt. adalah Al-'Adl, yaitu Maha Adil.
Dalam keluarga, kita belajar bersikap adil, menghormati hak orang lain, dan bergantian menggunakan barang bersama.
Contoh:
Rafi dan adiknya bermain menggunakan satu kotak mainan. Mereka bergantian agar dapat bermain dengan nyaman.
Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar menaati kesepakatan, menghargai saudara, dan tidak berebut.
๐ท 8. Kegiatan Pembelajaran
Yuk, kita belajar melalui cerita dan gambar!
Cerita 1: Kamar Nisa
Setiap pagi, Nisa merapikan tempat tidurnya. Setelah itu, Nisa mandi dan bersiap untuk belajar.
Pertanyaan:
Apa yang dilakukan Nisa setelah bangun tidur?
Apakah Nisa mematuhi aturan keluarga?
Apa manfaat merapikan tempat tidur?
Jawaban: Nisa merapikan tempat tidurnya. Perbuatannya sesuai aturan dan membuat kamar menjadi rapi.
Cerita 2: Mainan Dika
Dika selesai bermain. Ia meninggalkan mainannya berserakan di ruang keluarga.
Pertanyaan:
Apa yang dilakukan Dika?
Apakah perilaku Dika sesuai aturan?
Apa yang sebaiknya dilakukan Dika?
Jawaban: Dika sebaiknya merapikan dan mengembalikan mainannya ke tempat semula.
๐ Latihan Mandiri
Pilihlah jawaban yang tepat!
1. Setelah bangun tidur, sebaiknya kita ....
2. Sebelum pergi bermain ke luar rumah, kita harus ....
3. Setelah selesai bermain, mainan harus ....
4. Ketika orang tua berbicara, kita sebaiknya ....
5. Jika memiliki satu mainan bersama adik, kita sebaiknya ....
๐ท Ayo, Tentukan Sikapmu!
Bacalah setiap pernyataan. Tentukan apakah perilaku tersebut sesuai aturan atau tidak sesuai aturan.
1. Meminta izin kepada orang tua sebelum pergi.
2. Membiarkan mainan berserakan setelah bermain.
3. Membantu ibu merapikan meja makan.
4. Berebut mainan dengan adik.
5. Berbicara sopan kepada anggota keluarga.
๐ PENUTUP
Alhamdulillah, anak-anak hebat! Hari ini kita telah belajar mengenal aturan di lingkungan keluarga. ๐
Kita mengetahui bahwa aturan dibuat agar kehidupan di rumah menjadi tertib, aman, nyaman, dan harmonis.
Ingat ya, sholeh dan sholehah:
๐ท Aku mengetahui contoh aturan di rumah.
๐ท Aku merapikan tempat tidur dan mainanku.
๐ท Aku meminta izin kepada orang tua sebelum pergi.
๐ท Aku berbicara dengan sopan.
๐ท Aku membantu keluarga sesuai kemampuanku.
๐ท Aku membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai aturan.
๐ท Aku bertanggung jawab atas tugas sendiri.
๐ท Aku menyayangi dan menghormati anggota keluarga.
Mari kita biasakan mematuhi aturan yang baik, menjaga kerukunan, dan menerapkan nilai-nilai Pancasila mulai dari rumah.
Semoga kita menjadi anak yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.
Alhamdulillahirabbil'alamin.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. ๐ท

Tidak ada komentar:
Posting Komentar